Jumat, 25 Maret 2016

Wonderfully Stupid



“Cinta memang menyeramkan dan tidak bisa dikendalikan.” (Hal. 68)


Penulis: Elsa Puspita
Penyunting: Dila Maretihaq Sari
Perancang sampul: Gloria Grace Tanama
Ilustrasi sampul & isi: Gloria Grace Tanama
Pemeriksa aksara: Fitriana & Intari Dyah P
Penata aksara: Gabriel
Penerbit: Bentag Belia (PT Bentang Pustaka)
Jumlah hal.: vi + 222 halaman
ISBN: 978-602-9397-36-9

Hidup Lanna nggak tenang sejak naik ke kelas tiga. Bukan karena tuntutan belajar yang makin mencekik melainkan ulah Arsen. Cowok ganteng satu itu super-sinting mengejar-ngejar Lanna. Nggak hanya penampilannya yang nyentrik, cara PDKT-nya pun tergolong aneh. Sampai-sampai Lanna harus menanggung malu atas kelakuan Arsen.

Meski Arsen ganteng dan jadi salah satu idola sekolah, Lanna tak lantas mau menerima cintanya. Arsen itu adik kelas Lanna, lagipula Lanna masih mengharapkan cowok lain, Ega. Seorang sahabat yang tiba-tiba menjauhinya dua tahun silam, tanpa Lanna tahu alasannya.

Arsen dan Lanna sama-sama gigih di jalannya. Arsen memperjuangkan cintanya untuk Lanna. Sedangkan Lanna tetap dengan kebodohannya, menunggu Ega kembali, bukan lagi sebagai sahabat melainkan cintanya.
***

“Yah ..., namanya juga cinta. Mana bisa ditolak kalau udah dateng.” (Hal. 4)

Kehidupan masa sekolah dengan seragam putih abu-abu adalah salah satu fase kehidupan paling penuh warna. Banyak hal menjadi sangat penting di masa itu. Dua hal yang paling mewarnai adalah persahabatan dan percintaan.

Hal ini juga dialami Lanna. Perasaan cinta pada seorang sahabat yang mendadak menjauhinya menjadi cerita yang mendominasi masa SMA-nya. Setiap hari Lanna tanpa jemu merekam potongan kehidupan Ega, laki-laki yang disukainya. Sayangnya perasaannya tak berbalas. Ega bahkan bersikap seperti orang yang tidak mengenal Lanna sama sekali padahal dulunya mereka bersahabat.

Lanna yang terus merasa penasaran tentang penyebab Ega menjauhinya, dibuat pusing oleh Arsen yang mengejar-ngejar dirinya. Arsen adalah adik kelas Lanna yang nyentrik. Tampan tapi senang menggonta-ganti warna rambutnya. Pernah membayangkan laki-laki berambur pink? Aneh? Seperti itulah Lanna melihat Arsen.

Namun, Arsen terus mengejar Lanna. Sedangkan Lanna sendiri tidak berhenti mengejar Ega dengan ekor matanya. Terus berharap laki-laki itu akan kembali padanya. Lantas saat mengetahui kedekatan Arsen dan Lanna, akankah Ega akan bereaksi? Akankah alasan Ega menjauhi Lanna akan tersingkap?

Sabtu, 19 Maret 2016

Double Spin Round + Giveaway




Judul Asli: Tsumuji Double
Penulis: Yukiya Shoji, Natsu Miyashita
Penerjemah: Andry Setiawan
Penyunting: Arumdyah Tyasayu
Design cover: Cyntia Yanetha
Proofreader: Yuli Yono
Penerbit: Haru
Cetakan: Pertama, Februari 2016
Jumlah hal.: 268 halaman
ISBN: 978-602-7742-75-8

Siapa pun pasti punya rahasia

Madoka dan Yuichi adalah kakak beradik dengan beda umur yang cukup jauh dan sifat yang bertolak belakang. Madoka masih duduk di bangku SD, sedangkan Yuichi sudah SMA. Madoka menyukai Judo, sedangkan Yuichi adalah anggota band.

Keluarga mereka hidup baik-baik saja sampai Madoka menerima sebuah panggilan telepon dari orang yang tidak dikenal.

Satu panggilan telepon mengubah keluarga yang tadinya baik-baik saja menjadi keluarga yang menyimpan rahasia satu sama lain.

Apa sebenarnya rahasia keluarga mereka?

***

“Orang bilang perasaan wanita itu tajam” (Hal. 26)

Apa arti keluarga bagimu? Apakah ia tempat kamu merasa bahwa tidak ada  rahasia di antara kalian? Tempat kamu mencari rasa aman dan nyaman? Tempatmu menemukan bahwa setiap dari diri anggota keluarga ada peran yang harus dilakukan?
Inilah yang dirasakan oleh Madoka, gadis kecil yang berusia 10 tahun. Ia memiliki kepekaan yang mulai terbangun. Ia mulai belajar memahami situasi dan mengambil keputusan sesuai perannya sebagai anggota keluarga paling muda. Ia selalu berusaha mempertahankan sikap cerianya, sebab ia pikir itulah cara terbaik yang bisa ia lakukan dalam keluarga. Perannya sebagai anak-anak, membuatnya merasa bahwa ia harus selalu memasang sikap ceria. Hal ini pun yang ia yakini saat ia mengendus sebuah rahasia di rumahnya. Rahasia yang melibatkan sosok bernama Ashida Nobuko-san yang membuat ibunya bersikap aneh. Kemudian menyusul sikap kakaknya yang semakin aneh.

Sedangkan Yuichi, yang menyadari bahwa sebagai seorang kakak, maka ia harus mampu menjaga keceriaan Madoka. Jangan sampai tindakannya membuat gadis kecil yang peka itu menjadi cemas. Membuat adiknya yang sangat memujanya itu merasa kecewa atau bahkan terluka. Tapi bagaimana caranya jika ia sendiri tengah dibuat bingung oleh pilihan masa depannya? Memilih untuk serius nge-band atau melanjutkan universitas. Dan kemudia masalah baru muncul saat ibunya tidak setuju saat seorang bernama Ishigo muncul dan mengajak ia dan band-nya untuk melakukan debut. Ini jelas aneh, sebab ibunya adalah salah satu orang yang paling mendukung aktivitas band Double Spin Round miliknya.

Ada apa sebenarnya? Apakah kenyataan yang dirahasiakan itu akan melukai Madoka dan Yuichi?

“Musik itu mengubah dunia. .... Di zaman kapan pun selalu, selalu ada musisi yang mengubah dunia. ....” (Hal. 111)

Senin, 14 Maret 2016

My Pre-Wedding Blues



“Nggak gampang cari orang baik zaman sekarang, Cand. Makanya ... jangan sia-siain orang yang sudah terbukti baik dan cinta sama kita. ....” (Hal. 68)



Penulis: Anna Triana
Editor: Pradita Seti Rahayu
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: Pertama, 2016
Jumlah hal.: 265 halaman
ISBN: 978-602-02-8022-6

Kejujuran tak selalu jadi jawaban paling benar saat hati dan perasaan banyak orang yang jadi taruhan

Candance dan Abim sepakat menikah.
Candance siap menjadi tua bersama Hans, Abim mau menemani Aira sepanjang hidupnya.
Sepasang sahabat beda gender dari bayi ini yakin, mereka bisa menjalani kehidupan rumah tangganya kelak.
Tapi, saat persiapan pernikahan hampir sempurna, rasa takut kehilangan mengambil alih keyakinan mereka.
Abim merasa Candance takkan bisa jadi teman traveling terbaiknya lagi. Candance juga sadar, Abim akan sulit ia jadikan tempat berkeluh kesah seperti biasa.
Bagaimana mereka menghadapi pre-wedding blues ini?
Apakah Hans dan Aira mampu menerima kejujuran hati Abim dan Candance?

***

“Something related to beauty is always subjective, Candance,” (Hal. 148)

Candance dan Abim adalah dua orang yang bertetangga dan telah menjadi sahabat sejak kecil. Hari-hari mereka riuh dengan saling berdebat dan bertengkar satu sama lain. Tidak ada yang mengenal Candance sebaik Abim, pun sebaliknya. 

Namun kini sesuatu terjadi. Semua menjadi berbeda. Candance telah menerima lamaran Hans. Laki-laki yang telah menjadi kekasihnya selama setahun. Laki-laki yang selama ini tidak pernah mencemburui Abim dan membatasi kebebasan Candance. Hans adalah laki-laki yang paling sempurna untuk menjadi pendamping hidup Candance.

Abim pun telah melamar Aira. Kekasihnya yang sudah mengisi hari-harinya selama dua tahun lebih. Perempuan yang karakternya sangat berbeda dengan Candance namun membuat Abim merasa ingin selalu melindunginya.

Kedua sahabat itu tengah sibuk mempersiapkan pernikahan mereka. Namun di tengah semua kesibukan itu, ada sesuatu yang mengganggu. Mereka disergap kebimbingan. Hidup mereka akan berbeda. Candance tidak akan bisa selalu menghabiskan waktu dengan Abim. Abim tidak bisa selalu ada di sisi Candance untuk menjaganya. Hal yang sudah ia lakukan bertahun-tahun, hampir seluruh hidupnya.

Lantas apakah yang ada di antara Candance dan Abim hanyalah cinta? Bagaimana dengan Hans dan Aira. Adakah mereka akan selalu memahami Candance dan Abim? Memahami apa yang dimiliki oleh dua orang yang bersahahabat itu?
“..., karena gue tahu gue hidup cuma satu kali, gue akan memilih buat enggak hidup dalam penyesalan.” (Hal. 195)

Senin, 07 Maret 2016

Mission D’Amour




“Larangan kedua yang pasti tercantum dalam buku manual agen rahasia adalah jangan jauh cinta.
Terutama, kalau wanita itu tersangka nomor satu  dalam misimu.”
(Hal. 237)


Penulis: Francisca Todi
Editor: Ruth Priscilia Angelina
Sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal: 368 halaman
ISBN: 978-602-03-2487-6

Kehidupan Tara Asten sebagai asisten pribadi Putri Viola – Putri Mahkota Kerajaan Alerva yang supersibuk – selalu penuh tantangan. Namun, Tara tidak pernah menyangka  Badan Intelijen Alerva (BIA) akan menjadikannya tersangka utama dalam rencana penyerangan keluarga kerajaan. Dia dimasukkan ke masa percobaan tiga bulan, pekerjaannya terancam tamat!

BIA menugaskan salah satu agen rahasianya, Bastian von Staudt, alias Sebastian Marschall, untuk menyamar menjadi calon pengganti Tara dan menyelidiki wanita itu. Tapi di tengah perjalanan misinya, dia malah jatuh hati pada kepribadian lugu Tara. Bukannya mencari kesalahan Tara, Sebastian malah beberapa kali menolongnya.

Tara yang awalnya membenci pria itu, mulai bimbang dengan perasaannya. Sebastian pun mulai kesulitan mempertahankan penyamarannya.

Tapi, itu sebelum Sebastian mendengar percakapan mencurigakan Tara di telepon. Yang membawa Sebastian pada dua pilihan: misi atau hatinya.
***

“Huh, di mana-mana wanita sama saja. Sulit dimengerti. Jalan pikiran mereka itu seumpama kabel-kabel bom yang saling berhubungan dengan emosi mereka yang labil. Entah kabel mana yang korslet tadi.” (Hal. 171)

Menjadi asisten pribadi seorang putri kerajaan tidak pernah menjadi bagian rencana hidup Tara. Namun ia pun enggan menjalani kehidupan yang direncanakan oleh ibunya. Sebuah kejadian di masa lalu yang membuatnya merasakan trauma yang mendalam, mendorong Tara untuk menerima pekerjaan sebagai asisten pribadi tersebut. Dengan begitu ia bisa tetap membiayai dirinya dan memulai hidup di tempat yang baru. Namun ternyata hidupnya tetap saja tidak muduh. Kesialan bertubi-tubi terjadi. Kedatangan sahabatnya, Danni, tidak memperbaiki hal itu. Tara bahkan dituduh membahayakan nyawa Putri Viola dan akhirnya mendapatkan masa percobaan, dan datanglah Sebastian menjadi orang yang siap menggantikannya.

Sebastian adalah laki-laki yang merasa bahwa hidupnya sebagai agen rahasia adalah sebuah hal yang penting. Ia mendedikasikan hidupnya untuk perkerjaan. Berusaha selalu fokus dan bekerja dengan efisien. Sayangnya, kali ini ia meremehkan misinya. Misi yang membuatnya harus mengawasi Tara Asten yang dijadikan tersangka terhadap upaya penyerangan pada keluarga Kerajaan Alerva. Ini karena semakin banyak ia mengetahui tentang Tara, ia semakin tidak mengerti tentang apa yang salahd dengan gadis tersebut.

Dapatkan Sebastian menemukan kebenaran? Apakah memang balik keluguannya Tara menyimpan kekejian?

Kamis, 03 Maret 2016

Yesterday in Bandung (+Giveaway)



“Dua orang normal yang berlainan jenis kelamin tidak bisa hanya bersahabat setelah sekian lama. Semesta tidak berjalan dengan konsep itu.” (Hal. 60)


Penulis: Rinrin Indrianie, Ariestanabirah, Delisa Novarina, Puji P. Rahayu, NR Ristianti
Editor: Pradita Seti Rahayu
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: Pertama, 2016
Jumlah hal.: 260 halaman
ISBN: 978-602-02-7861-2

Yesterday, all my troubles seemed so far away (Yesterday, The Beatles)

Seperti lima nada membentuk sau harmoni lagu, mereka memiliki masalah dan masa lalu yang bersinggungan.
Shaki, gadis Palembang dengan masalah korupsi sang ayah.
Zain, pemuda desa yang gila harta dan terjebak pergaulan hitam.
Tania, gadis riang yang masa lalunya kelam.
Dandi, pemuda tampan yang lari dari bayang-bayang masa lalu.
Aline, pemilik kos yang menyimpan banyak misteri.

Hidup di tempat tinggal yang sama membuat mereka menyadari bahwa semua punya cerita di hari kemarin, untuk dibagi di hari ini.
***

“Saya mengerti, uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan.” (Hal. 56)

Novel ini bercerita tentang lima orang yang tinggal dalam satu rumah kost dan memiliki rahasia masing-masing.

Aline sebagai pemilik kost adalah salah satu hal yang menyatukan mereka. Kekaguman 4 anak muda terhadap ibu kost mereka yang single, cantik dan berusia 35 tahun cukup terasa di dalam novel. Namun Aline menyimpan rahasianya sendiri. Rahasia yang membuat Aline terus sendirian tanpa pasangan. Serta sebuah rahasia yang siap merenggut nyawanya kapan saja.

Ada Shaki yang harus menanggung beban dari apa yang dilakukan orang tuanya. Melarikan diri dari kenyataan itu di tanah rantau. Ia meninggalkan Palembang demi menuntut ilmu di Bandung. Namun bisakah bayang-bayang kelam dari keluarganya bisa lepas? Atau ia akan kembali dihujat dan dicemooh masyarakat?

Ada pun Zain adalah “anak kampung” yang datang ke Bandung dan cukup beruntung karena bisa numpang tinggal di kostan kenalannya. Kesulitan ekonomi yang dialaminya membuatnya menerima tawaran seorang teman untuk mengisi kostan teman tersebut (milik Aline) secara gratis. Sayangnya himpitan ekonomi membuat Zain harus berada di persimpangan. Membuat pilihan yang berat dan menghimpit nuraninya.

Sedangkan Tania, gadis ceria yang cerewet dan kritis. Ia hidup dengan aturan yang dibuat oleh orang tuanya. Selain itu, Tania menyimpan sebuah rahasia. Rahasia yang membuatnya menutup rapat kisah percintaannya. Ia lebih menikmati kebersamaan bersama Ferdian, sahabatnya.

Dan terakhir ada Dandi, laki-laki yang pendiam namun serius. Laki-laki yang ternyata penuh perhatian ini tertarik pada salah satu teman kostnya. Namun di saat yang sama ia bimbang sebab kisah cintanya yang pertama sekaligus yang terakhir meninggalkan luka hati yang belum benar-benar sembuh.

“Bullshit-lah itu kalau cowok bilang mentingin kepribadian atau kecerdasan atau apalah itu buat cari cewek. Pasti deh yang pertama kali dilihat adalah cantik atau enggaknya dulu, body-nya oke atau nggak dulu. Baru deh yang lain-lain mengikuti.” (Hal. 62)