Minggu, 20 Desember 2015

The Wedding Storm

25082124





Penulis: Zachira
Editor: Fanti Gemala
Desainer Kover & Ilustrasi: Chyntia Yanetha
Penata isi: Novita Putri
Penerbit: Grasindo
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal.: viii + 192 halaman
ISBN: 978-602-251-901-0
Marriage proposal
Cincin pertunangan batu rubi
Calon suami keren dan karier bagus
Lamaran ke rumah
Wedding organizer profesional
Undangan
Gaun Pengantin
Yes, I shoul be a very happy bride

***

Itulah yang dipikirkan Kirana saat kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan kuliah S2 di Spanyol. Janji pernikahannya dengan Lando, seorang sutradara film, membawanya pada harapan tentang pernikahan yang dia impikan. Tapi impiannya terancam buyar tatkala Kirana mengetahui Lando menyimpan rahasia. Rahasia fatal yang akan menghancurkan pernikahannya. Jika Kirana tidak melakukan sesuatu, pernikahannya bisa batal atau lebih buruk, Lando akan menceraikan dirinya dan membuatnya jadi janda tidak lama setelah menikah.
Kirana bertekad tidak akan menyerah. Seharusnya.... Tapi apa jadinya jika kekacauan dan badai pra pernikahan ini membuatnya mempertanyakan lagi arti pernikahan
Does happiness stil exist if the one I love is the one who hurts me most?

***

Kirana adalah perempuan yang berprinsip bahwa ia tidak akan berpacaran dengan temannya sendiri. Cukup aneh memang. Bagaimana mungkin bisa berpacaran dengan seseorang yang tidak pernah kamu jadikan teman. Apa jatuh cinta semudah itu? Sekali bertemu kemudian menyukai tanpa sempat berteman?

Ini memang aneh, namun uniknya Kirana bertemu dengan Lando. Lando adalah seorang sutradara yang sedang melakukan pengambilan gambar film terbarunya di Barcelona. Mereka bertemu tanpa sengaja dengan sebuah insiden yang tidak manis sama sekali. Setelah itu mereka kerap bertemu dan menyadari ketertarikan masing – masing. Kebersamaan yang berlangsung beberapa minggu akhirnya berujung lamaran.

Setahun kemudian Kirana kembali ke Indonesia, berharap bisa segera mempersiapkan pernikahannya. Dan benar saja, Lando segera melamarnya. Namun anehnya yang datang untuk melamar Kirana hanya Lando dan ibunya. Namun itu tidak mengurangi kebahagiaan Kirana.

Namun setelah itu satu persatu kerikil datang menghalangi perjalanan cintanya dengan Lando. Dan ia pun meragu, ditambah lagi Farrel – saudara kembar Stella, sahabat Kirana sejak tinggal di Spanyol – menguak sebuah fakta ke hadapan Kirana. Ragu itu kian membulat. Namun pertanyaannya, sanggupkah Kirana membatalkan pernikahannya yang semakin dekat? Namun di saat yang sama, sanggupkah Kirana menghadapi hal yang menantinya di masa depan?


***

Baca prolog novel ini sebenarnya bikin sedikit ragu melanjutkannya. Narasinya terkesan terlalu serius dan cynical. Kemudian membaca bagian pertama, saya sempat bingung dengan jenis kelamin tokohnya. Ini karena narasinya terkesan kurang feminim tapi juga tidak maskulin. Saat tahu namanya Kirana barulah saya bisa menebaknya.

Kemudian seluruh cerita jadi sedikit membingungkan saat twist dimunculkan di akhir cerita. Hm..saya bingung menjelaskannya, takut membeberkan bagian paling penting cerita. Tapi pertanyaan saya, secara logis, bagaimana Farel dan Andrea yang merupakan teman – teman Kirana bisa ikut terlibat terlalu jauh?

Selain itu, emosi Kirana kurang diceritakan dengan baik. Kebingungannya memang ditampilkan tapi masih kurang emosional karena selalu berakhir di keputusan yang sama. Kemudian Kirana secara agak mendadak jadi berani, padahal di moment itu lebih menarik jika keberaniannya benar – benar mati. Ia belajar menghadapi masa depannya.

Hm.. secara keseluruhan ide cerita sudah bagus, tapi masih ada sedikit bolong di logika ceritanya. Dan yang bagus adalah cara penulis mendeskripsikan Barcelona dan Sevilla yang menjadi bagian cerita yang menarik untuk dibaca.

Hm.. ini pertama kalinya saya mencicipi karya Zachira. Mungkin nanti mencicipi yang lainnya ya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar