Rabu, 09 September 2015

The Unbroken Vow





Penulis: Kezia Evi Wiadji
Desain cover: Marcel A. W
Penerbit: Gramedia
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal.: 232 halaman
ISBN: 978-602-03-1963-6

Di usianya yang masih muda, Ivy Sutedja boleh berbangga diri. Ia memiliki semua yang diimpikan oleh wanita seusianya. Usaha bridal yang mapan, putri cilik yang menggemaskan, dan kehidupan tenang bersama laki – laki tampan bernama Ethan Wicaksana.

Sampai suatu hari, guru anaknya, berada di antara dirinya dan Ethan, mengguncang kehidupan nyamannya. Kemudian muncul laki – laki lain yang menawarkan bahunya untuk Ivy bersandar, terutama ketika teror masa lalu mengincar nyawanya.

***

Pernikahan adalah salah satu hal kompleks yang tidak mudah untuk dijalani. Dalam pernikahan, cinta saja tidak cukup. Namun tanpa cinta pun jelas tidak selalu mudah.

Kehidupan pernikahan Ivy memang tidak tergolong biasa. Pernikahannya dengan Ethan awalnya sempurna. Bagaimana tidak, Ethan adalah laki – laki yang ia cintai. Namun kemudian pernikahan mereka berjalan ke arah yang tidak terduga.

Suatu hari hadirlah Sally, guru baru Cindy di TK, masuk ke tengah hubungan Ivy dan Ethan. Membuat Ivy merasa bahwa kenyamanan rumah tangganya dihantam badai. Ia mendadak dipaksa menghadapi kenyataan bahwa hubungannya dengan Ethan telah berbeda.

Di lain pihak, kehadiran Max dalam hidup Ivy pun ikut membuat Ethan harus menghadapi kenyataan yang sebelumnya tidak ia sadari. Puncaknya, kehidupan Ivy terancam. Ia bisa saja sewaktu – waktu meninggalkan Ethan dan Cindy begitu saja. 

Lantas bagaimana Ivy dan Ethan menghadapi kerumitan dalam apa yang mereka sebut masa lalu namun tidak mampu mereka lepaskan dari masa kini?

***

Novel karya Kezia Evi Wiadji kali ini punya genre yang berbeda. Jika sebelumnya dalam Runaway, ia menampilkan kehidupan remaja, maka dalam The Unbroken Vow ia mengetengahkan tentang kehidupan pernikahan.

Dalam novel ini, penulis menceritakan tentang kisah “tidak biasa” dari sebuah pernikahan dan bukan tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Kehidupan pernikahan Ivy dan Nathan cukup unik. Kebersamaan mereka demi buah hati namun mereka yakini tidak lagi ada cinta menjadi ide cerita yang disampaikan penulis.

Tulisan ini menjadi semacam warning  tentang kehidupan pernikahan. Bahwa berpisah belum tentu menjadi sebuah jalan keluar. Ia bisa jadi adalah hal yang akan membawa kerumitan baru.

Novel ini benar – benar menarik dan sedikit berbeda dari keumuman tema novel pernikahan di Indonesia. Twist yang jadi kunci cerita pun tidak terduga. Namun secara logikan masih bisa diterima.

Secara keseluruhan cerita dituturkan dengan mengalir dan runut. Sayangnya emosi pembaca masih kurang mampu dipengaruhi oleh cerita. Penyebab utamanya adalah penggunaan POV 3 dalam cerita. Tapi penggunaan POV 3 ini pun membuat konflik dapat diceritakan dengan lebih banyak sudut pandang.

Ending cerita agak bisa diraba, namun sekali lagi karena penuturan yang mengalir dan lugas membuat pembaca tetap ingin tahu “bagaimana kisah ini diakhiri?” 

Oiya, kisah dari sudut pandang Sally juga cukup menarik untuk dieksplor. Posisi sebagai “pihak ketiga” yang unik ini bisa jadi tambahan hiburan yang menarik.

***



Puisi yang terinspirasi oleh novel The Unbroken Vow

Kita berbagi hati
namun menampik cinta yang masih merajai

Kita berkata ini masa depan
Sebab “kita” telah jadi masa lalu
Lantas kenapa aku masih di sini?
seraya berharap engkau di sisi
menepati janji di hari kita mengabadikan cinta di hadapNya

***

Nah, itu review novel The Unbroken Vow. Ide ceritanya menarik ya, Readers?!

Kira – kira kenapa ya Mbak Evi tertarik dengan premis ini? Nah, ada kesempatan untuk menanyakan hal ini langsung ke penulisnya. Sekaligus berkesempatan mendapatkan novel The Unbroken Vow (atau kalau yang sudah punya novel The Unbroken Vow bisa dapat buku karya Mbak Evi yang lain).

Jangan lewatkan #LiveInterview #TheUnbrokenVow 3 Oktober 2015 pukul 16.00 – 17.00 nanti. Don’t miss it yaaa


1 komentar:

  1. Mendadak pengen tahu visualnya setiap karakter di novel iniii, nanti aku tanyain di live interview-nya aja deeh :D

    BalasHapus