Selasa, 07 April 2015

[Blogtour] Lara: A Dark Story of Woman + Giveaway



“Manusia selalu memiliki keinginan dan pengharapan. Sesuai kodratnya sebagai makhluk hidup yang tercipta dengan memiliki logika pemikiran dan bermacam emosi yang rumit.” (Hal. 138)


https://igcdn-photos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/t51.2885-15/11111259_952343291456781_219676633_n.jpg
Penulis: Sybill Affiat
Editor: Weka Swasti
Proof Reader: Herlina P. Dewi
Desain Cover: Theresia Rosary
Layout isi: Sindy Fatika
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan: 1 April 2015
Jumah hal.: 234 halaman
ISBN: 978-602-7572-38-6
“L-a-r-a? Tolong aku?!”
Tampilan layar komputer memunculkan sosok perempuan yang berwajah putih pucat. Rambut panjang kusut masai menutupi sebagian wajahnya yang semakin mendekat, hingga hanya tampak sepasang mata yang terus menatap dengan sorot dingin dan hampa. Lara menjerit sekencang-kencangnya dan menutup komputernya dengan sekali empasan.
***
Namaku Larashinta. Panggil aku Lara.
Aku benar-benar tak mampu lagi menyangkal perasaan aneh yang semakin berat menggelayuti hati dan pikiran. Aku merasa seperti mengambang dan tidak berada di dalam kehidupanku. Aku bahkan tidak bisa mengingat jadwal kuliah dan tugas-tugasku. Aku benar-benar terasing, seolah hidup sendirian di dunia ini. Aku tidak bisa bertemu dengan sahabat dan teman-temanku, aku juga tidak bisa mengobrol santai dengan Mbak Saras, kakakku.
Situasi ini membuatku frustasi. Rasanya bagaikan berjalan di atas bumi yang kehilangan gaya gravitasi. Segala usaha yang aku lakukan untuk menjejakkan kaki di atas daratan terasa sia-sia. Apa yang sebenarnya terjadi padaku?

***

Novel Lara ini sedikit berbeda dengan novel lainnya yang saya baca. Termasuk dalam buku misteri tapi bukan pula horor dengan hantu yang menyeramkan ataupun buku detektif yang mengejar seorang pembunuh.
Sejujurnya saya dibuat bingung untuk menuliskan review. Memilih jalinan kata untuk menggambarkan ceritanya rasanya sulit. Bagaimana membuat review ini tidak spoiler? Baiklah, ini tantangan menarik.

Novel Lara ini sangat tepat jika disebut a dark story, karena menggambarkan sebuah ‘kegelapan’ hidup tokoh Lara. Entah kenapa saat terbangun di depan televisi ia mendapati dirinya seolah kehilangan eksistensi. Di waktu yang sama orientasi waktu dan ingatannya menjadi kacau.

Ia berusaha untuk berbicara dengan Saras kakaknya, namuna nihil. Sang kakak hanya bisa ia pandang dan balik menatapnya dengan tatapan kosong. Berbicara dengan ibunya? Sejak kepergian Ayah, Ibu Lara seolah menenggelamkan diri pada pekerjaannya. Ibu Lara menemukan obat semu atas kepergian Ayah Lara melalui kesibukan pekerjaannya. Ini membuat Lara dan Saras merasa diabaikan dan tidak dianggap penting. Kehidupan mereka dengan sang Ibu hanya disambungkan oleh pesan-pesan yang tertempel di pintu kulkas atau dari kehadiran Mbok Yam yang jadi penyampai pesan.

Namun, Lara sendiri pun mulai merasakan keanehan dalam diri Mbok Yam. Perempuan yang sudah ikut merawat Lara sejak kecil ini pun ikut bersikap berbeda. Ia tidak lagi tersenyum ramah pada Lara. Ia mengabaikan kehadiran Lara. Jadi ada apa sebenarnya dengan Lara?

“Terkadang aku berpikir, sepadankah segala kebahagiaan di masa lalu jika mesti berakhir dengan kehampaan dalam mati suri yang berlarut-larut?” (Hal. 27)

***
Membaca buku ini sejak awal, sudah membuat saya penasaran. Sejak awal saya membangun tebakan sendiri tentang sosok Lara dan ternyata benar. Saya pun kemudian bertanya-tanya, “Bagaimana selanjutnya? Apa tujuan eksistensi Lara?”

Hal ini kemudian dijawab satu persatu. Ini yang membuat saya terus melanjutkan membaca. Alasan dan kejadian yang diceritakan dengan alur campuran karena sering kali flashback membuat saya memahami keadaan yang ditampilkan penulis.

Secara keseluruhan, buku ini menarik. Sybill Affiat pintar menyimpan fakta dan jawaban satu persatu dan ia beberkan perlahan. Menggunakan sudut pandang orang pertama, Sybill Affiat membuat pembaca bisa memahami kebingungan Lara. Pemilihan sudut pandang ini juga tepat karena di akhir cerita, Sybill Affiat bisa mengaduk perasaan pembaca. Melibatkan mereka dalam emosi Lara yang rapuh saat menyadari kenyataan tentang hidupnya.

Oiya satu tambahan lagi. Sejujurnya saya menghindari membaca buku ini di malam hari karena bagian awal novel cukup menyeramkan. (>_<)
 ***
https://igcdn-photos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/t51.2885-15/11024336_822234771196555_675574007_n.jpg
puisi yg terinspirasi novel Lara

Kelam,
Bukan tentang pekat yang menutup pandang
Tapi tentang hati yang tanpa penerimaan

Sunyi,
Bukan tentang senyap yang menelan. Namun tentang riuh yang mengasingkan

Lara,
Bukan hanya tentang duka yang melemahkan
Tapi tentang luka yang tak kunjung disembuhkan



***

Ok, sekian review singkat saya. Semoga membuat readers punya bayangan tentang buku ini dan bisa memutuskan untuk membelinya (^_^).

Nah, seperti yang saya sebutkan di judul. Postingan ini bukan sekedar review biasa *malah jadi ingat lagu Siti Nurhaliza*. Blogpost ini sekaligus jadi bagian dari rangkaian blogtour buku Lara yang diterbitkan oleh Stiletto Book.

Jadi, Stiletto Book sudah menyediakan dua eksemplar buku Lara ini untuk kamu, Reader yang senang berkunjung ke My Little Library. Jadi, pustakawan My Little Library akan memilih 2 (dua) orang yang beruntung mendapatkan novel Lara ini. Mau jadi yang beruntung mendapatkannya? Yuk ikuti langkah-langkahnya:

1. Follow Twitter @Stiletto_Book dan @atriasartika
2. Like Fanpage Stiletto Book di https://www.facebook.com/stiletto.book?fref=ts
3. Share giveaway blog tour ini di media social masing-masing dengan mention @Stiletto_Book dan @atriasartika, jangan lupa hashtag #Lara
4. Jawaban pertanyaan berikut di kolom komentar:
“Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”
sertakan juga data dirimu (nama, akun twitter, email)
5. Giveaway ini berlangsung dari 7 – 9 April 2015. Pengumuman pemenang 10 April 2015 pkl 12.00. Setelah itu Giveaway akan berlanjut ke blog lainya.

Ok, itu saja syaratnya. Mudahkan? Jika masih ada yang bingung atau ingin ditanyakan. Kamu bisa bertanya via akun twitter pustakawan My Little Libaray, @atriasartika, atau via email ke anora.widad@gmail.com
Goodluck ya, Reader (^_^)

30 komentar:

  1. Nama : Arfin Tiara Dewi
    @ipinkaramel
    arfina.tiara123@gmail.com

    Senang sekali, apalagi kalo bukunya gratis (coret), karena, umumnya, buku misteri menuntun pembaca ke alur cerita secara pelan-pelan dan misterius, di situlah kekepoan dari buku meningkat, di situ juga point yang paling disuka dari buku misteri. Selain jalan ceritanya yang penuh teka-teki, saya suka sama misteri yang tentang pembununuhan dan kriminal gitu.

    BalasHapus
  2. Nama : Putri Review
    twitter : @putrireview
    email : putrireview@gmail.com
    kota tinggal : Jakarta

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”

    Bukannya gak suka, tapi sejauh ini belum menemukan buku misteri yang bisa bener2 bikin merinding deg2an gitu. Kalaupun one day pengen nulis buku misteri belum tau juga elemen apa yang harus ada, dos and don'ts-nya belum tahu lah :D
    Tapi kepengen sih menikmati novel misteri yang bagus, terus direview di putrireview.blogspot.com, makanya pengen coba baca "Lara" by Sybill Affiat ini :D

    Semoga menang, dan oh iya, ini link promo di twitter : https://twitter.com/putrireview/status/585334911898263554

    BalasHapus
  3. Nama : Riga Sanjaya
    Twitter : @attararya

    Cerita misteri selalu mengasyikkan untuk dibaca. Ada rahasia-rahasia yang diterakan di balik kalimat, sesekali benderang untuk dilihat, tak jarang tersembunyi rapi di balik makna tersirat. Apalagi jika penulisnya lihai menggiring pembaca untuk lebih dahulu menebak apa yang sebenarnya dia maksudkan.

    Cerita misteri juga mampu merangsang kemampuan pembaca untuk menganalisa sebuah kejadian; menebak motif kejahatan/perbuatan; bahkan menebak siapa pelakunya. Dan kadang tanpa disadari, 'kebisaan' ini berimbas di kehidupan nyata. Melihat sebuah peristiwa yang masih 'gelap' kebenarannya menjadi lebih terang setelah benak mampu menganalisa.

    Satu cerita 'luar biasa' versi saya adalah cerita misteri '10 Anak Negro' alias And Then There Were None milik Ratu Misteri Agatha Christie. Cerita klasik ini merangsang nalar dan imajinasi. Cerita misteri yang berlokasi di sebuah pulau terpencil. Ada dendam di balik setiap peristiwa pembunuhan yang terjadi. Dan ketika pembaca berpikir bahwa si pembunuh bukanlah salah satu dari tetamu yang datang, Agatha meledakkan sebuah kejutan yang tak terbayangkan.
    Luar biasa!

    BalasHapus
  4. Nama : Ken
    Twitter : @orion____
    email : kenastridd@gmail.com

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”
    YAPP! Suka banget!
    Kalau alasan suka thriller dan detektif sih mungkin karena emang sejak kecil saya suka nonton anime detektif-detektifan dan film-film pembunuhan kali ya. jadi emang demen aja sama kasus-kasus dan teka-teki yang berhubungan sama misteri genre ini.
    Sementara untuk horor........awalnya saya bukannya suka genre ini sih. Cuman emang karena saya ini orangnya kadang parnoan sama 'barang-barang' tak kasat mata, akhirnya jadi semacam melakukan self-therapy dengan baca-baca buku horor, supaya nggak takut lagi. Dan akhirnya emang beneran keterusan jadi suka. Serem itu pasti, apalagi kalo dedemitnya udah keluar (imajinasi saya kadang suka lebay menggambarkan dedemitnya). Tapi rasanya bakal penasaran kalo gak sampe tuntasssss! Seakan-akan dihantui oleh buku itu sendiri, minta dibaca sampai akhir. Hihihihihihi~ /ketawa ala hantu/ /dijambak/

    Hehehe~ makasih kak Atria untuk GAnya. WISH ME LUCK! /cross fingers/

    BalasHapus
  5. Nama: Isti Adzah Rohyati
    Twitter: @istiadzah
    Email: istiadzah.rohyati@gmail.com

    Aku suka banget cerita misteri, thriller, atau horor. Kesukaan ini sejak SD, dari mulai baca-baca seri Goosebumps. Biasanya cerita-cerita misteri nggak lahir begitu aja tanpa sejarah atau mitos, dan ilmu penetahuan. Dan ini yang menarik buatku. Aku bisa tahu cerita-cerita yang beredar mengenai mitos dan ilmu pengetahuan baru yang belum pernah aku ketahui sebelumnya.

    Buku serem misteri gitu, yang paling asyik waktu ikut memecahkan masalah atau penyebab kejadian misteri itu, ternyata berbeda dengan yg aku bayangkan! Makin seru lagi, kalau di buku bisa sambil ngebayangin adegan-adegannya, juga tokoh-tokohnya. Semua bisa nyata di alam bawah sadar. Maka itu, aku kadang suka lama baca bukunya karenaketika baca sambil ngebayangin adegannya di depan mata. Atau bahkan aku sendiri yg menjadi tokoh utamanya.

    Duh, maaf, jadi kepanjangan. :))

    BalasHapus
  6. Ade Delina Putri
    @adedelinaputri
    adedelinaputri@yahoo.com


    Suka. Semenjak baca salah satu novel misteri dan merasakan tegangan-tegangan yang tak biasa *halah* jadi pengen menantang diri untuk baca novel-novel misteri lainnya >_< Dari dulu emang aku suka sesuatu berbau misteri apalagi sampe horor meski aslinya sendiri penakut -____- Misteri itu jauh lebih bikin penasaran. Kenapa sih begitu, apa penyebabnya, kok bisa begitu dan akhirnya sulit untuk berhenti membaca.

    BalasHapus
  7. Nama : Uniek Kaswarganti
    Twitter : @UniekTweety
    Email : uniek_s@yahoo.com

    Suka banget baca buku misteri, apalagi baca review yg super misterius di atas. jadi ngebayangin dan timbul tanda tanya besaaaarr banget : Ada apa dengan Lara? Emangnya Lara kenapa siiiiyy.... Jadi penasaran level fast & furious nih ;)
    Biasanya cerita misteri memang identik dengan cerita horor, tapi di review tadi disebutkan klo ini tidak mengandung hantu2an dan sebangsanya. Trus gimana doooonkkk... bener2 pengin tau deh :)
    Selama ini baru baca misteri yg thriller (bukan horor), seneng banget memposisikan diri sebagai 'sang penyingkap kasus' meskipun di akhir cerita selalu salah melulu tebakanku hehehee... Ternyata pembunuhnya bukan si A melainkan si B yg karakter awalnya tdk ditonjolkan oleh penulisnya. Gemeezzz..
    Nah klo buku Lara ini gimana ya? Reviewnya bener2 mistiriyes iiihhh... Dosa loh bikin penasaran berkepanjangan gini klo bukunya nggak dikasih ke aku hihiiii...

    BalasHapus
  8. Nama: Febriyan Lukito
    Twitter: @feb_ryan24
    Email: feb_ryan@yahoo.com

    Cerita misteri? Suka. Tipe cerita misteri yang saya suka ada dua, tipe detektif dan juga horror. Nah untuk yang horror saya suka sekali sama Goosebump karena memang benar seperti namanya, membuat bulu kuduk berdiri kalau baca ini. Horornya bukanlah horor yang lebay karena hantunya dandanannya menor menakutkan, tapi lebih ke pembangunan cerita dari awal. Goosebump jadi langganan sejak SD.
    Tipe kedua misteri detektif seperti karya Agatha Christie karena mengajak pikiran kita itu berimajinasi dan juga mengolah nalar. Daya pikir kita seperti tertantang abis memikirkan siapa sebenarnya si pelakunya. Yang paling saya suka adalah pas baca Empat Besar. Yang ini keren abis.
    Makanya saya suka buku misteri. Nalar dalam menyampaikan cerita yang menakutkan seperti Goosebump ataupun nalar menangkap siapa sih pelakunya seperti karya-karya Agatha Christie itu sangat mendorong otak bekerja.

    BalasHapus
  9. Nama : Sofhy Haisyah
    Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Email : sofhyhaisyah28[at]gmail[dot]com

    Seneeeng !!

    Alasannya, karena suka aja ngekhayal jadi tokoh yang mengalami kekelaman itu.. Apalagi tokoh yang memiliki karakter ganda. Sangat menarik !

    Terus, aku juga ingin menerapi diri aku sendiri dengan ketakutan sesuatu yang berhubungan spiritual. Karena biasanya, sedikit liat gambar atau cerita begituan aku sampe kebayang-bayang kalo ke kamar mandi. Jadi, buku, novel, ataupun kumcer mistery aku jadikan media terapi aja dibandingkan pilih film ^_^))"> Kalo film masih belum berani !!

    BalasHapus
  10. Nama: Neneng Lestari
    Akun twitter: @ntarienovrizal
    email n_tarie90@yahoo.com


    SENANG buanggeett ....

    Kayaknya kata "senang" gak cukup buat ungkapin kecintaan aku terhadapat novel/komik misteri. Rasanya kayak ketagihan pengen baca lagi dan lagi sampai gak berhenti. Sangkin senangnya, aku susah move on dari novel bergenre sejenis (thriller, horor, dan detektif) itu. Makanya tumpukan novel di rumah semuanya jauh dari genre romance atau komedi hehe ....

    kalau di ingat-ingat, sejak hobi membaca (kelas 6 SD) aku udah menjatuhkan pilihan pada misteri. Bacaan yang menjadi pilihan ku saat itu adalah Goosebump karya R.L. Stine. Sensansi bulu merinding, mencengkam, menahan nafas itu seperti apa ya (susah di jelasin pake kalimat) pokoknya nagih aja lah bacanya.

    Oo ya satu lagi yang bikin cinta sama novel misteri. Kalau di novel bergenre romance yang kadang endingnya mudah sekali di tebak (karena tema cinta yang pasaran) berbeda dengan misteri. walaupun alur cerita mirip mirip, tapi di bagian akhir pasti ada yang WOW buanget sampe gak bisa lupa rasanya menahan nafas.

    BalasHapus
  11. Ikutan ah ... :)

    Nama : Nanae Zha
    Twitter : @nanae_zha
    Email : nanaeozora4@gmail.com

    Suka ... suka ... suka ... meskipun sama kayak yang review kalau baca buku genre ini tidak berani terlalu malam, menyebabkan daya imaginasi meningkat 99,99% haha ....

    Suka cerita misteri karena konflik lebih detail, bahkan di tiap bab selalu menyuguhkan banyak pertanyaan dan praduga tentang akhir cerita. Yang paling menarik dari misteri adalah ending tidak terduga. Itu benar-benar membutuhkan riset luar biasa, apalagi yang berbau detektif :)

    Membaca review LARA membuat saya semakin tertarik dengan buku ini. Kelebihan apa yang disuguhkan membuat beda dari buku misteri lain? hempth ... sayang reviewnya cuma dikit :( Ah, miminnya buat penasaran aja nih :D

    Dan sejujurnya buku misteri karya penulis dalam negeri hanya sedikit yang menarik minat saya. Semoga dengan adanya Lara mengubah image saya tentang penulis misteri dalam negeri. Dan berharap dunia literer dalam negeri semakin berkualitas. Melahirkan penulis-penulis misteri yang mampu menggiring pembaca masuk ke dunia tulisnya. Salut buat Sybill :)

    Ajari aku! Makanya aku mau banget buku LARA pleasseee! :)

    BalasHapus
  12. Nama: Ananda Nur Fitriani
    Twitter: @anandanf07
    Email: Anandanftrn@gmail.com

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”

    Ga usah ditanyaa omaigat suka bangeet♥♥♥ mungkin karena ketularan ya U.U dari masih kecil itu aku suka nonton detektif conan sama kakak aku, terus dia juga suka beli komiknya gitu, jadi pas aku udah masuk sd aku ikutan baca juga deh ^^
    Terus kayanya efek ketularan aku berubah jadi rasa suka, penasaran, dan kebiasaan ^^ akhirnya perasaan 'suka' aku bertambah sampe ngikutin terus update an di online nya, dan aku mulai baca sherlock holmes pas masuk smp, jadi makin suka deh sama mystery case gituu♥

    Terus aku juga suka baca novel horror (walaupun takut juga sih, hihi) gitu, dari yang thriller, hantu-hantu-an, sampe yang horror-comedy kayak Mr. midnight hihi ^^

    Terus kenapa aku suka? Hmm, kenapa ya? Bawaan orok kali ya :'D tapi emang ga bisa dipungkiri, cerita mystery itu bikin ketagihan! Case detective bikin penasaran, kita disuruh mikir buat nemuin jawaban dari kasus tersebut (pembunuhan, perampokan, ataupun kode). Thriller? Agak serem dan ngilu gitu sih ya pas bacanya, apalagi kalo yang sadis dan bagian sadisnya diceritain :'D tapi sekalinya baca, kita bakal udah terbiasa sama bacaan nya ^^ walaupun pertamanya agak ngeri sih baca cerita pembunuhan gitu :D therror? Hem, kalo baca cerita tentang teror itu jadi kerasanya kita yang diteror beneran, hiii >.< hantu? Biasanya itu sih yang paling ditakutin (sama aku) kalo baca buku mystery, soalnya hantu itu kan makhluk gaib, biasanya aku suka ngebayangin hal yang 'engga engga' gitu deh, jadi ketakutan sendiri kan :D

    Tapi satu hal yang aku tau, aku suka (banget) buku mystery itu karena bisa ngebuat jantung degdegdeg dan ngebuat ga bisa tidur semaleman >_< biasanya kalo baru selesai baca cerita horror gitu bakal kepikiran terus, jadi ngebuat rasa takut di diri kita sendiri, dan bakal muncul imajinasi yang... Hiiii serem :'D hihihi, pokoknya luvluv banget lah sama cerita mystery♥ :D

    BalasHapus
  13. Amelia Novani8 April 2015 09.33

    Nama: Amelia Novani
    Twitter: @amelianovani
    Email: amelianovani@gmail.com

    Alasan senang? Buku itu seperti makanan dan musik. Selalu ada pilihan dan penikmatnya. Dan dari banyak genre, genre darklit atau misteri buatku adalah pilihan pertama. Sisanya berbaris di pilihan berikutnya.
    Pilihan pertama? Iya, pilihan pertama. Karena membaca novel darklit atau misteri enggak pernah bosan. Ada ketegangan di setiap halaman yg bikin nagih dan ingin cepat menyelesaikannya.

    Setelah baca review di sini, jadi penasaran banget apa yg diceritakan penulis tentang gadis bernama Lara. Siapa Lara? Mengapa dia tiba - tiba kehilangan kehidupannya dalam hidupnya? Kenyataan apa yang harus dia cari tahu?

    Satu kalimat setelah membaca review secara singkat: Suka, penasaran, dan ingin membacanya dari halaman pertama hingga akhir. ^^

    BalasHapus
  14. tungguuuuu .. aku juga ikuuuttt .. *slow motion*

    Nama : Merida
    Twitter : @meyrida2581
    Email : meyrida@yahoo.com

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri?"

    Sennnaangg bangeettt !!

    "Kenapa?”

    Coz Mistery is the middle of my name ^0^. Aku suka banget dengan semua hal yang berbau misteri. Sepertinya alam bawah sadar ku itu sudah membentuk sebuah ruang khusus untuk berimajinasi liar tentang misteri. Sampai-sampai aroma tak sedap di belakang rumah pun aku kaitkan dengan misteri, berlagak detektif yg sdg nanganin kasus, aku pun berjuang keras menyelidiki misteri di balik aroma tak sedap itu *ternyata bangke tikus yang nyangkut di saluran air* yeee.. Sedari orok dulu aku sudah suka sama misteri, ga percaya ? ibuku kok yang bilang, katanya setiap pukul 12 malam aku pasti terbangun dan nangis kenceng trus bangunin orang seisi rumah. Misteri banget kan ? *maksa*
    Tapi beneran loh, aku suka-suka-suka banget membaca buku misteri. Novelis favorit aku itu adalah Agatha Christie. Boleh di bilang semua buku tulisannya aku jadikan santapan. Masih lekat diingatanku bagaimana jelinya seorang Hercule Poirot itu memecahkan kasus-kasus pembunuhan. Di blog ku aku juga sempat review dua buah buku misteri. Cuma ya itu dia, sejauh ini aku masih belum berjodoh dengan buku misteri dalam negeri. Ga tau kenapa, aku merasa buku-buku misteri lokal tidak mampu membuat aku merinding dan bergidik ngeri. Tapi sepertinya aku mulai berubah pikiran. Setelah membawa review buku LARA di sini, aku jadi penasaran, karena sepertinya buku ini menyajikan misteri dengan versi yang berbeda.

    Jadi aku mo lebay lagi.. pleaaaasseee donk .. aku mau bukunya.. pake banget ({})

    BalasHapus
  15. Nama: Dy
    twitter: @dylunaly
    email: dylunaly@yahoo.com

    Hm..I read everything, jadi, ya. Saya suka membaca buku misteri dengan catatan: buku misteri yang bagus

    Alasannya, hm..ini susah. Sama seperti cinta yang terkadang tidak membutuhkan alasan, membaca buku bagus juga tidak memerlukan alasan. Saya hanya senang membaca buku bagus, apa pun genre-nya, termasuk misteri.

    Selain itu juga seru aja sih, kadang di hidup yang berjalan dengan sangat datar kita membutuhkan debaran-debaran untuk meramaikannya dan buku misteri menawarkan itu^^

    BalasHapus
  16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  17. Jiah @jiahjava jiahaljafara32@gmail.com

    buku misteri ya, hem saya suka yg dark tp ttg kehidupan si tokoh. Ya kaya buku yg direview di atas. Ada jg kaya Atran by Devania, atau buku Sybil yg punya kepribadian ganda itu. Endingnya nyakitin tp secara batin dark saya puas krn gak ketebak. Kalau model misteri detektif atau hantu2, gak terlalu suka sih. Endingnya dan jalan ceritanya ya gitu2 aja. Intinya sih suka dark, pertentangan batin si tokoh sendiri.

    BalasHapus
  18. Nama ; ANis Andriyani
    Twitter : @nizz_aniss
    Email : Anisandriyani76@ymail.com

    Buku misteri??? Hmmm jujur yyaa.. aku gak terlalu suka sama misteri-misteri gitu (baca "horor") suka kebayang bayang gitu.. :D
    apalagi yang ada makhluk halusnya gitu hhihhi :D
    tapi entah kenapa setelah baca review / sinopsis dari kaka diatas, kok penasaran banget yya?? jadi pengen banget baca :3
    apalagi ini dark story... tentunya gak terlalu horor kan?? hhehe.. jadi gak sabar pengen baca :D

    BalasHapus
  19. Nama : Edmalia Rohmani
    Twitter : @edmaliarohmani
    Email : edmaliarohmani@gmail.com

    Suka banget baca cerita misteri, terutama yang detektif-detektifan gitu. Soalnya seru kalau ternyata tebakanku benar. Selain itu pasti ada tambahan ilmu pas baca, soalnya kisah misteri tuh biasanya pakai riset dan butuh ketelitian yang tinggi. Sekalian asah otak lah. Misteri horor juga suka, cuma ya, bacanya pas siang-siang aja. :D

    BalasHapus
  20. Nama: Rahmah
    Twitter: @amma_chemist
    Email: chemist18rahmah@gmail.com


    Suka. Alasannya cukup sederhana, saya ingin "membunuh" fobia saya terhadap hal-hal yang "berbu" aneh, misteri dan menakutkan. Selama ini saya merasa bahwa diri saya begitu takut dengan hal-hal aneh, penuh teka-teki (misteri), mistis bahkan yang memang ganjil jika dipikirkan oleh logika.
    Berharap dengan semakin banyak membaca buku misteri otak saya pun semakin terasah dari sebuah penyelesaian persoalan yang penuh misteri. Bahkan adrenalin saya ikut menjadi penyemangat untuk tidak lagi pada fobia terhadapnya.

    BalasHapus
  21. Nama: Annisa N.
    Twitter: @icajahe
    E-Mail: ica.jahe94@gmail.com

    Aku suka banget baca buku misteri. Itu salah satu genre favoritku, soalnya aku ini orangnya misterius #eh
    Alasannya karena hanya buku2 bergenre misteri yang bisa bikin aku betah berlama-lama utk membaca.. semakin ke belakang semakin seru, dan semakin penasaran dengan apa yg terjadi selanjutnya..

    BalasHapus
  22. Nama : Rany Dwi Tanti
    Akun twitter : @Rany_Dwi004
    Email : ranydwi11@yahoo.co.id

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”

    Saya sangat senang membaca buku misteri namun yang masuk kategori thriller dan bukannya horror dan yang lebih dark (bukan cerita hantu dengan deskripsi rupanya yang mengerikan) karena menurutku membaca buku misteri itu lebih menantang adrenalin. Konflik dari sebuah misteri pun menurutku lebih bervariasi dan biasanya mampu membawa pembaca menelusuri sebuah dunia yang baru. Dunia fantasy yang lebih menggugah. Apalagi kalau penulis menyajikan semacam puzzle-puzzle untuk para pembaca sehingga mempersulit pembaca untuk menebak kemana arah cerita ini berujung.

    Emosi yang kadang disuguhkan penulispun lebih tajam daripada novel dengan genre lainnya karena biasanya emosi yang coba dihadirkan adalah emosi kelam dan kesepian. Alasan lain kenapa saya menyukai buku misteri adalah novel dengan genre ini selalu membuat saya mencurigai tokoh ini-itu dan membuat saya mau berpikir untuk menebak-nebak alurnya yang biasanya disajikan dengan begitu rumit untuk mengecoh pembaca.

    BalasHapus
  23. Nama: Rizqa Nurul Hidayanti
    Akun twitter: @nurul_rizqa
    Email: rizqanurulhidayanti@yahoo.co.id

    Aku suka semua genre novel apalagi yang misteri. Novel-novel misteri yang membahas pembunuhan, detektif, atau horor semua aku suka. Karena menurutku penulis yg mampu membuat cerita misteri yang tak bisa ditebak alur ceritanya itu sangat keren, mereka mampu menggambarkan dengan detail kejadian2 dlm novel misteri yg membuat kita ikut mengira2, takut, sedih dan bahagia ketika membacanya. menurutku membaca novel misteri dapat mengasah otak karena kita dihadapkan oleh suatu kejadian dan diharuskan berpikir bagaimana penyelesaiannya, intinya baca novel sambil berpikir ekstra keras untuk memecahkan masalah hehehe

    BalasHapus
  24. Dias Shinta Devi
    @diasshinta
    diasshinta.iyas@gmail.com

    seneng kak! seperti melihat sisi kelam dan gelap dari kehidupan. menemukan kejutan-kejutan adrenalin dari setiap kalimat yang terjalin. terkadang memang sulit diterima nalar, tapi di sana sisi serunya! :D
    gak banyak orang yang mampu mengalahkan 'sesuatu' saat berhubungan dengan buku misteri, entah ketakutan membacanya bagi pembaca, atau malah melupakan luapan ketakutan dan keliaran pikiran dari penulisnya.
    I enjoy it :D
    thanks kak..

    BalasHapus
  25. Nama : Rina Eko Wati
    Twitter : @HikariMio
    Email : rinaeko87@gmail.com

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”
    Novel misteri merupakan salah satu genre favorit saya. Karena akan banyak sekali kejadian tak terduga yang menguras emosi serta pikiran, membuat para pembaca menduga-duga bagaimana ending/akhir cerita maupun tokoh-tokoh yang bersalah dalam novel tersebut. Kita tidak hanya diajak untuk duduk-duduk santai di sofa, tapi juga diajak oleh penulis untuk berpetualang dalam kisah salah satu tokohnya, memecahkan berbagai masalah yang terjadi juga mencoba menganalisa berbagai hal. Membuat kita ikut berpikir siapa pelaku utama kejahatan, jika itu novel thiller. Kita akan dibuat merinding dan membuat buku kuduk kadang meremang, jika membaca novel horror. Dan tentunya setiap kata yang ada dalam novel, selalu mengacu pada suatu titik terang atau puzzle-puzzle yang harus dipecahkan oleh pembaca. Tidak ada ujungnya dan rumit tapi mengasyikkan untuk ditelusuri

    BalasHapus
  26. Nama : Irmawati
    akun twitter : @irmaa_waati
    email : irmawati0337@gmail.com
    Jawaban: Aku suka banget baca novel misteri, karena novel misteri itu memiliki sensasi yg berbeda banget. Disaat membacanya pasti dibikin penasaran sama alur ceritanya yg dipenuhi teka-teki yg sulit dipecahkan. Meskipun deg- degan, takut, merinding tapi tetep aja pingin baca sampe selesai. Dan pas udah selesai baca kadang ngeri juga sih kalo nginget2 ceritanya apalagi kalo sampe dibayangin hedehh-_- sereem euy hehe:D
    Tapi rasa penasaran yang begitu besar saat membaca novel misteri ini justru kelebihan dari genre ini, semakin ceritanya di bikin penasaran, pembaca semakin tertarik untuk membacanya. Dan biasanya novel misteri ini ceritanya selalu diingat oleh pembaca bahkan sulit untuk di lupa, beda dengan novel romance atau genre lain, karena novel genre misteri ini sangat berkesan bagi para pembacanya. Itu menurutku si :D
    Oh iya untuk review #Lara sepetinya aku juga tertarik untuk membaca ini, yeah wish me luck buat dapetin GA ini :)

    BalasHapus
  27. Nama: Zubaidah Hariyani
    Twitter: @zhube89
    Email: Hariyanizubaidah@gmail.com

    Senang, alasannya sich simple karena aku
    penasaran sama endingnya hehehhe soalnya
    kebanyakan buku/novel misteri endingnya susah ditebak :D

    BalasHapus
  28. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Aku suka genre misteri, tapi memang belum banyak yang pernah aku baca. Kalau baca romance, kita suka senyum-senyum atau malah ngerasa nyesek. Tapi kalau baca novel misteri, sensasinya dapet banget. Ikut merinding, bahkan sampai kebayang-bayang. Kadang seru, tapi takut juga. Walaupun gitu, tapi tetep dibela-belain buat baca dan juga sampai tuntas biar nggak penasaran.
    Terima kasih

    BalasHapus
  29. Nama: Isna Farhatina
    ID Twitter: @isnastarr
    Email: bananaisna@gmail.com

    “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?"
    Sangat suka! Alasan saya menyukainya karena....
    1. Karena genre misteri itu, bisa menimbulkan perasaan yg berbeda bagi saya, euforia di akhir cerita.
    2. Menurut saya, imajinasi kita akan berkembang karena secara refleks otak kita berpikir siapa pelaku kejahatan yg terjadi dalam cerita
    3. Dan biasanya, genre misteri itu lebih menarik daripada romance. Jujur, saya bukan pencinta unsur2 berbau romance xD
    4. Karena saya mendapat julukan "Putri Horror" dari teman2 karena terlalu sering membeli buku, nove, dan DVD Horor xD

    BalasHapus
  30. “Apakah kamu senang membaca buku misteri? Kenapa?”

    'SENANG SEKALI'

    ==> Cerita misteri itu penuh tanda tanya, setiap lembar demi lembar pasti menyisakan rasa penasaran
    sehingga kita ingin segera membaca cerita itu sampai akhir. selain itu, cerita misteri kebanyakan
    sulit ditebak, awalnya seperti ini, tahu-tahu endingnya seperti itu dan jauh dari perkiraan.

    Data Diri :
    Nama : Wahyu Triyani (Witri Prasetyo Aji)
    Twitter : @witri_nduz
    Email : witinduz2@gmail.com

    BalasHapus