Jumat, 28 Agustus 2015

Someone to Remember




Penulis: Nathalia Theodora
Penyunting: Winda Veronica
Perancang sampul: Athaya Zahra
Penataletak isi: Aldy Akbar
Penerbit: Ice Cube
Cetakan, Pertama, Januari 2014
Jumlah hal.: viii + 206 halaman
ISBN: 978-979-91-0653-7
“Apa kamu ini nyata?
Atau cuma ada dalam pikiranku saja?”
“Aku nyata,” kata Henry. “Aku memang kembali untukmu.”
“Aku nggak ngerti,” kataku. “Rasanya beban pikiranku terlalu banyak sampai aku nggak bisa mengerti apa pun.”

Regina terbangun dari koma dan menyadari bahwa ada sesuatu yang terasa salah dalam hidupnya. Kehilangan sebagian ingatan membuatnya bertanya – tanya tentang apa yang salah itu. seperti bercermin di air keruh, Regina terus menerus mencari potongan ingatannya yang hilang itu. Tanpa bantuan siapa pun, kecuali Alex, cowok yang ditemuinya di taman tak lama setelah dia pulih dari kecelakaan yang menimpanya.

Bersama Alex, sedikit demi sedikit ingatannya datang kembali melalui sekelabat bayangan. Dan seiring itu juga hatinya mulai terbiasa dengan perhatian dan keisengan Alex. Hingga suatu hari, ketika potongan ingatannya terkumpul semua, Regina sadar bahwa ada yang salah dengan Alex.

***

Sebuah kecelakaan membuat Regina melupakan sepenggal ingatannya. Ia tidak bisa mengingat kejadian terkait kecelakaannya. Namun entah mengapa hatinya terus mendorongnya untuk mengingat hal itu. Namun setiap kali ia berusah mengingat sesuatu, kepalanya akan terasa sangat sakit.

Kemudian suatu hari, tanpa sengaja Regina bertemu dengan Alex. Entah mengapa Alex membuatnya bisa menerima kehadiran pria itu. Padahal pada dasarnya Regina adalah orang yang sulit bersosialisasi.

Hingga suatu hari saat terbangun dari mimpinya ia ingat sebuah nama. Henry. Nama itu memberinya perasaan rindu dan sedih sekaligus. Namun ia masih sulit mengingat wajah dan berbagi hal tentang Henry.

Kemudian semakin banyak ia tahu tentang Henry, maka semakin Regina merasa bersalah atas kedekatannya dengan Alex. Tapi sesungguhnya siapa Henry?

Time for Love


“Rasanya sangat sakit, ketika setiap detak jantung kita masih mendenyutkan namanya. Ketika semua telah berubah kecuali kenangan yang kita punya, ketika satu – satunya yang kita miliki hanyalah kenangan.” (Hal. 81)

Penulis: Irin Sintriana
Penyunting: Fatimah Azzahrah
Desain sampul: Destyan
Penata Letak: Puput Novitasari
Pemeriksa Aksara: Tika Yuitaningrum
Penerbit: Media Pressindo
Cetakan: Pertama, 2014
Jumlah hal.: 216 halaman
ISBN: 978-979-911-497-6
“Mengapa kamu ada di sini?”
ulang Kay ketika Bella tak juga menjawab. Kay melihat Bella tersenyum, sesaat sebelum akhirnya ia mendengar gadis itu menjawab, “Karena aku tahu bagaimana rasanya kehilangan...”

***

Dia tidak mencintaimu. Itulah satu – satunya alasan sampai kamu bisa merasa kehilangan. Bukankah kamu sendiri yang bilang, selalu ada alasan di balik setiap kehilangan? Lalu kamu menertawakan kepahitanmu, seolah – olah yang kamu rasakan sulit terlipur.

Pernahkah membayangkan, orang yang mengaku mencintaimu, memintamu untuk jatuh cinta lagi? Asal kamu tahu, itu adalah hal tersulit, bahkan untuk sekedar dibayangkan. Padahal, aku tidak ingin jatuh cinta lagi dan aku tidak ingin kehilangan lagi.
Kehilangan, kemudian kembali menemukan. Kita berdua boleh
menyebutnya perjalanan....
***
“Semanis apa pun masa lalu, dia nggak punya tempat untukmu tinggal. Satu – satunya cara untuk bertahan adalah dengan terus melangkah maju. ...” (Hal. 82)
Pertemuan Bella dan Kay terjadi tanpa sengaja, saat Kay yang baru saja bekerja sebagai fotografer majalah Life and Art, salah satu majalah terkemuka di Sydney. Kay datang meliput pementasan balet dan Bella adalah pemeran utama pementasan tersebut.

Mereka sama – sama berasal dari Indonesia dan bahkan tinggal di apartemen yang sama akhirnya menjadi dekat. Apalagi saat Kay harus berpisah dengan tunangannya, sedangkan Bella harus belajar hidup tanpa Faldian. Faldian meninggal dalam sebuah kecelakaan. Dan ini membuat Bella merasakan kekosongan dalam hidupnya.

Kay dan Bella akhirnya jadi sahabat. Kehilangan yang  mereka alami membuat mereka merasa senasib. Hingga tanpa sadar hubungan mereka tidak lagi seperti hubungan persahabatan. Namun benarkah Bella sudah melupakan Faldian? Apakah Kay memang mencintai Bella? Apakah  mereka memang ditakdirkan untuk bersama sedang mereka belum dapat melupakan kehilangan mereka.

Selasa, 25 Agustus 2015

[NgeBookSip] Ngegosipin Cover Buku



Hai, Readers.
Siapa yang sering mengikuti obrolan tentang buku di akun twitter saya (@atriasartika) ?

Tahu donk ya kalau Sabtu lalu, 22 Agustus 2015 ada program #NgeBookSip. Program #NgeBookSip adalah sesi yang saya buka untuk ngobrolin berbagai hal terkait tentang buku di twitter. Ini untuk semakin membangkitkan gairah membaca. Sekaligus mencari lebih banyak teman yang suka membaca buku :D

Dalam #NgeBookSip yang lalu kita membahas tentang cover buku. Yup, ini karena saya penasaran tentang selera setiap pembaca. Ini karena tipe sampul pun beragam.

Nah, ada beberapa hal menarik yang muncul saat #NgeBooksip ini. Saya sampaikan dalam bentuk poin – poin saja ya:

Senin, 24 Agustus 2015

[Pengumuman Giveaway] Pemenang Firasat Ailee


 


Hai..hai..

Sudah siap untuk tahu siapa dua orang yang beruntung memenangkan novel “Firasat Ailee” karya Ariestanabirah terbitan nulisbuku.com ?

Nah, sebelumnya saya mau ngucapin terima kasih kepada Ariestanabirah atas bukunya dan sudah mau berbagi buku dengan Readers My Little Library. Sukses terus ya, mbak. Terus berkarya. Berharap bisa baca buku karya mbak lagi :)

Ok, sekarang langsung saja saya umumkan nama dua orang pemenang yang beruntung menjadi teman Ailee ;)

Selamat kepada:

Brink of Senses



“Ini bukan cinta. Cinta tidak menunggu. Cinta tidak menyiksa dirinya sendiri dan menunggu selama hampir setahun, dan tidak mendapat kabar apa – apa!” (Hal. 188)



Penulis: Mertha Sanjaya
Penyunting: Katrine Gabby Kusuma
Perancang sampul: Deborah Amadis Mawa
Penata Letak: Deborah Amadis Mawa
Penerbit: Ice Cube
Cetakan: Pertama, Agustus 2015
Jumlah hal.: vi + 254 halaman
ISBN: 978-979-91-0906-4

“Mengapa kau menari di sini?” tanya Kevin lantang. “Bukankah kau bisa menari di panggung dan dapat uang lebih banyak?”
“Aku tidak butuh uang. Aku hanya suka menari. Menari, menari, dan menunggu.”


Keputusan sang ayah untuk pindah ke New York membawa angin segar dalam kehidupan Kevin Huston. Di kota yang sibuk itu, dia bisa melupakan kenangan buruk akan ibunya dan bisa memulai hidup baru tanpa ada yang tahu riwayatnya sebagai mantan pasien di Pusat Rehabilitasi Mental Golden Sunshine (“Senyum, senyum, senyum karena kau ada di Golden Sunshine!”). 

Kevin berhasil menarik perhatian Carla Friday, gadis paling populer di sekolah dan dia bisa berteman dengan siapa pun yang dia mau. Siapa pun kecuali Scarlett Mendelshon, gadis penari yang ia temui di Battery Park. Berulang kali Kevin mencoba mendekati Scarlett, tapi gadis itu tidak menggubrisnya, seolah pikirannya berada di tempat lain. Tapi Kevin tidak mau menyerah. Karena ada sesuatu dari gadis itu yang mengingatkannya pada kondisinya dahulu.

***

Kehidupan Kevin berubah menjadi tragedi pada suatu malam. Ia pun harus melewatkan waktunya menjadi pasien di sebuah panti rehabilitasi mental. Setelah itu hidupnya tidak pernah sama lagi.

Hingga akhirnya ayahnya, Joseph Huston, memutuskan untuk memulai hidup baru di sebuah kota baru. Mereka pun pindah ke New York, meninggalkan Newport.

Kemudian dimulailah sebuah kisah baru dalam hidup Kevin saat tanpa sengaja ia melihat Scarlett yang sedang menari di Battery Park. Gadis itu menari dengan kostum yang sama setiap hari. Gaun merah. Ditemani sebuah radio hitam kecil yang mengalunkan musik klasik.

Tarian baletnya memukau banyak penonton. Tarian Sang Penanti.


Sayangnya, Scarlett tidak mudah didekati. Ada yang berbeda dalam diri gadis itu. Hingga kemudian tanpa Kevin sadari, ia pun jatuh cinta pada Scarlett. Sayangnya Scarlett terus berkata bahwa ia menunggu Henry. Scarlett sangat mencintai Henry. Dan ia menari untuk menunggu Henry pulang.

Di waktu yang sama Kevin tidak menyadari bahwa gadis paling populer di sekolahnya, Carla, terlihat tertarik padanya. Namun ternyata ada sesuatu yang dirahasiakan Carla dari Kevin dan ini ada hubungannya dengan Scarlett.
 
Bagaimana akhir kisah Kevin?

***

Saya cukup bersemangat mereview buku ini. Kenapa? Karena sekali lagi saya menemukan seorang penulis yang karyanya sangat enak dinikmati.

Novel ini adalah karya pertama Mertha Sanjaya, namun tulisannya tidak terasa sebagai penulis pemula. Tulisannya sangat mengalir dan enak dibaca. Dan jika saya disuguhkan novel ini tanpa informasi apapun tentang penulisnya, maka sejujurnya saya akan berpikir ini adalah sebuah karya terjemahan.

[Review + Giveaway] Time After Time






Penulis: Aditia Yudis
Editor: Nico Rosady & Jia Effendi
Penyelaras aksara: EnHa & Rayina
Desain Sampul: Ayu Widjaja
Penata letak: Erina Puspitasari
Penyelaras tata letak: Putra Julianto
Penerbit: GagasMedia
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal.: viii + 280 halaman
ISBN: 979-780-789-4
Waktu bisa saja mengelabuimu.
Mengambil yang kau inginkan. Menjauhkan yang kau impikan.
Memberi yang tak pernah kau harapkan.
Mendatangkan seseorang yang nyaris tak kau duga.
***
Lewat sebuah paket misterius, pintu masa lalu terbuka.
Kau tiba – tiba saja diberi kesempatan menelusuri rahasia.

Akankah kau mengambil kesempatan
yang mungkin hanya ada dalam dongeng belaka?

Lasja yang masih berkabung atas kematian ayahnya
memutuskan mengambil kesempatan itu.
Ada kenangan indah bersama sang Ayah yang ingin ia ulang.
Ada rahasia tentang Ibu yang ingin ia ketahui kebenarannya.

Namun, ada kalanya, masa lalu memang seharusnya dibiarkan menjadi masa lalu.
Perjalanan waktu itu seharusnya tak pernah terjadi.
Untuk apa jika hanya membuatnya kehilangan lagi?

Ketika kehilangan satu hal, kau akan mendapatkan hal lain yang lebih berarti.
Lasja pernah percaya akan hal itu.
Tetapi, tidak kali ini, ketika tidak hanya cinta,
masa lalu pun ternyata mengkhianatinya.

Ia hanya ingin kembali, bagaimanapun caranya.
Akankah waktu mampu membawa gadis itu kembali,
juga membuatnya jatuh cinta sekali lagi?

***

Lasja yang baru saja kehilangan sang ayah merasakan kekosongan dalam hidupnya. Selain itu, ada satu pertanyaan yang sudah lama bergelayut di hatinya dan hanya bisa dijawab oleh sang ayah. Ia mulai merasa ada yang aneh dalam penuturan sang ayah tentang ibunya. Namun dengan meninggalnya lelaki yang sejak kecil menjaganya tersebut, maka pertanyaan itu akan terkubur selamanya.

Hingga mendadak seorang perempuan menghubunginya dan mengirimkan sebuah paket misterius padanya. Paket yang berisi sebuah kompas antik. Awalnya Lasja tidak mengerti, apa manfaat kompas tersebut. Hingga suatu hari, tanpa sengaja kompas tersebut membawa Lasja ke masa lalu.

Sayangnya, setibanya di sana Lasja malah kehilangan kompas itu. Lasja pun terjebak di masa lalu. Di masa saat orang tuanya masih bersama. Maka tidak salah jika Lasja mencoba mengenal ibu yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Sekaligus mencari tahu dan jika perlu mencegah ibunya pergi dari kehidupan ia dan ayahnya.

Namun ternyata itu tidak semudah yang ia pikir. Ia malah harus menanggung kebencian dan rasa bersalah karenanya. Selain itu, bisakah Lasja kembali ke masa depan?

Jumat, 21 Agustus 2015

The Espressologist




Penulis: Kristina Springer
Penerjemah: I Gusti Nyoman Ayu Sukerti
Penyunting: Rina Wulandari
Penyelaras aksara: Ananta
Penata aksara: Dini Handayani
Desainer sampul: iggrafix
Penerbit: Noura Books
Cetakan: I, Januari 2012
Jumlah hal.: 302 halaman
ISBN: 978-602-9225-26-6

Aku Jane Turner, seorang barista. Sekarang aku lebih dikenal sebagai Espressologist – orang yang bisa menjodohkan orang lain sesuai dengan kopi favorit mereka. Semua orang di kota membicarakanku, mereka yang belum punya pasangan datang padaku, dan tiga host TV ternama mewawancariku. Keren, kan?

Semua orang yang datang padaku akan segera mendapatkan pasangan. Aku jamin 100%.
Lalu bagaimana denganku? Apa aku sudah punya pasangan?

Sayangnya, beum. Tapi, setidaknya sekarang aku sudah menemukan targetku – cowok keren dan baik hati yang jadi pelanggan nomor satuku. Yah, walaupun kopinya bukan jodoh kopiku, kurasa aku bisa melakukan sedikit penyesuaian dengan kopi favoritku. Rencanaku ini pasti berhasil. Dan kuharap keberuntungan biji kopi berpihak padaku.

***

Menjadi barista adalah pelarian bagi Jane Turner. Ia bekerja di Wired Jo’s demi mengumpulkan dana untuk kuliahnya. Selain itu, ia merasa bahwa ia tidak perlu lagi datang ke sekolah. Itulah kenapa ia melakoni pekerjaan sebagai barista. Namun ia pun mulai merasa bosan dengan pekerjaannya. Sehingga untuk mengisi kebosanan, ia membuat catatan tentang menu kopi di tempatnya bekerja dengan karakter para pelanggannya.

Rabu, 19 Agustus 2015

[Opini Bareng] Amanat Cerita? Penting Banget!!



sumber gambar: di sini
“Apa amanat cerita tersebut?” Hm..sudah lama tidak membaca pertanyaan seperti ini. Terakhir kayaknya saat duduk di bangku SMA.

Pertanyaan ini secara eksplisit disampaikan dalam pelajaran bahasa Indonesia. Kemudian saat jawabannya pilihan ganda, maka mumet-lah saya. Karena diminta memilih yang paling tepat padalah 2 dari 4 opsi jawaban saya nilai tepat. Ha..ha.. sila abaikan curhatan yang terlambat ini.

Jika ada yang bertanya tentang nilai amanat dalam sebuah cerita, maka saya ingat, saya sering berkata bahwa saya adalah pembaca moralis. Ya..ya.. sok punya moral baik. Ya kalaupun gak punya paling nggak saya berusaha. He..he..

Ini karena nilai moral dari sebuah cerita sangat penting. Rasanya nilai sebuah buku itu menjadi flat jika hanya berkisah tentang percintaan kemudian tokohnya yang notabene masih remaja digambarkan sangat mellow. Bagi saya, itulah akan memberi impact buruk untuk pembacanya.

Selasa, 18 Agustus 2015

Lovefool




Penulis: Petronela Putri & R. Kurniadi
Penyunting: Adi Prasetya
Penata Letak: Puput Novitasari
Desain Cover: Sugeng DT
Proofreader: Tika Yuitaningrum
Penerbit: Media Pressindo
Cetakan: Pertama, 2013
Jumlah hal.: 180 halaman
ISBN: 978-979-911-224-8

Sephia hanya iseng saat mengabadikan momen perpisahan Mike dan Gabby. Ia tidak mengira Mike akan senekad itu demi mengenal dirinya. Sejak itu Sephia dan Mike melalui hari – hari mereka dengan kebersamaan, tanpa menyadari Gabby akan kembali dengan membawa dendam yang tersulut oleh api cemburu.

Konflik tiga hati yang semakin memanas ini akhirnya merenggut nyawa adik Gabby dan kakak Sephia. Lantas masih pantaskah mereka mempertahankan perasaan masing – masing atas dasar cinta?

***

Menggunakan sudut pandang orang pertama dari dua tokoh berbeda dengan jenis kelamin berbeda menyuguhkan sudut pandang yang lebih lengkap sekaligus mengeksplorasi emosi setiap tokoh utama.

Dengan nama tokoh utama Sephia dan novel dibuka dengan potongan lirik lagu Sephia milik Sheila on 7 membuat ide dasar cerita bisa diduga. Yup, membahas tentang pihak ketiga.

Senin, 17 Agustus 2015

Show Your Work!

24180669

 Penulis: Austin Kleon
Penerjemah: Rini Nurul Badariah
Penyunting: HP Melati
Penyelaras akhir: Putri Rosdiana
Penata aksara: Isti
Desain sampul: Hedotz Kliwon
Penerbit: Noura Books (PT Mizan Publika)
Cetakan ke-1, November 2014
Jumlah hal. 215 halaman
ISBN: 978-602-1306-67-3
“Timeless. Kapan pun mau, pembaca selalu bisa mendapatkan ide segar dan inspirasi dari buku ini.” – Library Journal

Kata Edgar Allan Poe, sebagian besar penulis takut jika proses berkaryanya diketahui orang lain. Sementara itu, Pablo Picasso kerap membuat orang yang berkomunikasi dengannya justru kehilangan energi dan motivasi berkarya. Ya, keduanya memang maestro legendaris, tapi sekarang bukan saatnya lagi berkarya ala mereka. Bukan juga zamannya Mozart sang genius musik. Ini eranya kamu. Siapa pun kamu, bisa berkarya!

Lalu, apa kuncinya?

Tunjukkan saja. Di zaman keterbukaan ini, semua orang punya kesempatan sama untuk jadi hebat. Jangan sembunyikan proses kratifmu. Undang orang – orang untuk melihatnya. Jangan khawatir kritik, karena itu bahan pelajaran buatmu. Ide yang menurutmu tidak menarik, siapa tahu luar biasa bagi orang lain. Lebih dari itu, karyamu juga bisa menginspirasi orang lain.
Jadi, tunggu apa lagi? Tak perlu ragu atau malu. Berbagi karya membuatmu kaya!

“... Semakin banyak kamu memberi, semakin banyak yang kembali padamu.” – Paul Arden

***

Buku Show Your Work! yang saya baca ini adalah edisi terjemahan dari buku dengan judul yang sama yang terbit di USA. Buku yang ditulis oleh Austin Kleon ini sangat inspiratif dengan isi yang ringkas dan tampilan yang menarik.

Ada 10 chapter pembahasan dalam buku ini yang semuanya membahas tentang berbagi proses kreatif dengan orang lain. Menurutnya, dengan zaman di mana teknologi informasi membuat pertukaran informasi berlangsung sangat cepat, maka setiap orang yang bekerja di industri kreatif sebaiknya membagi proses kreatifnya. Ini bisa menjadi salah satu sarana promosi yang efektif. Ini karena orang yang menemukan apa yang disuguhkan akan membuat orang merasa dekat dengan karya tersebut dan tertarik menikmati atau memilikinya.

[Review + Giveaway] Firasat Ailee




Firasat Ailee
Penulis: Ariestanabirah
Desain sampul: Ariestanabirah
Penerbit: Nulisbuku.com
Cetakan: 2015
Jumlah hal.: 244 halaman
ISBN: -

“Jika mimpi gigi patah itu artinya bakal ada yang meninggal.”
“Kalau mimpi rumah ramai, ada yang akan meninggal.”
Kata siapa mimpi itu hanya bunga tidur?

Ailee, cucu pertama keluarga Tristan melihat mimpi – mimpi yang berujung pada kematian orang – orang di sekelilingnya, belum lagi rumor tentang kutukan yang menimpa dirinya dan keluarga Tristan. Gadis tertutup itu bahkan tidak mau keluar dari kamar sejak orang tuanya meninggal. Sampai suatu hari. Abizar berhasil membawanya ke sekolah dan mimpi – mimpi Ailee semakin memburuk.

***

Cerita yang ditulis oleh Ariestanabirah  ini memiliki cerita yang menarik. Dengan mengambil sudut pandang orang ketiga, penulis menuturkan kehidupan tokoh utamanya, Ailee, yang sejak kecil dikucilkan karena rumor tentang keluarganya dan juga tentang dirinya.

Keluarga besar Ailee yakni keluarga Tristan dikenal sebagai keluarga yang menjalankan ilmu sesat. Masyarakat kemudian menunjuk Ailee, cucu pertama mereka, sebagai pembawa sial. Mereka percaya bahwa siapa pun yang berkomunikasi dengan Ailee akan tertimpa sial atau terkena musibah. Seorang teman SD Aliee  ada yang meninggal setelah mengajak Ailee bicara. Orang tua Ailee lantas menyalahkan Ailee atas kematian anak itu.

Itu membuat Ailee kian dipojokkan dan dikucilkan. Hingga akhirnya Ailee sekeluarga pun pindah ke Jepang.
Cerita pun dimulai dengan setting waktu saat Ailee pindah kembali ke Indonesia. Sayangnya, tepat sebelum ia masuk sekolah di Indonesia, orang tua Ailee meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat. Ailee menyalahkan dirinya. Sebab ia sudah mendapatkan mimpi yang memberinya pertanda tentang musibah tersebut. Namun ia masih tidak mampu mencegahnya. Ini membuatnya mengurung diri.

Hingga akhirnya muncul Abizar dalam hidupnya. Abizar membuat Ailee mau mencoba membuka dirinya. Ia pun berkenalan dengan Rea, Vivi, Kahfi, dan teman – teman XII IPA 2. Namun ternyata satu persatu orang di sekitarnya meninggal dunia. Semua orang kembali melihat Ailee sebagai penyebabnya. Kutukan yang melingkupi Ailee yang membuat orang yang mengenalnya mendapat malapetaka.

Apa hubungan mimpi – mimpi Ailee dengan semua kejadian meninggalnya orang – orang di sekitarnya. Apakah benar Ailee adalah penyebabnya?

Rabu, 12 Agustus 2015

Love Dust




Penulis: Zhie Yhezy
Penerbit:Zhiedara Iyagiton
Desain Sampul: Nuzula Fildzah
Diterbitkan melalui: Diandra Creative

Ji Won pernah merasakan pahitnya cinta, hubungan yang telah lama ia bangun selama 5 tahun seakan tidak memiliki arti apa – apa... tapi itu tidak membuat Ji Won mampu melupakannya, karena untuk membencinya pun ia tidak bisa.

Jae Hyun memiliki aktivitas yang padat sebagai aktor dan penyanyi solo yang sangat terkenal di Korea, ia tidak pernah memiliki kisah cinta sebelumnya dan hanya fokus untuk mengembangkan karir keaktrisannya.

Lalu takdir mempertemukan mereka, pertemuan yang awalnya seperti mimpi buruk bagi Ji Won...tapi semua itu berubah, di saat ia harus kehilangan ibunya dan Jae Hyun lah yang selalu berada di sampingnya. Ji Won sendirian setelah kepergian ibunya, ia kesepian... dan akhirnya, Jae Hyun mengajak Ji Won untuk ikut bersamanya.

So...akankah Ji Won menerima ajakan Jae Hyun? Akankah semua baik saja? Di saat paparazzi kemudian memergoki dan menjadikannya berita? Lalu ditambah pertemuannya kembali dengan seseorang yang tidak pernah terlupakan dan selalu berada di hatinya? Ji Won selalu dihadapkan pada pilihan...dan pilihan itu bukanlah sesuatu yang mudah, kan?

***

Kehidupan Ji Won yang damai meski menyimpan hati yang patah jadi berbeda sejak kedatangan Jae Hyun. Lelaki itu kemudian dengan seenaknya mempermainkan Ji Won. Ini karena tanpa sengaja Jae Hyun menemukan benda milik Ji Won yang sangat berharga. Benda yang sempat terjatuh dan sempat membuat Ji Won panik. Jae Hyun yang awalnya kesal pada Ji Won karena tidak mengenalinya yang merupakan artis terkenal, akhirnya menganggap kehadiran Ji Won sebagai hal yang membuat hidupnya semakin menyenangkan.

Namun, pertemuan yang buruk tidak berarti bahwa orang yang kita temui memang buruk. Ji Won kemudian menemukan bahwa Jae Hyun adalah laki – laki yang baik. Bahkan Jae Hyun membantu Ji Won menghadapi rasa kehilangannya saat sang ibu meninggal. Jae Hyun pula yang membantu Ji Won dengan memberikannya tempat tinggal dan pekerjaan karena tidak ingin Ji Won tinggal sendirian di desanya.

Saat akhirnya Ji Won tinggal di Seoul bersama Jae Hyun, Hae Kyung muncul kembali. Hae Kyung adalah laki – laki pertama yang dicintai Ji Won sekaligus orang pertama yang membuatnya patah hati. Hae Kyung memutuskan Ji Won saat laki – laki itu mulai merintis karier-nya di dunia hiburan.

Dan kini hubungan Ji Won, Jae Hyun, dan Hae Kyung semakin rumit dan memaksa Ji Won membuat pilihan. Siapakah yang akan dipilih Ji Won?