Minggu, 22 Februari 2015

A Miracle of Touch



A Miracle of Touch
Penulis: Riawani Elyta
Editor: Yuliyono
Desain sampul dan isi: Marcel A.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2013
Jumlah hal.: 240 halaman
ISBN: 978-979-22-9949-6

***
Novel ini bercerita tentang kehidupan Talitha di Singapura. Hidup jauh dari rumah demi memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga. Sayangnya, kini pekerjaannya terancam akibat kontrak kerjanya yang tidak akan diperpanjang. Itu berarti dia harus kembali ke Indonesia. Tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan. Ini membuat Talitha kalut.

Hingga akhirnya Talitha pun mendapatkan jalan keluar yang sebenarnya absurd. Namun karena tidak punya pilihan lain, akhirnya dilakukan juga oleh Talitha. Jalan keluar agar tidak diusir dari Singapura. Agar masa tinggalnya di Singapura bisa diperpanjang. Jalan keluar yang dianggap mudah namun ternyata menjalaninya tidak semudah yang Talitha bayangkan. Menikah.

Atas ide dan bantuan teman-temannya Talitha akhirnya menikah dengan Ravey. Pernikahan yang tanpa jalan keluar. Mereka menyadari bahwa mereka saling memanfaatkan namun karena sama-sama merasa bahwa tidak ada lagi pilihan lain, mereka akhirnya memutuskan untuk menikah. Namun dalam keluarga Ravey tidak ada yang  namanya perceraian. Itu berarti mereka akan terjebak seumur hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Bisakah hubungan mereka bertahan?

Selain itu, setelah mereka menikah, Talitha selalu merasa ada yang mengikutinya. Memata-matainya. Dan kemudian hal ini meningkat menjadi sebuah ancaman yang hampir membuat nyawa Talitha melayang. Siapakah pelakunya?

***
Dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga, novel ini bercerita dengan sangat rapi. Alurnya runut. Satu persatu konlik datang kemudian satu persatu diselesaikan.

Prolog yang jadi pembukanya, ternyata berkaitan dengan akhir cerita. Pembaca baru akan menyadari maknanya setelah mereka sampai ke puncak konflik. Dan hal ini sendiri menjadi twist yang menarik dalam Miracle of Touch ini.

Dari segi penokohan, tokoh Talitha berhasil ditampilkan konsisten sebagai perempuan yang kuat. Riawani Elyta juga berhasil membangun tokoh-tokoh yang menyebalkan di sekeliling Talitha. Bahkan ibu dan adik Talitha sebenarnya digambarkan sebagai tokoh yang menyebalkan dengan smooth. Tidak secara lugas, namun tertangkap dari sikap mereka yang sangat menuntut dan seenaknya.

Pun dengan ibu mertua Talitha. Adik-adik Ralph juga digambarkan memiliki karakter yang berbeda-beda. Dan ini membuat seluruh cerita menjadi hidup.
Yang kurang hanyalah konflik terasa biasa saja sampai akhir cerita. Hubungan Talitha dengan Ravey terlalu mengalir dengan manis dan mudah. Di akhir barulah gejolak ini muncul. Tapi penyelesaiannya memang pas. (^_^)
***

Puisi yang terinspirasi dari novel Miracle of Touch

https://igcdn-photos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/t51.2885-15/11015534_1572385212979206_1113140739_n.jpg
posted on my instagram

 

Pada akhirnya cinta akan mekar
Dalam hati yang mau memahami
Dalam jiwa yang siap berbagi
Dalam diri yang mau berkorban

Seban cinta selalu mampu menyentuh setiap hati yang terus berdetak dan masih merasakan kehangatan

1 komentar: