Rabu, 10 Agustus 2016

Kekasih Impian Blair



Judul Asli: Wyoming Rugged
Penulis: Diana Palmer
Alih Bahasa: Rosemary Kesauly
Editor: Shandy Tan
Desain sampul: Marcel A.W
Penebit: Gramedia
Cetakan: Pertama, 2016
Jumlah hal.: 360 halaman
ISBN: 978-602-03-3149-2

E-booknya bisa Readers dapatkan di SCOOP

Sebagai pengusaha, kemampuan Blair Coleman mengatur perusahaan tidak diragukan lagi. sayang kehidupan pribadinya tidak sesukses itu. Terutama setelah ia terang-terangan dimanfaatkan dan dicampakkan oleh mantan istrinya. Sejak dulu sebenarnya hanya ada satu wanita yang mencintainya dengan sepenuh hati. Namun perbedaan umur yang terlalu jauh membuat Blair menyangkal perasaannya.

Sudah bertahun-tahun Niki Ashton memperhatikan Blair berjuang membangun bisnisnya. Sebagai pria yang semangat dan teguh dalam pendirian, Blair adalah kekasih impian bagi Niki. Namun setiap kali mereka terlalu dekat, Blair selalu mendorong Niki menjauh. Mampukah Niki meyakinkan Blair bahwa tak ada jarak yang mampu memisahkan cinta yang tulus?

***

Hanya bisa menatap dan menyimpan rasa mendamba, itulah yang dirasakan oleh Niki. Sudah sejak remaja Niki menyukai Blair, rekan kerja ayahnya. Namun ia menyadari bahwa laki-laki itu tidak akan meliriknya. Ia akan dianggap sebagai seorang gadis remaja yang dimabuk asmara. Hanya ketertarikan sesaat. Itu sebabnya ia pun memendam perasaannya. Merasa cukup hanya dengan bisa berada di dekat laki-laki itu.

Hingga suatu malam, kencan terburuk terjadi dalam hidup Niki. Ia hampir saja diperkosa oleh teman kencannya. Syukurlah saat itu ada Blair yang menolongnya. Kejadian itu kian membuat Niki menutup diri pada laki-laki. Hingga ia lulus kuliah, ia tidak pernah menjalin hubungan berarti dengan lawan jenis.

Namun sejak kencan yang buruk itu, terbangun kedekatan antara ia dan Blair. Kedekatan itu perlahan menumbuhkan perasaan spesial di dalam diri Blair. Terutama karena ia kemudian menyadari bahwa perempuan yang ia cintai dan ia nikahi hanya menginginkan hartanya saja. Kehadiran Niki yang menerimanya dengan tulus membuat Blair merasa nyaman. Sayangnya, Blair tidak bisa menutup mata pada kenyataan bahwa Niki berusia 16 tahun lebih muda darinya.

Di tengah kedekatan keduanya yang rapuh dan dibayangi keraguan dari sisi Blair, muncul Brady yang menunjukkan ketertarikan pada Niki. Di saat yang sama mantan kekasih Blair, Janet Hardman, kembali muncul dalam kehidupan lelaki itu. membuat Niki merasa tidak percaya diri.

Bagaimana nasib perasaan cinta Niki? Akankah Blair menyadari bahwa perbedaan usia bukanlah dinding pemisah bagi cinta jika kedua pihak yang terlibat mau mengusahakannya?

***

Sudah lama sejak terakhir kali saya membaca karya Diana Palmer. Itu sebabnya saat SCOOP menawari saya memilih buku yang ingin saya baca, maka saya memilih buku terbaru Diana Palmer yang baru saja diterbitkan Gramedia. (Kamu juga bisa mendapatkannya di sini, Readers)


Dan seperti biasa, kisah yang disuguhkan oleh Diana Palmer selalu manis. Kali ini genrenya adalah pure romance. Mengetengahkan kisah cinta yang terhalang oleh perbedaan usia. Konfliknya sederhana. Ending pun bisa ditebak karena sebagian besar novel harlequin memang happy ending. Novel-novel harlequin hadir untuk memanjakan imajinasi pembaca tentang kisah cinta yang manis dan berakhir bahagia. Hal ini pun yang disuguhkan dalam Wyoming Rugged.

Namun meski ending tertebak, namun cara penulis menyampaikan cerita membuat pembaca penasaran. Tentang bagaimana nasib tokoh jahat seperti Elise, mantan istri Blair? Atau bagaimana hubungan Niki dan Brady akan berjalan? Dan tentu saja penasaran kejadian seperti apa yang akan menyadarkan Blair bahwa usia bukanlah penghalang bagi ia dan Niki. Apalagi Todd, ayah Niki, bahkan tidak pernah menunjukkan rasa keberatan atas kedekatan Blair dengan Niki.

Nah, satu lagi bacaan yang pas untuk memuaskan impian pembaca tentang kisah cinta yang manis.

 https://www.getscoop.com/id/buku/wyoming-rugged-kekasih-impian-blair?utm_source=bbi&utm_medium=referral&utm_campaign=affiliate%20bbi%20juli%202016

1 komentar:

  1. Endingnya ini, kira2 Niki bakalan menyatu sama Blair apa nggak yaa? hheee
    penasaran... :D

    BalasHapus