Senin, 08 Juni 2015

[Review + Giveaway] Alter Ego

 

Penulis: Rani Puspita
Penyunting: Tina Leoni
Penata Letak: Githa Eka
Pendesaian Sampul: Githa Eka
Penerbit: PT Lintas Kata
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal.: iv + 228 halaman
ISBN: 978-602-71445-7-6
Bahagia dirasakannya, kehilangan pun dihadapinya.
Namun, apakah disebut takdir jika orang yang disayangi satu per satu meninggalkannya. Bahkan saat menemukan cintanya, ia pun kehilangannya.
Secara tidak sadar “sesuatu” telah mengubah dirinya sejak kecil. Ia pun bergelut dengan separuh jiwanya, berusaha memahami dirinya sendiri di antara masa suram.
Dan di antara masa suram, masih ada seseorang yang rela menjadi bagian dalam hidupnya. Rela memberikan hal yang selama ini tidak dimilikinya.
Nayla, seorang gadis remaja yang belajar untuk mengetahui siapa yang benar – benar ada untuknya. Ia juga belajar memahami bahwa ia dapat memilih untuk menjadi bahagia.

***

Masa kecil memang memiliki peranan penting dalam membentuk diri seseorang. Kenangan, baik yang indah maupun yang pahit akan menjadi ingatan yang tersimpan bahkan hingga alam bawah sedar. Dan tanpa sadar inilah yang mempengaruhi seseorang dalam membuat keputusan. Mempengaruhi karakternya. Mempengaruhi sikapnya dalam menghadapi masalah.


Nayla, gadis remaja dengan masa kecil yang tidak umum. Penyiksaan menjadi makanan sehari-harinya. Kehilangan pun menjadi hal yang cukup diakrabinya. Nayla tumbuh menjadi remaja yang tertutup. Persahabatan menjadi hal yang asing baginya.

Hingga Popi datang. Gadis ceria dengan sebuah masalah yang ternyata cukup mengganggu Nayla. Kehadiran sahabat barunya mulai membuat Nayla mau membuka diri. Ia pun belajar menghadapi dunia.

Namun tragedi terjadi satu persatu di sekitar Nayla. Musibah yang menimpa Popi, kehilangan orang – orang terdekatnya. Hingga akhirnya kehilangan orang – orang tercintanya. Namun semuanya meninggal dengan mengenaskan.

Apakah ini ada hubungannya dengan mimpi yang datang di malam sebelum tragedi terjadi?

***

Kisah hidup Nayla sudah bisa tergambarkan dalam frase “Alter Ego”. Sisi diri Nayla yang lain. Namun membuat pembaca penasaran dengan pertanyaan “Apa pemicunya?”, “Apa penyebabnya?”, “Apa dan bagaimana dia melakukannya?”

Pertanyaan – pertanyaan inilah yang dijawab satu persatu oleh penulisnya.

Kisah hidup Nayla ini cukup menarik. Diksinya juga cukup bagus. Namun cara penulis membuka cerita melalui deskripsi suasana masih terkesan umum. Kurang khas.

Namun dalam hal penokohan cukup konsisten. Kehadiran tokoh Guntur yang mendadak, namun ternyata punya peran penting cukup menarik. Meski agak kecewa juga karena ketertarikan Guntur ke Nayla alasannya belum cukup clear. Yah, kadang cinta pada pandangan pertama nggak bisa dijelaskan dengan baik ya (^_^)v

Buku ini bisa menjadi lebih menarik jika twist-nya dibuat lebih menganggetkan.

***

Readers, ada satu buku Alter Ego yang siap untuk kamu miliki dari Lintas Kata. Khusus untuk Reader yang beruntung. Nah, mau jadi yang beruntung? Yuk ikuti langkahnya:

1)      Follow akun twitter @atriasartika @Lintas_kata
2)      Share giveaway ini di akun twitter kamu dengan mention @atriasartika @Lintas_kata dengan hashtag #AlterEgo
3)      Beri komentar tentang review buku ini di kolom komentar dan jawab pertanyaan berikut:
“Kalau kamu memiliki kepribadian yang lain, kira – kira bentuk kepribadian yang terbentuk seperti apa?”
 sertakan juga data dirimu: nama, akun twitter, dan email
4)      Giveaway ini berlangsung dari tanggal 8 sampai 10 Juni 2015. Pengumuman akan dilakukan paling lambat 1 minggu setelah Giveaway berakhir.

Nah, mudahkan? Semoga beruntung ya, Readers ;)

19 komentar:

  1. nama : Eny
    twitter : @enythxz
    email : enytok03@gmail.com

    dari riview nya bikin penasaran dengan sosok Nayla, nah alter ego itu kan kepribadian ganda sudah dijelaskan tadi awalnya Nayla remaja yg tumbuh tertutup. Sebenarnya saja juga pribadi penutup dan ada sebagian kepribadian tertutup bisa mjdi psikopat karena beban masalah yg hanya ditanggung sendiri.

    Namun tragedi terjadi satu persatu di sekitar Nayla. Musibah yang menimpa Popi, kehilangan orang – orang terdekatnya. Hingga akhirnya kehilangan orang – orang tercintanya. Namun semuanya meninggal dengan mengenaskan.

    saya curiga kalo Nayla yang membunuh dan berubah menjadi psikopat.

    Sebenarnya saya tipe introvert ,saya lebih suka menghabiskan waktu dengan sendiri .Awalnya saya dulu bukan introvert sering maen,menghabiskan waktu dg teman tapi semua berubah ketika saya mulai menyukai kesendirian tapi kesendirian saya merubah kepribadian saya seolah-olah saya anti sosial, Rasanya ingin menjadi seperti dulu dan menghilangkan sikap introvert saya. Berbeda jika di dunia maya seolah saya bisa ramah,care, asik, humoris berbda lagi di dunia nyata yg pendiam, garing,cuek,dll

    BalasHapus
  2. Nama : Arfina
    Twitter : @ipinkaramel
    email : arfina.tiara123@gmail.com

    Kira-kira ... pendiam, dulu waktu saya belum gede, saya tuh pemalu dan pendiam, malas untuk ngeluarin kata, pelit buat ngomong. Tapi semenjak masuk Sd kelas 4an, saya mulai berani walaupun masih suka sama yang namanya diam. Buat saya diam itu enak, tenang, tapi lama-lama diam juga ngga enak.

    BalasHapus
  3. Jiah @jiahjava jiahaljafara32@gmail.com

    woo jd Nayla punya alter ego gara2 masa kecil yg buruk. Saya merasakan sendiri sih bahwa kejadian buruk di masa kecil entah mengapa slalu teringat. Jd semacam ketakutan....

    Kalau saya punya alter ego, mgkn dia adl anak yg terlihat baik, penurut, pendiam, tp sekali dia terusik, dia melakukan kekejaman secara halus. Gila memang, tp untung dia cuma hayalan saya sebagai bentuk pemberontakan hehe

    BalasHapus
  4. Nama : Ratnani Latifah
    Twitter : ratna@Shinju2chi
    E-mail : Kazuhanael_ratna@yahoo.co.id

    Langsung suka dan tertarik melihat juduknya Alter Ego. Sesuatu yang menarik memiliki sisi mistis dan misterius.

    Nayla seorang yang terbiasa hidup dalam penyiksakan dan tertutup yang memang memiliki kecenderungan untuk menjadi sosok berbeda, menciptakan diri yang lain untuk melindungin dirinya dengan pribadi yang lebih kuat. Mungkin dengan menjadi psikopat yang tak pernah dia sadari.

    Kalau saya punya alter ego? Berharap bisa menjadi seseorang yang lebih berani, lebih membuka diri. Walaupun sejatinya menjadi diri sendiri untuk saat ini lebih saya syukuri, :)

    BalasHapus
  5. Nama: Ani Purditasari
    Twitter: @Anny_Tears
    Email: AnnyTears.AT@gmail.com


    Alter Ego-ku mungkin akan jadi pribadi yang penurut, kalem dan lemah lembut. Berbeda dengan aku sebenarnya, pemberontak, blak-blakan dan tomboy.

    Tapi sepertinya menjalani kehidupan sebagai alter ego-ku tidak menarik, hidup berjalan datar tanpa ada tantangan. Jiwaku lebih seperti alter ego-nya Naila, rada kejam. :3

    BalasHapus
  6. Nama: Bintang Permata Alam
    Email: bintangpermata45@gmail.com
    Twitter: @Bintang_Ach


    Dari review di atas sy sangat tertarik dengan tokoh Nayla. Pemberian karakter pd tokoh sgt unik. Yang pasti sgt bikin penasaran. Apalagi cerita ini berisi ttg kepribadian Nayla yg terbilang cukup lain dr yang lain. Pokoknya sgt senang skli apabila brksmpatan mndpt buku ini.

    Jawaban: Sy orgnya trmsk pendiam, shari2nya pun sy lbh memilih di rumah utk membaca buku/bermain hp. Kalau msal sy mmpnyai kpribadian lain sy ingin mjd pribadi yg humoris. Dg humoris sy bs membuat tmn2 sy senang, mmbuat mreka mrasa nyaman dg adanya saya dan bs mmbuat tmn2 sy trtawa krn saya. Dan sy sgt menginginkan hal itu. Saya senang bs mmbuat orang lain senang. Dan sy pun senang krn dg humoris akan menambah keceriaan di hari2 saya. Krn, sesungguhnya hal yg dbtuhkan mnusia di dunia ini adlh kesenangan. Dan sy brhrp smga sy bs mnciptakan ksenangan tsb dg cara sy sndri.
    Terima kasih^^

    BalasHapus
  7. Neneng Lestari
    n_tarie90@yahoo.com
    @ntarienovrizal

    Aku jadi ingat sama novel "24 wajah Billy" yang di ambil dari kisah nyata. Cukup kaget mengetahui fakta bahwa kehidupan yang keras atau tersakiti saat kecil bisa memecah kepribadian menjadi 24.

    mungkin yang terjadi sama Nayla gitu juga kali ya. Kehidupan yang tidak sanggup ia hadapi seorang diri menuntut dirinya sendiri menciptakan alter yang kebalikan dari sifat aslinya.

    Aku sih udah baca beberapa buku tentang kepribadian ganda, tapi terjemahan semua. Dan kali ini kayaknya bakal menarik ada penulis lokal yang mengambil tema sulit seperti ini. Soalnya konsisten karakter itu penting, bagaimana menggambarkannya juga perlu.

    kepribadian yang ingin aku miliki adalah jiwa pemberontak.

    Kenapa?

    Aku sudah terbiasa hidup dengan aturan dan disiplin yang ketat dari orang tua. Rasanya jenuh sekali setiap langkah kaki dan setiap gerak gerikku harus di atur oleh mereka. Dan sialnya, jiwaku yang udah terbiasa menghadapi ini semua tetap saja mematuhi semua itu. Tapi hati kecilku berontak, rasa kesal dan amarah yang gak bisa aku salurkan tersimpan dalam hati untuk waktu yang lama. Rasanya aku siap meledak suatu hari nanti.

    Dan dengan kepribadian yang pemberontak, aku bisa menjadi "sebagian" diriku yang aku inginkan. Walaupun hanya sebentar. Aku berani menyakurkan semua uneg-unegku dan mampu menentang apa yang tidak aku suka, dan dapat melakukan apa yang aku inginkan.

    BalasHapus
  8. Nama : Eka Fitri
    Twitter: @heart0fhuman
    E-mail : heart0fhum4n@gmail.com

    Entah knp setelah saya baca ripiu di atas, tiba2 aja kepikiran ;mungkin yg bunuh org2 terdekat Nayla itu ... ya Nayla sendiri. Ditambah lagi dgn judulnya "Alter ego", yg berarti aku yang lain.
    Mungkin si Nayla mengidap penyakit D.I.D?

    But, kalo aku yg punya kepribadian lain, mungkin bentuknya bakal ga jelas(?) mungkin aku bisa jadi s'org yandere akut yg kelihatannya baik, tapi aslinya ... ga usah dibayangin (manusia yg kejam) :"33 krn aku tipe manusia labil yg mudah dipengaruhi sesutu hal yg aku sendiri kadang ngak tau apa itu (?)

    BalasHapus
  9. Nama : Tasya Permata Sanjaya
    Email : ptasya23@gmail.com
    Twitter : @tasyatasa_

    Hehe,ikutan berpartisipasi lagi ya mbak :D.
    Kepribadian yang lain dari diriku??hm.. Aku memang manusia biasa seperti pada umumnya namun menurutku kepribadianku itu aneh perempuan tapi makannya banyak dan juga aku sering menangis sendiri krn aku merenungkan aku salah aku salah. Itu yang selalu ada dipikiranku bahwa semua kesalahan itu ada padaku. Aku juga jarang keluar rumah paling-paling cuman ke rumah tetangga ku yg tepat berasa disamping rumahku. Dulu waktu aku SD aku sering bermain tapi sekarang aku lebih memilih menutup diri dari lingkungan. Biarlah tettangga berkata kalau aku jarang keluar rumah . nah kalo aku keluar rumah terus ntar yang ada pada curiga jadi aku hanya dirumah menikmati kesunyian dan kesepian daripada keramaian yang hanya digunakan utk bergosip atau hal negatif lainnya.
    Makasih :'(

    BalasHapus
  10. Pemicu dari adanya Alter Ego dalam diri seseorang di setiap novel yang aku baca dan film yang aku tonton pasti karena masa lalu yang dia hadapi. Seperti Nayla ini, menjalai hidup masa kecilnya dengan siksaan, pasti ada sebagian dari dalam dirinya yang memberontak, apalagi sikap Nayla yang diam dan pasrah malah menjadi alasan yang kuat buat adanya kepribadian lain dalam diri dia tanpa dia sadari kan? Sebuah kepribadian yang berniat membela dengan jalan yang salah. Bisa saja kehilangan orang-orang yang dia cintai karena kepribadian dia itu kan? Hanya menebak, bukannya so tau hehe.

    Nama: Thia Amelia
    Akun twitter: @Thia1498
    e-mail: thia.amelia18@yahoo.co.id
    link: https://twitter.com/Thia1498/status/608254019048325120

    “Kalau kamu memiliki kepribadian yang lain, kira – kira bentuk kepribadian yang terbentuk seperti apa?”

    Aku pernah membaca kisah tentang Alter Ego dan pernah juga menonton drama korea yang mengusung tema Alter Ego. Mendengar kata Alter Ego yang terlitas di pikiran aku adalah seorang psikopat yang tidak disadari, tapi ketika nonton drama korea itu, ternyata Alter Ego tidak hanya seorang yang buruk, orang yang bersifat manis juga bisa.

    Dan kalau misalnya aku mempunyai bentuk kepribadian yang lain. Aku rasa aku mau seperti Alter Ego yang ada di drama itu. punya hati yang baik dan jiwa penolong yang hebat. Aku ini, termasuk seseorang yang pendiam, karena menurutku lebih baik diam dari pada bicara tapi menyakiti oranglain, aku lebih sering diam di kamar, karena itu cuma buku, laptop plus modem yang jadi teman ku, aku juga, yah begitulah, urusanmu urusanmu, urusanku urusanku, jadi aku ga terlalu peduli sama orang lain, tapi aku tidak seperti Nayla yang menjalani masa kecilnya dengan tragis, aku sama seperti anak kecil lainnya, main dll, mungkin karena itu kali yah yang memicu aku jadi pendiam begini. Maka dari itu pas aku buat social media dan mulai aktif aku juga aneh -_- . Enak aja gitu kalau ngebayangin aku punya kepribadian lain yang mempunyai jiwa social yang lebih, seenggaknya orang-orang ga terlalu nganggap aneh aku. Tapi walaupun begitu, dari pada mempunyai orang lain yang tidak kita ketahui dalam diri kita, aku rasa lebih baik menjadi diri sendiri dan merubahnya menjadi lebih baik 

    BalasHapus
  11. Nama : Veny
    Twitter : @yutakaNoYuki
    Email : himurasora@yahoo.co.id
    Link share : https://twitter.com/yutakaNoYuki/status/608451009170579457

    Ceritanya ada unsur psikologinya ya ? saya selalu tertarik dengan cerita yang bertema psikologi apalagi ditambah unsur pembunuhan. Semoga sama seperti direviewnya bahwa buku ini menarik dan bisa membawa pembaca untuk penasaran dengan alter ego dari Nayla.

    Kemungkinan alter ego saya yang akan terbentuk itu yang bersifat suka-suka, maksudnya alter ego yang tidak peduli dengan aturan, bertindak sesuka hati, berkata apa adanya meskipun menyakitkan orang lain dan tidak terlalu banyak berpikir untuk melakukan tindakan, mau akibatnya apa ya dipikir nanti aja yang penting action dulu. Karena kepribadian saya yang saat ini adalah kebalikan dari semua itu, hahaha. Jadi misalnya kalau pas ingin ngomong jujur tapi takut menyakitkan orang saya akan split ke alter ego yang satunya, biar bisa ngomong jujur tanpa beban :)

    BalasHapus
  12. Memang benar bahwa masa kecil itu berperan penting dalam pembentukan diri, karena saat saat masa kecil itu akan mengarah kepada kemana kita akan terbentuknya nanti. Untuk Alter Ego itu dimana dijelaskan seseorang memiliki kepribadian lain dan beragam macam. Nah kisah Nayla yg berubah memiliki kepribadian lain bisa saja itu karena hal di masa kecil, penyiksaan (berdasarkan review) dll. Pertanyaan itu juga membuat saya makin bertanya-tanya, penasaran, dan ingin membahas tentang masalah Nayla.

    Kalau ditanya soal Alter Ego diri saya, mungkin saya itu humoris. Namun disisi lain, saya itu pendiam, pemalu, keras kepala, tidak sabaran, dll. Kalau baru bertemu orang saya pendiam tapi pasti kalau sudah dekat & kenal akan seperti hal hal tersebut seperti humoris. Disisi yg lain lagi, saya itu perduli namun rasa perduli itu susah untuk saya ungkapkan karena ragu-ragu. Ya kiranya diriku seperti itu :)

    Nama : Musdalifah Putri
    Akun twitter : @MusdalifahYeaa
    Email : musdalifahpoetry@yahoo.com

    BalasHapus
  13. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com


    Review-nya cukup singkat dan tidak memberikan spoiler sama sekali. I have no idea, kak! -_-
    Aku sependapat, masa anak-anak adalah masa-masa emas. Pada masa inilah, dibentuk kepribadian yang akan melekat pada diri seseorang. Kalau dilewati dengan baik, kemungkinan ketika dewasa orang tersebut akan memiliki kepribadian yang kuat. Tapi sebaliknya, jika tidak mungkin krisis kepribadian akan terjadi dalam sepanjang hidupnya.
    Alter Ego yang ingin ku miliki adalah jiwa pemberontak, tapi dalam konotasi yang positif. Maksudnya, pemberani, akan memperjuangkan sesuatu dengan gigih, menerima tantangan/ambi resiko atas dasar keinginan sendiri gitu deh. Soalnya, aku tipikal orang yang patuh, penurut dan cenderung menaati norma. Kadang, aku seperti kehilangan 'taringku'. Kalau ada yang memberikan pertimbangan, pendirianku akan mudah goyah. Padahal pertimbangan itu belum tentu benar dan belum tentu terjadi. Seringnya, aku malah mengikuti atau menerima pertimbangan itu begitu saja sehingga dalam beberapa hal, aku harus menahan diri terhadap sesuatu yang sangat ku inginkan. Terima kasih

    BalasHapus
  14. Nama : Athalia Jessica
    Twitter : @jessicaquamarin
    Email : athalia.jessica.kwa@gmail.com
    Link share : https://mobile.twitter.com/jessicaquamarin/status/608532624898809856

    Review kak Atria memaparkan sebagian dari isi novel Alter Ego dgn baik dan berhasil membuatku bertanya-tanya seperti apa sebenarnya masa lalu Nayla hinggal membuatnya begitu 'unik', dan mengapa dia terus mengalami kehilangan yg memilukan..
    Jadi pengen bgt ngikuti kisahnya..

    Kalau mungkin aku memiliki alter ego / sisi diri yg lain (tapi bukannya hampir setiap orang punya ya ?), aku ingin sisi tersebut lebih tenang & lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, serta lebih berani berani bertindak tanpa keraguan sedikitpun, tentu saja untuk hal-hal baik & positif..^^

    BalasHapus
  15. Reviewnya enak dibaca dan bikin penasaran gara-gara
    ada pertanyaan Apa?...
    Apa dan bagaimana?... Aku jadi membayangkan Nayla ini
    psikopat

    “Kalau kamu memiliki kepribadian yang lain, kira – kira
    bentuk kepribadian yang terbentuk seperti apa?”
    Kepribadian yang tenang, selalu berpikiran positif dan
    suka menolong sesama, suka membuat acara amal untuk
    menolong yang membutuhkan dan terjun langsung ke lokasi
    untuk mendistribusikan bantuan :)

    nama: Ria
    akun twitter: @goodenoughoks
    email: mawarhs12@gmail.com

    BalasHapus
  16. Nama : Maria Azmi Piscessanella
    Akun twitter : @piescessanella_
    Email : nella_azmi@yahoo.com
    Link share : https://twitter.com/piescessanella_/status/608555650461794304

    Setelah membaca review ini, saya semakin penasaran dengan akhir cerita nasib Nayla yang tumbuh dengan banyak penyiksaan. Sungguh tragis saya membayangkan kisah Nayla ini. Berharap ending ceritanya ceria dan menyenangkan sosok Nayla.

    Kepribadian lain yang ingin saya miliki adalah kepribadian yang stabil dan tenang, karena kepribadian saya saat ini terlalu pemikir dan tidak bisa tenang bila ada satu hal yang belum bisa terselesaikan meskipun saya selalu berusaha positif thingking dengan semua rencana dan kehendak sang Pencipta hingga terkadang membuat fisik saya lemah. Semoga Ramadhan ini bisa membuat saya lebih tenang dalam menghadapi setiap masalah. Amien...

    BalasHapus
  17. Nama : Nabilah Rosyadah
    Twitter: @Ariestanabirah
    Email: ariestanabirah@gmail.com
    Blog : ariestanabirah-ariestanabirah.blogspot.com


    Saya pernah baca novel buatan orang Indonesia, Vasca Vannisa berjudul Don't Tell Me Anything yang notabene punya karakter utama gadis sakit jiwa, kalau tidak salah menderita histeria atau sejenis itu dan dia melakukan pembunuhan secara sadar-tak sadar. Ada juga drama Korea berjudul Hyde, Jekyll, Me yang juga membahas kelainan jiwa, dalam hal ini kepribadian ganda. Sudah ada banyak di luar sana yang menyisipkan unsur psikologi sebagai penguat/tema novel/drama sehingga saat saya baca review ini saya langsung berpikir jika si tokoh utama -Naylalah yang melakukan pembunuhan (saya juga pernah menulis cerpen pendek yang premisnya begitu). Saya penasaran bagaimana penulis bisa memuaskan/memainkan perasaan pembaca yang sudah 'biasa' dengan tema psikologi, apakah sesuai ekspetasi atau malah di luar ekspetasi?

    Untuk jawaban pertanyaan, saya ingin memiliki kepribadian yang lebih tegas karena saya yang berkepribadian plagmatis cenderung easy going, sering plin-plan dan terkadang tidak berpikir terlalu dalam terhadap sesuatu hal :). Tapi, sebenarnya saya menyukai diri saya yang sekarang ini, seorang plagmatis akut.

    BalasHapus
  18. Nama : Muhammad Rifqi Saifudin
    Email : m_rifqi_s@yahoo.co.id
    Twitter : @Rifqi_MULovers

    Kalau dari reviewnya, aku jadi penasaran sama Nayla, gimana penulis bikin dia yang tertutup, punya 'Alter Ego' yang tidak terduga. Aku sih suka sama bunuh-bunuhan, pengen tau apa penulis bakal bikin 'biasa' atau 'Wow'.

    Kalau soal kepribadian, andai aku punya ganda, kalau yang 'asli' itu pendiam, kayaknya satunya bakal mengerikan dah. Kasar, pembunuh, tapi rapuh. Entah kenapa aku selalu berpikiran gini, bahkan beberapa cerpenku juga karakternya gitu :3

    BalasHapus
  19. Halo kak, salam kenal ya :)
    Makasih lho review-nya, makasih juga untuk semua komentar teman-teman buat novel #AlterEgo. Good luck ya, semoga dapat bukunya dan berkesempatan ketemu penulisnya langsung hihihi ^_^

    BalasHapus