Sabtu, 26 April 2014

Les Masques


Penulis: Indah Hanaco
Editor: Anin Patrajuangga
Desain cover: Sapta S Soemowidjoko & Lisa Fajar R
Penata isi: Yusuf Pramono
Penerbit: Grasindo
Cetakan: 2014
Jumlah hal.: vi + 234 halaman
ISBN: 9786022514657

Fleur Radella, lahir karena kebuasan hasrat yang tak bisa ditolak. Elektra Valerius, jiwa berani yang terpaksa bersemayam di tubuh yang salah. Tatum Honora, gadis pemurung yang tercipta karena ketidakmampuan manusia menundukkan diri sendiri.

Semua yang dimulai di masa lalu, tak seharusnya menjadi hantu yang menempel tanpa pengampunan. Lalu Adam Dewatra hadir. Menggenapi jejak horror masa lampau.
***

Buku ini ternyata bergenre Thriller. Salah satu genre yang tidak begitu saya sukai. Namun syukurlah ternyata buku ini tidak semencekam yang saya pikir. Saat membaca halaman ucapan terima kasih penulis, saya bisa menebak bahwa saya akan membaca tentang thriller atau detektif-detektifan. Sebenarnya sempat ragu juga, saya biar bagaimana pun tidak begitu suka dengan genre ini.

Namun saat membuka awal cerita yang ternyata tokohnya adalah siswi SMA saya jadi berfikir, “Ah mungkin tidak akan semencekam yang saya kira” dan akhirnya saya pun meneruskan membaca. Ceritanya bisa membuat saya penasaran dan berhasil menyelesaikannya.


Namun mungkin karena Indah Hanaco selama ini lebih banyak menulis genre romance maka plot cerita pun lebih mirip drama. Ini cerita tentang tokoh Fleur Radella yang ternyata berkepribadian ganda (atau lebih tepatnya punya beberapa kepribadian). Ini menarik karena saya menjadi penasaran bagaimana cara Fleur akhirnya menyadari bahwa dalam tubuhnya ada lebih dari satu kepribadian.

Tokoh Fleur dalam buku ini benar-benar tipe perempuan baik dan sabar dan pantas membuat greget. Hidupnya tidak mudah karena punya nenek yang suka menyiksanya dan ternyata orang-orang di sekelilingnya tidak bisa dipercaya. Kehadiran kepribadian-kepribadian lain dalam diri Fleur muncul karena beberapa trauma yang ia miliki.

Yang menarik adalah penulis berhasil mengolah karakter-karakter ini menjadi jelas perbedaannya. Selain itu saya juga dibuat perasaan tentang apa masalah yang akan ditimbulkan oleh kepribadian-kepribadian lain ini dalam hidup Fleur.

Sayangnya ada beberapa hal yang belum terjawab bagi saya. Pertama: bagaimana mungkin sosok Elektra ini bisa fasih berbahasa Perancis? Bagaimana bisa Fleur tidak menyimpan rasa penasaran tentang banyak hal saat ia hilang kesadaran? Kenapa dia tidak ketakutan? Kok bisa ya dia benar-benar bersikap tidak peduli dengan keanehan-keanehan itu.

Hm..buku ini bisa dinikmati sebagai bacaan ringan. Namun dimensi thriller-nya memang masih kurang terasa, kurang mencekam. Tapi menurut saya karya ini sudah cukup bagus untuk sebuah percobaan pertama menulis tema ini. Saya mungkin bukan orang yang cukup tepat untuk memberi masukan berarti tentang buku ini karena genre yang kurang familiar bagi saya. Tapi saya pribadi tetap bisa menikmati membaca buku ini (^_^)v

Saya memberi 3 bintang buku ini, warna covernya sudah ngejreng, gambar atau icon bukunya yang kurang menarik. Bagaimana kalau benar-benar menggunakan gambar topeng bukan puzzle topeng? (^_^)v

14 komentar:

  1. Elektra itu kepribadian Fleur juga ya? Emang kepribadian ganda itu punya keahliannya masing2. Disini Elektra keahliannya di bahasa Perancis. Soalnya aku juga 'punya', dia jago di b.Inggris.

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa tidak ada proses atau alasan tertentu dari keahlian ini? Kok rasanya aneh ketka dia secara tiba-tiba pandai berbahasa Perancis.

      Hapus
  2. Fleur tidak menyimpan rasa penasaran tentang banyak hal saat ia hilang kesadaran? mungkin karena ia tidak menyadarinya, biasanya yang sadar, orang2 terdekatnya =)

    twitter : siscacook
    FB : Sisca Wiryawan
    E-mail : siscawiryawan@ymail.com
    GFC : Santi Wiryawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tapi ada beberapa indikasi yang sebenarnya kalo saya pribadi jadi Fleur bakalan penasaran dan terus bertanya-tanya. Tapi Fleur malah lebih memilih cuek :D

      Hapus
  3. Suka sekali dengan covernya! Seperti buku-buku sastra lama. Anw, ini terbitan Grasindo yah?

    BalasHapus
  4. bukunya keren covernya juga bagus,memang sih rasa genre Thriller kurang greget.Tapi menarik, cocok banget buat yang pertama baca genre Thriller.Reviewnya bagus kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini untuk yang baru nyobain genre thriller buku ini bisa jadi permulaan menarik untuk berkenalan dengan genre thriller.

      Hapus
  5. Rikzan Ubaidillah31 Mei 2014 11.20

    Kepribadian ganda ya? Dari dulu pengen baca buku beginian.

    BalasHapus
  6. Jujur aku juga nggak terlalu suka novel yang bergenre Thriller, tapi tergantung konfliknya sih. Tapi karakter Fleur Radella yang bikin aku tertarik. Dia punya kepribadian ganda, udah bisa bayangin saat dia punya kepribadian baik dan sabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik dan sabar itu kepribadian aslinya dia. Makanya dia sering ditindas dan dijahatin. Nanti kepribadian dia yg lain yang bikin pembalasannya.
      #upppss

      Hapus
  7. Semacam "Satu Tubuh Dihuni Dua Jiwa" gitu kah Kak? Ah menarik, tapi kalau dibaca sekilas, bisa jadi ceritanya mirip-mirip kisah Min-ah dan Jae-hee di Wishing Her To Die, tapi kalau salah, maaf ya :D

    Kehadiran kepribadian-kepribadian lain dalam diri Fleur muncul karena beberapa trauma yang ia miliki. Seperti yang aku pahami dari Wishing Her To Die, kehadiran kepribadian lain (atau bisa dibilang kerasukan) ini bisa muncul karena trauma di masa lalu yang dipunyai si 'pemilik tubuh'. Membaca latar belakang Fleur Radella akan kondisi keluarganya, aku pikir bisa saja dengan mudahnya ia punya kepribadian ganda yang sangat bertolak belakang dengan sifat aslinya sendiri. Terlepas dari hal-hal yang menurut Kak Artika belum terjawab, aku juga setuju kalau dengan kepribadian ganda, biasanya si pemilik tubuh akan punya kebiasaan lain yang jarang sekali dilakukannya, semacam bisa bernyanyi padahal suaranya jelek, bisa menari padahal nggak suka, dan itu biasa sih menurutku bagi mantan-orang-yang-pernah-mengalami-kepribadian-ganda.

    Ah iya, seperti yang Kak Artika tulis di atas, Fleur ini punya beberapa kepribadian, bisa jadi gabungan antara Fleur Radella, Elektra Valerius, dan Tatum Honora kah? Sepertinya harus baca kisah lengkapnya :D

    BalasHapus
  8. Genre yang paling berbeda dibanding novel novel lainnya karya kak indah. Aku tadinya gak tau ada novel ini, dan aku sekarang jadi tertarik baca. Gara2 genre nya thriller, aku suka banget thriller apalagi ini menyangkut tokoh yang berkepribadian ganda, yang pastinya kisahnya seperti tak akan habis digali dan selalu bikin kita bingung sendiri dan makin penasaran. Judulnya classy banget lagi, jadi salah satu wishlist ku nih :D

    BalasHapus