Jumat, 27 Februari 2015

Giveaway #CrazyLove 2015




Memiliki hubungan percintaan yang manis dan bahagia? Siapa sih yang tidak  mau? Kalau boleh request khusus sama Tuhan, kita pasti bakalan minta diberi jodoh yang baik, penyayang, ganteng/ cantik, setia, pengertian, penyabar, dan mapan. Wah kalau ada yang seperti itu, saya juga mau satu donk *glek..diplototin calon suami*

Tapi ternyata menemukan pasangan yang tepat ini tidak mudah. Banyak orang yang harus mengalami jatuh bangun dalam hubungan percintaanya. Saya juga, mungkin kamu juga. Mungkin ada yang jatuh cinta namu tidak bersambut, mungkin ada yang menjalin kasih dengan jarak yang menjadi pemisahnya, atau ada yang tidak kunjung bisa melupakan satu sosok di masa lalunya. Berbagai liku inilah yang coba dirangkum oleh Bentang Belia dalam seri #CrazyLove yang diterbitkannya sejak tahun 2013 lalu.

Ada 5 buku dalam seri ini dengan masing-masing tema yang berbeda
- Mantan
- LDR
- Move On
- Stalking
- PHP

Semua tema tersebut pun menjadi judul buku seri #CrazyLove tersebut. Dua judul terakhir terbit di bulan Februari 2015 ini.

Nah, bagi pengunjung tetap My Little Library pasti sudah tahu donk ya kalau sebelumnya sudah pernah diadakan Giveaway yang berhadiah buku seri #CrazyLove. Saat itu saya berkolaborasi dengan salah satu penulis Bentang Belia. Yakni Dy Lunaly. (Baca: Oktober Ceria Bersama Dy Lunaly)

Sekarang, My Little Library akan mengadakan Giveaway #CrazyLove 2015. Kali ini berhadiah seri #CrazyLove terbaru yakni Stalking dan PHP. Hadiah tersebut disponsori langsung oleh penerbit Bentang Pustaka. Jadi, akan ada dua orang yang beruntung yang akan ikut merayakan kegilaan cinta bersama My Little Library dan Bentang Pustaka. 

Kamu ingin menjadi salah satu dari dua orang yang beruntung itu? Caranya mudah. Ikuti langkah-langkah ini saja:
1. Follow akun twitter @BentangPustaka @AtriaSartika
2. Baca review seri #CrazyLove dan tinggalkan komentar di sana. Berikut review seri #CrazyLove di blog ini:

3. Jawab pertanyaan ini di kolom komentar
“Dari 5 tema #CrazyLove ini mana yang pernah kamu alami. Dan coba ceritakan pengalaman kamu itu”
Jangan lupa sertakan data diri kamu berupa nama, akun twitter, dan email kamu ya (^_^)v

4.Sebarkan info GA ini menggunakan hastag #GACL2015 dan mention @BentangPustaka @atriasartika

5. Giveaway ini akan berlangsung sejak tanggal 27 Februari – 12 Maret 2015 

6. Pemenang akan dipilih berdasarkan jawaban yang paling menarik.

7. Pengumuman pemenang akan dilakukan paling lambat 3 hari setelah giveaway berakhir.

8. Jika ada yang ingin ditanyakan tentang giveaway ini silakan menghubungi saya via twitter @AtriaSartika atau via email di anora.widad@gmail.com
 
Mudahkan? Yuk ikut rayakan cinta bersama seri #CrazyLove dari Bentang Pustaka ;)

Minggu, 22 Februari 2015

A Miracle of Touch



A Miracle of Touch
Penulis: Riawani Elyta
Editor: Yuliyono
Desain sampul dan isi: Marcel A.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2013
Jumlah hal.: 240 halaman
ISBN: 978-979-22-9949-6

***
Novel ini bercerita tentang kehidupan Talitha di Singapura. Hidup jauh dari rumah demi memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga. Sayangnya, kini pekerjaannya terancam akibat kontrak kerjanya yang tidak akan diperpanjang. Itu berarti dia harus kembali ke Indonesia. Tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan. Ini membuat Talitha kalut.

Hingga akhirnya Talitha pun mendapatkan jalan keluar yang sebenarnya absurd. Namun karena tidak punya pilihan lain, akhirnya dilakukan juga oleh Talitha. Jalan keluar agar tidak diusir dari Singapura. Agar masa tinggalnya di Singapura bisa diperpanjang. Jalan keluar yang dianggap mudah namun ternyata menjalaninya tidak semudah yang Talitha bayangkan. Menikah.

Stand by Me



“.... Sekuat-kuatnya cewek tetap saja ada kalanya mereka butuh perlindungan cowok. Butuh ditenangkan. Dikasih rasa aman. ...”(Hal. 156 – 157)


22707523
Penulis: Indah Hanaco
Editor: Afrianty P. Pardede
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: Pertama, 2014
Jumlah hal.: viii + 330 halaman
ISBN: 978-602-02-4576-8

Selama bertahun-tahun, Ralph menyaksikan bagaimana Mya tumbuh menjadi gadis kepala batu dan cenderung judes. Selama itu pula hubungan mereka tetap berada pada dua sisi yang berpunggungan. Hingga suatu malam Mya yang patah hati bersumpah akan menikahi teman kakaknya. Tentu saja yang dimaksud bukan Ralph, karena hati Mya sudah terlanjur takluk pada pesona Chris. Tapi, cinta tetaplah salah satu misteri terbesar semesta. Hingga suatu ketika Mya menyadari bahwa hatinya kini menghendaki sosok lain untuk menjadi tempat penitipan abadinya. Ralph.

Namun, masa lalu Ralph dengan sederet panjang pada mantan, tidak mudah diabaikan. Belum lagi perbedaan usia yang terentang jauh di antara keduanya. Juga keraguan yang kerap menyudutkan Ralph dan Mya ke tempat asing.

Namun keduanya kian menyadari bahwa perasaan istimewa sudah membenamkan mereka terlalu jauh. Nyaris tida ada kesempatan untuk membebaskan diri tanpa tersakiti. Pertanyaannya, cukupkah cinta mereka menjawab semua rintangan yang siap melukai?

***

Novel Stand by Me bercerita tentang kehidupan Mya. Hubungan Mya dengan abangnya, Nicolas. Serta hubungan Mya dengan ketiga sahabat abangnya: Joe, Chris dan Ralph.

Suatu hari hubungan mereka menjadi rumit karena Mya menyukai Chris. Padahal usia mereka terpaut sepuluh tahun. Mya pun bingung dengan perasaannya yang tumbuh untuk Chris. Posisi Chris sebagai sahabat Nicolas pun membuat Mya makin bingung. Namun ahirnya, suatu hari Mya pun memberanikan diri untuk menyampaikan perasaannya pada Chris. Sayangnya Chris hanya menggapnya bercandan dan menolak Mya. Ini membuat Mya patah hati untuk yang pertama kalinya.

Confession



“Kadang kita harus melakukan sesuatu meskipun enggan, membiarkan semuanya mengalir meski menyakitkan, melupakan sakit hati meski perihnya membuatmu hampir mati. Ada yang tersembunyi dan tidak ditunjukkan takdir dalam perjalanan, tapi akan terlihat ketika kita telah sampai di tujuan.” (Hal. 250)

21487346
Penulis: Fakhrisina Rovieq
Penyunting: Nilam Sari
Perancang sampul: Teguh Tri Erdyan
Penata Letak Isi: Teguh Tri Erdyan
Penerbit: Ice Cube
Cetakan: Pertama, Maret 2014
Jumlah hal.: vii + 270 halaman
ISBN: 978-979-91-0698-8
"Kak… terima kasih sebelumnya. Tapi… saya gak akan pingsan kalau hanya berdiri dan dijemur di bawah matahari terik," jawabku jujur.

"Oh ya? Ya sudah, cepat habisin makanannya, saya antar kamu kembali ke barisan," serumu sambil memalingkan wajah yang mulai memerah.

Alan Abimanyu. Senior kutu buku yang jenius dan cakep. Aku dan beratus siswa perempuan di sekolah ini langsung jatuh hati ketika pertama kali melihatmu. Tapi, aku sedikit lebih beruntung karena kita punya kenangan manis sewaktu MOS. Selain itu, kamu mirip dengan teman masa kecilku, Abi Gendut. Tapi tidak mungkin, umur kita kan beda 2 tahun.

Lagian Abi yang kukenal itu anaknya lamban, gendut, tapi suka banget tertawa. Beda dengan kamu yang cakep, pintar, dan punya senyum dengan lesung di pipi kirimu. Well, yang terakhir itu sebenarnya kamu sama dengan Abi.

Tanpa bisa dicegah, aku mulai membandingkan dirimu dengan Abi. Mencari-cari kesamaan dan perbedaan kalian. Sampai akhirnya, dirimu selalu ada di pikiranku.

Sampai akhirnya, setiap melihatmu jantungku berdebar lebih kencang. Sampai akhirnya sebuah kenyataan membuatku tak bisa lagi menggapaimu.
***

“Kadang sesuatu yang sebelumnya pernah dilalui menjadi tidak terasa lagi ketika diulangi.” (Hal. 21)

Prolog dibuka dengan setting tempat dan suasana di sebuah farewell party. Seorang remaja perempuan tengah kalut mencari satu sosok. Hingga akhirnya ia bertemu dengan orang tersebut dan dengan gugup menyerahkan setumpuk surat.

Sabtu, 21 Februari 2015

Love Lock


“Mungkin, dalam satu periode kehidupan seseorang, hanya akan ada satu orang yang tetap tersimpan di sudut hati, sekalipun perasaan itu tersimpan di bagian sudut hati yang paling dalam dan gelap.” (Hal. 281)
22084966
Penulis: Pia Devina
Editor: Mita M Supardi
Proofreader: Christian Siamamora
Penata Letak: Gita Ramayudha
Desain Cover: Ardyana Putri
Ilustrasi Isi: Ria Rizki Azib
Penerbit: Gagas Media
Cetakan: Pertama, 2014
Jumlah hal.: vi + 298 halaman
ISBN: 979-780-714-2
Jika namamu dan namanya tertulis di gembok itu, kau dan dia akan menjadi pasangan abadi. Begitu yang mitos itu katakan, bukan?
***
“Apa semua orang yang menuliskan nama mereka dan pasangan mereka di sini, mengalami hidup yang namanya happily ever after dan hubungan yang tak terpisahkan?”

Seandainya mitos itu sungguh ada. Dan, seandainya mitos itu berbaik hati untuk mengikat kisah kita.

Namun…, mengapa orang yang kucintai itu harus kau?
Aku tahu, dan kau pun jelas tahu. Kita hanya akan terluka dengan apa yang kita miliki.
—Rhinea
***
Jangan pernah tanya, kenapa aku bisa mencintaimu. Karena bila hati bisa memilih, aku tentu akan memilih orang lain untuk kucintai. Bukan kau.

Mungkin, takdir sedang mempermainkan kita? Atau, justru masa lalu memang ingin menyergap langkah kita?
—Mario
***
“Mungkin, banyak dari cerita cinta yang berakhir perih karena dibayang-bayangi oleh kisah dari masa lalu.” (Hal. 59)
Novel ini bercerita tentang kehidupan Rhinea yang pergi menjenguk ibunya di Jerman untuk mengobati luka hatinya. Harus merelakan tunangannya yang ternyata mencintai perempuan lain jelas bukan hal yang mudah. Itulah kenapa ia butuh ruang. Butuh hal-hal lain untuk dipikirkan dan dikerjakan.

Jumat, 20 Februari 2015

PHP #CrazyLove



“Waktu lo tuh berharga, La. Jangan Lo sia-siain buat nungguin orang yang nggak bisa kasih lo harapan. Harapan itu ada bukan buat bikin lo jatuh lebih dalam. Harapan itu ada buat bikin lo maju.” (Hal. 46)


Penulis: Clara Canceriana, Dila Maretihaqsari, Kyria, Ardelia Karisa
Penyunting: Starin Sani
Perancang & ilustrasi sampul: Nocturvis
Ilustrasi isi: Himawan S
Pemeriksa aksara: Tiasty Ifandarin
Penata aksara: gabriel_sih
Penerbit: Bentang Belia (PT Bentang Pustaka)
Cetakan: Pertama, Februari 2015
Jumlah hal.: vi + 210 halaman
ISBN: 978-602-1383-09-4
Gejala Korban PHP
·         Bibir kram karena nggak bisa berhenti senyum saat dipanggil “sayang”.
·         Perut mulas kalau kirim pesan ke dia nggak dibalas-balas.
·         Mendadak sesak napas kalau lihat dia jalan sama cewek atau cowok lain.
·         Mulai berhalusinasi tentang pertanyaan “Kapan kamu nembak aku?”
·         Banjir air mata dan keringat dingin begitu dengar kabar bahwa dia udah jadian dengan orang lain.

Apakah kamu pernah ngalamin gejala di atas? Mungkin kamu lelah. Jadi korban PHP mungkin nggak enak. Ren, Kisa, Niar dan Karma sudah membuktikan sendiri cerita PHP mereka. Jatuh bangun mengejar harapan yang ternyata menjatuhkan. Sudah berkorban macam-macam, tapi imbalannya nggak sesuai dengan angan-angan. Apa benar semua kisah PHP selalu berakhir tragis?
***

“... kisah ini bukan cuma milik dia seorang karena kisah ini nggak akan pernah ada tanpa kehadiran cewek itu. jadi, harapannya sederhana, dia nggak mau cewek itu ngelupain dia. Sesimple itu memang. Tapi dalam cinta, hal sesimple apa pun akan tetap jadi sangat berarti.” (Hal. 2)

Satu lagi seri #CrazyLove terbitan Bentang Pustaka yang terbit di bulan Februari 2015. Kali ini judulnya PHP a.k.a Pemberi Harapan Palsu. Ha..ha.. Seri #CrazyLove ini memang tematik dengan pilihannya yang nyelekit. Pengalaman yang berhubungan dengan PHP tentu beragam. Ada yang menjad korban dan ada juga yang menjadi tersangkanya.

Itu sebabnya, empat kisah di dalam buku ini pun mengangkat berbagai sudut pandang tentang PHP.

Minggu, 15 Februari 2015

Stalking #CrazyLove



“Aku selalu percaya setiap orang hanya diberikan satu kesempatan dalam hidupnya, termasuk kesempatan mengenal cinta. Aku pernah mendapatkan kesempatan dan aku menghancurkannya.” (Hal. 188)


Penulis: Elsa Puspita, Donna Widjajanto, Gianti Pradipta, Dy Lunaly
Penyunting: Starin Sani
Perancang & Ilustrasi Sampul: Nocturvis
Ilustrasi isi: Himawan S
Pemeriksa aksara: Mia & Ifah Nurjany
Penata aksara: gabriel_sih
Penerbit: Bentang Belia (PT Bentang Pustaka)
Cetakan: Pertama, Februari 2015
Jumlah hal.: vi + 198 halaman
ISBN: 978-602-1383-10-0

Aku cuma bisa geleng-geleng kepala begitu tahu cerita teman-temanku yang gila stalking. Bisa banget, ya, mereka sampai kayak gitu? Aku? Ih, nggak pernaaah. Ada juga aku yang di-stalk gebetan :p

Kalau stalking di zaman smartphone, sih, gampang. Tinggal ketik nama target di media sosial, dan voila! Tapi, gara-gara itu Rieva sampai kena kasus di sekolah akibat hobi stalking-nya via medsos. Atau Brianna yang rela jadi mata-mata demi balikan sama mantan. Seru sih, tapi sereeem.

Beda lagi dengan cerita Kinan dan Chia yang terlahir jauuuh sebelum generasi kita. Belum ada smartphone, medsos juga belum booming. Pakai pos? Atau jangan-jangan burung merpati? Nyatanya nggak jadi penghalang, tuh, bagi mereka! Meskipun menurutku itu freak! Mungkin kamu mau coba cara klasik mereka untuk stalking gebetanmu?
***

 “ABG labil atau bukan, cinta pertama tetap punya tempat sendiri, kok. ...” (Hal. 3)

Stalking adalah seri terbaru #CrazyLove terbitan Bentang Pustaka. Sudah ada 3 seri lain yang telah diterbitkan sebelumnya yaitu LDR, Mantan, dan Move-On. Dan seperti seri #CrazyLove sebelumnya, buku ini pun berisi kumpulan cerita karya penulis-penulis Bentang Pustaka.

Cerita dibuka oleh Elsa Puspita dengan karyanya yang berjudul Ace Heart. Dengan mengambil alur flashback, penulis membangun kisah tentang percintaan Chia. Latar waktu dimulai di tahun 2014 dan kemudian pembaca diajak mundur ke tahun 2001 saat smartphone dan medsos belum jadi bagian dari keseharian. Saat itu, diceritakan perjuangan Chia sebagai seorang stalker. Ternyata berat ya. Ha..ha.. Bayangkan demi mendengar suara Kamal, gebetannya yang kepiawaiannya main sulap bikin Chia klepek-klepek, Chia harus berkutat dengan buku kuning tebal. Yup Yellow Pages. Ada yang kenal?? Ha..ha.. udah banyak yang gak ngeh sama keberadaan benda satu ini ya.

Satu hal yang menarik dari kisah Chia ini adalah pilihannya menjadi stalker tenyata berujung pada kedekatannya dengan Kamal. Jadi sebenarnya nge-stalking orang itu baik atau nggak sih?? :D
 “Saya serius. Cewek agresif itu tipe yang malesin banget, tahu gak?” ( hal. 20)

[Interview & Giveaway] Wawancara dengan Penulis Interval: Nay Sharaya



Hai, pengunjung My Little Library. Setelah beberapa waktu blog ini tidak mengadakan wawancara penulis dan giveaway, kali ini My Little Library dapat kesempatan untuk ngobrol dengan Nay Sharaya atau akrab disapa dengan Mbak Nay. Sebenarnya berharap Dion Sagirang juga bisa ikutan, sayangnya Mas Dion lagi sibuk KKN.

Nah, sudah pada tahu dong kalau Mbak Nay dan Mas Dion ini adalah penulis Interval. Interval adalah salah satu novel baru terbitan Grasindo. Tema yang diangkat di Interval cukup menarik lho. Untuk tahu lebih banyak tentang buku ini, bisa intip reviewnya di ReviewInterval.
24462921
cover Interval
Nah, biar saya gak semakin cerewet, langsung aja simak wawancara saya dengan Mbak Nay.

Terima kasih untuk kesempatan wawancaranya ya (^_^) Saya mau mengajukan beberapa pertanyaan nih. Boleh ya. Boleh donk pasti. *pe-de*
Sejak kapan Mbak Nay jadi penulis? Ceritain donk gimana bisa terjun jadi penulis?
Sejak kecil aku memang sering banget bikin dongeng buat kakakku. Waktu SD pertama kali baca majalah Annida dan tertarik banget dengan cerpen cerpen di dalamnya. Aku baru tahu kalau ternyata banyak jenis cerita yang menarik. Akhirnya menulis cerpen pertama kelas I SMP dan berani ngirim cerpen ke majalah kelas III SMP. Nasibnya nggak tahu sih sampai sekarang.

Sebelum project buku duet ini, Mbak Nay & Mas Dion udah kenal belum?
Udah kenal sebelumnya, pernah ada semacam proyek dari sebuah penerbit yang kebetulan melibatkan kami di dalamnya. Tapi waktu itu belum kepikiran kalau kami bakal nulis novel duet.

Sejak kapan Interval ini dikerjakan?

Jumat, 13 Februari 2015

[Curhat Atria] Berkreasi dengan Kalender 2014 Blogger Buku Indonesia (BBI)



Bagi seorang jomblo..ups..salah..maksud saya sebagai seorang yang menggemari buku, salah satu barang yang paling sering dicari adalah pembatas buku. Soalnya pasti rasanya gak tega kalau harus membiarkan ujung buku terlipat meski pun sedikit hanya demi menandai bacaan. Maka wajar bagi sejumlah orang termasuk saya pribadi, salah satu benda yang cukup sering hilang adalah pembatas buku. Entah tertinggal di meja kafe, atau saat tanpa sengaja pembatas buku tersebut jatuh tanpa disadari.
Nah, ide menjadikan kalender BBI menjadi pembatas buku muncul saat melihat tampilan kalender 2015 yang lucu.
 
Kalender BBI 2015
Lihat saja kalender untuk bulan Februarinya bikin gemas dengan quote tentang buku yang menarik. Langsung mikir, “Ah, ini bagus nih digunting buat jadi pembatas buku.” Tahu-tahu langsung ingat kalender BBI 2014. Dan pas aku tengok, ternyata banyak bagiannya yang menarik untuk dijadikan pembatas buku (^_^)v


Kalender meja ini, bahannya cukup tebal, sehingga cukup cocok dijadikan pembatas buku. Nah, untuk yang punya kalender yang serupa (baca: BBIers), cukup menyediakan alat-alat ini:

Jomblo: Prinsip atau Nasib (plus info Giveaway)





“Haruskah cinta dihindari? Tidak. Karena cinta adalah fitrah setiap manusia.” (hal. 34)
http://photos-e.ak.instagram.com/hphotos-ak-xaf1/t51.2885-15/10963920_344405309100364_394022002_n.jpg
Penulis: Riawani Elyta, Ade Anita, Afin Yulia, dkk
Penyunting bahasa dan penyelaras akhir: Ayu Wulandari
Penata letak: Bagus Muhammad Ma’ruf
Desain Sampul: Naafi Nur Rohma
Penerbit: Indiva
Cetakan: Pertama, Rabiul Akhir 1436 H/ Februari 2015
Jumlah hal.: 168 halaman
ISBN: 978-602-1614-49-5

Buku ini berisikan kisah para jomblo yang gagal menjalin hubungan asmara. Sebagian dari mereka sempat mengalami rasa kecewa teramat dalam, terpukul, bahkan pesimis menatap hidup, namun pada akhirnya kegagalan itu berhasil mereka maknai sebagai wujud kasih sayang Allah untuk mendidik mereka menjadi hamba-Nya yang lebih bijak dalam menyikapi hidup.

Tak hanya jomblo karena nasib, di sini juga ada kisah mereka yang menjadikan status jomblo sebagai perlambang prinsip yang teguh. Prinsip menjaga kesucian diri dan hati hingga sang jodoh datang menjemput. Tentu, prinsip ini bukan sesuatu yang jatuh dari langit atau muncul secara tiba-tiba. Tetapi didahului oleh berbagai peristiwa yang kemudian membuka mata bahwa status jomblo bukanlah sesuatu yang hina dan memalukan, sepanjang status itu memang dipertahankan dalam rangka menggapai keridhoan Allah.

Jadi, Guys, kamu jomblo juga? Karena prinsip atau emang nasib?

***
“...bisa jadi yang saya cintai bukanlah dia, melainkan sosoknya yang ada di kepala saya –yang memenuhi harapan saya akan seorang lelaki impian.” (Hal. 17)