Senin, 17 Agustus 2015

Show Your Work!

24180669

 Penulis: Austin Kleon
Penerjemah: Rini Nurul Badariah
Penyunting: HP Melati
Penyelaras akhir: Putri Rosdiana
Penata aksara: Isti
Desain sampul: Hedotz Kliwon
Penerbit: Noura Books (PT Mizan Publika)
Cetakan ke-1, November 2014
Jumlah hal. 215 halaman
ISBN: 978-602-1306-67-3
“Timeless. Kapan pun mau, pembaca selalu bisa mendapatkan ide segar dan inspirasi dari buku ini.” – Library Journal

Kata Edgar Allan Poe, sebagian besar penulis takut jika proses berkaryanya diketahui orang lain. Sementara itu, Pablo Picasso kerap membuat orang yang berkomunikasi dengannya justru kehilangan energi dan motivasi berkarya. Ya, keduanya memang maestro legendaris, tapi sekarang bukan saatnya lagi berkarya ala mereka. Bukan juga zamannya Mozart sang genius musik. Ini eranya kamu. Siapa pun kamu, bisa berkarya!

Lalu, apa kuncinya?

Tunjukkan saja. Di zaman keterbukaan ini, semua orang punya kesempatan sama untuk jadi hebat. Jangan sembunyikan proses kratifmu. Undang orang – orang untuk melihatnya. Jangan khawatir kritik, karena itu bahan pelajaran buatmu. Ide yang menurutmu tidak menarik, siapa tahu luar biasa bagi orang lain. Lebih dari itu, karyamu juga bisa menginspirasi orang lain.
Jadi, tunggu apa lagi? Tak perlu ragu atau malu. Berbagi karya membuatmu kaya!

“... Semakin banyak kamu memberi, semakin banyak yang kembali padamu.” – Paul Arden

***

Buku Show Your Work! yang saya baca ini adalah edisi terjemahan dari buku dengan judul yang sama yang terbit di USA. Buku yang ditulis oleh Austin Kleon ini sangat inspiratif dengan isi yang ringkas dan tampilan yang menarik.

Ada 10 chapter pembahasan dalam buku ini yang semuanya membahas tentang berbagi proses kreatif dengan orang lain. Menurutnya, dengan zaman di mana teknologi informasi membuat pertukaran informasi berlangsung sangat cepat, maka setiap orang yang bekerja di industri kreatif sebaiknya membagi proses kreatifnya. Ini bisa menjadi salah satu sarana promosi yang efektif. Ini karena orang yang menemukan apa yang disuguhkan akan membuat orang merasa dekat dengan karya tersebut dan tertarik menikmati atau memilikinya.

Dalam buku ini banyak kutipan dari orang – orang yang sukses di industri kreatif seperti penulis, produser, musisi dan lainnya. Setiap chapter memberi inspirasi yang menarik.

Dalam chapter awal dijabarkan tentang makna “amatir”. Amatir berasal dari kata “Amateur” dalam bahasa Perancis yang berarti “orang yang melalukan sesuatu dengan dasar kesenangan, memperjuangkan karya dengan cinta, tanpa menghiraukan potensi kesohoran, uang atau karier – keuntungan yang kerap didapatkan oleh para profesional. Menurutnya dengan menjadi amatir, maka seseorang akan bebas dari rasa takut dalam berkarya. Chapter ini memotivasi seseorang untuk berani berkarya dan kemudian berani menampilkan karyanya.

Chapter berikutnya membahas tentang berfokus pada proses bukan pada hasil. Dan proses inilah yang yang perlu dibagi. Hal ini diceritakan di chapter berikutnya yang berjudul: “Berbagilah Hal Kecil Setiap Hari” namun kita pun diingatkan tentang etika berbagi di chapter ke-7 yang berjudul “Jangan jadi Manusia Penyampah”. Pembaca diingatkan untuk menerima tidak hanya sekedar berbagi. Pembaca diingatkan untuk memberi perhatian pada pihak lain. Semua hal tidak melulu tentang dirinya sendiri.

Di dua chapter terakhir, pembaca diingatkan untuk “Juallah” dan “Bertahanlah”. Pembaca diingatkan bahwa setelah membagi karya secara gratis dan kemudian karya itu semakin dikenal masyarakat, maka mulailah memberi nilai untuk karyamu. Biarkan orang menghargainya dengan membelinya. Kemudian ketika sukses ingatlah untuk membalas kebaikan semua orang yang sudah mendukung kesuksesanmu. Dan terakhir, bertahanlah. Sebab dalam prosesnya akan ada pasang surut. Ada masanya karya yang dibuat mendapat apresiasi positif, namun bukan berarti itu tandanya untuk berhenti. Bertahanlah. Ambil jeda kemudian mulailah kembali.

***

Ah, buku ini memberi banyak inspirasi. Dan sejak saya membaca buku ini, saya sudah berkali – kali menyarankan penulis – penulis yang berinteraksi dengan saya untuk membaca buku ini. Ini agar mereka pun terinspirasi untuk berbagi. Mampu mengelola audience atau pembacanya dengan baik sehingga mereka menjadi loyal reader. Caranya? Dengan berbagi dan berinteraksi dengan mereka.

Buku ini, benar – benar memberi banyak ide. Bahkan untuk blogger semacam saya, buku ini memberi banyak inspirasi terntang apa yang menarik untuk di-share di blog dan twitter. :D

Buku yang layak untuk dikoleksi dan dibuka kapan pun membutuhkan atau sedang mengharapkan isnpirasi atau saat buntu ide.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar