Selasa, 29 September 2015

Bad Boys





Penulis: Nathalia Theodora
Ilustrasi sampul: Yanagi Yie
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2014
Jumlah hal.: 216 halaman
ISBN: 978-602-03-0662-9

Semua orang tahu, SMA Emerald dan SMA Vilmaris musuh bebuyutan, walaupun kini jarang tawuran. SMA Emerald dikomandani Austin, sementara SMA Vilmaris dipegang oleh Troy. Tapi siapa yang tahu bahwa Ivy, adik Troy, ternyata bersekolah di SMA Emerald?

Suatu hari, Lionel—tangan kanan Troy—diberi tugas untuk menjemput Ivy, dan kepergok oleh Austin! Menyimpulkan bahwa Ivy berpacaran dengan musuh, Austin menghukum Ivy menjadi pesuruh gengnya. Untuk menutupi identitasnya sebagai adik Troy, Ivy pun mematuhi perintah Austin, juga perintah Troy untuk pura-pura pacaran dengan Lionel.

Saat Ivy memohon pada Austin untuk menghentikan hukuman, Austin menyuruhnya putus dari Lionel sebagai syarat. Lagi pula, ternyata Ivy diam-diam mulai menyukai Austin...

Bisakah Ivy terus menutupi identitasnya ketika Austin akhirnya menyatakan cinta? Dan bagaimana tanggapan Ivy saat Lionel menganggapnya bukan sekadar adik Troy?

                                                               ***
Novel Bad Boys ini bercerita tentang kehidupan Ivy, seorang siswi Emerald. Troy, kakak kandung Ivy, adalah bos geng di SMA Vilmaris. Ya, Ivy lebih memilih bersekolah di Emerald bersana Sophie, sahabatnya, dibandingkan harus satu sekolah dengan Troy. Tidak ada yang tahu bahwa Ivy adalah adik kandung bos geng SMA Vilmaris selain Sophie. Namun tanpaknya pilihan untuk bersekolah di SMA Emerald ini membawa petaka.

Austin, bos geng di SMA Emerald tanpa sengaja mengetahui saat Ivy diantar ke sekolah oleh Lionel, tangan kanan Troy. Ia pun mulai mengawasi Ivy dan memperlakukan gadis itu sebagai bulan-bulanan. Austin mengancam akan mencelakakan Lionel jika Ivy tidak menuruti semua perintahnya. Dan Ivy yang cukup suka kepada Lionel akhirnya harus meneruti Austin. Demi melindungi Lionel dan demi melindungi rahasianya sebagai adik Troy.

Perlahan tapi pasti, karena seringnya mereka bertemu, Ivy mulai merasa tertarik kepada Austin. Begitu pun sebaliknya. Tapi apakah perasaannya itu benar? Bagaimana Lionel? Bagaimana Troy? Dan sanggupkah ia terus menerus menutupi hubungannya dengan Tror dari Austin?

***

Cerita remaja dengan setting suasana yakni perselisihan geng dua sekolah ini tentu bukan ide orisinil. Sudah ada novel yang membahas hal serupa. Namun novel ini bagi saya pribadi cukup enak dinikmati. Ini karena narasinya yang mengalir.

Selain itu, tokoh-tokoh pendamping (selain Ivy) di dalam novel ini mendapat porsi yang lumayan berimbang. Ini membuat setiap cerita cukup diwarnai oleh hubungan para tokohnya. Sampai sekarang saya masih penasaran dengan kelanjutan perjuangan Sophie untuk memikat Troy. Walaupun aslinya sih, Sophie emang gak ngapa-ngapain buat berusaha ngedapetin Troy. Dia cuma mengaumi Troy dari jauh dan pas ketemu malah jadi salah tingkah sendiri.

Saya juga penasaran dengan kelanjutan hubungan Troy dengan Natasha. He..he.. Iya, cerita “pendamping” dalam novel ini pun menarik. Cerita utamanya sendiri sih lebih banyak berkutat di perasaan Ivy yang menurut saya cukup plin – plan. Awalnya merasa suka sama Lionel. Kok tahu – tahu jadi suka Austin. Pun Austin kok tahu – tahu suka sama Ivy tanpa moment pemicu yang berarti.

Hm.. untuk penokohan, setiap karakter cukup konsisten kecuali Troy. Sikap Troy ke Ivy kok terkeasan labil ya. Galak dan cuek tapi pedulian. Tapi cukup drama juga waktu dia memutuskan buat ngelakuin adegan terakhir di SMA Emerald itu. :D

Secara keseluruhan semua cerita dalam Bad Boys ini punya warnanya masing – masing. Dan setiap tokohnya cukup Loveable kecuali Ivy sendiri. Ha..ha.. Saya daftar jadi tim Lionel boleh? :D


2 komentar:

  1. Nggak kebayang kalo emak-emak tua kaya saya baca novel ini hahahaaa... Liat nama-nama sekolahnya aja malah kebayangnya cluster-cluster perumahan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. tergantung selera sih. kalau suka bacaan simple dengan konflik yang meremaja biar awet muda ya bisa aja baca novel ini.
      diriku aja yang baru jadi nyonya, meski belum jadi emak2, cukup suka :D

      Hapus