Rabu, 30 Desember 2015

[Blogtour + Giveaway] Maneken



“Jika Anda cerdas memilih dan membeli busana, niscaya kehidupan Anda akan lebih bermakna!” (Hal. 21)

Penulis: SJ. Munkian
Editor: Triana Rahmawati
Desain cover: Chandra Kartika Gunawan
Penerbit: Mahaka Publishing (Imprint Republika Penerbit)
Cetakan: I, September 2015
Jumlah hal.: x + 181 halaman
ISBN: 978-602-947060
Dalam sejarah kehidupan di dunia, benda mati hampir selalu tak dihiraukan. Tidak ada yang mau repot-repot memikirkan perasaan benda mati, apalagi memerhatikan kebutuhannya. Kau bahkan tak pernah tahu kan, bahwa maneken bernama Claudy – yang bekerja keras di etalase terdepan toko bernama Medilon Shakespeare – mempunyai perasaan. Mimpi-mimpinya dilambungkan untuk kemudian dihempaskan lagi hingga hanya bisa bergantung pada nasib dan keajaiban. Ya, keajaiban.
Novel ini akan membuka mata hatimu dengan menempatkanmu pada posisi benda mati yang tak dihiraukan, meski sedang berjuang mati-matian untuk mencapai mimpi-mimpi. Kau akan melihat dari sudut pandang yang berbeda, dan semoga itu akan membuatmu semakin mengerti, betapa kami, aku dan Claudy, iri kepada kalian.
***
“Dalam menghadapi kesan pertama atau sesuatu yang perdana, manusia sepertinya akan mengerahkan segenap kemampuan diri.” (Hal. 11)
Novel ini berkisah tentang sebenda bernama Claudy. Ya, dia bukan manusia. Ia adalah sesosok maneken yang menghuni etalase utama di toko busana Medilon Shakespeare. Toko busana ini dikelola oleh Sophie. Beberapa hari setelah ditempatkan di etalasa utama, Sophie mendapatkan pasangan. Maneken laki-laki bernama Fereli.
Sejak saat itu, Claudy dan Fereli menjalani kehidupan sebagai maneken utama. Menjalani tugas untuk mengundang banyak pembeli untuk singgah dan berbelanja di Medilon Shakespeare. Dan selama berdampingan itulah muncul sesuatu yang berbeda di antara keduanya.
Awalnya Claudy selalu merasa kesal dengan sikap Fereli yang sering menggunakan bahasa Perancis. Ia pun merasa tidak senang karena harus berbagi etalase utama itu dengan Fereli. Namun lama kelamaan kebersamaan pun memunculkan perasaan cinta di antara keduanya.
Namun sebuah tragedi mengubah kebahagiaan itu. Sesuatu yang tidak terduga. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanyalah sepasang maneken yang melakukan sesuatu sesuai kehendak manusia. Mereka tidak bisa melakukan sesuatu bahkan untuk melindungi orang yang mereka sayangi.

Apakah yang akan terjadi pada kedua maneken ini?
***
“..., di dunia ini kepemilikan adalah penting. Jika tidak, apa pun yang kau inginkan akan dirampas oleh orang lain!” (Hal. 47)
Jika membaca cerita singkat novel ini yang saya tulis di atas, maka Readers pasti tahu bahwa tokoh utama di novel ini bukanlah manusia melainkan boneka maneken. Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dari dua bonekan maneken, Claudy dan Fereli.
Ini menjadi keunikan novel ini. Sudut pandang benda mati dan kemudian digambarkan hidup. Mampu berkomunikasi dengan satu sama lain dan memiliki perasaan.
Tema ini tentu tidak bisa menghindarkan unsur fantasi di dalam ceritanya. Cerita tentang lima kemampuan maneken tentu adalah bagian dari fantasi. Cerita tentang burung hantu milik Tuan Sinclair pun jelas fantasi. Namun itupun menjadi kelebihan novel ini. Mengajak pembaca membayangkan bagaimana jika hal itu nyata?

Sayangnya, dalam hal narasi pengaruh tersebut terasa kurang kuat. Ini bisa jadi disebabkan oleh diksi yang terlalu manis dan filosofis. Sering kali bahasanya terasa kurang simple. Selain itu, di sepertiga akhir cerita setelah Fereli mengalami tragedi itu, gaya bercerita di novel ini jadi berbeda. Cara bercerita dari sudut pandang orang pertama di bagain tersebut memiliki warna yang berbeda dari bab-bab sebelumnya yang cenderung filosofis dan kontemplatif.
Tapi secara keseluruhan novel ini menarik karena bercerita dari sudut pandang yang menarik. Dari sudut pandang benda mati. Dari sudut pandang sebuah maneken.
***
Oiya, Readers, saya berkesempatan melakukan wawancara singkat via email dengan editor novel Maneken ini. Ia adalah Triana Rahmawati. Nah, berikut hasil wawancara tersebut.
Berapa lama proses editing naskah ini? Apakah ada kendala?
Proses editing memakan waktu beberapa bulan karena termasuk merevisi dan penambahan cerita yang dilakukan oleh sang penulis sendiri dan editing dan proofreading yang dilakukan oleh redaksi. Kalau dibilang kendala, sepertinya tak ada, namun memang ada tantangan tersendiri karena saat naskh ini masuk redaksi, kisahnya memiliki potensi pengembangan yang sangat besar namun belum tergarap. Dari sana, saya banyak berdiskusi dengan penulis untuk menemukan pengembangan kisah yang paling ciamik. 
 Ada tidak bagian naskah Maneken yang "dibuang"  selama proses editing?
Tidak. Justru banyak yang ditambah dari naskah awalnya.
 Ada tips tidak untuk penulis yang naskahnya ingin diterbitkan di Republika?
a. Banyak-banyaklah membaca dan bacalah buku-buku dari genre yang ingin kamu tulis. Tapi memperbanyak bacaan di luar itu pun tak buruk, justru akan memperkaya wawasan dan tulisan. 
 b. Banyak-banyaklah menulis. Sebelum membuat sebuah novel (yang notabene panjang) memerlukan latihan menulis pendek yang kontinyu. 
 c. Apapun bentuk tulisanmu, biasakanlah membuat kerangka karangan. Banyak penulis yang gagal menyelesaikan tulisannya karena tidak melakukan hal ini. Seperti layaknya sketsa pada gambar, kerangka berfungsi menjaga kamu tetap di jalur yang sudah direncanakan. 
 d. Jangan menyerah. Bila banyak orang bilang tulisanmu tak bagus, tetaplah menulis. Layaknya batu, bila diasah terus menerus, lama kelamaan pun akan menjadi tajam. 
***

Nah, sesuai dengan judul postingan ini. Ada Giveaway berhadiah novel Maneken untuk 1 orang yang beruntung. Nah, kamu mau membaca kisah Claudy dan Fereli juga? Yuk ikuti caranya:
1. Follow blog ini via Google Friend Connect (lihat di side bar yang ada di sebelah kiri)
2. Follow akun twitter @bukurepublika, @sjmunkian dan @atriasartika
3. Share Giveaway ini di aku twittermu dan tag ketiga akun diatas dan pakai hashtag #NovelManeken
5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar postingan ini:
“Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”
Jika kamu men-share 1 atau lebih (maksimal 3) tweet yang menggambarkan jawaban kamu, maka akan menambah peluang kamu memenangkan giveaway ini. Jangan lupa mention/tag saya, @bukurepublika, @sjmunkian pakai hashtag #novelManeken ya :)
Jangan lupa tambahkan data diri berupa nama, nama untuk follow blog ini, akun twitter, dan email.
6. Giveaway ini berlangsung dari 30 Desember 2015 – 2 Januari 2016
7. Giveaway ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia saja ya :)
Giveawaynya berlangsung setahun ya? He..he.. Iya, tapi sebenarnya hanya 4 hari saja. Yuk buruan ikut. Blog ini sekaligus menjadi penutup bagi rangkaian blogtour novel Maneken ;)

19 komentar:

  1. Nama: Aulia
    GFC: nunaalia 79
    Twitter: @nunaalia
    Email: auliyati.online[at]gmail[dot]com

    “Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”

    SERENA. Nama Serena tercatat berasal dari origin bahasa Latin. Nama ini menurut bahasa aslinya memiliki arti Ketenangan. Jadi cocok deh seperti manekin yang berdiri anggun dalam ketenangan :D

    BalasHapus
  2. Nama: Esti
    GFC: Esti yuliastri
    Twitter: @estiyuliastri
    Email: estiyuliastri@gmail.com

    Nama yang akan ku berikan untuk maneken adlh: FELICIA yg dalam bahasa latin artinya membuat orang lain bahagia.
    Semoga setiap orang yang melihat/melewati FELICIA akan merasakan kebahagiaan dan tertarik, ingin melihat lebih dekat produk/barang yang dikenakan maneken tersebut.

    BalasHapus
  3. Nama: Wika Agustina
    Akun follow: Weni Syahfitri
    Twitter: @agstnwika
    Email: wikaagustina22@yahoo.com

    1. Jika manekennya adalah perempuan. Saya mau memberi nama Alison. Kenapa nama tersebut? Karena nama tersebut adalah nama tengah dari idola saya, Taylor Alison Swift "Taylor Swift". Dan kenapa harus Swift? Karena dia artis idola? 20% saya menjawab iya karena jika memberikan nama pada sebuah maneken melalui nama sosok yg kita tahu atau menjadi inspirasi, bisa membuat meneken tsb berasa hidup dan seutuhnya ada. Dan sisanya 80% saya jawab tidak. Karena seperti yg kita tahu, Swift adalah artis yg sangat multitalenta. Prestasinya sungguh luar biasa melalui penjualan album, konsernya yg selalu fantastis dan video clip yg paling banyak ditonton yaitu sebanyak 1 milliar lebi "Blank Space" membuat Swift menjadi sosok yg sangat berpengaruh dan paling banyak mencuri perhatian. Dia juga artis yg sangat fashionable. Beberapa majalah terkenal di US atau Inggris bahkan sudah pernah menjadikan Swift sbg model dimajalah mereka. Terbukti dgn adanya cover Swift pada majalah tersebut. Setiap outfit yg dikenakan Swift juga selalu menjadi trend. Swift yg lebih suka mengenakan outfit seperti dress ketimbang memakai jeans atau hot pants selalu memberikan kesan wow namun tetap sederhana. Jadi jika memberikan nama sebuah maneken dgn nama Alison akan sangat menggambarkan bagaimana maneken tsb sesungguhnya. Apalagi maneken tsb menjadi maneken di etalase utama yg harus dituntut sempurna.

    2. Jika maneken itu pria. Saya akan memberikan nama Jhon. Nama itu saya ambil dari nama artis Jhon Mayer. Kenapa Jhon? Karena Jhon Mayer terkenal dengan predikatnya sebagai playboy. Terbukti dgn banyaknya wanita yg silih berganti masuk di dalam hidup Jhon, seperti Taylor Swift dan Katy Perry. Meskipun playboy tak lantas membuat pesona Jhon luntur dihadapan para wanita. Sosoknya justru masih sangat kuat menarik perhatian wanita. Sehingga jika meneken tsb diberi nama Jhon akan menggambarkan sosok maneken tsb yg merupakan meneken disebuah etalase utama dimana juga harus dituntut sempurna dan harus menarik perhatian pengunjung toko dgn daya tarik yg ia miliki.

    BalasHapus
  4. Nama: Faiz Istighfara
    GFC: Faiz Istighfara
    Twitter: @istighfaraFaiz
    Email: faiz.istighfara[at]gmail[dot]com

    “Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”

    Aku akan memberi nama Arlan pada maneken laki-laki yang ganteng #eh. Kenapa? Well, sebenernya Arlan adalah nama imajinary friend ku. Dia tinggi, ganteng, baik walau sikapnya keseringan dingin dan cuek. Dan yang lebih penting, dia selalu ada kapanpun nemenin aku. Selain itu, suka aja sama nama Arlan. Dan dengan maneken itu yang kuberi nama Arlan, dia jadi beneran 'hidup' hehehe. Oke maaf kalo ngelantur. Sekiannn

    BalasHapus
  5. Nama : Ratnani Latifah
    Akun Follow : Kazuhana El Ratna
    Twitter : @ratnaShinju2chi
    E-mail : kazuhanael_ratna@yahoo.co.id

    “Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”

    Jawab : Carolin, Karena nama Carolin selain mudah dilafalkan, juga memiliki makna seorang perempuan yang baik dan cerdas, memiliki semangat juang untuk mewujudkan mimpi-mimpinya dan selalu bekerja keras. [ Ini jika perempuan]

    Kalau untuk manekin laki-laki aku akan memberinya nama Lucas yang berarti cahaya. Jadi ada sebuah harapan dalam nama itu bahwa Lucas nantinya akan memiliki cahaya, kharismatik yang kuat. Selalu nampak menonjol di antara yang lain karena kelebihan yang dimiliki. Akan disukai dan cintai banyak orang. Sebagaimana cahaya yang selalu dicari setiap orang. karena kebanyak orang tidak ingin berada dalam kegelapan.

    BalasHapus
  6. Nama: Aya Murning
    GFC: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Email: ayamurning@gmail.com

    Kepada sebuah maneken, khususnya maneken cewek yang paling banyak dipajang di mana-mana, aku mau beri nama Jessica atau Tiffany. Alasannya karena maneken cewek cantik dan modis mengingatkan aku pada sebuah music video dari girlband asal KorSel yaitu SNSD dengan lagu hits-nya berjudul Gee di tahun 2008. Ada 2 personil yang menurutku paling stunning ketika mereka berdiam diri menjadi maneken di sebuah etalase toko, yaitu Jessica dan Tiffany. Lagipula, 2 nama itu sangat komersil meski rada pasaran sih ya. Saat sebuah benda mati dikasih nama yang cute or sexy kayak begitu tuh, dia jadi lebih punya nilai jual dan mudah menarik perhatian. ;)

    BalasHapus
  7. Nama : annik anzalni
    GFC : annicka jodha
    Twitter : @annickajodha
    Email : annickajodha063@gmail.com

    Maneken itu akan aq beri nama fauzan alias bejo atau beruntung (terutama yang cowok ya)
    Karna tujuan memiliki maneken itu kan untuk mendapatkan banyak keberuntungan. :-D:-D

    BalasHapus
  8. Nama : Nurhidayanti
    GFC : Yanti Nurhida99
    Twitter : @CallMe_Yanti
    E-mail. : yantinurhida99@gmail.com

    Kalau menekennya cewek mau saya kasih nama Barbie dan kalau cowok mau saya kasih nama Ken. Alasannya simple saja, karena tokoh Barbie dan Ken itu terkenal, semua orang tahu tentang Barbie. Barbie itu cantik,tinggi dan langsing dan Ken tampan,tegap dan maskulin. Sangat cocok jika mereka dipasangkan dan dipajang di etalase. Dengan badan tinggi dan langsing maneken 'Barbie' dan maneken 'Ken' akan pantas mengenakan pakaian apa saja dan akan menarik perhatian pembeli di toko baju itu.

    BalasHapus
  9. Nama : Ayatin Anisa
    GFC : Ayatin (kalo ga salah mbak)
    Twitter: @tenchoQ
    Email : ayatin07@gmail.com

    Nama maneken ya? Yg cewek "La Manequen" yg cowok "Le Manequen" diambil dr bhs prancis yg mengenal kata benda La dan Le utk femina dan maskulin

    BalasHapus
  10. Rini cipta Rahayu
    GFC : Rini Cipta Rahayu
    Twitter @rinicipta
    Email rinspiration95@gmail.com

    Aku ingin memberikan maneken itu dengan nama-nama dari urat kata 'Div/Dev' misalnya Divia untuk maneken wanita atau Devan untuk maneken pria.
    Div/Dev dalam bahasa Sansekerta berarti cahaya atau sinar. Jadi harapannya, mereka bisa 'bersinar' saat menggunakan atau memeragakan pakaian apapun. Serta memberi kesan persuasif pada para konsumen biar nggak cuma cuci mata tapi nguras dompet juga.
    Selain itu, cahaya/sinar itu memberi kehidupan dan harapan bagi si pemilik toko agar tetap bersemangat membangun usahanya :)

    BalasHapus
  11. Nama: GesthaRD
    Nama GFC : gestha reffy
    Twitter: @AltGST
    Email: gesthareffy@gmail.com
    Oke, anggap saja ini maneken cewek.
    Maneken tersebut akan saya beri nama "Shakila Afsheen". Shakila Afsheen yang dalam bahasa arab berarti wanita rupawan yang bersinar seperti bintang di langit. Maneken cantik ini diharapkan bisa memancarkan sinar keindahan yang membuat suasana hati menjadi tenang, damai dan menyenangkan kepada siapa saja yang melihatnya,sekalipun dia hanyalah sebuah maneken.:))

    BalasHapus
  12. nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    nama untuk follow blog ini : Mukhammad Maimun R.
    akun twitter : @MukhammadMaimun
    email : maimun_ridlo@yahoo.com

    “Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”

    1) Ayu. Ni kalau manekennya cewek. Nama yang sederhana tapi asli Indonesia. Artinya juga jelas. He...
    2) Ganjar. Ni kalau manekennya cowok. Biar dia selalu ingat kita berbuat apapun itu pasti dibalas/diganjar sama Yang Maha Kuasa. Baik itu buruk atau sebaliknya

    BalasHapus
  13. Nama: Eka Sasining Putri
    Nama untuk follow: Eka Sasie (GFC)
    Akun twitter: @cha_ichie
    e-mail: ekasasie@yahoo.co.id

    Allen. Menurut saya itu nama netral yang dapat digunakan untuk laki-laki maupun perempuan. Nama yang manis dan sederhana. Bagi saya, maneken pun bisa setara dengan boneka yang seringkali dinamai. Jika saya memiliki kesempatan untuk memberikan nama kepada sebuah maneken, saya akan memanggilnya 'Allen'. Tidak ada alasan khusus yang melibatkan hal-hal sensitif di balik pemilihan nama itu. Allen pernah hampir menjadi nama pena saya sebagai penulis fiksi, jadi saya rasa saya akan merasa sedang berhadapan dengan diri saya sendiri dan menatap harapan-harapan yang pernah saya sematkan dalam nama itu.

    BalasHapus
  14. Nama: Kitty Wibisono
    GFC: Kitty Wibisono
    Akun twitter: @womomfey
    Alamat e-mail: kitty.wibisono@gmail.com
    Link tweet: https://twitter.com/WoMomFey/status/683028030986387456

    “Jika bisa memberi nama pada sebuah maneken, nama apa yang ingin kamu berikan? Kenapa?”

    Jika manekennya cewe, maka akan kuberi nama Effigia dan jika cowo akan kuberi nama Perfectio. Keduanya adalah Bahasa Latin.
    Kenapa? Karena kedua nama tersebut sama-sama mengandung makna: perfection (kesempurnaan) yang menurutku tidak ada dalam kehidupan seorang manusia. Sedangkan maneken pada umumnya memang diciptakan dengan sangat sempurna, nyaris tanpa cacat, untuk membawa fashion stuff yang dikenakannya kepada level kesempurnaan tertinggi yang mampu menggoda setiap mata untuk menginginkannya.
    Aku harap jika Effigia dan Perfectio tampil pada main window (Etalase Utama) sebuah toko fashion, keduanya akan mampu memberikan kesempurnaan tanpa batas pada setiap fashion stuff yang dikenakan kepada mereka sehingga setiap pelanggan yang melihatnya akan dengan mantap mengingini barang-barang yang melekat pada tubuh kedua maneken tersebut.

    Link tweet mengenai nama manekenku dapat ditemukan di:
    https://twitter.com/WoMomFey/status/683032317778984960
    https://twitter.com/WoMomFey/status/683032796382666752
    https://twitter.com/WoMomFey/status/683032976418983936

    BalasHapus
  15. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Akun GFC : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Email : n0v4ip[at]gmail[dot]com
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/683218826595438593

    Karena hampir semua maneken itu 'menyerupai' perempuan maka saya ingin menamainya Helena. Helena itu artinya cahaya, terang, bersinar. Selain itu Helena ini menggambarkan seorang wanita yang anggun, seksi dan
    juga elegan. Jadi nama Helena bisa mewakili si Maneken yang anggun, seksi dan juga elegant. Selain itu, semoga dengan nama itu juga, maneken ini bisa semakin menarik minat pembeli dan membuat toko baju ini semakin bersinar... :)

    Terima kasih kak ^^

    Link tweet :
    https://twitter.com/n0v4ip/status/683223250252374020
    https://twitter.com/n0v4ip/status/683224370035077120
    https://twitter.com/n0v4ip/status/683225651315367936

    BalasHapus
  16. Nama : Tanya Fransisca
    Nama follow : tanya fransisca
    twitter ; TanyaFcsh_
    Email : tanya28fransisca@gmail.com

    Jika aku mempunyai seorang maneken dan harus memberinya nama akan kuberi namanya Mona (dari bahasa latin)
    Aku menemukan nama itu dari kamus nama2 dan artinya yg sudah lama tidak aku buka
    MONA berarti kesendirian
    Yup! Maneken adalah benda yg penuh dengan kesendirian
    Pernah sekali aku pergi ke mall dan memperhatikan sebuah maneken yang berdiri di etalase tokoh
    Mungkin ini gila tapi aku melakukan, aku menatap ke dalam mata maneken itu dan kosong
    Ya, aku merasa kekosongan yg begitu dalam dari maneken itu
    Awalnya kupikir hal itu wajar sana karena maneken adalah benda mati
    Lalu ada event ini dan aku kembali teringat kejadian di mall itu
    Aku berpikir apa jadinya jika di dalam maneken itu ada jiwa?
    Terkurung dalam sebuah tubuh yg sempurna, namun mati
    Pasti jiwa itu benar-benar sendirian
    Karena itu aku memilih nama Mona untuk sebuah Maneken.

    BalasHapus
  17. Nama : pratiwi oryza
    Nama follow : pratiwi oryza
    Twitter : @pratwioryza
    Email : pratiwioryza@gmail.com
    kalau aku bakal aku kasih nama Alesha, artinya bisa disayang tuhan bisa juga kebahagiaan. Aku berharap kalau dikasih nama itu bakal kayak arti namanya, bahagia dan selalu disayang tuhan. Itu kalau nama maneken cewenya, kalau cowonya aku lebih suka dikasih nama Afroz, artinya membuat terang, dicerahkan. mungkin kebanyakan orang nama Afroz itu buat cewek, tapi aku lebissuka itu nama buat cowok. Aku berharap kalo dia bakalselau cerah yaa bsa dipelesetkan menjadi selalu ceria dan membuat terang bisa dipelestkan juga jadi bisa membuat orang-orang disekitarnya ikut bahagia. Asalnama Afroz itu katanyasih dari persia, tapi aku ngga terlalu peduli asalnya siih. Jadi nama maneken yang aku pilih yaitu Alesha dan Afroz, A2 bisa juga A kuadrat...

    BalasHapus
  18. Nama: Eris Andriani
    Nama GFC: Eyis yis
    Twitter: @RizAnNie88
    Email:ayaseyis@gmail.com
    Jawaban:
    Kalau maneken cewek. Aku akan memberikan nama maneken itu Eris nama panggilan ku sendiri.
    Karena seru aja gitu mempunyai benda yg mempunyai nama seperti kita. Kalau aku Eris versi nyata yg cerewet, bawel, banyak tingkah, semaunya sendiri, dll.
    Nah kalau Eris satunya versi maneken yg anggun, cantik, pendiam, dan apa adanya (dikasih baju apa aja mau)
    Kayaknya lucu aja kalau temen.temen pada ngejek mbedain Eris asli dan Eris maneken. Hehe
    Bisa diajak curhat juga mungkin, hehehe

    Kalau maneken cowok aku kasih nama gebetan aku aja deh, jadi enak tuh kalau dia nggak peka bisa ngomel sama si maneken. Hahaa manekennya pasrah aja nih diomelin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa buat nyindir doi juga biar peka. Duh si Eris sama *ehem* mesra dan akur banget jadi iri.
      Hehehe nyindir halus tapi pas kena bgt, ibarat lemparan bola basket langsung masuk ring dapat 3 poin. Hehehe

      Hapus