Selasa, 22 April 2014

Run to You



“Apa yang kamu rasakan itu bukan cinta, Jen. Cinta tidak seperti itu. Cinta tidak membiaran seseorang menyakitimu terus-menerus. Itu kebodohan. Itu penangkal kebahagiaan.” (hal.56)

Penulis: Indah Hanaco
Editor: Yooki
Proofreader: Jumali Ariadinata
Penata letak: Gita Ramayudha
Desain Cover: Amanta Nathania
Penerbit: Gagas Media
Cetakan: Pertama, 2013
Jumlah hal.: vi+350 halaman
ISBN: 979-780-960-0
Kau datang bagai penyihir cinta, yang menjadi penawar luka hatiku.

Setelah mencecap sakit ini, kupikir aku tak akan pernah lagi jatuh cinta. Tapi, kau adalah magnet paling magis, yang membuatku terpaku pada pesonamu.
Pengkhianatan yang melukai hati, tiba-tiba seperti tak lagi terasa. Itu berawal sejak kau hadir dalam duniaku. Memberikan kehangatan, menawarkan kebahagiaan. Dan membuatku yakin, bahwa kau datang untuk melengkapi hatiku.

Aku mencintaimu… mungkinkah kau cinta sejatiku?
***


“Waktu hanya bisa menjauhkan luka, bukan mengobatinya” (hal. 64)


Bagaimana rasanya jika hubungan yang sudah dibina bertahun-tahun kandas? Dan hubungan itu kandas karena pengkhianatan dari sang kekasih? Waktu 5 tahun terbuang begitu saja, percuma. Tenang ini bukan curhatan saya. Ini adalah curhatan Jenna, tokoh utama dalam novel ini. Menemukan sang kekasih yang sudah 5 tahun mengisi hatinya sedang bersama perempuan lain di kamar hotel jelas mengahancurkan hati.


Di waktu tersebut tanpa sengaja Melvin melihat Jenna. Ia yang tanpa sadar jatuh cinta pada pandangan pertama pada Jenna tidak bisa melepaskan pikirannya dari Jenna. Kesempatan demi kesempatan terbuka bagi Melvin untuk mendekati Jenna, terutama melalui Vivit yang merupakan sahabat Jenna.  Berhasilkah Melvin membuat Jenna jatuh cinta? Berapa lama waktu yang dibutuhkan Jenna untuk mengobati sakit hatinya? Siapkah ia menerima cinta yang ditawarkan Melvin?


“... Kadang kala, merasakan saja jauh lebih indah dibandingkan mendengarnya lewat kata-kata....” (hal. 260)

***


 “Waktu tidak pernah menunggu, waktu terus berjalan dengan kejam. Jangan membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak penting. Dan ingat, kadang kesempatan tak datang dua kali lho.” (hal. 251)


Novel ini sangat kental dengan romance, benar-benar gaya Gagas Media. Sejujurnya saya tidak bisa berhenti membaca novel ini hingga tuntas. Novel ini dari segi cerita memang sudah banyak diangkat, tentang patah hati, pengkhianatan, upaya mendapatkan cinta orang yang dicintai, dan semua hal romance lainnya. Namun ide se-klise apapun tetap saja akan menarik jika diolah dengan baik.

Dengan menggunakan sudut pandangn orang ketiga, Indah Hanaco berhasil mengolah konfliknya hingga hubungan antara Melvin dan Jenna menjadi fokus utama. Hubungan Melvin-Jenna berhasi dibangun dengan baik oleh penulis. Keberadaan tokoh-tokoh lain seperti Vivit, Rose, Shirley, hingga ibu dan saudara-saudara Jenna dan Melvin bisa masuk untuk menguatkan cerita. Namun rasanya konflik masih kurang “nendang” karena benar-benar hanya berasal dari Jenna dan Melvin sendiri. Saya membayangkan, bagaimana kalau ibu Melvin agak sombong dan menolak Jenna? Itu bisa menjadi salah satu konflik yang menarik. He..he..

Untuk cover, gambar yang menjadi latar belakang halaman depan ini saya rasa kurang sesuai. Di sisi kanan cover warna terlalu terang hingga menyamarkan beberapa huruf judulnya. Dan gambar tersebut juga rasanya masih kurang sesuai dengan isi cerita.

Tapi di luar penilaian saya tentang cover buku ini, jika ingin bacaan romance yang bisa menghipnotis pembacanya, maka buku ini layak menjadi pilihan. Konflik yang terbangun antara Jenna-Melvin serta usaha Melvin untuk masuk ke kehidupan Jenna menarik untuk diikuti. Saya beri 3,5 bintang untuk Run to You karya Mbak Indah Hanaco ini (^_^)v

“Dalam hidup, kadang kita perlu melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keinginan. Melakukan sesuatu dengan berani,” (hal. 70)
***


Tentang Penulis

Indah Hanaco tertarik menulis sejak membaca serial Wiro Sableng dan Pendekar Rajawali. Jatuh cinta setengah mati pada karya-karya Sidney Sheldon, Sir Arthur Conan Doyle, Sherrilyn Kenyon, Tessa Dare, Julie James, dan Julie Garwood. Indah juga tergila-gila pada lagu-lagu milik Kla Project, Shinhwa, dan segala hal yang berasal dari tahun 90-an. Berasal dari Pematangsiantar, Indah sekarang tinggal di Bogor. Bersama suami dan dua buah hati, Axzel dan Aimee, hidup terasa begitu menakjubkan. Apalagi bisa bekerja di bidang yang begitu dicintai dan disuguhi pemandangan kebun teh yang indah setiap waktu.

Indah Hanaco bisa dihubungi di
Facebook: Indah Hanaco
Twitter: @IndahHanaco
Email: indah.hanaco@gmail.com


8 komentar:

  1. Rikzan Ubaidillah31 Mei 2014 11.18

    Petikan kalimatnya bagus-bagus. Penasaran sama buku ini, pengen belajar bikin kata-kata bagus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, saya juga mau belajar membuat kalimat2 manis seperti di karya2 Mbak Indah Hanaco (>_<)

      Hapus
  2. Ceritanya bagus,apalagi si Melvin ketemu sama Jenna kebetulan,luka hati si Jenna perlahan pasti terobati.Iya kak,cover bukunya keren banget,jadi makin tertarik untuk dibaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, untuk yang suka romance karya ini menarik untuk disamber dan dibawa ke kasir. Ha..ha..

      Hapus
  3. Kayaknya romance yg agak mello. Tapi aku suka novel yg seperti itu, pasti bikin perasaan campur aduk saat membacanya. Apalagi saat usaha Melvin untuk masuk ke kehidupan Jenna, ini sepertinya menarik untuk dibaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti bisa suka sama bukunya. Novel ini tokoh cowoknya bisa bikin cewek klepek2 (>_<)
      Gila aja kalau Jenna gak bisa naksir sama Melvin.
      Saya aja naksir. #eh

      Hapus
  4. Awalnya, aku pikir Run To You ini bukan terbitan GagasMedia, aslinya memang tertipu dengan cover yang menurutkan bukan gayanya GagasMedia *sok tau kamu, Nak* Tapi, setelah baca beberapa review ternyata baru ngeh ini beneran GagasMedia yang nerbitin :D

    Kalau dibaca juga, iya sih ceritanya sebenarnya klise, tapi aku suka setiap penulis yang punya cara tersendiri bagaimana mengolah cerita tersebut walau sebenarnya udah banyak di pasaran. Aku pernah baca sekali buku Mbak Indah, The Vanilla Heart, sama halnya dengan Run To You, bisa jadi The Vanilla Heart ini punya cerita yang biasa, cuma kerennya Mbak Indah bisa olah ceritanya dengan baik :D

    BalasHapus
  5. Aku dulu sempet pengen banget baca novel ini. Cuma aku bingung soalnya banyak yang bilang terlalu klise jadi aku urungin niat buat beli. Tapi lama2 malah jadi penasaran sendiri karena terhipnotis sama covernya yang cantik bangeeeet xD

    BalasHapus