Kamis, 26 Mei 2016

[Review + Giveaway] Finding You Among the Stars


“Jatuh cinta adalah satu-satunya kegilaan yang dapat diterima.”(Hal.150)

Penulis: Eka Annisa
Penyunting: M. Adityo Haryadi
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2016
Jumlah hal.: 212 halaman
ISBN: 978-602-03-2754-9

Bagi Nadhira, Reo adalah bintang yang selalu menerangi hidupnya. Saat cowok itu meninggal, hidup Nadhira menjadi gelap. Dia menjadi lebih tertutup dan enggan bersosialisasi.

Sampai akhirnya Nadhira bertemu Haykel si mahasiswa menyebalkan di salah satu perpustakaan Jakarta. Herannya, cowok itu mengingatkan Nadhira pada Reo karena sama-sama menyukai alam semesta. Kemiripan itulah yang membuat hati Nadhira pelan-pelan terbuka.

Kedekatan Nadhira dan Haykel membuat Edgar –sahabat Reo- kesal. Bagaimanapun, Edgar lebih dulu menyukai Nadhira. Bahkan cowok itu rela melakukan apa pun demi Nadhira. Kegigihan Edgar pun membuat perasaan Nadhira goyah.

Selain itu, Nadhira juga dihadapkan pada kenyataan menyakitkan tentang asal-usul Haykel, kehidupan Edgar, bahkan misteri kematian Reo.
***

Novel ini bercerita tentang seorang remaja putri bernama Nadhira yang kehilangan kekasihnya, Reo. Sejak kematian Reo ia menutup diri, seolah tidak ingin satu orang pun menggantikan sosok Reo di hidupnya. Hingga suatu hari pertemuannya dengan Haykel meninggalkan kesan yang berbeda baginya. Pertemuan pertama yang menyebalkan ini berlanjut dengan pertemuan-pertemuan berikutnya yang entah bagaimana malah semakin mengingatkan Nadhira pada Reo. Ada sesuatu yang familier dalam diri Haykel.

Di sisi lain ada Edgar yang sudah lama menyimpan perasaan pada Nadhira. Ia selalu berusaha menjaga Nadhira. Menggantikan Reo. Sayangnya, Nadhira selalu melihatnya sebagai sahabat. Nadhira juga menganggap bahwa kebaikan Edgar karena mereka sama-sama merasa kehilangan atas kepergian Reo sebab Edgar pun bersahabat dengan Reo.

Namun ternyata kedekatan Nadhira dengan Haykel membuat Edgar tidak tenang dan memutuskan untuk menyampaikan perasaannya pada Nadhira. Nadhira pun dibenturkan pada banyak hal. Kenangannya dengan Reo, perasaan sayangnya pada Haykel dan Edgar, masa lalu Haykel, dan hubungannya dengan sahabat-sahabatnya yang lain.

***

Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya membaca novel teenlit karya penulis lokal. Novel remaja selalu melibatkan sejumlah sisi kehidupan yang dianggap penting di usianya yaitu percintaan dan persahabatan. Pun dengan novel Finding You Among the Stars  ini. Kisah percintaan mengambil porsi paling besar disusul dengan kisah persahabatan.

Kisah percintaan di dalam novel ini sebenarnya bisa mengajarkan pembacanya untuk melihat bagaimana cara menghadapi kehilangan yang besar. Ingat, bagi remaja “selamanya” mungkin terasa amat dekat padahal sesungguhnya masa depan itu masih amat panjang dan jauh. Apa yang dirasa berat hari ini bisa jadi besok akan menjadi ringan. Apa yang diyakini penting hari ini bisa jadi tidak lagi sama pentingnya di masa depan.

Dalam hal penokohan, tokoh Haykel dan Edgar sama memikatnya. Membuat pembaca bingung ingin mendukung yang mana. Tapi kalo boleh sih saya mau Haykel buat diri saya sendiri saja, tidak usah untuk Nadhira *kemudian ditoyor penulisnya*. Tokoh Nadhira malah menjadi tokoh yang sangat labil dan terkesan tidak konsisten. Di satu sisi ia selalu ditampilkan sebagai sosok yang sulit melupakan kekasihnya yang sudah meninggal, di sisi lain saat terjebak di antara cinta Haykel dan Edgar gambaran itu seolah hilang.

Banyak informasi menarik yang ditemukan di dalam novel ini. Terutama terkait ilmu astronomi dan juga mitologi Yunani. Sayangnya belum benar-benar melebur dengan baik. Masih terdapat kesan tempelan.

Dan satu hal yang agak mengganggu saya yaitu kehadiran sosok Mamah, ibu kandung Reo, yang cukup besar. Sedangkan kehadiran Bunda Nadhira hanya muncul di saat penting. Hanya untuk menasihati Nadhira. Ini adalah hal yang sering saya temukan di dalam novel remaja. Porsi keluarga sangat minim.

Tapi di luar kekurang itu, novel ini tetap enak dinikmati oleh remaja karena menggambarkan kehidupan mereka dengan baik.
***
Quote Favorit
“Sebenarnya memilih itu mudah, ... Yang sulit adalah menerima konsekuensi dari pilihan kamu. Orang yang sedang pacaran, pasti melihat segala sesuatunya indah. Tapi saat semua itu terlihat kurangnya, yang benar-benar bekerja adalah hati yang diseimbangkan dengan logika.” (Hal. 193)
Quote ini punya banyak pesan sekaligus. Tentang memilih. Tentang perasaan cinta yang bisa memengaruhi cara pandang pada sesuatu. Hingga mengingatkan bahwa hati harus diupayakan agar seimbang dengan logika.

***
Giveaway Time!!!


Halo, Readers. Kali ini saya kembali datang membawa kabar gembira. Ada Giveaway berhadiah novel Finding You Among the Stars karya Eka Annisa ini. Penulisnya sudah berbaik hati menyediakan novelnya untuk dihadiahkan kepada 2 orang yang beruntung.

Mau jadi yang beruntung mendapatkannya? Caranya mudah:
1. Follow akun Eka Annisa dan saya. Boleh di twitter atau instagram boleh juga di kedua medsos tersebut.
a. Twitter: @KaAnnisa, @atriasartika
b. Instagram:, @atriasartika, @Eka.Annisa

2. Promosikan Giveaway ini di akun media sosial.
a. Twitter: pakai tagar #FindingYouAmongTheStars dan mention ketiga akun di atas
b. Instagram: repost postingan utuh #IGBookReview #FindingYouAmongTheStars yang ada di akun instagram @atriasartika
 Pssst..saya akan memilih satu pemenang di Instagram dan satu pemenang di twitter. Jadi dengan mempromosikannya di kedua akun sosmed tersebut, peluang kamu akan semakin besar, Readers.

3. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar postingan ini:
“Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”
Jangan lupa sertakan data dirimu berupa nama, akun medsos (twitter/IG), email.

4. Periode Giveaway: 26 Mei – 1 Juni 2016
5. Hanya untuk yang berdomisili di Indonesia ya.

 Semoga bintang keberuntunganmu berkilau ya, Readers 

43 komentar:

  1. Kaak tanggal yang dicantumkan sepertinya salah

    BalasHapus
  2. Nama: Diah P
    Twitter: @She_Spica
    IG: @shespicaforest
    Email: pujiawati747@gmail.com

    Menurut saya pasangan terbaik bagi bintang adalah malam hari, apalagi bila jauh dari keramaian lampu2 malam, alias gelap gulita. Karena bintang tidak dapat dilihat ketika matahari terbit.

    Terima kasih 😊

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Dhea Nur'Aini Rachmayanti26 Mei 2016 13.51

    Nama : Dhea Nur'Aini Rachmayanti
    Twitter : @dhedhea_98
    E-mail ; dhea Nur'Aini Rachmayanti@gmail.com
    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Menurut sAya pasangan terbaik bintang adalah Bulan. Karena apa ? Karena keduanya akan tampak di malam hari. SAling melengkapi satu sama lain untuk menerangi bumi di malam hari yang gelap.

    BalasHapus
  5. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Email : humairabalfas5@gmail.com


    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Puncak bukit yang lapang di malam hari, tentu saja saat malam hari. Tempatnya bersih dan sejuk, tak ada polusi dan bintang-bintang akan terlihat semakin jelas sinarnya. Setelah lelah mendaki, lalu tiduran beralaskan rumput dan beratap ribuan bintang yang berkilau. Ditemani angin yang menusuk dan suara binatang malam sebagai backsound-nya. Apalagi jika melihat kilau bintang ditemani oleh orang yang kita sayangi. Sungguh sempurna <3<3 <3<3

    BalasHapus
  6. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    IG: @nunaalia
    email: auliyati.online@gmail.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Pasangan terbaik dari Bintang adalah Langit Malam, karena walau langit malam itu luas namun tetap tidak menutupi kecantikan bintang yg bersinar, sementara bintang pun akan memperindah langit malam dengan kerlap-kerlip sinarnya. Karenanya Bintang dan Langit Malam keduanya saling melengkapi, ibarat pasangan terbaik.

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. nama: Ulmi Istiqamah
    twitter: @miyulmiyul
    IG: @ulmiistiqamah
    email: ulmiistiqamah@gmail.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Menurut saya pasangan terbaik dari Bintang adalah padang rumput luas di malam hari. Bintang itu akan semakin jelas sinarnya jika dipandang sambil berbaring beralaskan rumput. Tenang dan damai.

    BalasHapus
  9. Nama: Fetreiscia Frida
    Twitter: @fetreisciafrida
    IG: fetreisciafrida
    Email: fetreisciafrida@gmail.com

    Menurutkan pasangan yang tepat untuk bintang adalah langit malam, tanpa bulan dan dalam keadaan cerah.
    Kenapa tanpa bulan? Menurutku terang bintang akan kalah jika disandingkan dengan bulan, bulan yang jauh lebih besar akan lebih terlihat wujudnya. Oleh karena itu jika ingin menikmati pemandangan langit malam yang berbintang, bagiku akan lebih baik jika bulan tidak sedang bersinar atau purnama.
    Dan, kenapa dalam keadaan langit malam yang cerah? Karena walaupun malam itu sedang berbintang, tapi jika langit sedang mendung bintang itu tidak akan terlihat. Dan bintang jadi tidak memiliki artinya.
    Oleh karena itu akan lebih baik jika bintang berpasangan dengan langit malam yang cerah dan tanpa bulan. Kita dapat memandanginya dengan puas keindahan bintang tersebut.

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Nama : Whella
    link share : https://twitter.com/whella_ND/status/736155479332683777
    email : whelladwinurlela@gmail.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    jika "pasangan terbaik langit malam bintang adalah laut tenang di malam hari", dan bintang merupakan benda yang memenuhi langit, dan laut adalah pasangan terbaiknya.
    maka, menurutku pasangan terbaik untuk bintang adalah sesuatu yang memenuhi lautan dan bercahaya, dan sesuatu itu adalah plankton(protozoa).
    aku teramat cinta akan phenomena laut tenang dan ditemani gemerlap cahaya plankton.
    bagiku plankton tersebut laksana bintang di angkasa.

    BalasHapus
  12. Nama : M. Sulhan Habibi
    Twitter/IG : @SulhanHabibi
    email : soulhahnmail@gmail.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Jawaban:

    Pasangan terbaik bagi bintang adalah orang yang bisa mengagumi dan menikmati kerlipan cahayanya di langit.
    Apa sih istimewa dan spesialnya kerlap-kerlip bintang di malam hari tanpa ada orang yang menikmati dan mengagumi keindahannya?
    Lalu, orang yang ingin menikmati keindahan bintang di malam hari, mengaguminya dengan syahdu, menggalau (curhat) kepada bintang, mengucapkan keinginan pada bintang jatuh tapi tidak bisa mendapatkannya karena bintang tidak terlihat (apalagi di kota besar/metropolitan) tidak lengkap kan?

    Oleh karena itu, bagiku bintang di langit dan orang (siapapun) yang bisa menikmati dan mengaguminya adalah pasangan yang sempurna. Romantis. Syahdu. Menakjubkan.

    --

    Terima kasih atas kesempatan GA-nya

    BalasHapus
  13. Nama: Kiki Suarni
    Twitter: @Kimol12
    Email: kikisuarni616@yahoo.com

    Menurutku pasangan terbaik dari bintang adalah Langit malam. Yah karena waktu yang paling pas, indah, romantis saat melihat bintang-bintang tentu pada saat malam hari di langit yang hitam gelap bertaburkan kelap-kelip cahaya bintang. Memandang bintang di langit malam seakan memandang dunia yang tak berbatas dan tak berujung. Ada sensasi rasa syukur tersendiri kalau melihat banyaknya bintang di langit. Apa lagi jika bintang tersebut membentuk rasi bintang tertentu. Atau saat melihat bintang jatuh (pernah waktu kecil lihat bintang jatuh dan rasanya itu amazing banget).

    Selain itu bintang di langit malam juga bisa beguna sebagai penunjuk arah pada zaman dulu, jadi bintang dan langit malam bukan hanya memberikan keindahan tapi juga manfaat bagi manusia.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  14. Nama: Kiki Suarni
    Twitter: @Kimol12
    Email: kikisuarni616@yahoo.com

    Menurutku pasangan terbaik dari bintang adalah Langit malam. Yah karena waktu yang paling pas, indah, romantis saat melihat bintang-bintang tentu pada saat malam hari di langit yang hitam gelap bertaburkan kelap-kelip cahaya bintang. Memandang bintang di langit malam seakan memandang dunia yang tak berbatas dan tak berujung. Ada sensasi rasa syukur tersendiri kalau melihat banyaknya bintang di langit. Apa lagi jika bintang tersebut membentuk rasi bintang tertentu. Atau saat melihat bintang jatuh (pernah waktu kecil lihat bintang jatuh dan rasanya itu amazing banget).

    Selain itu bintang di langit malam juga bisa beguna sebagai penunjuk arah pada zaman dulu, jadi bintang dan langit malam bukan hanya memberikan keindahan tapi juga manfaat bagi manusia.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  15. Nama: Eny
    Twitter: @Enythxz
    Email : enytok03@gmail.com

    pasangan bintang yang cocok pada malam hari itu adalah kesunyian malam krn dalam kesunyian itu bintang terlihat menunjukkan keindahannya dalam diam, selain itu pekatnya malam membuat eloknya cahaya bintang semakin menawan cahaya lampu-lampu dibumi pun tak ada yang mampu menandingi keindahan cahaya bintang, bulan pun juga cocok menemani bintang keduanya saling melengkapi dilangit malam. Cahaya bintang yang bertaburan mengitari bulan yang kesepian dalam teramnya malam.

    BalasHapus
  16. Jika pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari, maka pasangan terbaik bintang adalah hati yang berbahagia.
    Melihat langit malam yang penuh dengan bintang seakan langit hanya milik bintang karena bintang memancarkan cahayanya sendiri, namun bintang tidak egois, ia tidak sendiri, bekolaborasi dengan yang lainnya membentuk gugusan, indah dan menakjubkan, menghiasi langit malam, melihatnya pun membuat senyum takkan lepas dari yang melihatnya, bertambah bahagianya hati. Dan ketika melihat bintang jatuh, hati justru semakin berbahagia, karena hati akan dengan segera memanjatkan permohonan yang harapannya akan segera terkabul. Bintang adalah terbaik bagi hati yang berbahagia, berharap di hari-hari esok akan hadir lebih banyak bintang bertaburan, bintang jatuh dan membuat permohonan lagi, berharap, hati pun selalu berbahagia di hari-hari esok.

    Lisa Sentani | @lisasent | lisa.sentani15@gmail.com

    BalasHapus
  17. Nama: Angelina Arum Wulandari
    Twitter: @angeliaaw249
    Email: angelina_arum@yahoo.com

    Menurut saya pasangan terbaik dari malam yang penuh bintang adalah suasana dingin pegunungan di malam hari ditemani oleh secangkir teh atau kopi, teman untuk berbincang mengenai segala hal tuk melepaskan penat, lagu klasik indonesia atau lagu yang mendayu-dayu. Perpaduan yang simple tetapi manis, bagi saya. Membayangkannya saja membuat saya merasa tenang:) Semoga saya dapat mewujudkan impian saya untuk melakukan kegiatan di atas sambil membaca buku yang menakjubkan ini (Finding you among the stars)

    Saya juga ingin berterima kasih kepada kak Atria Sartika karena sudah memberikan kesempatan untuk saya mengikuti giveaway ini. Dan kepada penulisanya sendiri, kak Eka Annisa, terima kasih telah berbaik hati memberikan karyanya yang indah ini untuk dijadikan hadiah kepada orang yang 'beruntung' nanti. Makasih ya kak!

    BalasHapus
  18. Julia dwi kartikasari || nganjuk, jawa timur || @juliakartika326 || ig : @julia_dwikartika || juliakartika18@yahoo.com

    Pasangan terbaik bintang adalah gelapnya langit, sehingga dia dapat indah berkerlap-kerlip bersama sekumpulan kawannya. Pasangan terbaiknya adalah warna hitam, yang dengan senang hati membiarkan bintang bersinar menunjukkan cahayanya.
    Keduanya sangat serasi, karena terkadang bintang mengalah membiarkan hitamnya awan mendung menutupi cahayanya, lalu hujan, untuk sedikit membasahi bumi yang kering.
    Teman dari bintang dan gelapnya langit adalah bulan. Yang menemani sang bintang memancarkan cahaya, mereka seimbang, meskipun bintang itu kecil bila dilihat dari bumi, namun mereka banyak, dan bulan yang terlihat besar hanya ada satu. Ketiganya adalah kawan yang saling melengkapi.

    BalasHapus
  19. Nama: retno maulidiyah
    Id: @retnomaulidiyah
    Twitter: @retnomauli08
    Email: retnomauli1@gmail.com

    Menurut saya pasangan terbaik bintang adalah bulan.. walaupun bulan selalu melihat bumi dan matahari namun bulan selalu bersama bintang. Bulan pun akan redup ketika cahaya bintang hilang.. bulanlah teman bintang, yang saling melengkapi memperindah langit malam :)

    Terima kasih

    BalasHapus
  20. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Email : shafrida.alandrian@gmail.com

    Menurutku pasangan terbaik dari Bintang adalah langit malam yang gelap yang kemudian di sinari dengan terangnya cahaya bulan di setiap malam untuk menemaninya mengisi tiap-tiap kekosongan di langit untuk membuat langit lebih indah karena di penuhi dengan kerlap-kerlipnya bintang.

    Bintang, langit malam, dan bulan saling melngkapi satu sama lain. Bintang memerlukan cahaya bulan untuk menyinari bintang - yang sinarnya kalau di lihat dari bumi akan terlihat indah di langit malam yg penuh dengan kegelapan.

    Sekian..

    Salam Pida Alandrian

    BalasHapus
  21. Nama : Aini Eka
    Twitter : @ainekayul
    Email : ainieka85@gmail.com

    Menurut saya, pasangan terbaik bintang adalah pantai di pedesaan (bukan pantai seperti di Jakarta), kopi hitam, dan lagu-lagu jawa. Pantai di pedesaan yang masih bersih tanpa lampu dan polusi menampilkan pemandangan malam yang spektakuler. Ke mana pun memandang, yang terlihat hanya ribuan titik-titik kecil di angkasa. Juga kelap kelip samar lampu nelayan yang sedang melaut di cakrawala, bersaing dengan keindahan kelipan gemintang di atasnya. Apalagi kalau menikmatinya sembari mendengarkan lagu-lagu Jawa, uugh mantap joss gandos pokoknya. Gending-gending Jawa yang lembut mendayu-dayu yang mampu menyihir pendengar dipadu dengan deburan ombak, apalagi bila sambil menyeruput kopi hitam kental yang masih panas. Hmm itulah yang dinamakan surga dunia. Dan alhamdulillah saya sudah sering merasakan itu ketika masih tinggal di pesisir selatan Pulau Jawa :3

    BalasHapus
  22. Nama : Dewa Ayu Riska
    Twitter : @Riska_DwAyu
    E-mail : riska.dewaayu@gmail.com

    Jawaban :
    Saya merasa bahwa pasangan terbaik bintang adalah pancaran cahayanya sendiri. Karena bintang merupakan benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri. Bintang tidak hanya benda langit yang bisa dilihat pada saat malam hari, bahkan saat siang hari pun bisa, contohnya matahari. Kenapa? Karena, ia juga menghasilkan cahaya sendiri. Dan bayangkanlah jika bintang-bintang tidak memiliki cahaya.. That means nothing. Jadi menurut saya, bintang dan cahayanya memang sudah ditakdirkan Tuhan untuk saling melengkapi satu sama lain^^

    BalasHapus
  23. Nama: Dian Maharani
    Akun Twitter: @realdianmrani93
    Email: dianmaharani833@yahoo.com
    Jawaban:

    Pasangan terbaik bintang menurutku adalah awan putih yang terlihat pada malam hari. Seperti pasangan pada umumnya, ingin melengkapi kekurangan pasangannya, begitupun bintang dan awan putih dimalam hari. Bintang seolah ingin membagi pancaran kelap-kelipnya pada awan putih sehingga awan putih bisa terlihat dimalam hari.

    BalasHapus
  24. nama: Ai Siti Mulyani
    witter: aimuliya
    email: aimulyani24@gmail.com

    jawaban:
    menurut saya pasangan terbaik bintang itu adalah matahari. agak tidak masuk akal memang. tapi karena matahari juga termasuk bintang yang tentu saja ukurannya berkali-kali lipat lebih besar. kedua bintang itu akan silih bergantian menghiasi langit. matahari di siang hari, dan taburan bintang kecil di malam hari.

    meskipun ada bulan, tapi bulan tidak akan bersinar jika tidak ada cahaya pantulan sinar matahari. tapi matahari karena termasuk ke dalam bintang jadi dia mempunyai cahayanya sendiri.

    jadi menurut saya pasangan terbaik bintang adalah matahari. kedua benda ini siang malam silih berganti menjaga langit.

    BalasHapus
  25. Nama : Prisilia Irene
    Twitter : @prisiliairene
    Email : ciciprisil@gmail.com

    Jawaban :
    Menurut saya pasangan terbaik dari bintang adalah air pantai yang tenang disertai dengan lampu-lampu hiasan terang yang menerangi sekeliling pantai.

    Mengapa air pantai?
    Karena pantai merupakan tempat yang sering dikunjungi dan paling cocok untuk orang yang sedang suntuk atau galau. Sinar bintang-bintang memang kurang terang, namun cahayanya tenang, sangat cocok dengan air pantai yang tenang. Apabila disandingkan pantai,bintang,dengan lampu-lampu terang disekelilingnya, maka tempat tersebut sangatlah indah, karena ketika kita berada disana pasti kita akan merasa tenteram, damai, dan tenang.

    Itu saja jawaban saya, terimakasih:)

    BalasHapus
  26. Esti
    Twitter: @estiyuliastri
    Email: estiyuliastri@gmail.com

    Menurutku pasangan terbaik bagi langit malam penuh bintang adalah suara deburan ombak 😊
    Menikmati keduanya... bagiku adalah suatu moment yang menakjubkan. Segala penat, dan lelah rasanya bakal hilang seketika jika dapat menyaksikan indahnya "kedua pasangan" ini dalam waktu bersamaan πŸ˜†
    Suatu anugerah yg diberi Tuhan!
    *mengingat sekarang uda jarang banget ngelihat langit malam penuh bintang* 🌟🌟🌟🌟🌟

    BalasHapus
  27. Nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    akun twitter : @MukhammadMaimun
    email : maimun_ridlo@yahoo.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Menurutku, passangan terbaik dari bintang adalah malam itu sendiri. Karena kalau siang, sang bintang tidak akan terlihat karena terkalahkan matahari. Namun begitu matahari kembali ke peraduan dan malam menjemput, maka bintang dan kadang ditemani bulan menghiasi langit malam dan kita menjadi terjebak romantisme di sana karena bintang menerangi malam yang memang selalu mengundang rasa romantis yang lebih besar

    BalasHapus
  28. Nama: Fitriscia Jacilia
    Twitter: @jacilpo
    Instagram: @jacilpo
    Email: fitrisciajacilia@gmail.com

    Menurut saya pasangan terbaik bintang adalah langit malam berbulan. Kenapa? Kalau saya pribadi sih, pas lagi lihat langit malam, pasti yang dicari adalah bulan dan bintang. Tapi ketika kemudian yang saya lihat hanya bulan, maka saya akan bertanya dimana bintangnya. Begitupun sebaliknya, ketika melihat hanya ada bintang saja, maka yang saya cari adalah bulannya. Karena menurut saya, langit, bulan, dan bintang adalah paket komplit di atas sana.

    BalasHapus
  29. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  30. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  31. Nurul Islamiyah
    @nurullislamiyah
    Nurulislamiiyah@gmail.com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari karena laut malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Pasangan terbaik bintang yang berkilau di malam hari adalah bulan yang menerangi langit dengan cahaya keperakannya. Satu bulan tampak begitu anggun, cocok, dan serasi mendampingi ribuan bintang yang bertabur tak beraturan di langit malam.

    BalasHapus
  32. Nama : Lois Ninawati
    Twitter : @_loisninawati
    Email : ninawatilois@gmail.com

    Pasangan terbaik langit malam penuh bintang itu rumput yang segar setelah terkena hujan, dan ayunan di bukit ditengah-tengah kebun teh😁

    BalasHapus
  33. Nama : Suwardi
    Akun Twitter :'@Deviambar_
    email : deviambar354@gmail.com

    Saya merasa bahwa pasangan terbaik bintang adalah langit malam di tengah perkotaan. Begitu nyala lampu dari kota dinyalakan ditambah dengan gemerlap an sinar dari bintang. itulah saat dimana malam yang tenang di tengah kota Jogja . yg pas banget. untuk pasangan bintang di malam hari.
    Lebih bagus lagi kalau ada ratusan purnama yang menambah ke W.O.W. annya di langit malam. Dijamin PECAH..... sepeda film serta novel serta puisinya.... hehehhehhe :-)

    BalasHapus
  34. Nama: Usup Supriyadi
    Twitter: @usupsupriyadi_
    Instagram: @usupsupriyadi_
    Email: usupsupriyadi@gmail.com

    Apa pasangan terbaik dari bintang?
    Jawabanku, pikiran yang membentang seluas langit yang terus berkembang dan memberikan ruang yang leluasa bagi segenap bintang untuk bersinar sebagaimana mestinya tanpa merasa ada halangan soal ruang dan waktu, karena tak terbatas. Seperti pikiran.

    BalasHapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  36. Wardah
    Twitter: @missfiore_
    IG: @fiore.craft
    email: sepuluh.cokelat@gmail.com

    Pasangan terbaik dari langit malam penuh bintang adalah mati listrik. Serius!
    Di mana pun kamu berada, entah di tengah kota, pinggiran, maupun daerah antah berantah, langit malam penuh bintang bakal terlihat lebih bercahaya dan berkilau saat tidak ada cahaya di bumi. Selain itu, mati listrik bakal membuat keadaan lebih sunyi dari biasanya (kecuali mungkin di tengah kota yang bakal tetep ramai suara kendaraan dan misuh-misuh orang ya). Keheningan, lampu-lampu yang padam, dan langit malam penuh bintang (dengan catatan tentu saja nggak ada awan) adalah sebuah keadaan yang luar biasa! Nggak perlu ke daerah terpencil atau pesisir atau naik gunung buat melihat langit malam penuh bintang yang jelas. Cukup listrik mati saja, meski rumahmu berada di kota, langit malam penuh bintang bakal terlihat lebih jelas dari biasanya.

    Kalau nggak percaya boleh dibuktikan XD
    Tapi ya bukan cuma satu dua rumah ya yang mati. Kalau satu dua mah nggak banyak efeknya ke polusi cahaya.

    BalasHapus
  37. Nama : Miftahur Rizqi
    Twitter : @MR_Laros
    IG : @riqi1771
    Email : miftahurrizqi2@gmail.com

    pasangan terbaik bintang adalah kegelapan. ya, karena bintang akan terlihat lebih indah dan tampak cantik jika dalam kegelapan, misalnya malam hari. sebaliknya, jika bintang dalam suasana terang (tidak gelap) maka wujud bintang tersebut tidak tampak dan tidak begitu cantik, karena terkalahkan oleh suasana terang. oleh karena itu, bintang dan kegelapan memang pasangan yang cocok, kegelapan tidak ada gunanya jika tak ada bintang yg mengisi gelap dengan cahaya indahnya. begitupun bintang, jika tidak ada kegelapan, maka bintang terlihat tidak indah dan tak cantik.

    BalasHapus
  38. yohana /@MrsSiallagan /yohanasiallagan23@gmail.com / https://twitter.com/MrsSiallagan/status/737973904052883456

    pasangan dari bintang dimalam hari adalah bulan, karna bulan bersinar tepat pada malam hari, jika hujan datang maka bintang tidak akan muncul, begitupun dengan bulan. Keduanya kompak bersembunyi, walaupun hanya ada satu bulan yang menerangi dunia, tetapi disekitarnya terdapat ribuan bintang yang menerangi samapai pagi datang.Saya kira mereka sangat serasi, mereka sama2 menerangi dunia malam hari, bintang setia menemani bulan, sinar mereka berdua tidak kalah eloknya, jadi sangat klop.Mereka berusaha melawan kegelapan

    BalasHapus
  39. Putri Carera
    Twitter: @santicar_
    Email: putri.carera16(at)gmail(dot)com

    “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Kalo menurut saya, pasangan terbaik dari bintang di malam hari itu gurun pasir. Coba bayangkan gurun pasir yang terbentang luas tanpa batas, lalu dihiasi langit malam yang berbintang. Wahh pasti berasa langit itu tepat di atas kita dan terasa dekat.
    Tapi ditempat apapun kalo langit malamnya dihiasi bintang-bintang pasti bakalan indah. Apalagi kalo bersama orang yang kita sayang /ehhh baper.

    Wish me luck^^

    BalasHapus
  40. “Saya selalu merasa bahwa pasangan terbaik langit malam yang penuh bintang adalah laut tenang di malam hari. Kalau menurutmu, apa pasangan terbaik dari bintang?”

    Saya rasa pasangan terbaik bintang adalah dini hari, ini hanya sebuah bayangan bagi saya. Jika seandainya Tuhan mememndarkan cahaya bintang ketika dini hari, mungkin langit akan semakin indah. Memang, sebagian orang merasa bintang lebih pantas disandingkan bersama rembulan. Namun jika bintang berada ketika dini hari untuk hadir ketika rembulan mulai beranjak pergi, saya yakin langit akan terang ketika dini. Semakin terang ketika fajar mulai menyingsing bersama matahari.

    BalasHapus