Sabtu, 03 Januari 2015

[Liputan Tempat] Little Wings: Tempat Manisnya Kata Dicicipi




Sore itu (3 Desember 2014), hujan kembali mengguyur Bandung. Linimasa twitter saya berisi informasi bahwa Bandung tengah dilanda banjir di beberapa titik. Namun kini, di tengah hujan dan jauh dari genangan air, saya duduk dengan nyaman di sebuah ruangan yang sangat manis. Melepas pandang ke luar jendela menatap hujan yang masih turun membasahi pepohonan yang rimbun di tempat ini. Bunyi tongeret terdengar riuh. Serasa di hutan. 

Tapi jangan salah, saya bukan di tengah hutan. Saya malah ada di sebuah bangunan berlantai tiga yang sangat cozy. Tempat ini adalah Little Wings sebuah book cafe yang terletak di kawasan utara Bandung. Tepatnya di Jl. Cigadung Raya Barat No.2. Jangan takut tidak bisa menemukannya karena ada sebuah angka 2 cukup besar dan berwarna merah di pagarnya, meski ranting-ranting pohon sedikit menutupinya. Warna yang ditampilkan di display depan bangun ini pun sebenarnya cukup eye-catching bagi pengendara yang lewat di depannya. Pink kemerah-merahan (atau merah ke pink-pink-an? Ah, jangan andalkan saya tentang pemilihan warna *lirik pilihan baju yang suka tabrak warna*)


Di tengah rinai hujan, saya pun melangkahkan kaki ke dalam bangunan Little Wings. Disambut tulisan menarik “Diskon 30% untuk semua minuman hangat ketika hari hujan”. Namun saat melepaskan pandangan ke seluruhan cafe itu, saya disuguhi hal lebih menarik. Tumpukan buku dan juga interior yang unik. Ada sebuah sofa panjang, yang di salah satu ujungnya duduk manis sebuah boneka beruang yang besar dan peluk-able sekali. Lovely!
 
Foto diambil dari tangga mengarah ke pintu masuk

Setelah itu dua laki-laki baik hati namun jago meledek *yup..itu pendapat saya tentang kalian guys* yang hari itu saya todong mengantar saya ke Little Wings bergegas ke lantai dua. Saya tetap saja melangkah pelan-pelan. Melihat sekeliling. Hm.. ada pajangan baju-baju out door seperti jaket dan tentu saja yang paling menggoda adalah rak buku yang dipenuhi oleh sejumlah buku. Ugh.. gatel pengen lirik ke sana, tapi nanti aja deh. Saya pun sempat melemparkan senyum kepada seorang perempuan ramah yang duduk di kursi dekat kasir.

Lantai dua di Little Wings

Melangkah naik ke lantai dua, banyak benda-benda unik yang tertangkap mata. Saat menjejak di lantai dua, “Ah, manis sekali?!” pikiran itu yang langsung berkelebat. Ada 4 set meja yang di sediaka di lantai tersebut. Serta ada dua rak buku. Oiya, ada juga sebuah meja yang desiannya mirip meja belajar yang nyempil di antara dinding dan rak buku yang letaknya tepat di bawah tangga. Rasanya, seperti sedang berkunjung di rumah orang dan tergoda buat nge-kost di sana. *analogi macam apa itu, Atria?? (-_-“)*

Setelah menyimpan tas, saya pun bergegas memijak tangga menuju lantai 3. Dan kali ini niat nge-kost di sana semakin kuat. Ada sebuah spot manis di sana. Dekat jendela. Ada sebuah tempat tidur single yang letaknya di pojok ruangan. Benar-benar mirip kamar tidur. Di dekatnya ada sebuah meja panjang untuk duduk lesehan. “Ah, pasti seru kalau belajar rame-rame di situ?!” Ah, benar-benar desain yang manis dan mengajak pengunjung untuk merasa nyaman di sana.
 
Lantai 3 di Little Wings
Setelah memotret dengan skill terbatas yang saya miliki, saya pun melangkah ke bawah untuk ikut memesan minuman hangat di saat udara Bandung semakin menggigit. Setelah nebeng memesan sambil menodong para pria itu untuk mentraktir, saya pun segera kabur ke bawah. “Mau cari orang yang bisa diwawancara”, pamit saya pada Dhani dan Oday * iya, nama oknum ini akhirnya saya sebutkan*

Di bawah saya pun menyapa perempuan yang sempat beradu pandang dengan saya tadi. Namanya Dinda, mahasiswi jurusan Biologi di ITB. Ia adalah salah seorang tim kreatif di Little Wings. Mendengar hal itu saya pun menodongnya untuk bercerita tentang Little Wings. Kenapa konsepnya harus se-manis itu?

Ia pun mulai bercerita setelah menawarkan snack yang ada di hadapannya *salah fokus*. Little Wings awalnya dibuka sebagai sebuah studio. Sering dipakai sebagai tempat pameran. Namun pada Agustus 2013, tempat itu diubah menjadi book cafe. Ini karena bangunan tersebut memang cukup unik untuk dijadikan cafe. Dan yang paling penting, karena sejak awal ada cukup banyak koleksi buku yang terpajang di tempat itu.

Bercerita tentang konsep Little Wings yang punya kesan girly yang cukup kuat, Teh Dinda bercerita bahwa ini karena memperhatikan para pengunjung awal yang datang ke Little Wings. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan dengan penampilan yang sangat girly. Hal inilah yang menjadi pertimbangan mereka dalam mendesan interior book cafe ini.

Saat saya bertanya kenapa memilih nama Little Wings? Tapi kok yang jadi iconnya bukan gambar sayap? Teh Dinda pun menjawab, “karena terinspirasi oleh lagu Little Wings-nya The Corrs. Dan icon kita bukan wings karena bangunan kafe inilah yang paling berkesan bagi pengunjung. Banyak yang berfoto dengan latar bangunan ini.”

Setelah itu saya pun bertanya apakah buku-buku di kafe tersebut dapat dipinjam. Dan mengalirlah penjelasan tentang sistem keanggotaan di Little Wings yang dibagi menjadi Bronze, Silver dan Gold. Uang jaminan untuk setiap kategori berbeda Bronze 30rb, Silver 50rb, dan Gold 70rb. Setiap meminjam satu buku ada biaya peminjaman dan durasi peminjaman adalah 1 pekan.
sumber: twitter Little Wings
Sebelum menutup sesi ngobrol dengan Teh Dinda, saya pun memintanya mendefiniskan Littel Wings dalam 3 kata dan inilah jawabannya;
Manis, Unik, Buku
Oiya, ternyata Little Wings pun bisa menjadi tempat pre-wedding ataupun sesi foto lainnya, lho?! Selain itu di belakang bangunan Little Wings ada juga pondok yang bisa disewa bagi mereka yang sedang liburan di Bandung. Lengkap ya. ;) 

Oiya, tentang harga makanan di sini? Hm..menurut saya pribadi sesuai dengan standar pada umumnya. Harga minumannya di kisaran 20ribu rupiah. He..he.. berhubung saya memang hunting tempat, jadi saya tidak begitu mengamati harga makanan di tempat ini *dilemparin buku karena gak teliti*

Ingin bertanya lebih banyak atau mau kenal Little Wings lebih jauh? Sila datang berkunjung atau bisa juga dengan nge-kepo-in mereka di:
Twitter: @LittleWingsBDG atau jalan ke blog mereka http://littlewings.terasnusantara.co.id/

sumber: twitter Little Wings
Nge-blog di Little Wings

6 komentar:

  1. Balasan
    1. he..he.. iya tempatny sangat manis dan nyaman, Mbak. Ntar kalo main ke Bandung, coba mampir ke sana (^_^)

      Hapus
  2. Balasan
    1. iya, konsep penataan ruangannya bagus. Saya juga langsung suka saat pertama lihat (^_^)

      Hapus
  3. coba tolong culik saya ke sini. tolong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap.. ntar kalo aku ke Bandung dan berhasil menodong seorang pengendar mobil, langsung aku culik Mbak.
      Sabar yaaaa ;)

      Hapus