Jumat, 23 Januari 2015

[Curhat Atria] Pernikahan Impian Seorang Blogger Buku



Sumber foto: Fan Page The Reading Room

Membaca judul ini jangan menjustifikasinya sebagai hasil survei. Saya memilih judul ini karena (dengan semena-mena) mengklasifikasikan diri sendiri sebagai seorang blogger buku. (^_^)v *salim ke para suhu blogger buku*

Trus ngapain menulis tentang pernikahan impianmu, Tria? Hm.. mungkin karena selama beberapa bulan terakhir ini, bacaan saya banyak yang membahas tentang pernikahan. Hm.. mulai dari Sayap-Sayap Sakinah, Menikah Titik Dua, Pacarmu Belum Tentu Jodohmu, TheMarriage Roller CoasterMeski Cinta Saja Tak Pernah Cukup, hingga yang terakhir Yummy Tummy Marriage.

Di buku yang terakhir, Yummy Tummy Marriage yang merupakan seri WeedingLit dari Bentang Pustaka, cerita dibuka dengan gambaran tentang pernikahan impian yang diharapkan oleh tokoh utamanya. Namun ternyata segera dipatahkan sendiri oleh tokoh tersebut. Pada akhirnya pernikahan impian itu harus dikompromikan oleh keinginan banyak pihak. Tokoh tersebut kemudian berkata bahwa yang paling penting adalah yang duduk bersanding dengannya adalah laki-laki yang ia cintai.

Aku dan koleksi Wedding Lit terbitan Bentang
 Saya kemudian berpikir. Kenapa tidak menuliskan saja pernikahan impianku? Tentang terwujud atau tidak, ya perkara belakangan. He..he.. Emangnya udah punya calon? Ha..ha.. do’akan saja. Rencana Allah pasti indah. (^_^)

***

Hampir seluruh kehidupan saya kini terkait dengan buku. Kegilaan saya pada buku sudah dikenal oleh semua teman-teman saya. Tidak sedikit yang ketika mencari sebuah buku atau penasaran tentang isi sebuah buku akan menghubungi saya untuk mendapatkan jawabannya.

Maka wajar ketika pernikahan saya tidak jauh dari dunia buku juga (^_^).

 
Buku yang menjadi undangan sekaligus pengantar kisah kami (sumber foto di sini)

Itu sebabnya saya berharap bahwa undangan yang saya berikan kepada orang-orang terdekat saya adalah sebuah buku. Kumpulan puisi atau novella karya saya yang bisa mengisahkan sedikit tentang perjalanan saya dengan calon suami saya. Undangan ini sekaligus menjadi souvenir pernikahan sehingga persiapan pernikahan menjadi lebih mudah. He..he..


Kalaupun saya ingin menghadiahkan souvenir lagi untuk tamu undangan, maka saya ingin menghadiahi mereka pembatas buku yang unik yang saya buat sendiri.
Souvenir yang manis (sumber: http://blog.thereadingroom.com)


Ini karena sejujurnya pesta pernikahan yang saya inginkan adalah pesta pernikahan yang tamunya maksimal 100 orang. Kenapa? Saya ingin menginginkan kenangan yang utuh tentang pernikahan saya. Yang dihadiri hanya keluarga terdekat dan sahabat-sahabat karib. Ini untuk menjaga kesakralan pernikahan itu sendiri sekaligus menjadi moment meleburnya dua buah keluarga secara utuh, bukannya hanya kedua mempelai yang disatukan oleh pernikahan tersebut. Ini juga memudahkan saya untuk membuat setiap orang yang menghadiri pernikahan tersebut punya kenangan yang manis untuk mereka ingat dan bawa pulang.

Penataan meja dengan pesan pribadi untuk setiap undangan (sumber: http://blog.thereadingroom.com)
Dengan dekorasi serba putih dan dengan hiasan mawar putih, pernikahan itu menjadi terasa elegan sekaligus sederhana. Bukan kemewahan yang harusnya menjadi sampul depan sebuah buku baru kehidupan yang akan saya jalani bersama suami saya kelak, melainkan sampul yang masih bisa kami hias dan kami sesuaikan dengan kisah kami kelak. Maka memulainya dengan warna putih sederhana akan memudahkan hal itu. (^_^)

"Kisah pernikahan" bisa jadi sampulnya sederahana namun isinya penuh warna (sumber foto: dari sini)

 Bukankah yang paling penting dalam pernikahan itu adalah perjanjian yang diikrarkan oleh kedua mempelai di hadapan Allah serta kebahagiaan sanak keluarga yang menemani mereka memulai langkah dalam fase baru dalam hidup mereka?

Nah, itulah sedikit cerita tentang pernikahan impian saya. Hanya ingin yang sederhana dan penuh kenangan. 

Tentang terwujud tidaknya? Itu terserah Rabb Semesta Alam. Yang terpenting adalah semoga pernikahan itu menjadi pernikahan yang Sakinah Mawaddah Warahmah. Jikalau mimpi itu mewujud itu adalah hadiah istimewa dariNya (^_^)

11 komentar:

  1. Semoga terwujud kak. Jangan lupa undangannya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. he..he..amin (^_^)
      nanti postingan undangan nikahan di sini ah
      *kemudian diprotes oleh calon suami..ha..ha..*

      Hapus
  2. Ditunggu teh, undangannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ditunggu aja, Siro. Tapi nggak tahu kapan :D

      Hapus
  3. Semoga terwujud dan dimudahkan jodohnya :)

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Hai Tria! Setelah sekian lama berpisah selepas wisuda SD,, now i found you.

    I loved the theme you've write about. Hope your dream ahout marriage will come true as soon as possible. Aamiin.

    Keep writing dear. And yeah i agree. Books is best friends ever in any occasions. :D

    BalasHapus
  6. semoga dilancarkan pernikahannya nanti mba, barakah! :)

    BalasHapus
  7. Blognya bagus banget kak ^^ Semoga persiapan pernikahan dilancarkan dan semoga langgeng sampai maut memisahkan :)
    Selamat pagi kakak. :) maaf numpang promosi ya. ^^
    Ada yang mau nikah? Tapi masih bingung cari Wedding Organizer yang profesional? Rias pengantin yang bagus dan *manglingi? Dan catering yang halal,enak, murah dengan dekorasi yang bagus tapi tetep dengan harga sesuai kantong anda?
    Gak cuma catering untuk nikahan aja lho, ada juga nasi box, racikan dan nasi bancakan. Rias untuk pengantin,wisuda,persewaan kebaya/beskap juga bisa. Yuk cek paket paket hemat kami di link kami http://www.bumentik.com dan http://dekorasipernikahanjogja.com/

    BalasHapus