Senin, 29 Agustus 2016

YummyLit: Ketika Kelezatan Tidak Hanya Tentang Rasa


Di awal 2016, Bentang Pustaka kembali mengeluarkan sebuah series. Jika tahun-tahun sebelumnya kita dimanjakan dengan WeddingLit Series, #CrazyLove series maka tahun ini giliran YummyLit Series yang menyapa pembaca.
Sejauh ini telah terbit 3 novel dalam YummyLit Series ini: Il Tiramisu, Strawberry Cheesecake, dan Déessert. Ketiganya hadir dengan membawa nuansa dan menu masing-masing. Beberapa waktu lalu sempat digelar event #Ngabuburead bareng #YummyLit di twitter dan Instagram yang merupakan kerjasama antara saya dan Bentang Pustaka.

Dalam #Ngabuburead bareng #YummyLit ini dibahas berbagai hal tentang ketiga novelnya.


Salah satu yang menarik perhatian adalah setting di dalam masing-masing novel. Di dalam Strawberry Cheesecake pembaca dimanjakan dengan cerita tentang sebuah deli yang ada di wilayah perkebunan strawberry. Deskripsi yang dibangun membuat pembaca bisa membayangkan sebuah tempat yang sejuk, nyaman, dan damai di salah satu titik di Lembang dekat dengan kota Bandung. Menariknya Deli ini digambarkan sebagai sebuah tempat yang memberi rasa nyaman bagi para lansia.

“Tempat nongkrong bagi Lansia,” tweet Ayu Widya via akun twitternya @AyuwidyaA. Ia menceritakan salah satu proses kreatifnya yaitu saat menulis setting untuk novel Strawberry Cheesecake: Strawberry Garden Deli. “Kebanyakan kan yang ngafe sekarang ini anak2 muda, makanya aku bikin cafe untuk yg lanjut usia. Seharusnya memang begitu, yang lanjut usia santai2, hahahihi, menikmati hidup, yang muda bekerja, bukan jajan ngabisin uang ortu. Makanya dibuat ramah untuk kesehatan mereka, udara dan pemandangan juga menyejukan hati. Pokoknya, nyaman untuk mereka, nggak ada ABG berisik hihihi. Begitulah imajinasiku tentang Strawberry Garden Deli dan pengunjung mayoritasnya. Semoga nanti ada ya.” Jelasnya lebih lengkap lewat kultweet.

Lain halnya dengan Elsa Puspita, penulis Déessert yang juga bercerita tentang proses kreatifnya menulis novel tersebut. Khususnya tentang menu yang ada di dalam novel Déessert. Menu di dalam novel ini memang menarik. Ada Chichken Spaghetti pakai saus sambal terasi, juga ada Tenderloin Steak saus rendang hingga sushi tapi dengan cita rasa Indonesia. Lewat akun twitternya @elpuspita ia bercerita bahwa ia tidak pintar memasak tapi suka maka juga suka baca buku resep. “Jadi selama ‘ciptain’ menu Déessert itu aku konsul  sama teman kosku yang jago masak. Nanya2 kalo ini digabung sama itu bisa gak? Rasa ini dibikin gitu nyambung gak, gitu-gitulah. Menu yang pernah aku praktekin langsung cuma spageti saus terasi. Endeus, sumpah. Tambah telur orak-arik. Sengaja lebih ke cita rasa Indonesia karena itu yang paling aku kenal, jadi deskripsinya juga enak” jelas Elsa Puspitavia kultweet.


Sedangkan Dy Lunaly, penulis Il Tiramisu menuturkan tentang kesenangannya melakukan riset saat menulis. “Aku suka riset. I can spent hours just to find out about one tiny detail. Believe me. Termasuk ketika mengerjakan Il Tiramisu. Aku riset berulang kali. Untuk menu, riset awal berdasarkan jenis lalu bahan. Setelah menentukan menu pilihan, bandingkan 2 atau 3 resep. Setelah yakin dengan resepnya, cek ketersediaan bahan di Indonesia. bisa disubsitusi dengan bahan lokal atau nggak. Untuk beberapa menu yang terbilang mudah, aku mempraktekkannya. Untuk yang sulit gunakana pengalaman orang lain yang memasaknya. Pengalaman ini penting untuk tahu pressure point menu itu. Cek juga komentar mereka yang udah nyobain menu tersebut.” tuturnya via akun twitter @dylunaly.

Selama #Ngabuburead ini cukup beragam tanggapan yang masuk tentang ketiga novel tersebut. Mulai dari pendapat para pembaca tentang karakter dan profesi tokoh-tokoh dalam YummyLit Series hingga tanggapan mereka tentang setting dan nama menu dalam novel-novel tersebut.

Ada pembaca yang mengaku tertarik dengan tokoh Dewa dalam Déessert karena profesinya sebagai seorang pastry chef. “Dewa, biar dibikinin dessert. He..he..,” komentar pemilik akun instagram yustrini2957. Lain halnya saat ngobrolin setting tempat khususnya restoran yang yang banyak muncul dalam YummyLit Series, ternyata banyak yang naksir dengan Strawberry Garden Deli yang ada di dalam novel Strawberry Cheesecake. “Resto/cafe di tengan hamparan kebun strawberry, ngebayanginnya tuh tenang dan segar dgn pemandangan berwarna hijau yang sejuk dipadu warna merah strawberry yang matang yang bertebaran, memanjakan mata bgt. So, aku mau mengunjungi Strawberry Garden Deli deh!” jelas pemilik akun instagram nunaalia.

Sedangkan ketika salah satu sesi #Ngabuburead adalah membahas tentang quote yang ada di dalam YummyLit Series, ternyata banyak yang baper. Terutama untuk quote-quote di dalam novel Il Tiramisu. “Ngena semua quotesnya, tapi yang bikin penasaran itu quote di #IlTiramisu karena banyak yang bilang buku itu quote-able hehee... Akhirnya aku tahu ^_^” komentar pemilik akun instagram alifanasilvana.

Selama 6 hari obrolan tentang novel-novel YummyLit series dari Bentang Pustaka mewaranai twitter dan instagram. Dan selama beberapa hari itu juga “gosip” tentang buku-buku tersebut membuat sejumlah pembaca tergoda untuk mencicipinya.

Apakah kamu juga tertarik untuk ikut mencicipinya? Dijamin akan ketagihan. Karena rasa dari setiap “menu” memberikan sensasi yang berbeda. Satu yang sama. Yakni semuanya dibuat dengan cinta.

Salam Aksara,
Atria Sartika

Bristol (Review + Giveaway)



“Aku menulis, karena setiap hari harus ada yang dikerjakan manusia.
Aku mencinta, karena harus ada yang dirasakan sepanjang harinya.”
-Kaendra Salasika-
(Hal. 208)
Penulis: Vinca Callista
Editor: Septi Ws
Desainer: Teguh
Ilustrator isi: Tim Desain Broccoli
Penata isi: Tim Desain Broccoli
Penerbit: Grasindo
Cetakan: Pertama, Juli 2016
Jumlah hal.: 208 halaman
ISBN:978-602-375-593-6

El-Visnu Ansara mengajak Kaendra Salasika ke Bristol, Inggris, untuk memilih jurusan kuliah yang akan diambilnya. Sebenarnya, hal itu bisa dilakukan dari Indonesia. Tapi, Kae nggak menolak tawaran jalan-jalan gratis ke kota impiannya. Apalagi, dia bisa pergi jauh dari adik kembar yang tidak diinginkannya.

Namun ternyata, perjalanan ke sisi lain dunia menyeret Kae ke banyak pertanyaan membingungkan. Tentang Elvis dan beasiswa yang diberikan untuknya. Tentang masa lalu Elvis yang belum usai dengan Alita, cewek paling keren yang jadi idola Kae, sekaligus pemilik flat mewah tempat mereka tinggal di Bristol.

Kae berada di ambang krisis kepercayaan diri, sementara mimpi-mimpinya yang tinggi terus mendesak minta diwujudkan. Bristol pun tanpa diduga mempertemukannya dengan Greg, cowok Inggris yang mendambakan perempuan Indonesia dalam hidupnya.

Kae tak punya banyak waktu. Ia harus segera menentukan pilihan. Dan, Bristol menjadi saksi kepada siapa hati Kae dijatuhkan.
***
“Kau mencari apa dalam kesepian?
Ada ketenangan di sekitar ketiadaan.”
-Kaendra Salasika-
(Hal. 84)
***
“Kadang yang deket itu emang enggak bikin penasaran.” (Hal. 60)
Novel Bristol bercerita tentang kehidupan seorang Kaendra Salasika,  yang penuh impian dan upayanya mewujudkan mimpi itu. Kae sangat senang mengeksplorasi imajinasinya dan menumpahkannya dalam bentuk tulisan. Suatu hari, nasib mempertemukannya dengan El-Visnua Ansara, yang disapa Elvis, dalam sebuah pameran pendidikan. Pertemuan ini ternyata mendukung Kae mewujudkan impiannya untuk bersekolah di Inggris.

Keberuntungan ini dilengkapi dengan kesempatan untuk menjejak kota Bristol di Inggris selama seminggu bersama Elvis. Semua biayanya ditanggung oleh perusahaan ayah Elvis yang memberi Kae beasiswa untuk kuliah di Inggris. Saat itu, Kae bahkan tidak mempertanyakan alasan sebenarnya Elvis mengajaknya ke Bristol meski ia menyadari bahwa tanpa perlu ke Bristol pun dia bisa memutuskan ingin berkuliah di jurusan dan universitas apa.

Di Bristol, Kae dan Elvis menumpang di apartemen Alita, teman Elvis. Cewek ini menerbitkan kekaguman di hati Kae. Ia ingin seperti Alita. Namun ternyata kehidupan selama seminggu di Bristol bersama Elvis dan Alita membuat Kae mempertanyakan kembali banyak hal. Mulai dari apa alasan sebenarnya Elvis mengajaknya ke Bristol, apa arti kehadiran Elvis bagi Kae juga sebaliknya, apa Alita memang layak dikagumi, serta ada apa dengan hatinya saat berada di dekat Greg, serta pelbagai pertanyaan lagi.

Greg adalah pemuda Inggris yang ia kenal lewat Alita. Teman se-band Alita. Greg muncul berkali-kali dalam imajinasi Kae. Menjadi pangeran dalam dongeng yang berputar di kepala Kae.

Bagaimanakah hubungan Kae, Elvis, Alita dan Greg? Akankah perjalanan impian Kae malah berakhir menjadi malapetaka?
“Kalau enggak pakai imajinasi, aku enggak akan punya semangat hidup.” (Hal. 77)

Senin, 22 Agustus 2016

Akulah Arjuna



“Kalau cinta sudah memilih, nggak ada cukup tempat untukmu sembunyi!” (Hal. 211)
Penulis: Nima
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: Kedua, Juni 2016
Jumlah hal.: 351 halaman
ISBN: 978-602-02-8945-8

Apa semua yang namanya Arjuna itu memang ditakdirkan dikelilingi wanita?

Adalah aku, Arjuna di tengah dunia modern perkantoran Jakarta. Aku tidak mengada-ada soal betapa aku menjadi incaran para wanita.

Tapi, tenang. Bagiku, hanya Nina yang mendampingi hingga hari tua. Dia adalah gambaran wanita yang sempurna. Serius, andai dia setuju, aku bawa langsung ke KUA. Biar sah dan halal!

Sayangnya, kekacauan tak kenal waktu. Dia datang jika ingin menghadang. Itulah yang terjadi sekrang.

Sumber kekacauanku adalah Ayana. Si setan cilik yang membuatku tak bisa berkutik karena dia anak bosku. Catat itu, bosku!

Setan cilik yang manja, egois, dan banyak maunya. Yang paling menyebalkan, dia seenaknya melabeli aku sebagai pacarnya. Kacau! Bisa hancur karier dan rencana pernikahanku.

Tapi, akulah Arjuna. Semua masalah pasti bisa kuselesaikan! Lihat saja!
***
“.... Karena kita nggak pernah bisa menghindari dari apa pun, J, termasuk urusan cinta. Kalau cinta sudah memlih, ke mana pun kamu menghindar, nggak ada cukup tempat untuk sembunyi. ...” (Hal. 50)
Arjuna, yang disapa Juna, adalah laki-laki yang senang tebar pesona pada perempuan. Ia menikmati perhatian yang diberikan oleh perempuan-perempuan yang menyukainya. Namun ia tidak memanfaatkan pesonanya untuk mendapatkan pacar sebanyak-banyaknya atau mempermainkan perempuan. Karena ia memiliki adik perempuan yang sangat ia sayangi. Ini membuat ia sangat pemilih dalam menentukan perempuan mana yang ingin ia jadikan calon istri.

Pilihannya jatuh pada Nina. Teman sekantor yang memenuhi semua kriteria yang diinginkan oleh Juna dalam diri seorang istri. Istri idaman Arjuna bangetlah! Juna kemudian berusaha mendekati Nina. Melancarkan berbagai kode yang membuat gadis itu memahami perasaannya. Saat akhirnya perasaan Juna mendapat sinyal positif dari Nina, sebuah masalah datang.

Masalah ini datang dalam bentuk seorang gadis kecil berusia 16 tahun yang juga anak semata wayang bos Juna, Pak Surya. Pak Surya sangat menyayangi Ayana dan memanjakan gadis itu. Bahkan beredar kabar bahwa Pak Surya bisa melakukan apa saja pada orang yang melukai atau membuat anaknya sakit hati.

Ini membuat Arjuna serba salah. Ia tidak bisa menolak Ayana dengan kasar karena tidak ingin dipecat oleh Pak Surya. Namun Ayana yang mendekati Arjuna dengan sangat agresif membuat Nina marah.

Kemudian masalah berikutnya muncul. Nina pun memiliki sebuah rahasia yang ternyata mengancam hubungan mereka. Dan Ayana muncul sebagai orang yang membantu Juna mengobati luka hatinya. Lantas siapakah yang kelak akan menjadi istri Juna?