Jumat, 25 September 2015

[Repost Review + Giveaway] Finally You




“Kita hanya 2 orang kawan yang bertemu kebetulan. Di persimpangan jalan. Ingin kembali ke masa lalu yang nyaman atau sama2 menatap ke masa depan?” (hal. 91)


Penulis: Dian Mariani
Editor: Herlina P Dewi
Proof Reader: Weka Swasti
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Deeje
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan: I, Juni 2014
Jumlah hal.: 277 halaman
ISBN: 978-602-7572-28-7
Luisa dan Raka, dipersatukan oleh luka.
Luisa yang patah hati setelah ditinggal Hans, memilih menghabiskan waktunya di kantor sampai malam. Bekerja tak kenal lelah. Siapa sangka, ternyata bos di kantornya juga baru putus cinta. Mereka sama-sama mencari pelarian. Mengisi waktu-waktu lengang selepas jam lembur dengan menyusuri jalan-jalan padat ibu kota. Berdua. Membagi luka dan kecewa.

Antara bertahan pada kenangan, atau membiarkan waktu yang menyembuhkan. Baik Luisa ataupun Raka membiarkan hubungan mereka berjalan apa adanya. Hubungan yang dewasa tanpa ungkapan cinta. Mungkin rasa aman dan nyaman bersama kenangan, membuat Luisa dan Raka malas menyesap rasa baru dalam hubungan mereka.

Namun, bagaimana jika seiring berjalannya waktu, Raka mulai benar-benar jatuh cinta ketika Luisa justru sedang berpikir untuk kembali kepada Hans? Ternyata bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Ini tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu.

***

“Cinta yang tak egois itu, ternyata tidak ada. Tidak ada juga yang namanya “cinta yang merelakan”. Kalaupun ada, mugkin bukan cintanya.” (hal. 150)

Bagi Luisa, berakhirnya hubungan yang sudah ia bina bertahun-tahun bersama Hans adalah sebuah pukulan telak. Apalagi saat akhirnya melihat dengan mata kepala sendiri saat Hans berjalan bersama Gina, perempuan yang ia pilih bahkan sebelum memutuskan Luisa. Syukurlah saat itu muncul Raka yang menyelamatkan harga dirinya.

Raka adalah atasan Luisa di kantor. Karena sebuah kebetulan, Raka dan Luisa akhirnya saling mengenal dan menjadi dekat. Raka membantu Luisa melupakan Hans. Sayangnya, saat mereka dekat, Luisa mengetahui masa lalu Raka dengan seorang perempuan cantik bernama Saskia. Saat melihat penampilan fisik Saskia, Luisa benar-benar  rendah diri. Perempuan itu sangat cantik. Dan sepertinya Raka belum bisa melepaskan diri dari masa lalunya itu.

Puncaknya, Luisa pun menyerah pada hubungannya dengan Raka. Ia tidak siap harus bersaing terus dengan perempuan seperti Saskia. Tidak siap melihat sikap Raka yang lebih banyak diam bahkan terkesan tidak membelanya.

Di saat yang sama, Hans datang kembali ke kehidupan Luisa. Kembali mendekati Luisa. Menyadari bahwa Luisa tidak tergantikan. Ia baru manyadari betapa berarti Luisa saat jauh dari gadis itu. Dan Luisa mendapatkan kenyaman dan kemanan dalam kedekatannya dengan Hans. Namun bisakah ia melupakan pengkhianatan yang sudah dilakukan oleh Hans?

Bagaimana kisah antara Raka dan Luisa serta masa lalu keduanya dalam bentuk Hans dan Saskia?


“Kata orang, kalau sudah sekali selingkuh, seterusnya jadi kebiasaan. Ada kemungkinan dia bakal selingkuh lagi,” (hal. 54)

***

Buku ini benar-benar simple. Mudah dinikmati. Mengangkat tentang patah hati dan juga tentang pengaruh masa lalu dalam hubungan percintaan. Yang saya tangkap, Dian Mariani ingin berbagi sebuah pemikiran, “Ketika kamu mencintai seseorang, seharusnya masa lalunya tidak lagi penting. Kalaupun penting, seharusnya ia tidak lebih penting dari orang yang kita cintai. Seharusnya kita bisa menerima pasangan kita sepaket dengan masa lalunya.” Benar gak, mbak? (^_^)v

Yang saya suka dari tokoh-tokoh ini adalah mereka makhluk yang tidak sempurna. Setampan dan sebaik apapun Raka, ia tetap seorang tukang perintah yang ternyata bisa lemah oleh pesona dan kecantikan fisik. Selemah apapun seorang Luisa, pada akhirnya ia bisa tegas dalam mengambil keputusan yang terkait masa depannya. 

Selain itu ada pula sosok Saskia, ia benar-benar bitchy  dan muka badak. Saya sukses dibuat kesal dengan sikap Saskia yang seperti ingin mempertahankan sebanyak mungkin pemujanya. Sikap Saskia yang memanfaatkan kecantikan fisiknya dan menggunakannnya untuk bersikap semaunya. Pasti akan banyak pembaca yang siap jitak cewek ini.

Sedangkan Hans? Hm.. pada dasarnya baik sih. Tapi karena sudah pernah mengkhianati Luisa, tetap saja tidak mudah menganggapnya benar-benar pria yang baik.

Dari segi penokahan, buku ini cukup kuat. Namun masalah di antara Luisa dan Raka terasa agak dipaksakan panjang. Masalah mereka dibuat berlarut-larut dan sempat menggantung. But overall, buku ini masih menarik untuk dinikmati terutama untuk perempuan. 

Cerita yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan perempuan. Seperti tentang pengkhianatan, patah hati, masa lalu pasangan, hingga pilihan untuk menikah.


“Hidup itu sudah susah, Pak. Bacaan itu gunanya untuk menghibur. Kalau novelnya sad ending, bisa kepikiran, jadinya malah lebih susah, kan?” (hal. 19)

***


Novel yang manis kan? Tertarik memilikinya? Nah, ada Giveaway berhadiah 1 novel Finally You untuk 1 orang pemenang yang beruntung, nih.
Yuk ikuti syarat Giveaway ini:
1.  Follow @dianmariani dan @atriasartika
2. Share Giveaway ini dalam 2 tweet
-  Tweet pertama isinya begini: “Yuk ikuti rangkaian #RememberSeptember di blog @atriasartika ini: http://www.atriadanbuku.blogspot.co.id/2015/09/giveawayhop-rememberseptember.html "
-Tweet kedua berisi link giveaway ini dan mention @atriasartika & @dianmariani  Jangan lupa pakai hashtag #FinallyYou
3.  Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah ya

"Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

Sertakan data diri berupa: nama, akun twitter, dan email juga ya, Readers.

 4. Giveaway ini berlangsung tanggal 25 – 30 September 2015

5. Giveaway ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia

***

Oiya, jangan lewatkan juga #LiveInterview bersama penulis Finally You, hari Jumat, 25 September 2015 pukul 19.30 wib yaaa Readers. Don’t miss it. Akan ada satu novel Finally You yang akan kami bagikan juga ;)

33 komentar:

  1. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Email : n0v4ip@gmail.com

    Mengetahui masa lalu pasangan saya merupakan hal yang penting untuk saya.
    Bukan bermaksud untuk mengungkit, hanya saja kita harus tahu seperti apa masa lalunya agar kelak tidak ada kesalahpahaman yang terjadi diantara kita.
    Karena terkadang masa lalu dan orang orang yang terkait didalamnya bisa saja suatu hari datang dan menguji hubungan kita, jadi dengan terbuka nya pasangan mengenai masa lalunya bisa menjadi salah satu benteng untuk menepis kesalahpahaman dan hal - hal yang tidak diinginkan.

    Terima Kasih Kak Tri :)

    BalasHapus
  2. Nama :Dini Auliana Putri
    Twitter :@Dini_AP28
    Email :dinieembemz@yahoo.co.id

    Tidak terlalu penting. Bahkan bagiku, aku tidak ingin mengetahuinya. Karena setiap orang punya masa lalu yg kadang kelam. Biarkan pasangan menyimpan masa lalunya. Karena ketika kita membuka kembali masa lalunya, sama saja kita mengingatkan dia dan membuat dia berpeluang untuk mengulanginya lagi.

    BalasHapus
  3. Nama : Dita Nur Aeni
    Twitter :@ditaaeni15
    E-mail : ditanuraeni15@gmail.com

    "Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

    Menurutku, masa lalu pasangan itu tidak terlalu penting. Mencari tahunya bisa saja hanya membuat sakit hati. Menanyakan langsung, bisa saja membuatnya mengingat kembali atau bahkan membuatnya mengulangi masa lalu itu. Biarkan masa lalunya menjadi pelajaran untuk lebih baik ke depan. Karena aku dan dia tidak akan selamanya tinggal di masa lalu, kami akan terus menjalani hari esok. Mengukir masa depan bersama menjadi lebih baik.:)


    BalasHapus
  4. Nama : Eka Sulistiana
    Twitter : @ekasulistiana24
    Email : ekasulistiana2412@yahoo.co.id
    Jawaban :
    Menurut saya, masa lalu pasangan itu cukup penting. Gunanya, untuk mengetahui latar belakang pasangan kita. Seperti pepatah 'jangan membeli kucing dalam karung'. Begitu pula ketika kita memilih pasangan. Kita juga harus tahu latar belakangnya. Setiap orang pasti tidak ada yang mau kan, jika jatuh dalam pelukan orang yang salah? Tapi kita tetap tidak boleh berlebihan dalam mengorek masa lalunya, karena dikhawatirkan pasangan kita malah akan menjadi risih akibat perilaku kita. Singkirkan dahulu ego kita, karena privasinya juga harus dihargai.

    BalasHapus
  5. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    email: auliyati.online@gmail.com

    Seberapa penting masa lalu pasangan?

    Dibilang penting sih enggak, cuma cukup tahu aja.
    Dalam memilih pasangan memang harus tahu masa lalu dan latar belakang pasangan. Keterbukaan, kejujuran, dan rasa saling percaya pun penting dalam membina sebuah hubungan. Namun Ibarat kaca spion, masa lalu hanya dilihat sesekali aja. Masa lalu cukup diketahui sebagai pelajaran agar tidak lagi mengulang kesalahan yg sama.

    BalasHapus
  6. nama : pramestya
    akun twitter : @p_ambangsari
    email : pramestya23@gmail.Com
    Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?

    Penting, seperti mempelajari ilmu sejarah. Jika kita tahu masa lalunya kita bisa mendapatkan pembelajaran yg sangat dibutuhkan agar kesalahan tdk terulang. Bisa juga buat rekreasi, cerita tentang masa lalu yg membahagiakan bisa membuat hubungan jadi lbh erat karena kita merasa nyaman, seru, ada hal yg bisa ditertawakan, berbagi kebahagiaan, bikin baper juga.
    Bisa buat ajang curhat, saling membuka diri, memahami satu sama lain.

    Setelah mengetahui masa lalu kita bisa yakin bahwa itu udah berlalu dan jadi sejarah. Yg namanya sejarah cuma terjadi sekali, hari esok ga ada lagi. Contohnya kalau cemburu ma mantannya, kita yakin kalau dia cuma mantan ga penting lagi dicemburuin.

    BalasHapus
  7. Mutiara Misksalma
    misksalmamutiara@gmail.com
    @MMisksalma

    Mengetahui masa lalu pasangan sangat penting! Bukan hanya masa lalu percintaan melulu. Tapi lihat dari sisi lainnya. Seperti trauma yang pernah dialami, riwayat kesehatan, pengalaman aneh dan seru, konflik, dll. Dengan mengetahui hal-hal tersebut, kita bisa meminimalisir kejadian serupa yang mungkin terjadi lagi. Tapi jangan pernah menghakimi apapun yang sudah dia lakukan di masa lalu, karena ngga ada gunanya.

    BalasHapus
  8. Nama: Cici Wulan Ramadhani
    Twitter: @Cici_stia
    E-mail: ciciwulan20@gmail.com

    "Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

    Bagiku masa lalu pasangan ya termasuk pentig, karena dari masa lalu itu kita dapat belajar dan memahaminya Seburuk apapun masa lalu pasangan kita itu sudah menjadi masa lalunya, tidak perlu kita membenci masa lalunya. :)

    BalasHapus
  9. Nama : Afika Yulia Sari
    Twitter : @afikayulia
    Email : afikayuliaakb@gmail.com

    Bagiku pentingnya masa lalu dari pasanganku hanya seujung kuku. Apalah arti masa lalu jika dia mampu berusaha berubah di masa sekarang. Lipat dan simpan rapi masa lalu nya didalam kenangan. Dan jalankan apa yang harus dijalankan sekarang.
    Sebenarnya masa lalu bisa juga kita jadikan sebagai media pembelajaran untuk dimasa depan. Tapi, jangan keseringan melihat masa lalu, sesekali boleh lah :)

    BalasHapus
  10. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Email: syaputradiddy@gmail.com

    Sangat penting. Sebelum kami beranjak ke jenjang lebih serius. Kami perlu tahu masa lalu masing-masing. Terutama biar nggak ada sekat dan bisa saling memahami satu sama lain. Bukan berarti aku harus mendikte pasangan dengan sejumlah kesalahannya di masa lalu. Tapi masa lalu bisa dijadikan dua hal: Pertama sebagai barometer, tolak ukur dalam kehidupan. Kedua sebagai alarm, pengingat ketika mulai keliru dalam bertindak.

    BalasHapus
  11. Nama : Muhammad Rifqi Saifudin
    Twitter : @Rifqi_MULovers
    Email : m_rifqi_s@yahoo.co.id

    Masa lalu adalah bagian dari masa sekarang, masa lalu adalah guru terbaik. Menurutku masa lalu pasangan sangat penting, dengan mengetahui masa lalunya, kita jadi tau penyebab dia menjadi seperti sekarang. Tapi, tidak penting baik buruk masa lalunya, yang penting, apakah dia bisa menjadikan masa lalunya sebagai guru atau hanya sekedar masa lalu, bahkan musuh. Itu yang harus dilihat :)

    BalasHapus
  12. Nama : Fita
    Twitter : @fitania09
    Email : fitania90@gmail.com

    Bagiku tidak terlalu penting, sebab masalalu hanya sebagai pembelajaran saja. Saat kita berkenalan dan mengikat sebuah hubungan bagiku dia adalah pribadi yang baru. Dimana saatnya menata masa depan bukan lagi mengorek-ngorek kembali hal yang sudah dikubur. Cukup aku tau sepintas saja yang ingin dia ceritakan selebihnya tidak. Bukan apa, kadang kita tidak bisa mengontrol diri dan menjudge dia dengan inilah,itulah. Maka dari itu lebih baik share yang perlu untuk diketahui saja.

    BalasHapus
  13. Nama: Nadia Puspaningtyas A.
    Twitter: @Nadia48nafla
    Email: nadia.puspaningtyas@yahoo.com

    Kalau dihitung persenan, mungkin 20% sisanya? tergantung diri masing-masing mana yang lebih penting. Bagaimanapun juga, bisa berada sekarang karena ada masa lalu. Tanpa masa lalu, aku tidak bisa mengenal pasanganku. Tapi tidak perlu semua masa lalu pasangan diketahui, karena dia pasti punya hal-hal privasi yang tak ingin dibagi. Begitu juga dengan aku, saling menghargai intinya.
    Tapi jangan juga berpikiran buruk kepada pasangan, hanya karena tidak ingin berbagi masa lalu.
    Kalau kata orang "Jangan selalu melihat ke belakang, lihatlah yang di depan". Melihat masa lalu boleh, tapi jangan keseringan. Anggap saja sebagai batu loncatan, sebagai cermin instropeksi diri untuk masa depan.

    BalasHapus
  14. Nama: Afifah Mazaya
    Twitter: @afifahmazaya
    Email: afifahmazaya@gmail.com

    Nggak penting, tapi aku pengin tau. Kepo. Nggak lucu kan kalau jadi orang yang terakhir tau masa lalu pasangan? Juga, untuk siap-siap kalau ada yang mengungkit masa lalu, supaya nggak terjadi kesalahpahaman.
    Buatku, yang penting masa lalu itu dijadikan pembelajaran. Kalau buruk, nggak diulang. Kalau baik, harus lebih baik.

    BalasHapus
  15. Nama : Trias Nurilani
    Twitter : @rilanpotter
    E-mail : trias_lucu@ymail.com
    Di bilang ga penting ga jg, di bilang penting ga penting2 bgt, jd ya penting ga penting. Dengan mengetahui masa lalunya kita bs mengetahui pasangan kita sebelumnya sehingga bisa menjadi acuan ataupun utk menjadi lebih baik lg

    BalasHapus
  16. Nama : Ramadhan Fitri Mardas
    Akun twitter : @ramadhan_rae
    Email : ramadhanul21@gmail.com

    Jawaban:
    Bagi aku masa lalu pasangan itu (lumayan)penting. Kenapa?
    Karena masa lalu merupakan gambaran karakter asli sesorang entah
    disaat dia jadi orang baik atau buruk yang dilakukan oleh orang
    tersebut. Kita mana mungkin sih milih pasangan yang masa lalunya misal
    sedikit kelam dengan mudahnya? Gimana kalo orang itu belum
    taubat/sadar? Mending sih kalo misalnya udah taubat. Tapi kalo
    sebaliknya? Itu bakal jadi malapetaka bagi kita, lebih-lebih lagi kalo
    kita gabisa kasih pengaruh yang lebih positif buat pasangan kita itu.
    Mau jadi apa nantinya?

    Tapi yang namanya 'Masa Lalu' belum tentu semuanya baik/buruk. Kita
    bisa membicarakan ini dengan pasangan kita secara perlahan tanpa
    memojokkannya, tanpa menghujat tiba-tiba atau lebih parah lagi
    menghina.
    Semua ada jalan keluarnya. Jadi yang harus kita lakukan adalah
    membicarakannya secara baik-baik dengan kepala dingin, emm tentu hati
    juga harus stabil menerima kenangan masa lalu pasangan. Well, menurut
    aku itu penting ^^

    BalasHapus
  17. nama : Erin
    Twitter : @RinShoak
    Email : Tomoyo.rin@gmail.com

    Jawaban ; Mengetahui masa lalu pasangan sangat penting. Bagi saya ketika kita bisa menerima masa lalu pasangan kita, berarti dapat mempercayainya di masa depan. Masa lalu bukan uuntuk ditinggalkan begitu saja tapi untuk diperbaiki dan menjadi lebih baik. Saling terbuka dan mempercayai akan menjadikan hubungan kita langgeng.

    BalasHapus
  18. Nama: Bintang Maharani
    Akun Twitter: @btgmr
    Alamat Email: btgmhrn@gmail.com

    Jawaban: penting, tapi bukan sangat penting. Nggak jadi prioritas deh maksudnya. Istilahnya masa lalu itu cuma formalitas aja untuk mengetahui sejarah hidup dia dulu bagaimana, nggak sampe diubek-ubek segala. Supaya ke depannya nanti kita nggak usah kaget lagi kalau tiba-tiba menemui sikon yang sama sekali nggak kita 'kenali'. Setidaknya sudah tahu "oh... ini begini, ini begitu. Ini siapanya ini, itu siapanya itu. Dia pernah begini, pernah begitu."
    Soalnya nanti rasanya akan jadi hambar sekali kalau kita nggak tahu apa-apa tentang si pasangan meski hanya secuil masa lalu.

    BalasHapus
  19. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Email: ayamurning@gmail.com

    Masa lalu pasangan itu nggak penting sama sekali karena aku menyetujui dan merasa memang benar seperti kutipan di atas itu tentang apa yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Kalau kita memang tulus mencintainya sepenuh hati, maka kita juga harus bisa menerima dia sepaket utuh, baik itu masa lalunya, masa kininya dan masa depannya. Yang terpenting adalah dia yang sekarang ini bagaimana. Kita hidup untuk sekarang, hari-hari yang akan datang dan masa depan. Bukan untuk masa lalu yang sudah lewat. Jika terus dibayang-bayangi oleh masa lalu, kapan mau majunya? Ibaratnya kalau lagi baca buku, tapi malah di halaman ituuuu aja yang diulang-ulang, lalu kapan bisa tuntasin baca bukunya? Begitulah kira-kira. :)

    BalasHapus
  20. Nama:Putri Prama Ananta
    Twitter: @PutriPramaa
    Email: anantaprama@yahoo.co.id

    "Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

    Sangat penting. Experience is the best teacher. Seperti kata pepatah itu, dengan masa lalu kita akan punya pengalaman yang mengajari kita. Menjalin hubungan berarti kita harus merelakan rahasia kita turut luluh dan mencobanya berbagi pada pasangan, agar pasangan kita mengerti. Untuk lebh mengerti, itu gunanya mengetahui masa lalu.
    Tapi, jangan terlalu terbawa oleh masa lalu, kita akan hidup di masa depan. Jadi, jangan terlalu memikirkan masa lalu pasangan. Anggaplah, masa lalu, ada spion yang sekali-kali ditengok.

    BalasHapus
  21. Nama: Thia Amelia
    Akun twitter: @Thia1498
    E-mail: thiameliasn@gmail.com

    "Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

    Sangat penting, meskipun bukan untuk dikenang. Masa lalu penting, karena mereka merupakan gambaran untuk masa depan. Bagaimana cara melewati masa depan tanpa kesalahan yang telah dibuat dimasa lalu. Bagaimana cara mengatasi kesalahan masa lalu yang pernah dihadapai, dan bagaimana cara menjadikan keberhasilan masa lalu menjadi keberhasilan saat ini. Meskipun hanya masa lalu, mereka bisa menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk masa depan. Jangan pernah dilupakan, tapi jangan pula dikenang, yang harus kita lakukan adalah pelajari.

    BalasHapus
  22. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Bagiku, sekelam apapun masa lalu pasanganku hal itu adalah hal yang penting. Dia yang sekarang adalah dia yang terbentuk dari masa lalunya. Dengan mengenal masa lalunya, aku akan semakin belajar untuk memahaminya. Bukan untuk menghakiminya atau memberikan nasehat-nasehat yang membuatnya muak. Aku sadar, aku juga tidak sempurna, aku juga punya masa lalu yang harus diketahui oleh dia. Nah, dengan masa laluku itu dia mau menerimaku. Aku juga harus menerima masa lalu dia juga dong? Hubungan itu tentang menerima dengan iklas juga tentang menghargai satu sama lain.

    BalasHapus
  23. Tri Fitri Yanti
    @SheMpitFitri
    mpitfitri85@gmail.com

    Masa lalu pasangan penting sebagai pertimbangan untuk menerima dia atau engga untuk jadi pasangan di hubungan yang lebih serius. Bukankah kepribadian seseorang bisa digambarkan oleh masa lalu orang tersebut?Tapi masa lalu bukan satu-satunya yang harus dijadikan pertimbangan dalam menjalani hubungan dengan pasangan karena ada waktu yang mungkin mengubah pribadi pasangan menjadi seseorang yang sangat berbeda dengan orang di masa lalu tersebut...

    BalasHapus
  24. Wening Purbawati
    @dabelyuphi
    dabelyu_phi@yahoo.com

    antara penting dan tidak penting sih. karena masa lalu itu hanya bagian yang telah berlalu, kita tidak bisa mengubah atau memperbaikinya. yang terpenting itu justru masa sekarang dan masa depan yang akan kita jalani bersama pasangan kita.

    BalasHapus
  25. Nama : Lois Ninawati
    Twitter : @_loisninawati
    Email : ninawatilois@gmail.com

    Kalau aku sih, biasa aja sama masa lalu pasangan. Kan, yang penting, terus jalan aja kedepan. Nggak boleh ngeliat terus ke belakang. :D sesekali aja sih, gak apa" :D

    BalasHapus
  26. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Email: shinra2588@yahoo.com

    "Seberapa penting masa lalu pasangan bagimu?"

    bagiku masa lalu pasangan itu penting, meski tidak dijadikan patokan dalam menilai seseorang bulat2. dengan mengetahui masa lalu pasangan, kita jadi tahu pengalaman apa yang pernah dijalaninya, sekaligus bagaimana cara dia menyikapinya. ada beberapa orang yang mungkin punya masa lalu kelam yang selama ini disembunyikan. apabila dia mau berbagi, itu tandanya ada rasa kepercayaan yang diberikan. menurutku itu landasan bagi hubungan antara dua orang, yaitu ketika dia mau berbagi masa lalunya, namun tetap fokus melihat ke depan. toh tidak ada manusia pun yang bisa membuang masa lalunya, bukan? :)

    BalasHapus
  27. Tri Indah Permatasari
    @LiebeIs0503
    triyusufciduk@yahoo.com

    Selama pasanganku ngak bertanya satu atau keduanya dari kedua pertanyaan ini maka aku tidak akan membahas masalah masa lalu. 1. Bagaimana dengan masa lalumu? 2. Apa kau ingin tahu masa laluku?
    Itu untuk secara detailnya, tapi satu hal yang harus ku tahu tetang dirinya. Karena bagiku hal terburuk dari masa lalu pasangan yang tidak bisa kuterima adalah jika dia merubah jenis kelaminnya. Maka aku harus tahu itu. Yang insya allah jawabannya bisa kudapat sendiri tanpa ia beritahu.
    Selebihnya itu urusan personal dan kepribadiannya, jika ia ingin cerita silahkan dan jika tidak it's okay saling percaya saja satu sama lain.

    BalasHapus
  28. Nama : Veny
    Twitter : yutakaNoYuki
    Email : himurasora@yahoo.co.id

    Masa lalu pasangan penting untuk aku ketahui karena meskipun sudah berlalu, baik atau buruk masa lalu tersebut, hal itulah yang membentuk kepribadian pasanganku saat ini. Kalaupun masa lalunya buruk yang penting adalah bagaimana pasanganku itu menjalani masa sekarangnya ini. Aku pelu mengetahu masa lalu pasanganku agar bisa paham dengan sifatnya ataupun cara berpikirnya dan juga bagaimana bisa kelak menyesuaikan dengan cara berpikirku

    BalasHapus
  29. Sepenting apa masa lalu pasangan bagimu?

    Sepenting bagaimana dia menatap masa depannya.
    Saya tidak keberatan jika dia penya masa lalu yang kelam asalkan dia punya usaha nyata untuk bangkit dari keterpurukan & memulai hidup 'sehat' untuk masa depannya. Agak berat memang, tapi itulah gunanya pasangan. Mendampingi di kala suka maupun duka.

    Nama: Dian Maya
    Twitter: @dianbookshelf
    Email: dianmayasariazis@gmail.com

    BalasHapus
  30. Nama : Aurelia Exposto
    Twitter : @aurelleys
    E-mail : aurelantonieta@gmail.com

    "Seberapa penting masa lalu pasanganmu?

    Dalam hal untuk mengukur kepercayaan dan kejujuran pasangan saya, ini adalah hal penting.
    Tapi saya tidak terlalu memusingkan dan memikirkan masa lalu nya, karena toh itu adalah masa lalu yang udah gak bisa dia ulang lagi. Yang penting dia udah jadi pribadi baru, bukan seseorang yang sama di masa lalunya.

    Terima kasih :)

    BalasHapus
  31. Nama: Leny
    twitter: @Lenny66677291
    email: lenyhermi@gmail.com
    mengetahui masa lalu pasangan itu sangat penting bagi saya. Karena saya perlu tahu dia itu dulunya seperti apa. Tapi bukan berarti mengungkit kembali. Tapi hanya sebagai pembelajaran saja untuk masa sekarang dan masa depan,supaya tidak terulang lagi kejadian yang sama. Dan bisa diambil hikmahnya dari masa lalu itu.

    BalasHapus

  32. Nama : Dayu Ningsih
    Akun twitter : @XXChii_
    Email : stupidliar367@gmail.com



    “Ketika kamu mencintai seseorang, seharusnya masa lalunya tidak lagi penting. Kalaupun penting, seharusnya ia tidak lebih penting dari orang yang kita cintai. Seharusnya kita bisa menerima pasangan kita sepaket dengan masa lalunya.”

    Saya sepenuhnya setuju dengan itu.

    Mencintai, artinya siap menerima pasangan, termasuk soal sejarah panjang hidupnya.
    sebelum melihat orang lain, kita harus melihat masa lalu kita sendiri. Apa masih berhak menilai masa lalu orang lain, sementara kita pun tak lepas dari masa lalu yang tak selalu berjalan mulus? Kalau sudah memutuskan berkomitmen, seharusnya kita siap menerima pasangan secara utuh, semua kebaikan dan keburukan, juga sejarah hidupnya. Yang terpenting, jangan biarkan perasaan negatif dari masa lalu menghantuimu apalagi membuat nggak nyaman suatu hubungan . Boleh diingat tapi hanya sebatas kenangan .Jangan sampai menjadi problem suatu hubungan bukankah yang paling penting adalah yang sekarang dan dimasa depan?

    BalasHapus

  33. Nama : Dayu Ningsih
    Akun twitter : @XXChii_
    Email : stupidliar367@gmail.com



    “Ketika kamu mencintai seseorang, seharusnya masa lalunya tidak lagi penting. Kalaupun penting, seharusnya ia tidak lebih penting dari orang yang kita cintai. Seharusnya kita bisa menerima pasangan kita sepaket dengan masa lalunya.”

    Saya sepenuhnya setuju dengan itu.

    Mencintai, artinya siap menerima pasangan, termasuk soal sejarah panjang hidupnya.
    sebelum melihat orang lain, kita harus melihat masa lalu kita sendiri. Apa masih berhak menilai masa lalu orang lain, sementara kita pun tak lepas dari masa lalu yang tak selalu berjalan mulus? Kalau sudah memutuskan berkomitmen, seharusnya kita siap menerima pasangan secara utuh, semua kebaikan dan keburukan, juga sejarah hidupnya. Yang terpenting, jangan biarkan perasaan negatif dari masa lalu menghantuimu apalagi membuat nggak nyaman suatu hubungan . Boleh diingat tapi hanya sebatas kenangan .Jangan sampai menjadi problem suatu hubungan bukankah yang paling penting adalah yang sekarang dan dimasa depan?

    BalasHapus