Senin, 25 Januari 2016

[Curhat Atria] Atria dan Dunia Buku




Seberapa sering kamu ditemani buku, Readers? Apakah cukup sering hingga orang-orang kerap menanyaimu dengan pertanyaan; “Sejak kapan suka baca buku?”; “Buku kamu sudah berapa banyak?”; “Berapa banyak buku yang kamu baca dalam sebulan?”; hingga “Berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk membeli buku?"

Jika ya, maka kita senasib. Kali ini aku ingin menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Tulisan ini mungkin akan aku share setiap kali ada yang menanyakan hal-hal di atas padaku. Lebih praktis. 

“Sejak kapan kamu suka baca buku, Atria?”: Kekaribanku dengan buku terjadi dengan terpaksa. Saat berusia 9 tahun, aku dipaksa bedrest selama sebulan di rumah sakit. Gangguan ginjal, kata dokter. Aku pun dirujuk ke Makassar yang fasilitasnya lebih memadai. Teman-teman sekolah tidak ada yang menjenguk karena saat itu aku bersekolah di Palopo, sekitar 7 jam perjalanan darat dari Makassar. Keluarga besar? Sebagian besar berada di Majene, sekitar 7 jam ke arah barat dari Makassar. Maka jangan salahkan jika aku pun melahap semua bacaan yang ada di sekitarku. Majalah bobo yang baru dibeli, khatam dalam sehari. Tabloid perempuan milik mama pun ikut aku lahap. Sejak itu, dimulailah semua kegilaanku pada buku.

“Bukumu sudah berapa banyak?”: Jika termasuk buku penunjang kuliahku, maka totalnya sekitar 1000 buku. Buku-bukuku punya genre yang beragam baik fiksi maupun non-fiksi; sosial budya hingga parenting. Dari penerbit mana saja? Beragam, termasuk Stiletto Book, yang merupakan satu-satunya penerbit buku perempuan yang aku ketahui.  Koleksi buku StilettoBook-ku pun cukup banyak.

sejumlah koleksi buku dan merchandise Stiletto Book milikku



“Berapa banyak buku yang kamu baca dalam sebulan?”: Sekitar 10 hingga 24 buku. Tergantung kesibukan.

“Berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk membeli buku?”: Kalau yang ini, saya sulit menjawabnya. Saya tidak pernah menghitung karena memang tidak berniat. Jika kamu suka nongkrong di cafe, seperti itulah kesenanganku mendatangi toko buku. Jika kamu suka membeli baju-baju, kosmetik yang membuatmu percaya diri, seperti itulah perasaanku saat membeli buku.

“Kenapa kamu aktif mereview buku? Untuk apa jadi blogger buku?”: Jika kalian bertanya pada teman-temanku tentang “Atria dan Buku”, maka kalian akan paham. Url blogku memang www.atriadanbuku.blogspot.com tapi ini bukanlah url yang aku buat dengan asal-asalan. Aku memilihnya karena bagi yang mengenalku personal, maka saat mengingat Atria maka salah satu hal yang melekat adalah “buku”. 

Sebenarnya, aku membuat blog ini karena patah hati. He..he.. Alasan yang tidak terduga ya? Saat itu aku merasa bahwa untuk membuat hidupku tetap berjalan baik dan tidak lagi mengenang masa lalu yang berujung pada air mata yang menggenang, maka aku harus menyibukkan diri. Menyibukkan otak, mata, dan tangan. Aku pun memilih membaca lebih banyak buku. Tapi karena merasa masih kurang sibuk, akhirnya aku pun membuat blog buku. Alasan yang memicunya saat itu adalah karena ada beberapa teman di waktu yang berdekatan menanyakan padaku tentang buku apa yang menarik untuk dibaca. Ada juga yang berkonsultasi untuk meningkatkan minatnya membaca buku.

Akhirnya jadilah blog ini. Kini, sudah 3 tahun aku melakoni hobi membaca sekaligus mereview buku. Semuanya membawaku pada banyak hal. Seperti perkenalan dengan para penulis seperti Triani Retna A, Eva Sri Rahayu (keduanya penulis StilettoBook, lho) hingga berkenalan dengan banyak penerbit bahkan bekerja sama dengan mereka. Salah satu penerbit yang paling awal mengapresiasi blog buku saya adalah Stiletto Book. Mereka menawari saya menjadi host Blogtour “Finally You” yang ditulis Dian Mariani. Saat itu untuk pertama kalinya saya menerima tawaran langsung dari penerbit tanpa harus menawarkan diri. Terima kasih banyak ya untuk kesempatan saat itu. Kini, sudah hampir 2 tahun berlalu, blogku masih laris dijadikan host blogtour. Sekali lagi, terima kasih untuk kesempatan pertama itu, Stiletto Book.

Dua blogtour yang sempat aku hosting
Readers, buku juga mengajak aku berkenalan dengan banyak orang. Aku jadi mudah menemukan teman-teman yang gemar membaca. Ada Klub Buku Indonesia, Klub Baca Bandung, Blogger Buku Indonesia, yang terbaru adalah Pecandu Buku. Dulu, aku sering disebut autis karena teman-teman tidak bisa memahami pilihanku untuk mengisi waktu luang dengan membaca. Sering menemukanku menyendiri dan membaca buku membuat mereka menyematkan gelar yang tidak nyaman didengar itu. Tapi kini, semua berubah. Aku menemukan orang-orang yang bisa memahami kesenanganku ini. Orang-orang yang menganggap aku dan isi kepalaku menarik karena apa yang aku baca. Banyak dari mereka yang ganteng lho. Ha..ha.. Maafkan informasi yang berlebih tadi.

Intinya sekarang aku merasa bahwa dunia buku menjadi lebih luas. Makin banyak pilihan buku, makin banyak penerbit buku, makin banyak penulis baru serta makin banyak teman berbagi cerita seru tentang buku. 

Jadi, bukan masanya lagi buku dianggap sebagai benda yang menakutkan. Sebab ia bisa mengajakmu menemukan banyak hal baru termasuk teman baru.

Tidak percaya? Silakan dicoba. Tidak terbukti? Silakan marahi saya di blog ini. He..he..


Salam Buku,

Atria Sartika

nama lengkap: Atria Dewi Sartika
 akun media sosial: @atriasartika (Twitter dan Instagram)
 alamat email: anora.widad@gmail.com

15 komentar:

  1. blog ini punya kenangan sendiri buat saya, dimana merupakan blog pertama yang aku menangi giveawaynya :v dan bukunya FInally You terbitan Stiletto ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, ternyata. He.. He.. Selamat ya. Bukunya masih sering dibaca? ;)

      Hapus
    2. masih kok mbak ^^ tapi lebih sering membaca lagi kalo bisa menang GA terbarunya kak atria.. #modus ^_^))v

      Hapus
  2. Betul sekali kak. Membaca buku adalah hal baru bagiku, membawaku pada lingkungan baru dan nyaman untuk saat ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga untuk seterusnya juga ya. Bacalah lebih banyak, bisa jadi akan lebih banyak lagi hal baru yang menarik dan mengagumkan :)

      Hapus
  3. aku juga sering ditanyain gitu sama teman kampus kak. yang anehnya lagi mereka malah nanya, gak bosen apa baca terus??? kapan dapat cowoknya kalo temenannya sama buku terus...??? jiahhhh... :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha.. Ha.. Bilang, aja kamu mau cowok yg bisa ngalahin tokoh cowok di buku ini. Dan mau cowok yg nggak nanya, "Kenapa sama buku melulu?", tapi nanya "Aku boleh gak nemenin kamu dan bukumu?"

      He.. He..

      Hapus
  4. Setuju! Jadi aku enbgak akan marahin Kak Atria di blog ini. Hehe
    Berkat mengikuti give away di blog Kak Atria, aku mendapatkan buku 365 ideas of happiness. Terima kasih, Kak atria kece! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He.. He.. Semoga semakin suka baca. Nggak harus gila baca seperti aku juga sih

      Hapus
    2. He.. He.. Semoga semakin suka baca. Nggak harus gila baca seperti aku juga sih

      Hapus
  5. Setuju! Jadi aku enbgak akan marahin Kak Atria di blog ini. Hehe
    Berkat mengikuti give away di blog Kak Atria, aku mendapatkan buku 365 ideas of happiness. Terima kasih, Kak atria kece! :D

    BalasHapus
  6. Jadi inget, pertama dapet buku online yang bukan beli ya dari sini, yang Gerbang Trinil :)

    BalasHapus
  7. :) ternyata cerita dibalik blog'nya nyesss juga ya kak, hehe...
    Aku dulu sih waktu SMP-SMA cuman sukanya baca komik doang, karena novel nggak ada gambarnya. Haha,
    tapi mulai tahun lalu, baru mupuk hoby baca novel atau cerita dalam bentuk buku/fisik. Sebelumnya maniac fanfiction, situs baca cerita online dan di tahun 2014 lalu baru mulai mengenal wattpad, dari wattpad itulah aku tahu kalau banyak cerita disana yang di jadikan buku atau telah diterbitkan. Berakhirlah aku mulai mencoba membaca novel. :D baca postingan ini, aku baru bangetttt memulai...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, selamat menikmati prosesnya. Pada akhirnya memang bacaan kita akan berkembang seiring perkembangan pola pikir, dll :)

      Hapus
    2. Wah, selamat menikmati prosesnya. Pada akhirnya memang bacaan kita akan berkembang seiring perkembangan pola pikir, dll :)

      Hapus