Sabtu, 27 Juni 2015

[Blogtour] Review + Giveaway Dangerous Love




Penulis: Christina Tirta
Editor: Donna Widjajanto
Desain sampul: Marcel A.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal.: 296 halaman
ISBN: 978-602-03-1679-6

Dunia Catherine luluh lantak saat ibunya menikah lagi dengan ayah Chantal. Chantal adalah gadis manis yang menyenangkan dan dicintai seluruh dunia. Hanya Catherine yang bertekad membencinya sepenuh hati. Bagaimana tidak? Chantal merebut Mami, satu – satunya orang yang ia sayangi. Chantal bagaikan tsunami yang menghancurkan kehidupan Catherine.
Namun, membenci Chantal bukanlah masalah terbesar Cath.

Hidupnya makin berantakan seperti keping – keping puzzle yang berserakan sejak Christ, pria misterius yang dikenalnya di kafe tenda Joe berhasil mencuri hatinya. Ia terpaksa  menjalani kebohongan yan bagai jerat tak berujung pangkal.

Tertatih – tatih Cath berusaha melepaskan diri. Melewati rintangan yang membuatnya mengalami dan menyadari arti cinta dan benci.
Mencintai dan dicintai.
Membenci dan dibenci.
Sanggupkah Catherine terbebas dari perangkap itu dan menyusun keping – keping puzzle—nya hingga utuh?

***

Kisah Catherine akan mengingatkan pembaca tentang kisah Cinderella namun dari sudut pandang saudara tirinya. Hidup bersama “orang suci” jelas membuat orang terdekatnya yang sebenarnya normal jadi terlihat “jahat”.

Catherine yang mandiri, tegas, tegar, dan tertutup jelas terlihat galak 100 kali lipat dari Chantal yang manis, imut, cantik, ramah, dan anggun. Selain itu, Catherine juga sulit bersikap ramah pada Chantal. Bukan. Bukan karena iri. Tapi karena Chantal merebut sang ibu dari sisinya. Ibu Catherine yang selama ini selalu ada untuk Catherine, yang cintanya selalu penuh untuk Catherine kini berubah. Di tengah mereka kini selalu ada Chantal. Perhatian sang ibu akhirnya terbelah. Inilah yang melukai Catherine. Sedang di saat yang sama ayah Chantal bersikap tidak peduli pada Catherine. Ini jelas membuat Catherine merasa bahwa dunia tidak adil. Chantal mendapatkan semua yang dia inginkan. Sedang Catherine kehilangan hal yang paling berharga baginya.

Namun masalah tidak sesimpel itu. Datanglah Christ, laki – laki pertama yang berhasil membuat Catherine jatuh cinta. Sayangnya ia kemudian mengetahui bahwa ayah Chantal sedang menjodohkan Chantal dengan anak dari rekannya. Dan ternyata laki – laki itu adalah Christ. Sesuatu hal yang memusingkan terjadi dan Catherine harus berpura – pura menjadi Chantal entah sampai kapan. Chantal sendiri sedang dimabuk cinta pada Marco, laki – laki yang sudah menolongnya. 

Ah, kini semua cinta berkembang ke arah yang salah dan menjadi berbahaya. Dan semakin runyamlah kisah itu, saat sebuah dendam masa lalu menyeruak dan siap untuk melukai mereka semua.

Cinta menjadi berbahaya jika ia menjadi senjata di tangan yang salah.

***

Saya membaca novel Dangerous ini dalam sehari. Memulai cerita dengan pikiran “Ah, ini kisah dari sudut pandang kakak tiri Cinderella”. Yup, penulis menggunakan sudut pandang orang pertama dalam menuturkan kisah ini. Sehingga kesan “kakak tiri Cinderella” ini semakin terasa. Apalagi cara Catherine sendiri dalam menggambarkan Chantal membuat pembaca teringat sosok Cinderella. (Btw, terlalu banyak nama dengan huruf “C” di sini ^_^)

Sejak awal, pembaca akan diajak menebak – nebak cinta siapa dan mana yang berbahaya. Kemudian kehadiran Christ mulai membuka jalur ke sebuah spekulasi yang lebih menarik. Apalagi saat ditampilkan bahwa Catherine mendapat teror dari dosa masa lalunya. Namun spekulasi ini semakin berkembang saat muncul Marco, kekasih Chantal yang tingkahnya cukup aneh bagi Catherine.

Kemudian satu persatu tabir dibuka oleh penulis. Mulai dari peneror Catherine hingga kejadian sesungguhnya dari sesuatu yang terjadi di masa lalu Catherine dan ibunya.

Yup, kisah ini punya banyak hal yang disimpan hingga akhir. Dan ini jadi semakin menarik karena penulis menggunakan sudut pandang orang pertama. Membuat sudut pandang pembaca jadi terbatas.

Oiya, sedikit hal yang mau saya komentari. Tentang memar di tubuh Chantal belum benar – benar clear dijelaskan. Dan secara emosi, cerita ini masih agak berjarak dengan pembaca. Karena menggunakan POV 1, eksplorasi penulis pada emosi Catherine bisa lebih bebas. Hanya kemarahan Catherine yang berhasil terpahami. Namun kesedihannya kurang tereksplor. Seharusnya di bagian tertentu, kedukaan Catherine bisa dibuat agar mampu ikut dipahami dan dirasakan pembaca.

Tapi, secara keseluruhan, cerita yang ditulis oleh Christina Tirta ini menarik. Dan covernya? Benar – benar manis. Namun mengecoh ini karena (sayangnya) muatan tentang balerinanya sendiri sangat minim.

Terima kasih untuk novel bagus ini. Saya tunggu karya berikutnya yang lebih menarik lagi.

***

Puisi yang terinspirasi oleh novel Dangerous Love

Cinta..
Ia kudapati sebagai kecewa
Saat Bunda tak lagi untukku semata

Cinta.. Ia kukenali sebagai senjata
Saat mimpi yang terkasih sudah patah

Cinta.. Ia kuyakini untuk dibagi
Mencoba meluluhkan hati yang terkunci
Cinta..
Ia kumaknai bahaya
Saat kepercayaan menjadi belati
Dan menusukku dipanggung bahagia

blogtour dangerous love
banner Blogtour simak tanggalnya yaa
***
Dan seperti yang disebutkan di judul postingan ini, review ini adalah bagian dari rangkaian blogtour Dangerous Love yang memang baru keluar di bulan Juni ini. Dan sebuah kehormatan bisa mendapatkan beberapa eksemplar bertama dari penulisnya langsung.

Nah, seperti biasa, Blogtour selalu dipenuhi dengan sepelukan hadiah. (mau bilang “segunung” tapi takut disebut “lebay”..ha..ha..). Dan memang, Christina Tirta yang baik hati dan ramah ini sudah menyiapkan hadiah untukmu, Readers.

Akan ada 1 Readers yang beruntung mendapatkan 1 novel Dangerous Love dan notes Dangerous Love dari penulisnya. Merchandise ini limited lho. Dibuat khusus oleh penulisnya untuk mereka yang beruntung. Nah, gak sabar lagi untuk ikuta Giveaway Blogtour Dangerous Love ini?

Yuk simak ya, Readers:
1) Follow akun twitter @MVFShop dan @atriasartika

2) Promosikan Giveaway ini di akun twitter kamu dengan mention @MVFShop @atriasartika dan @gramedia. Jangan lupa pakai hashtag #DangerousLove

3) Jawab pertanyaan ini di kolom komentar:

“Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

Sertakan juga data dirimu berupa nama, akun twitter, dan email ya

4) Giveaway ini berlangsung sejak 27 Juni sampai 1 Juli 2015

5) Giveaway ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia ya :D

Nah, itu dia caranya, Readers. Bagaimana? Mudahkan? Jadi jangan lewatkan kesempatan memenangkan novel Dangerous Love langsung dari penulisnya yaaa..

26 komentar:

  1. Nama : Lois Ninawati
    Twitter : @_loisninawati
    Email : ninawatilois@gmail.com

    Jawaban : kalau menurutku, cinta yang seperti 'Dangerous Love' adalah cinta yang mulai mengkhianati, nggak setia, nggak perhatian, nggak seperti biasanya. Cinta yang seperti itu, sebenernya bisa dibilang bukan 'cinta' ya, sangat bahaya. Soalnya, di satu sisi, seseorang mengkhianati yang artinya, sudah tidak mencintai pasangannya. Di sisi lain, pasangan yang ditinggalkan, belum tentu bisa melupakan sepenuhnya. Bagaimana tidak? Pasangan yang ditinggalkan akan terus2an kepikiran? Atau bahkan, bisa melakukan hal hal yang nekat. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Btw, kak, puisinya, terinspirasi dari Dangerous Love :D ada yang typo jadi Dangerous Game :D

      Hapus
  2. Nama : Dias Shinta Devi
    Twitter : @DiasShinta
    Email : diasshinta.iyas@gmail.com

    Jawaban :
    Kategori 'Dangerous Love' menurutku itu cinta yang dimulai dengan kepalsuan, dibumbui kebohongan, diracuni dengan alibi, diwarnai pengkhianatan dan ditutupi dengan kerelaan pasangan lain untuk tetap menerima pasangannya apa adanya.
    Kadang emang wanita sih yang selalu mengalami Dangerous Love, dia buta dengan cinta. Segalanya berwarna di mata dia, pasangannya sempurna dan menjadi pujaannya. Tapi dia belum juga sadar, karena wanita selalu menerima pasangannya apa adanya. Ini nih yang disebut dangerous love menurutku. Cinta dan Bodoh jadi seperti nggak ada bedanya. Bahkan mungkin lebih rela mati dibanding melepas seseorang yang dikatakan belahan jiwanya itu (padahal seisi dunia tau betapa buruknya pasangannya).
    hahaha cinta emang bikin pusing~


    thanks kak atas GAnya :))))

    BalasHapus
  3. Nama : Agatha Vonilia M.
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Email : agathavonilia@gmail.com

    “Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

    Jawaban : Cinta dalam "Dangerous Love" ya? Menurutku yang seperti ini, pada saat aku punya pacar terlebih lagi aku sudah yakin bahwa dia adalah pendamping hidup yang tepat bagiku. Pemikira-pemikiran dan penilaian negatif orang-orang di sekitarku terus saja merasuki dan mempengaruhi pikiran ku. Hidup selalu berpegang teguh pada pilihan. Mumpung aku masih muda banyak pilihan dalam hidup ku, jadi aku harus memutuskan pasangan mana yang baik untuk ku. Tanpa sengaja dan sadar, aku menyukai pasangan yang dijodohkan oleh orang-orang di sekitar ku. Menurut mereka, dia lebih baik dan pantas untukku. Mereka benar. Aku mulai suka padanya. Tapi, bagaimana dengan pacarku yang saat ini? Aku sendiri juga tidak tahu apakah aku menyukainya atau hanya mengagumi cowok/pasangan yang dipilihkan oleh orang lain. Atau hatiku masih milik pacar ku saat ini. Dilema di antara dua laki-laki pilihan ku dan pilihan orang lain. Kesalahan terletak pada diriku sendiri karena aku terjatuh dalam cinta yang rumit dan tidak merelakan salah satu dari mereka untuk pergi dan menghapus keberadaan mereka dalam hidupku. That's very dangerous love for me.

    Cinta yang berbahaya adalah saat di mana hati nurani kita diuji oleh diri kita sendiri dan juga sewaktu kita mengesampingkan apa yang disampaikan oleh hati nurani kita.

    BalasHapus
  4. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Email: ayamurning@gmail.com

    Cinta yang termasuk dangerous love versiku yaitu cinta yang tidak dilandaskan karena Allah.

    Banyak pernyataan cinta zaman sekarang yang hanya terdiri dari 3 kata: aku cinta padamu, I love you, ich liebe dich, wo ai ni. Padahal Islam mengajarkan untuk mengatakan, "aku mencintaimu karena Allah" kepada siapa pun--bisa ke orang tua, anak, saudara, teman, bahkan ke lawan jenis atau suami/istri. Aku jadi teringat pada satu quote:

    Love someone because of Allah,
    Allah will make it last for ever.
    Leave someone because of Allah,
    Allah will give you someone much better.

    Apabila kita mencintai seseorang hanya berlandaskan nafsu dan bukan karena Allah, maka insya Allah tidak akan kekal. Sebaliknya, jika kita mencintai seseorang karena Allah, maka insya Allah akan kekal dan mendapat pahala karenanya.

    Jadi, dangerous love atau cinta yang berbahaya menurutku adalah cinta yang didasari hawa nafsu, bukan karena Allah (mencari keridhaan Allah).

    BalasHapus
  5. Nama : Veny
    Twitter : @yutakaNoYuki
    Email : himurasora@yahoo.co.id

    Cinta yang berbahaya adalah cinta yang tidak tepat. Entah karena perbedaan ataupun sikonnya yang tidak sesuai. Cinta yang tidak tepat bisa menyakiti tidak hanya pasangannya tapi bahkan menyakiti diri sendiri. Cinta yang tidak tepat juga bisa membuat si pelaku menerobos aturan dan hukum agama, tidak peduli jika cintanya itu bahkan menyakiti orang-orang terdekat mereka.

    BalasHapus
  6. nama : yanti
    Twitter : https://twitter.com/NelyRyanti
    Email : sitinuryanti@yahoo.com

    Ada beberapa cinta yang menurutku dikatakan "Dangerous Love", antara lain :
    1. Ketika cinta di awali dengan niat yang tidak benar,misal untuk menguasai harta pasanganya, membalas dendam karena mungkin pernah terluka, karena ingin memenangkan sebuah challange dsb
    2. Cinta yang tidak mengindahkan etika,norma kesopanan dan agama.
    3. Cinta yang terlalu posessive terhadap pasangan
    Ketiga hal tersebut dapat merusak makna cinta yang sesungguhnya, karena cinta itu harusnya saling membahagiakan satu-sama lain dan orang-orang di sekitarnya.

    BalasHapus
  7. nama : siti zulaikhah
    email : zulaikhah0796@gmail.com
    twitter : @kimzujonghee

    Manusia yang di butakan oleh cinta.
    Seseorang yang terlalu mendambakan seseorang dan ingin memiliki seseorang yang dicintai seutuhnya. Dia akan menghalalkam segala cara agar orang yang dicintainya menjadi miliknya seorang.

    saat membaca review ini termasuk novel yang menarik dan gak ngebosenin. banyak lika-liku perjuangan terkandung di dalam cerita.

    BalasHapus
  8. Nama : Azzah Hanifah
    akun twitter : @azhanifa
    email : azha.4224@gmail.com
    Menurut aku sendiri, Dangerous Love lebih ke seseorang yang terobsesi pada cinta. Memandang berlebihan pada cinta harus dimiliki olehnya dan akan melakukan apapun demi cinta. Obsesi yang menghilangkan akal dan jiwa bahkan merusak arti cinta itu sendiri. Menanamkan obsesi-obsesi tentang cinta yang mungkin saja itu membangkitkan dirinya pada cinta namun bisa aja menghancurkan orang yang dicintai karena cara mencintai yang salah.

    BalasHapus
  9. Bismillah.. Mencoba kembali keberuntungan 

    Nama: Thia Amelia
    Twitter: @Thia1498
    e-mail: thia.amelia18@yahoo.co.id
    Link: https://twitter.com/Thia1498/status/615173402458861568

    “Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

    Menurutku, cinta yang termasuk dalam dangerous adalah cinta yang disertai dengan keposesifan yang besar. Setiap orang pasti memiliki sikap posesif dalam dirinya, sikap yang ditunjukkan dengan cara mengontrol atau mendominasi seseorang. Ketika kita memiliki barang, kita pasti akan mencap bahwa itu adalah barang kita, bahkan tidak jarang tidak mengizinkan orang lain untuk meminjam nya, bahkan melihatnya. Nah, rasa seperti itu yang tidak boleh ada. Ketika kita mencintai seseorang, kita pasti akan mencap nya menjadi milik kita dengan menjadikan nya pasangan, itu saja sudah cukup. Tapi dalam ‘Dangerous Love’ yang saya maksud adalah, menjadikan pasangan dengan tidak membiarkan ia didekati siapapun karena rasa keposesifan yang besar. Cinta yang sudah terkontaminasi dengan sikap posesif yang besar, cenderung akan merusak hubungan dan juga orang kita cintai. Seperti, sulitnya mempercayai apa yang diucapkan oleh pasangan, selalu menaruh curiga, bahkan membuat ia menjadi orang yang anti social karena tidak bolehnya ia bergaul dengan banyak orang karena rasa cemburu. Itulah yang saya maksud dengan Dangerous Love karena posesif.

    BalasHapus
  10. Nama: Putri Diniansyah
    Twitter: @PrincesArgentum
    Email: mputdiniansyah@gmail.com

    Dangerous Love = saat Cinta menjadi Bumerang
    "Saat seorang ibu memutuskan untuk memiliki pendamping yang sudah memiliki seorang anak
    Dan disaat itu pula kamu merasa semuanya hancur berantakan , perhatian dan kasih sayangmu dari ibu terbagi
    Rasa CINTA yang begitu besar berubah menjadi BUMERANG untuk diri sendiri yang merubah sikap menjadi arogan , jahat dan melakukan segala cara untuk mendapatkan perhatian"

    BalasHapus
  11. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    Akun: @san_fairydevil
    Email: alamadt_saya@yahoo.com

    Jawaban: Menurutku cinta yang termasuk 'dangerous love' adalah saat timbul perasaan menyukai, berkembang menjadi mencintai, dan ingin memiliki sesuatu yang tidak boleh dimiliki. Ada halangan besar yang menentang itu terjadi. Tapi meskipun tahu dengan rintangan itu, perasaan cinta itu masih tetap tumbuh. Terlepas dari apakah nantinya cinta itu terbalas atau tidak. Misal mencintai saudara tiri. Meskipun hanya tiri yang tidak ada iktan darah, tapi secara moral, sopan santun, etika dan sejensnya itu menjadi 'terlarang'. Mencintai dalam arti ingin memiliki saudara sedarah (kandung, sama ayah, atau sama ibu). Atau mencintai seseorang yang sudah menjadi miliki orang lain, melakukan segala cara karena dorongan 'cinta' yang besar.

    BalasHapus
  12. “Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

    Menurutku, mereka yang terbuai indahnya cinta yang semu itu berbahaya.

    Kenapa?

    Karena ketika seseorang sudah terjebak manisnya, indahnya cinta, maka pasangan itu akan melakukan hal-hal yang tidak sehat. Bukan hanya itu, bahayanya lagi kasih sayang orang tua pun tidak pernah di anggap lagi. Mereka merasa kasih sayang pasangan itu akan kekal dan abadi. tidak menyadari kalau penyesalan tengah menanti mereka di ujung jalan sana.

    Dan cinta seperti itu akan hanya berbuah dosa. Karena Allah tidak menyukai hambanya mencintai hamba yang lain lebih daripada diri-Nya

    Neneng lestari
    @ntarienovrizal
    n_tarie90@yahoo.com

    BalasHapus
  13. Nama: Widya Candra Dewi
    Twitter: @DewiDaf
    Email: widya_daf@yahoo.com

    Dangerous love itu mencinta di saat tak tepat, dengan orang yang juga tidak tepat. Seperti mencintai seseorang yang termiliki. Memang sih cinta tak harus memiliki. Tapi, bukankah cinta itu buta dan bisa menjadi jahat jika berada di tangan yang salah?
    Semakin bahaya jika sudah menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.
    Sedikit orang yang masih memikirkan kesakitan orang lain atas apa yang akan diperbuatnya. Sedangkan, semakin banyak orang jatuh pada 'dangerous love'.

    BalasHapus
  14. Nama: Agnes Budianto
    Twitter:@agnesb0702
    Email: prettyrhythm86@yahoo.com

    Dangerous Love bagi aku itu ada dua:
    1. Cinta yang terlalu posesif.
    2. Cinta yang membutakan orang sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan tidak.
    Sebenarnya kedua hal ini bisa menjadi sebab-akibat, bisa juga tidak. Karena cinta yang terlalu posesif bisa menyebabkan orang terlalu buta dengan cintanya sehingga menghalalkan segala cara. Bagiku, ini merupakan versi 'Dangerous Love' milikku.

    BalasHapus
  15. Nama :Dini Auliana Putri
    Twitter :https://twitter.com/Dini_AP28
    Email :dinieembemz@yahoo.co.id

    “Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

    Cinta dalam 'Dangerous Love' adalah cinta yang frustasi. Diawali dengan kecemburuan kasih sayang dan berlanjut dalam kisah cinta yang rumit. Mungkin tokoh dalam novel terinspirasi oleh kata-kata Pak Mario Teguh yang menyebutkan bahwa "Cinta harus memiliki, hanya orang menyerah yang mengatakan bahwa cinta tak harus memiliki". Sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan cintanya. :D :v

    BalasHapus
  16. Nama: Dian Maya
    Twitter: @dianbookshelf
    Link share: https://twitter.com/dianbookshelf/status/615338918565679104

    Salah satu wujud Dangerous Love adalah saat cinta sudah menutup mata & hati seseorang sehingga tidak lagi peduli hitam & putih. Contohnya saat jatuh cinta kepada satu laki-laki/perempuan tapi ternyata si laki-laki/perempuan ini sudah beristri/bersuami, terus ternyata masih tetep keukeuh ngejar-ngejar, nah itu sudah bisa bisa digolongkan Dangerous Love.
    Bahaya aja gitu kan cinta butanya bisa ngerusak rumah tangga orang, belum lagi anak-anak si suami/istri ini jadi korban. Naudzubillah.

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Nama : Lidya Marselina
    Twitter : @LidyaMarselina
    Email : lee_dya_mars@yahoo.com

    Dangerous Love ? Dipikiran saya setiap mendengar katakata "danger" itu pastilah seperti sebuah ancaman menakutkan. Entah kenapa asumsi seperti itu mempersulit saya untuk berpikir jernih tentang apa sebenarnya arti "Dangerous Love" itu sendiri.

    Mendengar kata "love", rasanya sungguh bertentangan dengan danger. Kalau diibaratkan, danger seperti gunting dan love seperti bunga. Si bunga harus hati hati kalau berdekatan dengan gunting, karna gunting pasti akan menyakiti.

    So does with "Dangerous Love" a.k.a cinta yang penuh kehati-hatian. Menurut saya setiap cinta adalah dangerous love. Mana bisa tak ada kehatihatian dalam sebuah cinta, sejatinya, [cinta] yang baik-baik saja bukan benar benar cinta. Sama halnya seperti langit. Kalau tak ada malam, bulan takkan muncul. Malam memang gelap,juga kelam, tapi bulan lah satusatunya yang bisa menggantikan kegelapan malam menuju sebuah keindahan. Pun dengan cinta. Tidak seluruh cinta yang kelam akan berakhir buruk, dan tak seluruh cinta yang mulus mulus saja akan berakhir baik. Yin dan Yang. Aku percaya itu. Jd menurutku dangerous love adalah apa yang setiap hati miliki. No life without danger, so does with love. Kalo nggak ada kehatihatian dalam cinta, itu juga bisa bahaya. Jadi, cinta mana sih yang tak akan berbahaya?

    Berani jatuh cinta? Harus berani bilang "Hello Danger!"

    BalasHapus
  19. Ananda Nur Fitriani
    @anandanf07
    Anandanftrn@gmail.com

    Cinta yang berlebihan. Dalam Islam, segala sesuatu yang berlebihan bukanlah hal yang baik. Begitu juga dengan cinta.

    Ketika kita mencintai seseorang dengan tulus dan sewajarnya, kita akan mengutamakan kebahagiaannya. Tidak apa jika dia bersama orang lain, asalkan dia bahagia. Namun ketika kita mencintai seseorang dengan berlebihan, kita selalu ingin bersamanya. Lebih tepatnya, selalu ingin dia bersama kita, tidak peduli apakah dia bahagia atau tidak. Kita akan berusaha supaya orang itu tetap berada disamping kita, bahkan dengan cara yang sangat keji. Bahayanya, kita tidak sadar bahwa 'usaha' itu telah berubah menjadi 'paksaan'. Kita berjuang mengatasnamakan cinta, tapi sebenarnya kita hanya sedang berusaha memuaskan keinginan kita sendiri.

    "Cintai dengan sewajarnya. Sebelum cinta itu membutakanmu."

    BalasHapus
  20. Nama: Irmawati
    akun twitter: @irmaa_waati
    Email: irmawati0337@gmail.com
    Jawaban:

    Dangerous Love. Cinta yang berbahaya. Hm, menurutku 'Dangerous Love disini artinya cinta yang tak direstui semesta'. Ya, mungkin maksudnya antara kedua belah pihak, baik itu dari cewek ataupun cowok tidak ditakdirkan bersama. Mereka menjalani cinta yang tak mudah, tidak mudah bersatu, yang pada akhirnya memang tidak ditakdirkan untuk bersama. Cinta ini, mengakibatkan luka. Menyesakkan jiwa. Meninggalkan duka. Cinta yang begitu menyakitkan, baik itu untuk diri sendiri maupun untuk kedua belah pihak, bahkan untuk orang-orang sekitarnya. Cinta yang penuh dengan kebencian dan saling menyalahkan.

    BalasHapus
  21. Nama : Afika Yulia Sari
    Twitter : @afikayulia
    Email : afikayuliaakb@gmail.com

    Jawaban :
    Cinta merupakan anugerah yang diberikan Allah Swt pada kita. Dia pula-lah zat yang maha membolak-balikkan hati. Bersyukurlah karna kita masih bisa merasakan cinta. Cinta yang sesungguhnya ialah tulus, kasih sayang, tidak saling menyakiti, tidak mengkhianati, tidak menduakan, dll.
    Ada beberapa kategori cinta menurut saya yaitu :
    1. Cinta kepada Allah Swt dan Rasulnya.
    Bagaimanakah menumbuhkan rasa cinta kepada Allah Swt?. Dengan cara beribadah kepada Allah Swt dengan dasar niat, tulus, dan ikhlas menjalankan segala perintahnya (seperti sholat, puasa, zakat, dll) dan menjauhi segala larangannya (seperti mencuri, minum khamar, membunuh, berzina, dll). Bagaimana cinta kepada rasul Allah Swt yakni Nabi Muhammad Saw?. Dengan meneladani sifat dan perilaku yang dicontohkan beliau, membacakan sholawat untuk beliau, dll. Pahala dan surga balasan bagi orang" yang beriman.

    2. Cinta kepada kedua orangtua.
    Orangtua adalah orang yang telah melahirka, membesarkan, dan merawat kita dari kecil. Sudah sepantasnya kita membalas kebaikan mereka. Mencintainya dengan berbakti kepada mereka, menuruti dan mendengarkan segala nasihatnya selagi itu baik, membantu meringankan pekerjaan rumah, bersikap ramah dan sopan santun dihadapannya, dll.

    3. Cinta kepada lawan jenis.
    Cinta yang seperti apa yang dimaksudkan dalam kategori ini? Cinta yang didasarkan karena Allah Swt. Dua insan yang saling mencintai tidak akan berani menduakan Allah Swt oleh sebab itu mereka lebih memilih untuk langsung menikah. Tidak ada pacaran. Karena dalam Al-Quran tidak mengenal istilah pacaran melainkan Ta'aruf. Ta'aruf yaitu pihak lelaki berani bertemu dengan keluarga si perempuan, diibaratnya ingin mengenal si perempuan lewat kedua orangtuanya si perempuan. Jika pihak lelaki benar-benar serius ingin menjalin hubungan dengan si perempuan, maka keduanya dapat menikah langsung tanpa adanya pacaran.

    Lalu, cinta yang seperti apa yang termasuk dalam Dangerous Love ?

    1. Cinta yang berbahaya kepada Allah Swt dan Rasulnya.
    Cinta kepada Allah swt dan Rasulnya dapat berbahaya ketika hambanya melanggar apa yang diperintahkan Allah Swt dan Rosul. Mereka menodai cintanya dengan mencuri, mabuk-mabukkan, berjudi, membunuh, meninggalkan sholat dan puasa, menghardik anak yatim, dll. Semua itu adalah perilaku yang sangat dibenci Allah Swt dan Rasul pun tidak mencontohkan dalam hal itu. Baginya balasan yang pantas untuk mereka adalah neraka.

    2. Cinta yang berbahaya kepada kedua orang tua.
    Cinta dalam kategori ini pun dapat berbahaya jika seorang anak tidak lagi mendengarkan dan membangkang perintah orangtuanya, berbicara kasar yang dapat menyebabkan hati orang tua terluka, kenakalan yang diperbuat si anak membuat kesedihan pada orangtuanya, dan masih banyak lagi. Sudah tidak ada lagi cinta diantara orang tua dan anak. Karena sejatinya surga berada dibawah telapak kaki ibu. Tidak seharusnya surga itu ternodai.

    3. Cinta yang berbahaya kepada lawan jenis.
    Bukan muhrimnya jika berdua-duaan,ditempat ramai saja tidak diperbolehkan apalagi ditempat sepi. Yang saya khawatirkan cinta yang dimiliki akan berujung kemaksiatan. Berzina yang dilakukan oleh pasangan yang belum halal adalah dosa besar. Apalagi sampai si perempuan hamil diluar nikah. Belum lagi jika lelaki tidak ingin bertanggung jawab atas kelakuannya, dan si perempuan bertindak bodoh ingin menggugurkan kandungannya (aborsi). Dosa yang didapat oleh mereka berlipat-lipat yakni berzina dan membunuh. Astagfirullah. Bukankah cinta seharusnya menjaga bukan merusak? Menjaga sampai nantinya menjadi halal.

    BalasHapus
  22. nama: Ria
    akun twitter: @goodenoughoks
    email: mawarhs12@gmail.com
    “Menurutmu cinta seperti apa yang termasuk dalam “Dangerous Love?”

    Seseorang yang terjebak cinta, mencintai suami/istri orang lain
    Termasuk Dangerous Love karena kalau cinta itu tetap diteruskan
    maka efeknya akan merusak, menghancurkan, terjadi perselingkuhan. Apalagi kalau
    masing-masing sudah punya pasangan -suami/istri- , apapun alasannya
    rasanya cinta seperti itu tidak bisa dibenarkan. Kalau memang sudah
    tidak nyaman dengan pasangan, sebaiknya dituntaskan dulu masalahnya
    baru mencari pasangan lain. It's so dangerous.

    BalasHapus
  23. Nama: Dwiyarda
    Akun: @dwiya9
    email: neandaneanda@gmail.com

    Menurutku, Dangerous love adalah cinta yang berpotensi bisa menghancurkan/menyakiti/mematahkan hati. Hati siapa? Hati diri sendiri dan orang lain yang terlibat. Hati yang telah bersatu karena cinta. hati yang hancur, patah, dan tersakiti itu itu adalah wujud cinta yang paling berbahaya bahkan mematikan dari dangerous love apapun.

    BalasHapus
  24. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Dangerous Love atau cinta yang berbahaya menurutku adalah cinta yang tak lekang oleh waktu kepada sesuatu yang salah. Entah salah orang atau salah waktunya.
    Semanis-manisnya cinta akan tetap menyakitkan jika perasaan yang tulus itu tidak terbalas, tidak berjalan dia arah. Dan menghabiskan waktu untuk mencintai seorang diri adalah sesuatu yang berbahaya. Banyak pengorbanan tapi tidak sesuai dengan apa yang seharusnya ia dapatkan. Demi mencintai sesuatu yang salah itu kadang ia membuang banyak kesempatan untuk cinta lainnya, menghiraukan pendapat orang disekelilingnya dan merasa sakit hati lebih lama.
    Terima kasih

    BalasHapus
  25. Nico Pardamean
    @PardaNiks93
    pnicoviolin@ymail.com

    Cinta yang membuat orang melupakan jati dirinya dan mengotori maksud sebenarnya cinta.
    Tidak ada salahnya berubah karena cinta. Namun, berubah menuju yang baik juga bila orang yang dicintai bukan jodoh tidak kembali berubah.
    Sering cinta dibuat kedok orang untuk mengubah dirinya, padahal hal itu tidak sesuai dengan dirinya.
    Berubah karena cinta, tapi tetap kenali jati diri. Lebih berbahaya tidak terlalu mengenal jati diri akiibat cinta malah menjadi pribadi yang salah,
    Cinta mengajarkan secara halus jati diri pada orang-orang. Bila orang tersebut dapat mengenal makna cinta, memiliki niat yang baik. Awas, sebab ada "cinta" yang menipu. Di sini lah orang harus jelii membedakannya.
    CInta memberi kehangatan dan kekosongan dalam hati. Terlebih hal yang diberikan cinta itu tidak dirasakan sekejap, tapi bertahan lama bahkan bisa selamanya.
    CInta adalah anugerah Tuhan yang indah.
    Mengenal jati diri itu juga salah satu langkah sukses kehidupan.

    BalasHapus