Kamis, 18 Februari 2016

Kepada Gema



Lo tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Kenyataan bahwa lo akan menemukan dia yang berbeda saat perjumpaan berikutnya. Itu yang selalu gue takutkan.” (Hal. 153)

Penulis: Diego Christian
Editor: Ruth Priscilia Angelina
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2016
Jumlah hal.: 216 halaman
ISBN: 978-602-03-2523-1

Di tengah menghadapi jam kerja tak berperasaan dan menjalani hubungan jarak jauh dengan Jesse, kekasihnya yang kuliah di Belanda, Atisha harus mencari jalan keluar dari mimpi-mimpi buruk yang selalu membuatnya terbangun di tengah malam. Mimpi buruk yang terus membawanya pulang di kenangan pahit.

Seolah semuanya belum cukup, Gema, pemuda yang pernah Atisha cintai, tiba-tiba muncul di kantornya sebagai pembawa acara baru. Kehadiran Gema mengingatkannya pada kebahagiaan sekaligus patah hati yang hingga kini masih terasa pahit, juga pada masa lalu yang dulu menjadi penyebab Gema meninggalkannya.

Gema berusaha memasuki kehidupannya kembali. Tapi Atisha berjanji takkan mengkhianati Jesse, juga takkan mengizinkan Gema menyakiti hatinya lagi.

Namun, bagaimana ketika hubungannya dengan Jesse mulai mengalami masalah? Bagaimana jika Gema mebuka sebuah fakta menyakitkan tentang kekasihnya itu? dan bagaimana jika... berdamai dengan masa lalu adalah satu-satunya jalan keluar untuk Atisha?

***
“Mungkin benar, tidak semua pertanyaan memiliki jawaban. Dan tidak semua hal harus dia ketahuai.” (Hal. 83)
Novel Kepada Gema ini berkisah tentang kehidupan Atisha yang bekerja di dunia broadcasting. Tentang Atisha yang sedang menjalani Long Distance Relationship (LDR) dengan kekasihnya, Jesse. Tentang Atisha dengan masa lalu yang pahit yang selalu membuatnya bermimpi buruk.

Sebelum bersama Jesse, Atisha pernah sangat mencintai Gema. Laki-laki yang membuatnya merasa nyaman. Sayangnya, Gema memang membuatnya jatuh cinta, namun juga mengajarkannya sakitnya patah hati akibat ditinggalkan. Patah hati karena masa lalu yang pahit yang kamu miliki. Ini yang membuat Atisha tidak lagi ingin terlibat dengan Gema.

Sedangkan Gema, ia ingin memperbaiki kesalahannya di masa lalu. Ia ingin mengobati luka hati Atisha. Ia ingin menunjukkan pada Atisha ia adalah sosok yang berbeda. Jika dulu ia tidak bisa menghadapi masa lalu Atisha dengan dewasa, maka kini ia bisa menjadi orang yang melindungi Atisha dari masa lalunya itu juga dari apapun yang siap melukai gadis itu kini dan nanti.

Di sisi lain orang-orang yang  menyayangi Atisha harus menahan rasa cemas melihat apa yang sedang dan mungkin saja dialami gadis itu di masa depan. Ibu dan adik Atisha yang terus terbangun di tengah malam demi menemukan gadis itu bermimpi buruk dan kemudian menenangkannya. Shalina, sahabat Atisha sejak SMP, pun ikut menahan cemas. Itulah kenapa ia membantu Gema. Berharap kehadiran Gema akan mampu menyelamatkan Atisha dari apa yang akan terjadi di masa depan.

Kepada Gema adalah novel yang bercerita tentang luka di masa lalu juga luka yang menanti di masa depan. Kira-kira bagaimana kisah Jesse, Atisha dan Gema akan berakhir?


“Ada rasa menyenangkan ketika dia bisa membuat orang lain bahagia dengan berbagai kejutan.” (Hal. 74)
***
“Ketika lo merasa berkorban untuk seseorang atas nama cinta, saat itulah perasaan cinta lo akan hilang sedikit demi sedikit.” (Hal. 123)
Membaca novel Kepada Gema ini membuat saya penasaran untuk menyelesaikan hingga akhir. Kenapa? Sejak membaca bab awal saya mulai membangun dugaan tentang keseluruhan kisah. Tapi saya tidak berhasil membangun tebakan apapun tentang apa yang membuat Atisha bermimpi buruk. Dan ternyata saat berhasil mencapai ending? Banyak hal yang terbuka dengan jelas dan tebakan awal saya meleset, meski tidak jauh tapi cukup telak.

Ada sejumlah bagian yang menerbitkan rasa haru. Bagian saat semua kebenaran tersingkap. Saat Atisha sekali lagi harus berhadapan dengan kenyataan.

Oiya, saya suka tulisan yang digubah oleh Atisha di bab 35, halaman 168 -170. Cara Atisha menyampaikan apa yang ia punya bersama Gema membuat saya bisa membayangkan seperti apa perasaan perempuan itu pada Gema.

Bagian lain yang saya suka adalah tulisan penulis di bagian Thank Queue: “Saya selalu yakin bahwa menulis adalah proses bertindak jujur kepada diri sendiri. Menulis adalah cara saya berkomunikasi kepada diri sendiri dan menyeimbangkan hidup.”

Jika harus menyebutkan apa kekhasan novel ini, maka jawabannya adalah detailing dan psikologi. Detail yang saya maksud adalah kehidupan dunia kerja Atisha di broadcasting. Ritme pekerjaan di belakang layar kaca. Orang-orang yang berperan besar atas keberlangsungan sebuah acara dan stasiun tv namun tidak pernah diketahui pemirsa. Ini menjadikan cerita terkesan hidup. Sedangkan tentang psikologi? Saya tidak bisa banyak menjelaskan. Intinya penulis cerdas dalam menggiring opini pembaca kemudian memanfaatkannya untuk membangun twist.

Sedikit yang mengganggu saya hanyalah proses recovery Atisha secara psikologi yang terasa terlalu cepat dan mudah. Idealnya ini memakan waktu yang lebih lama mengingat semua kondisi itu adalah akumulasi dari sebuah kondisi yang terjadi dalam rentang waktu yang panjang. Kenyataan tentang Jesse adalah triger terakhir.

Tapi hanya itu yang mengganggu saya. Sisanya? Menarik. Penokohan yang hidup untuk setiap tokoh yang dihadirkan. Tidak ada tokoh yang sia-sia. Semua punya alasan penting untuk jadi bagian hidup cerita.

Terima kasih untuk bacaan yang menarik ini, Kak Diego Christian. Dan harus saya akui, penggunaan POV 3 adalah eksekusi yang tepat dan aman. Tokoh Atisha tidak terkesan macho meskipun ditulis oleh seorang laki-laki :)
“Kalau Tuham memang ada, Del, gue cuma minta satu hal, ... Kesempatan kedua” (Hal. 135)
***
“Buat gue mencintai berarti memberi. Dan cinta itu aneh. Kita yang ngasih, kita yang semakin kuat. Ketika gue dikhianati, gue ngerasa gue enggak punya apa-apa lagi yang bisa gue berika buat dia. Ketika gue dikhianati, semua udah selesai.” (Hal. 175)

Sudah baca review Kepada Gema di atas? Masih kurang puas? Tenang saja. Akan ada review lain di dalam blogtour ini yang bisa melengkapi bayangan kamu tentang novel ini. Kalau lebih lengkap lagi, lebih baik langsung mengadopsi buku ini dari toko buku terdekat. He..he. 

Nah, kali ini saya berkesempatan membuka blogtour Kepada Gema. Wah, sebuah kehormatan. Seperti biasa, blogtour akan semakin meriah dengan keberadaan giveaway. Kabar baiknya adalah Kak Diego sudah menyediakan 1 novel Kepada Gema untuk satu orang yang beruntung di blog ini. Mau mendapatkannya? Caranya mudah. Yuk ikuti langkah ini:

1. Jawab pertanyaan ini di kolom komentar
“Setelah baca review di atas, apa yang membuatmu tertarik pada novel “Kepada Gema”?”
Jangan lupa sertakan data diri berupa nama, akun twitter atau akun instagram, dan email kamu.

2. Share giveaway ini dengan ketentuan berikut:
Via Twitter: follow akun twitter @diegochrist dan @atriasartika. Kemudian share link Giveway ini dengan hashtag #KepadaGema dan mention kedua akun tersebut.
Via Instagram: follow akun instgram @diego_christ dan @atriasartika. Repost banner atau e-poster Giveaway #KepadaGema yang ada di akun @atriasartika. Sertakan link blogpost ini dalam caption. Tag kedua akun tadi ya. Ingat, tag ya, bukan mention :) 

3. Giveaway ini hanya berlangsung 3 hari dari tanggal 18 Februari – 20 Februari 2016
4. Giveaway ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia
5. Pengumuman pemenang akan saya posting di twitter dan akan saya update di postingan ini

35 komentar:

  1. hal yang membuat saya tertarik setelah membaca review novel kepada gema adalah saya tertarik tentang bagaimana cara Gema yang kini hadir kembali dikehidupan Athisa untuk memperbaiki segala kesalahan yang diperbuatnya dimasa lalu kepada Athisa dengan Gema yang sekarang lebih dewasa, lalu saya tertarik dengan kekhasan yang disebutkan pada review diatas dari segi psikologinya.
    .
    .
    Nama : Putri Herliana Utami
    twitter : @Hime_kiryuu
    IG : himekiryuu
    email : putrilamperouge@ymail.com

    BalasHapus
  2. Saya penasaran akan alasan mendasar apa yang membuat Atisha terus bermimpi buruk dan ada apa dengan kisah masa lalunya yang membuat Atisha seperti sulit untuk melupakannya. Pasti ada sesuatu yang besar, yang menjadi alasan terkuat. Lalu bagaimana ya kelanjutan kisah hidup Atisha dengan masa lalu, masa sekarang dan masa depannya? Gimana dia bisa 'menghindari' masa lalunya karena takut dilukai lagi hatinya, sementara masa lalunya berusaha ingin memperbaiki dan menyembuhkan lukanya. Dan bagaimana kelanjutan kisah LDR yang dijalani Atisha bersama pacarnya. Kayaknya konflik ceritanya bakalan menarik banget.

    Saya juga tertarik karena ini menyinggung soal profesi Atisha yang seorang broadcaster, penasaran aja gimana penggambaran profesi dia di sini yang bisa jadi pelengkap cerita di dalam novel ini. Oh iya, penasaran juga sama sisi psikologi yang bisa menggiring opini pembaca untuk membangun twist. Seperti apa ya itu? Terus juga penasaran sama tokoh-tokoh yang ada di dalamnya. Gimana mereka mengambil perannya dalam "Kepada Gema" ini. Saya sih punya feeling kalau ini novel pasti keren dan menarik sekali untuk dibaca ^^

    Makasih GAnya :)

    Nama: Mita Oktavia
    Akun Twitter: @Oktaviamithaa
    Email: greenchochobichocolate[at]gmail.com

    BalasHapus
  3. Dunia broadcasting pada sebuah novel, belum pernah aku baca itu yang membuat tertarik. Yang membuat semakin menarik hati kisah Gema dan Atisha akan berakhir bagaimana ya, karena Atisha sering terbangun dan mimpi buruk. Jesse si triger terakhir yang membuat semakin menggelitik otak. Apa yang ia perbuat ya, hingga Gema akan mengungkap sebuah fakta menyakitkan. Ahh ... mau tauuu apa endingnya :(


    Nama : Nyi Penengah Dewanti
    twitter : @nyipenengah
    IG : @nyipenengah
    email : nyipenengahdewanti@gmail.com

    wish me luck, aamiin
    Thanksyou ya, Kak.

    BalasHapus
  4. Nama: Wika Agustina
    Twitter: @agstnwika
    Email: wikaagustina22@yahoo.com

    Ada 2 hal yang membuat saya tertarik dengan novel Kepada Gema setelah membaca review, yang pertama adalah mengenai dunia broadcasting yg sangat khas di dalam novel ini. Selama ini kita hanya bisa menonton sebuah acara tanpa kita sadari acara tersebut juga tak lepas dari peran orang-orang dibelakang layar. Kedua, adalah mengenai masa lalu Atisha yg dulu pernah membuatnya sangat sakit dan juga luka yg akan dihadapinya dimasa datang. Saya penasaran apa yg membuat ibu dan adik Atisha selalu mimpi buruk. Dan juga sahabatnya yg juga ikut mencemaskan tentang Atisha.

    BalasHapus
  5. Yg membuat aku tertarik dengan novel "Kepada Gema" ini adalah 2 kutipan dari Mba Atria berikut:

    "Sejak membaca bab awal saya mulai membangun dugaan tentang keseluruhan kisah. Tapi saya tidak berhasil membangun tebakan apapun tentang apa yang membuat Atisha bermimpi buruk. Dan ternyata saat berhasil mencapai ending? Banyak hal yang terbuka dengan jelas dan tebakan awal saya meleset, meski tidak jauh tapi cukup telak."

    Cerita yang tidak mudah ditebak jalan ceritanya bahkan endingnya itu luar biasa seru! Artinya penulisnya benar-benar cerdas mengelabui pembaca dan memberikan mereka kejutan! :D

    "Jika harus menyebutkan apa kekhasan novel ini, maka jawabannya adalah detailing dan psikologi. Detail yang saya maksud adalah kehidupan dunia kerja Atisha di broadcasting. Ritme pekerjaan di belakang layar kaca. Orang-orang yang berperan besar atas keberlangsungan sebuah acara dan stasiun tv namun tidak pernah diketahui pemirsa. Ini menjadikan cerita terkesan hidup. Sedangkan tentang psikologi? Saya tidak bisa banyak menjelaskan. Intinya penulis cerdas dalam menggiring opini pembaca kemudian memanfaatkannya untuk membangun twist."

    Sebuah buku diharapkan dapat memberi manfaat bagi pembacanya. Detail tentang dunia kerja Broadcasting pasti memberikan pengetahuan dan informasi baru bagi pembacanya, bahkan mungkin bisa saja menjadi inspirasi untuk menekuni bidang tersebut. Begitu juga dengan sisi psikologi yg ada dalam novel ini, akan memberikan pembaca pemahaman yg lebih dan memperkaya cara mengelola emosi mereka.

    Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Email: auliyati.online@gmail.com

    BalasHapus
  6. Nama : M. Sulhan Habibi
    Twitter : @SulhanHabibi
    IG : @sulhan_Habibi
    Email : soulhahnmail [at] gmail.com

    Alasanku ingin dan tertarik baca novel ini adalah paragraf pertama pendapat mb. Atria tentang novel ini, yaitu:

    "Membaca novel Kepada Gema ini membuat saya penasaran untuk menyelesaikan hingga akhir. Kenapa? Sejak membaca bab awal saya mulai membangun dugaan tentang keseluruhan kisah. Tapi saya tidak berhasil membangun tebakan apapun tentang apa yang membuat Atisha bermimpi buruk. Dan ternyata saat berhasil mencapai ending? Banyak hal yang terbuka dengan jelas dan tebakan awal saya meleset, meski tidak jauh tapi cukup telak."

    Paragraf itu cukup membangun rasa penasaran dan rasa tertarik saya akan novel ini. Membaca lanjutan reviewnya makin biking tertarik.

    Terima kasih.
    Wish me luck :)

    BalasHapus
  7. Nama: Asri Rahayu MS
    Twitter: @princessashr
    Email: peekthebook@gmail.com

    “Setelah baca review di atas, apa yang membuatmu tertarik pada novel “Kepada Gema”?”

    Hmm. Apa yaa.. Jujur aku awalnya tertarik membaca review dari mbak Atria terhadap novel ini lebih dikarenakan aku tertarik sama judul novelnya yang berbeda dari yang lain. Jarang sekali ada penulis yang memberikan judul di setiap novel yang ditulisnya seperti ini, "Kepada Gema". Tadinya berpikir maksudnya kepada gema itu lebih ke nama orang atau gema dalam artian gaung yaa? *garuk-garuk kepala yang tak gatal*. Lalu setelah membaca review yang mbak Atria tuliskan aku tambah penasaran akan mimpi buruk apa sih yang dialami oleh Atisha hingga akhirnya Gema meninggalkannya dulu di masa lalu kemudian sekarang bertekad ingin menemaninya. Apalagi saat mbak Atria menuliskan rasa penasaran untuk menyelesaikan novel ini hingga akhir. Menggelitik rasa keingin tahuanku apa sih yang bikin mbak Atria penasaran.

    Terlebih lagi, dengan penyembuhan psikologi Atisha yang diceritakan secara singkat dan terkesan terburu-buru, bikin gregetan banget, sumpah, apakah ini ada hubungannya dengan mimpi buruknya selama ini. Belum berani menebak-nebak dan hanya bisa meraba dan masih samar-samar, apa yang sebenarnya terjadi dengan Atisha dan hubungannya dengan Gema.

    BalasHapus
  8. Nama: Eka Sasining Putri
    Akun twitter: @cha_ichie
    Akun instagram: @cha_ichie
    e-mail: ekasasining@gmail.com

    Saya menyukai kisah-kisah yang menjadikan aspek psikologi sebagai komponen penting pembangun kisahnya. Dari review Kakak, saya pikir penulis telah melakukan studi yang sangat matang untuk menghidupkan latar ceritanya. Dan itu juga yang membuat saya penasaran tentang bagaimana penulis mengolah aspek psikologi tersebut sebagai konflik. Saya sangat ingin tahu kenapa judulnya 'Kepada Gema'. Bahkan judulnya pun telah membuat saya ikut terpancing.
    Selain itu, saya merasa memiliki sedikit kesamaan dengan Atisha dalam pengalaman patah hati terhadap laki-laki, apalagi lelaki itu berusaha kembali. Jadi sedikit-banyak saya merasa saya telah klik dengan novel ini karena sehati-sepengalaman dengan protagonisnya.

    BalasHapus
  9. Nama : Arfina Tiara
    Twitter : @ipinkaramel
    email : arfina.tiara123@gmail.com

    Aku tertarik karena job si chara di bidang broadcasting, aku ingin mengenal lebih dekat tentang dunia itu lewat kisah, menurutku itu lebih terasa menyenangkan dan tergambar. Thanks.

    BalasHapus
  10. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Email : agathavonilia@gmail.com

    1. Dunia broadcasting tentu saja, selama ini yang aku ketahui itu hanya pembaca berita, host dan reporter yang bergerak di depan layar. Kalau di belakang layar dalam dunia broadcasting awam banget buatku. Apalagi kebanyakan kalau selama ini aku lihat acara show di TV biasanya jika acara tersebut tidak mengndung pesan moral maka bagian produser atau tim creative akan mendapatkan sanksi. Tetapi masih ingin tahu bidang apa saja yang bergerak di belakang layar dan bagaimana sih kinerja mereka.

    2. Tentang luka di masa lalu dan di masa depan, mimpi buruk yang dialami Atisha mungkin saja adalah sebuah petunjuk baginya. Terkadang luka di masa lalu tidak akan pernah sembuh di masa depan malah semakin terasa menyakitkan jika masa lalu itu secara perlahan menggerogoti masa depan.

    3. Cinta segitiga dalam LDR itu hal yang biasa #eh, pengalaman siihh hehehee. Kebijaksanaan dan mendengarkan kata hati adalah salah satu caranya. Yang paling aku suka dalam novel ini adalah psychology trigger. Aku paling semangat kalau baca novel dengan psychology character serasa aku hidup dalam dunia sang tokoh. Kepada Gema dan kak atria, makasiih.

    BalasHapus
  11. Nama : Rizky Novianti
    Email : rizkynovianti26@gmail.com
    Twitter : @ritzkyy99

    1. Karena penulisnya laki-laki
    Entahlah, menurutku penulis laki-laki yang nulis bukunya dengan genre romance itu perlu di'standing applause-in' *eh* itu jadi sesuatu yang keren menurutku. Apalagi kalau penulis laki-laki ini lebih banyak meranin tokoh perempuan. Yap kaya Kak Diego dengan Atishanya. Aku penasaran seberapa jelas karakter Atisha yang lagi gundah gulana *tsah* terluka sama masa lalunya dipaparin sama Kak Diego.

    2. Pengin tau dilemanya Atisha
    Menurutku seseorang mau ga mau harus berusaha berdamai dengan masa lalunya soalnya percuma, bikin nelangsa diri sendiri doang. Terus, aku jadi punya bayangan kalau si Gema ini lagi buka tangannya lebar-lebar buat kembali merengkuh Atisha yang pernah ia lukai di masa lalu. Aku lupa pernah baca quote di mana, intinya, "Balikan sama mantan itu sama aja kaya ngulang kesalahan yang sama" Saya juga ga tau sih ini maksudnya Gema apa? Ngajak balikan juga ngga? *eh* Terus Atishanya gimana? Nerima dekapannya atau pergi jauh aja?

    Terima kasih ^^

    BalasHapus
  12. Nama : Yeyen Nursyipa
    akun twitter : @YeyenNursyipa
    emai : 20Yeyennursyipa@gmail.com

    Aku suka dan penasaran sama masa lalu seperti apa yang dialami Atisha sampe bikin dia terus-terusan mimpi buruk. Kesalahan fatal Gema apa sih, ko bisa-bisanya Atisha trauma kaya gitu, sampe mengancam masa depannya segala. Yang bikin penasaran lagi, gimana cara Gema buat sedikit mengurangi luka Atisha. secara kan Gema itu orang yang udah bikin Atisha trauma, dan lazimnya kalo orang trauma itu cenderung menghindar dari penyebabnya, yaitu sosok Gema sendiri. Nah gimana caranya Gema itu bisa nyembuhin luka, kalo Atisha terus-terusan ngehindar?

    Aku juga penasaran gimana Diego Christian ini menggambarkan penderitaan yang dialami Atisha karena cinta, secara kan dia kan seorang laki-laki yang menggambarkan perasaan perempuan. bakal sekeren seperti yang digambarkan di review ga ya? Jadi pengen baca dan buktiin sendiri.. :D

    Oh ya satu lagi, tertarik sama alasan kenapa novel ini diberi judul “kepada Gema”. Kan disini tokoh yang “menderita” itu Atisha, seharusnya memberikan simpati, kasian, cinta dan apapun itu ditujukan kepada Atisha, tapi kenapa judulnya “kepada Gema”? apa karena itu sebuah surat? Ah aku tak berani menebak, tapi penasaran.

    BalasHapus
  13. Nama : Dera Devalina
    twitter : @deradevalina
    IG : deradevalina
    email : deradevalina@gmail.com

    review nya kak atria bikin saya penasaran apalagi tentang masa lalu yang membuat Atisha mengalami mimpi buruk saat tidur dan juga sebuah fakta menyakitkan tentang jesse. ceritanya kan atisha dengan jesse LDRan membuat kesempatan gema untuk mendekati atisha semakin besar apalagi gema menjadi pembawa acara di tempat atisha bekerja. Jadi penasaran bagaimana cara gema memperbaiki kesalahnya dimasa lalu dan bagaimana atisha menanggapi kehadiran gema apakah atisha menerima gema kembali secara kan dia udah disakitin oleh gema.

    BalasHapus
  14. Eris Andriani
    @RizAnNie88
    ayaseyis@gmail.com

    Alasan aku tertarik baca novel kepada Gema:

    1. Kalau tidak salah aku pernah baca novel kak Diego yg berjudul Thy will be Done, gaya bahasa yg digunakan kak Diego itu enak dibaca. Jadi aku ingin merasakan enaknya tulisan kak Diego dikarya terbarunya ini.

    2. Judul novel ini Kepada Gema dengan tampilan cover badai dahsyat yg terjadi dilautan. Mungkin tampilan cover ini mewakili perasaan pedih Atisha yg terombang.ambil dilautan gelora, dan kepada Gema lah dia ingin mengungkapkan perasaan pedih dahsyatnya ini. Mungkin cerita novel ini bisa menjawabnya.

    3. Novel ini berkisah tentang kekasih dimasa lalu yg hadir kembali disaat Atisha sudah menemukan seorang penggantinya. Itu lah yg sedang kurasakan sekarang (emang dimana.mana mantan gitu ya habis nyakitin, ngilang, trus datang lagi seolah.olah semuanya baik.baik saja). Aku ingin tau apa yg akan dilakulan Atisha tetap mempertahankan hubungannya yg sekarang walaupun LDR atau berdamai dengan masa lalu dan menerima kembali Gema?

    4. Aku sangat suka dengan ending cerita yg meleset dari tebakan. Seolah.olah sedang membaca novel Thriller yg selalu bikin penasaran endingnya. Bahkan saat istirahat sejenak dari membaca pasti tetep kepikiran terus jalan ceritanya bakal kayak gimana hehe...

    BalasHapus
  15. Nama: Muthia B
    Twitter: @tiarizee
    Email: muthia_batari@yahoo.com
    Link share: https://twitter.com/tiarizee/status/700579814726615040

    Kepada gema? Judulnya unik banget. Sebelumnya aku kira gema ini bukan nama orang, melainkan sebuah 'suara'. Konflik yang diangkat oleh penulisnya menarik sekali. Selain perjuangan, novel bertema masa lalu yang berpengaruh pada si tokoh di masa depannya merupakan topik yang sangat aku suka dan merupakan perspektif cerita yang menantang untuk aku baca.
    Jujur saja, setelah membaca review ini, aku dibuat penasaran dengan sosok gema yang meninggalkan atisha namun kembali lagi untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu dan juga penasaran dengan masa lalu Atisha yang bahkan tebakan mba Ika saja meleset. Dan aku pun sekarang dipenuhi dengan berbagai spekulasi dengan apa yang menimpa Atisha di masa lalu. Aku suka banget menebak ending dari sebuah cerita, terombang ambing dalam penasaran dan hasrat untuk segera mendapatkan jawabannya dengan terus membaca sampai akhir. Ah sungguh, membaca review mu membuatku penasaran sekali mba wkwk.
    Selain itu, kisah ini pasti dikemas dengan menyuguhkan sesuatu yang berbeda terutama bisa menginspirasi banyak orang dalam berjuang menghadapi masa lalunya, termasuk aku, yang sampai saat ini masih berlari dari masa lalu daripada menghadapi kenyataan, dan karenanya aku ingin mengetahui tips-tips nya lewat buku ini. Pun belajar menghadapi orang-orang yang memiliki masa lalu yang mungkin sulit tuk kupahami.

    Terakhir, buku Kepada Gema ini benar-benar memberikan nuansa baru pada para pembaca lewat pekerjaan yang dimiliki Atisha yang bekerja di dunia broadcasting. Sesuatu yang jarang diangkat oleh para penulis, namun kak Diego dengan senang hati melakukan berbagai macam riset dan akhirnya memilih pekerjaan ini untuk si tokoh utama. Sambil menyelam minum air, dengan membaca buku ini juga aku bisa belajar seluk beluk dunia di belakang layar kaca. Hm, aku pikir daritadi aku terlalu banyak mengatakan 'belajar-belajar-belajar'. Tapi, ya, aku ingin meresap banyak pelajaran dari buku-buku yang kubaca, terutama buku Kepada Gema yang sangat menarik ini dan sepertinya kaya akan pembelajaran. Tahu banyak lebih bagus, bukan?

    BalasHapus
  16. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Email : n0v4ip[at]gmail[dot]com
    Twitter : @n0v4ip
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/700598082606510080

    “Setelah baca review di atas, apa yang membuatmu tertarik pada novel “Kepada Gema”?”

    Yang membuat saya tertarik pada novel ini adalah kehidupan Atisha. Saya tidak tahu seperti apa masa lalu Atisha, tapi dari review diatas saya merasa masa lalunya sangat suram sepertinya sampai-sampai orang yang dicintainya pergi meninggalkannya. Saya benar-benar penasaran dengan masa lalu Atisha ini. Saya benar-benar tertarik mengikuti kisah hidup Atisha dan sepertinya akan banyak pembelajaran yang bisa saya dapatkan dari kisah hidupnya... :)

    Terima kasih kak ^^

    BalasHapus
  17. Nama : Ratnani Latifah
    E-mail :kazuhanael_ratna@yahoo.co.id
    Twitter : @ratnaShinju2chi
    IG : kazuhana_el_ratna

    Alasan Tertarik dengan Novel Kepada Gema?

    1. Dari penyampaikan review yang dipaparkan Mbak Atria, terlihat novel ini sangat menarik dan recomended dibaca.
    2. Covernya menarik, gambaran ombak yang menggelung itu seolah pertanda banyaknya masalah komplesk yang ada dalam novel.
    3. broadcasting. Ini juga menarik. Secara sejak dulu saya cukup maniak tentang broadcasting. Saya salah satu penggemar Ingin tahu lebih detail. bagaimana cara kerja mereka di balik layar. Ah, jadi ingat dulu bahkan sempat pengen terjun ke dunia broadcasting tapi belum kesampaian. :(
    3. Psikologi. Hem, entahlah hal ini juga memiliki daya pikat sendiri bagi saya. Bagaimana menggambarkan psikologi tokoh yang baik dalam novel. Pokoknya sesuatu yang berbau Psikologi itu selalu menarik.
    4. Kisah dalam novel ini tentu saja. Kenapa Gema harus kembali ketika dulu dia memilih pergi? Kenapa Athisa selalu mimpi buruk? Bagaimana akhir dari hubungan tiga Gema, Atisha dan Jesse.
    5. Ingin mengetahui pesan apa yang disampaikan dalam novel ini.

    BalasHapus
  18. Nama: Rini Ristianti
    Email: ristiantirini@gmail.com
    Ig: nr.ristianti
    Twitter: @ristiantirini

    alasan:
    Inti dari cerita Kepada Gema ini tentang mimpi buruk yang menjadi benang merah penghubung Athisa dengan kenangan pahit yang akan memengaruhi masa depan. Semua tokoh dituntut untuk ikut andil dalam memperbaiki masalah Athisa sampai sang mantan harus repot-repot membantunya. Yang menarik dan buat saya penasaran, mimpi buruk apa sih yang disajikan penulis? Hingga semuanya harus berhubungan dengan dunia psikologi?

    BalasHapus
  19. Nama: Rini Ristianti
    Email: ristiantirini@gmail.com
    Ig: nr.ristianti
    Twitter: @ristiantirini

    alasan:
    Inti dari cerita Kepada Gema ini tentang mimpi buruk yang menjadi benang merah penghubung Athisa dengan kenangan pahit yang akan memengaruhi masa depan. Semua tokoh dituntut untuk ikut andil dalam memperbaiki masalah Athisa sampai sang mantan harus repot-repot membantunya. Yang menarik dan buat saya penasaran, mimpi buruk apa sih yang disajikan penulis? Hingga semuanya harus berhubungan dengan dunia psikologi?

    BalasHapus
  20. Nama: Rini Ristianti
    Email: ristiantirini@gmail.com
    Ig: nr.ristianti
    Twitter: @ristiantirini

    alasan:
    Inti dari cerita Kepada Gema ini tentang mimpi buruk yang menjadi benang merah penghubung Athisa dengan kenangan pahit yang akan memengaruhi masa depan. Semua tokoh dituntut untuk ikut andil dalam memperbaiki masalah Athisa sampai sang mantan harus repot-repot membantunya. Yang menarik dan buat saya penasaran, mimpi buruk apa sih yang disajikan penulis? Hingga semuanya harus berhubungan dengan dunia psikologi?

    BalasHapus
  21. Kartika
    Twitter/ig: @hoshinotika
    Email: kartikahoshino@gmail.com

    Jika ditanya 'apa yang membuat menarik' tentu saja jawabannya adalah akhir dari ceritanya xDD
    Tapi tunggu dulu, aku menemukan satu hal yang berhasil membuat rasa penasaran dalam diriku terbangun(?)
    Yup! Pembahasan mengenai detail dari pekerjaannya. Broadcasting.
    Tidak banyak author yang menjelaskan detail tentang pekerjaan seorang tokoh (terkecuali memang bukunya membahas pekerjaan itu sendiri). Tapi setelah membaca review, aku pikir konflik utama dalam cerita ini adalah mimpi buruk Atisha jadi aku menyimpulkan jika author tidak menjelaskan tentang detail pekerjaan pun tidak masalah. Tapi justru ini lah yang menarik bagiku, membahas detail kehidupan dari pekerjaan dalam bidang broadcasting sangat mendukung dalam memperkuat isi cerita dan karakter tokohnya. Lagipula, buku yang bagus itu tidak hanya menyajikan kesenangan tapi juga memberikan ilmu. Itulah kenapa aku sangat tertarik pada buku ini, aku ingin tahu kehidupan broadcasting! ^^

    BalasHapus
  22. Nama: Kitty
    Akun Twitter & IG: @womomfey
    Email: kitty.wibisono@gmail.com
    Link share: https://twitter.com/WoMomFey/status/700824736901648384
    https://www.instagram.com/p/BB_JSmJibPV/?taken-by=womomfey



    Astaga!!! Kak Atria... kenapa baca reviewmu ini malah bikin aku jadi makin penasaran sih sama buku "Kepada Gema" ini? Dirimu pandai sekali bikin review yang misterius sehingga bikin aku malah makin pengen baca langsung bukunya.

    Apalagi menurut reviewmu ini, buku ini memiliki kekuatan dari sisi psikologis dan twistnya. Dua hal itu adalah yang paling kucari dalam sebuah novel dan biasanya kutemukan dalam novel-novel karya penulis luar. Makanya aku penasaran 1/2 mati nih kalau ada seorang Diego Christian yang mampu menghasilkan karya dengan kekuatan pada sisi psikologis dan twistnya.

    Alasan lain yang membuatku tertarik sama buku ini adalah dunia broadcasting yang jadi pekerjaan tokoh utamanya. Aku selalu penasaran dan ingin tahu seluk-beluk dunia kreatif ini. Semoga dapat terpuaskan melalui buku ini.

    BalasHapus
  23. Aku ingin membaca novel ini karena:
    1. "Novel Kepada Gema ini berkisah tentang kehidupan Atisha yang bekerja di dunia broadcasting. Tentang Atisha yang sedang menjalani Long Distance Relationship (LDR) dengan kekasihnya, Jesse. Tentang Atisha dengan masa lalu yang pahit yang selalu membuatnya bermimpi buruk."
    -Pekerjaan Atisha sepertinya menarik. Aku belum pernah membaca cerita bertema seperti itu. Memangnya ada apa saja dengan dunia broadcasting tersebut?
    -Lalu masalah LDR, kebetulan aku sendiri mengalaminya dan quote seperti ini juga pernah dikatakan seseorang ke aku, tapi dgn kalimat berbeda tentunya: [Lo tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Kenyataan bahwa lo akan menemukan dia yang berbeda saat perjumpaan berikutnya. Itu yang selalu gue takutkan.” (Hal. 153)]
    -Kemudian trauma seperti apa yg dialami Atisha sehingga dia terus mimpi buruk? Penasaran juga apa hubungannya dengan Gema.

    2. Novel ini berjudul Kepada Gema. Gema sendiri juga salah satu tokoh di novel ini. Dan penasaran kenapa yg dijadikan judul adalah Gema. Kenapa tidak Atisha saja? Misalnya 'mimpi Atisha'? Kan Atisha yang mengalami konflik di blurb cerita

    3. Quote ini juga menarik, tapi maksudnya apa aku masih belum nyambung: “Ketika lo merasa berkorban untuk seseorang atas nama cinta, saat itulah perasaan cinta lo akan hilang sedikit demi sedikit.” (Hal. 123)

    4. Juga penasaran dengan detailing dan psikologi dalam novel ini menurut kak Atria. Kebetulan aku lagi suka dengan sesuatu berbau psikologi walaupun tak sepenuhnya mengerti.

    5. "Kepada Gema adalah novel yang bercerita tentang luka di masa lalu juga luka yang menanti di masa depan."
    Sepertinya novel ini penuh luka ya? Tapi siapa yg jadi obatnya? >_<

    6. "Menulis adalah cara saya berkomunikasi kepada diri sendiri dan menyeimbangkan hidup.”
    Penasaran dengan penulisnya juga. Thank quotenya bagus hihi

    Btw, pilihan quote yang kak Atria kutip bagus-bagus :D

    Nama: Fitra Aulianty
    Twitter: @fira_yoopies
    Email: fitra.aulianty@gmail.com

    BalasHapus
  24. Khoyul
    @Jkhoyul
    Jukhoyul@gmail.com

    Yang bikin penasaran adalah pekerjaan mereka. Detail pekerjaan sebagai background cerita cinta selalu menarik. Hal-hal seperti inilah yang menurutku menambah pengetahuan dari buku tersebut, bukan kisah cintanya.

    BalasHapus
  25. nama : Herma
    akun twitter : @rekhakana507
    share link : https://twitter.com/rekhakana507/status/700867457678835714
    email kamu : rekhakana7@gmail.com
    domisili : Jakarta

    Hal yang membuat saya tertarik sama novel ini adalah

    pertama, nama tokoh utamanya "Gema". nama itu ga biasa, punya keunikan tersendiri, dan saya paling suka baca novel dimana nama tokoh-tokohnya itu unik dan ga biasa.

    Kedua, tema yang diambil sama penulis, agak jarang penulis ambil tema tentang keinginan untuk memperbaiki masa lalu dengan balikan sama mantan dimana mantannya udah ada yang punya, aduh... butuh perjuangan ekstra tuh, apalagi udah jelas kesalahan ada dipihak di cowok.

    Ketiga, saya tertarik sama novel yang ditulis sama penulis cowok meski novel itu sendiri bercerita bukan dari sudut pandang seorang cowo, ada daya tarik tersendiri.

    BalasHapus
  26. Nama : Neni Arwanda
    Akun twitter : @NeniArwanda95
    Email : neniarwanda@yahoo.co.id

    “Setelah baca review di atas, apa yang membuatmu tertarik pada novel “Kepada Gema”?”

    Yang membuat saya sangat tertarik tentu makna yang terkandung didalam novel tersebut. Sebuah novel bukanlah novel yang baik jika hanya menyajikan sebuah cerita tanpa alur yang mengandung makna tentang kehidupan. Dan menurut review diatas, saya jadi tertarik juga ingin tahu gambaran mengenai bagaimana pekerjaan dibalik layar kaca. Jujur saya sangat tertarik dengan pekerjaan broadcasting, membuat sebuah acara atau tontonan yang bagus bagi khalayak ramai bukan pekerjaan yang mudah menurut saya dan broadcasting selalu menjadi impian saya yang entah akan tercapai atau tidak (malah curhat). Saya percaya bahwa terkadang orang yang dulu berpisah dengan kita dan bila kita jumpai dimasa sekarang, mereka akan sedikit berbeda entah tambah dewasa atau mungkin tambah tinggi, hehehe. Saya juga tertarik ingin tahu bagaimana kak Diego menceritakan sosok Gema dan Atisha ketika bertemu kembali setelah lama berpisah, apa yang membuat Gema meninggalkan Atisha dan bagaimana masalalu Atisha sehingga Gema tega meninggalkannya. Intinya, setelah baca review diatas, saya begitu tertarik ingin memeluk buku "Kepada Gema"nya kak Diego, semoga menjadi bahan yang baik untuk menyeimbangkan kehidupan. :). Terima kasih.

    BalasHapus
  27. Nama : Shelly Ferawati
    Akun Twitter : @shelly_fw
    Email : lovatangerine@gmail.com
    Link share: https://twitter.com/shelly_fw/status/700877850727968768

    Jawaban:
    Tidak banyak novel romance metropop yang mengusung unsur psikologi. Di mata saya, unsur psikologi dalam novel selalu menarik karena menjanjikan penokohan yang kuat dan otomatis memiliki plot yang kuat pula. Hal ini bukan satu-satunya yang membuat saya tertarik pada novel 'Kepada Gema' karena ada 'twist' juga yang membuat saya penasaran dengan isi novel sekaligus endingnya.

    Lalu ungkapan Atisha
    “Saya selalu yakin bahwa menulis adalah proses bertindak jujur kepada diri sendiri. Menulis adalah cara saya berkomunikasi kepada diri sendiri dan menyeimbangkan hidup.”
    ^saya suka diksi yang sederhana sekaligus 'ngena' seperti itu hehehe.

    Satu lagi
    'Menarik. Penokohan yang hidup untuk setiap tokoh yang dihadirkan. Tidak ada tokoh yang sia-sia. Semua punya alasan penting untuk jadi bagian hidup cerita.'
    ^ ini juga yang mengundang rasa penasaran saya. Bukan cuma baper (bawa perasaan), tapi saya juga baper (bawa penasaran). Seperti yang telah saya katakan di atas, penokohan dalam novel ini menjanjikan plot dan juga twist yang menarik! Saya makin tergiur untuk membaca novel ini hehe


    Terima kasih atas kesempatan GA ini, Mba Atria (:

    BalasHapus
  28. Aku penasaran banget sama novel ini dan aku mau memilikinya! Pertama, dibikin penasaran karena cover Kepada Gema, yang seperti badai dilaut. Dan ditambah warna biru kesukaanku. Lalu, sinopsisnya yang mengatakan apakah berdamai dengan masa lalu adalah cara terbaik? Dalem banget kalimatnya. Pas baca review ini aku juga dibikin makin penasaran tentang luka di masa lalu & luka yang menanti di masa depan. Maksudnya itu apa? Aku penasaran. Then, I want to know why Gema left Atisha 'til made her heart broken. Ah, aku juga ingin mengetahui dunia broadcasting itu seperti apa baik dari didepan layar & belakang layar. I curious too what the meaning of 'Kepada Gema'.

    Nama: Musdalifah Putri
    Akun twitter: @MusdalifahYeaa
    Email: musdalifahpoetry@yahoo.com

    BalasHapus
  29. Cerita dalam Novel ini hampir sama dengan pengalamanku, ingin memperbaiki kesalahan di masa lalu. Aku tertarik apa yang akan dilakaukan Gema untuk bisa masuk kembali ke dalam kehidupan Athisa yang tidak mau lagi behubungan dengan Gema, dan apakah usahanya berhasil atau gagal.

    Nama : Isqi Noor Hamdani
    Akun Twitter : @Isqi_Noor
    Email: Isqite@gmail.com

    BalasHapus
  30. Sebenarnya, aku nggak begitu tertarik saat membaca blurb-nya. Aku ngincer novel ini awalnya karena cover-nya yang cantik banget. Tapi penceritaan Kak Atria secara garis besar kisah Kepada Gema ini baru-lah aku jadi tertarik. Beberapa kali menyebutkan "yang akan terjadi di masa depan Atisha." Itu clue yang tepat buat memancing rasa penasaran pembaca, dan berhasil banget buatku. Dan syukurlah, Kak Atria menyebutkan bahwa ada unsur psikologi dalam novel ini yang akan menyumbang peran untuk membangun twist. Terlebih lagi, Kak Atria bilang bahwa kisahnya nggak mudah tertebak, pas mencapai ending baru terungkap. Jarang novel romance yang bisa membuat pembaca bertanya-tanya dan kisahnya sedikit rumit. Tapi, Kepada Gema berhasil dalam hal itu, setidaknya dalam review Kak Atria. Saya jadi ingin membuktikannya sendiri, apa memang alasan dibalik trauma Atisha itu tidak mudah ditebak? Sebenarnya dimana kaitannya dengan sisi psikologis? Apa yang membuat novel ini begitu menarik?

    Nama: Lala
    Akun Twitter: @fazidaa_
    Email: fabizdihar@gmail.com

    BalasHapus
  31. Rini Cipta Rahayu
    Twitter @rinicipta / IG @rini.cipta
    Email rinspiration95@gmail.com

    Kalau dilihat dari tema, sebenarnya cukup sering dialami dalam percintaan dan diangkat jadi kisah fiksi. Kemunculan seseorang di masa lalu yang keberadaannya "menggoyahkan" hubungan LDR. Tapi, aku yakin mimpi buruk itulah yang membuat kisah Atisha jadi makin menarik untuk diikuti.
    Aku suka banget sama novel yang informatif. Dunia broadcasting dan psikologi adalah dua hal yang juga aku gemari, nambah ilmunya dengan cara asyik dan nyantol lebih lama hehe..
    Selain itu, hampir semua penulis metropop yang ku baca itu ditulis oleh perempuan. Tapi kali ini, pengin kenal juga dengan kak Diego lewat Athisha dan Gema.

    BalasHapus
  32. Cahya Widyastutik
    @cahyawid
    Cahyaembun04@gmail.com

    Saya tertarik dengan judulnya, kenapa harus 'Kepada Gema'. Apakah ada korelasi antara kehadiran Gema kembali dalam hidup Atisha dengan pemilihan judul tersebut.
    Dan mungkin, aku sangat penasaran dengan apa yg telah terjadi di masa lalu Atisha sehingga memicu mimpi buruk yang tak berkesudahan. Apakah ada hubungannya dengan Gema? Atau justru Gema yang jadi penyebab sekaligus obat yang kelak bisa mengobati luka Atisha?
    Jawabannya yaa ada di novel ini, dan aku ingin menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan kecilku itu.

    BalasHapus
  33. Setelah baca review ini saya penasaran sekali dengan keseluruhan ceritanya, bagaimana endingnya dan bagaimana kisah Atisha, Jesse, dan Gema, ini sangat bikin makin penasaran. Pokoknya intinya saya tuh suka banget sama tema yang diangkat apalagi genrenya metropop itu genre favorit saya. Semoga beruntung aja deh... :) terima kasih..

    Nama: Lenny
    twitter: @Lenny1785
    email: lynnlenie7@gmail.com

    BalasHapus
  34. Yaaah udah tutup. Telat ikutan.

    BalasHapus
  35. Yaaah udah tutup. Telat ikutan.

    BalasHapus