Jumat, 07 Februari 2014

You Are the Apple of My Eye




Penulis: Giddens Ko
Penerjemah: Stella Angelina dan Fei
Penyunting: NyiBlo
Proofreader: Dini Novita Sari
Cover designer: Dedy Andrianto
Ilustrasi isi: @teguhra
Penerbit: Haru
Cetakan: pertama, Februari 2014
Jumlah hal: 350 halaman
ISBN:  978-602-7742-28-4

Kau sangat kekanak-kanakan – Shen Jiayi
Sedikit pun kau tidak berubah, nenek yang keras kepala – Ke Jingteng

Semua berawal saat Ke Jingteng, seorang siswa pembuat onar, dipindahkan untuk duduk di depan Shen Jiayi, supaya gadis murid teladan itu bisa mengawasinya. Ke Jingteng merasa Shen Jiayi sangat membosankan seperti ibu-ibu, juga menyebalkan. Apalagi, gadis itu selalu suka menusuk punggungnya  saat ia ingin tidur di kelas dengan pulpen hingga baju seragamnya jadi penuh bercak tinta. Namun, perlahan Ke Jingteng menyadari, kalau Shen Jiayi adalah seorang gadis yang sangat spesial untuknya.

Karena masa mudaku, semua adalah tentangmu...

***
Novel semiautobiografi ini dibuka dengan pengantar yang mengisahkan latar belakang Giddens Ko untuk menuliskan masa mudanya dalam sebuah buku. Cerita pun dimulai dari sebuah kondisi di kelas di mana seorang anak-anak laki-laki mendapat hukuman akibat sering menjadi biang keonaran di kelas. Giddens Ko menggunakan nama aslinya dalam buku ini yaitu Ke Jingteng.

Sikap Ke Jingteng yang suka memancing tawa teman-temannya malah berujung “jebakan” hingga akhirnya ia masuk dalam daftar hitam wali kelasnya, Guru Lai, hingga akhirnya ia dihukum untuk duduk di pojok kelas paling belakang di dekat dinding. Namun nampaknya hukuman itu dirasa belum cukup hingga Ke Jingteng pun dipindahkan untuk duduk di depan Shen Jiayi, perempuan yang sangat pandai. Setting waktunya adalah saat Ke Jingteng duduk di bangku kelas 1 SMP.


Singkat cerita Ke Jingteng jatuh hati pada Shen Jiayi namun tidak memiliki kepercayaan diri karena kecerdasannya yang biasa saja. Namun ternyata cinta bisa memaju seseorang menjadi sosok yang lebih baik. Rasa sukanya pada Shen Jiayi mendorongnya untuk semakin rajin belajar. Selain itu, Shen Jiayi yang peduli pada nilai-nilai Ke Jingteng tanpa segan mengulurkan bantuan dan mengajari Ke Jingteng belajar. Ini tentu saja membuat Ke Jingteng bahagia.

Namun, pesaingnya A He membuat Ke Jingteng merasa terancam. Ini karena A He pintar dan bisa selalu mengimbangi percakapan dan kepintaran Shen Jiayi. Selain itu, Shen Jiayi cukup populer di kalangan cowok-cowok. Saat  Ke Jingteng memutuskan untuk menyerah, muncul Li Xiaohua yang juga pintar dan perhatian. Pengejaran Ke Jingteng pun beralih.

Namun pada satu titik ia patah hati karena Li Xiaohua dan setelah itu kembali mengejar Shen Jiayi. Pengejaran ini  berlangsung hingga tahun kedua kuliahnya.  Waktu 8 tahun ini jelas tidak singkat. Dan rentang waktu itu adalah masa-masa remaja yang penuh semangat, ingin tahu, dan upaya menemukan arti dirinya. Dan semua kehidupan Ke Jingteng itu diwarnai oleh Shen Jiayi.

Lantas, apakah mereka akan bersama? Apakah Shen Jiayi menyukai Ke Jingteng? Bagaimana kisah ini akan berakhir? Sejujurnya saat membacanya saya selau bertanya-tanya tentang hal ini.
***
Masih teringat oleh saya saat Penerbit Haru mengirimi saya email dan menanyakan “Jika bisa memilih, akan memilih buku” You are the Apple of My Eye” atau “The Last 2%”? saya segera membalas email itu dengan memilih “You Are The Apple of My Eye” dengan alasan saya ingin “mencicipi” fiksi populer dari berbagai negara sehingga tertarik membaca buku karya penulis Taiwan. 

Di luar masalah hukum Internasional tentang posisi Taiwan sebagai sebuah negara yang masih terus dipertentangkan, saya jadi tertarik membaca buku ini. Taiwan mengingatkan saya pada drama Meteor Garden yang berarti Drama Taiwan sebenarnya lebih dulu booming di Indonesia daripada Dorama Jepang dan Drama Korea. 

Benar saja, Penerbit Haru mengirimi saya buku “You Are the Apple of My Eye” dan setelah membaca buku ini saya tidak menyesali keputusan saya. Kenapa? Karena buku ini memang semi autobiografi yang cara berceritanya benar-benar menarik dan memang terasa sangat real.

Siapa yang tidak punya kenangan indah masa sekolah? Bukankah banyak yang berkata bahwa masa-masa paling indah adalah masa-masa di Sekolah *eh, jadi ingat lagunya Alm. Chrisye*? Dan banyak yang bilang masa saat memakai seragam putih abu-abu tak kan terulang dan terlupakan. Saya pribadi paling menyukai masa saya memakai seragam putih-biru atau masa SMP. Kenakalan saya paling banyak saya lakukan di masa itu *upssss*.

Di buku You Are the Apple of My Eye saya merasakan kedekatan dengan cerita di dalam buku ini. Tokoh Ke Jingteng adalah Giddens Ko sendiri. Giddens Ko berbagi cerita masa SMP hingga kuliahnya yang berkaitan dengan cinta monyet yang nggak monyet-monyet amat. Kenapa? Karena masa itu sebagian besar diisi oleh satu nama yakni Shen Jiayi.

Cinta yang ia pupuk dan rawat sejak SMP hingga kuliah pada soso Shen Jiayi ini menarik diikuti. Kenakalan dan “kelicikan” Ke Jinteng demi memenangkan hati Shen Jiayi benar-benar membuat saya nyengir selebar-lebarnya. Btw, Giddens Ko hobi ngu**l yah?? Ssoalnya sering sekali muncul adegan saat dia sedang mengu**l (-_-“). Awas, Shen Jiayi ilfil karena kebiasaan burukmu itu (^0^)

Dalam novel ini kita akan belajar berbagai bentuk perjuangan dalam cinta yang dilakukan oleh anak-anak sekolah. Dan saya paling suka dengan dampak positif cinta yang dirasakan oleh Ke Jingteng. Ia menjadi anak yang pintar. Kenapa? Karena Shen Jiayi adalah perempuan yang cerdas, dan cerewet. Ini membuat dia terpacu untuk semakin giat belajar agar bisa tetap nyambung saat ngobrol dengan Shen Jiayi atau agar dia bisa berbangga karena bisa menyelesaikan soal yang tidak bisa diselesaikan Shen Jiayi.

Selain itu, renungan-renungan Ke Jingteng tentang cinta, perasaan, moment yang tepat untuk menyatakan cinta, serta  hal-hal lain menarik untuk diselami. Pendapat-pendapat yang ia kemukakan sering kali juga hingga di kepala saya untuk dipikirkan lebih mendalam. 

Oiya, novel ini ditulis dengan alur maju mundur. Di satu bagian cerita, kita disuguhi kenangan Giddens Ko sebagai Ke Jingteng, dan di sisi lain kita akan diceritakan penggalan-penggalan proses pembuatan novel ini. Selain itu ada alur maju saat dimana Ke Jingteng bertemu lagi dengan teman-teman sekolahnya seperti A He, Liao Yinghong, Xie Mengxue, Xu Bochun, Yang Zeyu, dan sahabat-sahabat-nya yang lain, dan mereka pada akhirnya akan kembali bercerita tentang saat-saat di mana mereka menyukai Shen Jiyai.

Baca novel semi-autobiografi ini bikin saya ngakak, manggut-manggut, kemudian sempat juga kesal setengah mati. Bayangkan, hanya perjuangan Ke Jingteng menyukai Shen Jiayi berakhir hanya karena masalah yang menurut saya nggak “worth it”banget (>_<) trus apa gunanya kamu ngejar-ngejar dia selama bertahun-tahun. *ngomel-ngomel sendiri*

Oiya, satu hal yang juga saya sukai dari buku ini adalah banyak kalimat-kalimat menarik untuk direnungkan terkait cinta, masa muda, dan perasaan. (^_^)

Ah, sudahlah intinya saya sangat suka dengan cerita ini. Buku ini buku karya penulis Taiwan yang pertama kali saya baca dan saya rasa saya akan mencoba buku-buku penulis Taiwan yang lain (jika memungkinkan). Terima kasih Penerbit Haru atas kesempatannya. 

Buku ini sudah diadaptasi menjadi film dan disutradarai sendiri oleh Giddens Ko.
 
Poster film You Are the Apple of my Eye. Sumber: di sini
Oiya, jika harus menyematkan bintang untuk buku ini, maka saya memberinya 4 bintang. Kok nggak 5? Hm, soalnya saya kesal sama sikap plin-plan dan hobi ngup**l-nya Ke Jingteng (>_<)
***
Quote
“Tak peduli sekarang atau nanti, nilai adalah hal penting yang menjadi tolak ukur seorang guru terhadap muridnya.” (hal.21)
“...keduanya membuatku menyadari satu hal ini... hanya dengan ketekunan, seseorang baru bisa menikmati hasil yang indah. Hanya dengan terus tekun berusaha, seseorang baru bisa melihat dunia yang tidak terbayangkan sebelumnya.” (hal. 64)
“Di dalam hidup Li Xiaohua, mungkin aku ibarat sebuah pensil yang digunakan menggambar, digunakan jari untuk mencoret-coret suatu simbol yang tidak jelas.” (hal. 97)
“Menghindari perasaan, barulah dapat disebut sebagai masalah yang paling tidak normal. Jika orang tidak dapat merasakan kesengsaraan jiwa dalam lubuk hatinya, perasaan akan menjadi tidak legkap” (hal. 111)
“Kekuatan fisik manusia sangat besar, begitu besarnya sehingga tidak akan habis digunakan untuk tindakan-tindakan bodoh di masa muda.” (hal. 111)
“Kehidupan dapat mencari jalan keluarnya sendiri” Kutipan dari Jurassic Park (hal. 117)
“Setiap perempuan adalah lentera hidup kami. Mereka menerangi setiap kegilaan kami untuk mengejar cinta. Membantu kami, beberapa bocah lelaki, setahap demi setahap tumbuh menjadi lelaki sejati.” (hal. 149)
“Menuliskan kenangan cintaku di buku memiliki beragam tujuan. Salah satunya, berharap setiap orang yang  membacanya bisa mendapatkan sedikit keberanian untuk mencintai.” (hal. 150)
“Kalau cinta tidak bisa membuat orang berubah menjadi seseorang yang tidak seperti biasanya, maka keajaiban cinta yang semacam itu sungguh terlalu lemah.... bukan cinta yang kita doakan setiap pagi dan malam yang memenuhi syarta untuk bisa dikatakan cinta.” (hal. 177)
“Di dunia ini, apakah ada hal yang disebut ‘kesempatan paling baik untuk menyatakan perasaan?’ Saat menyukai seseorang, apakah sangat penting kapan waktu yang tepat untuk memberitahukannya?” (hal. 265)
“Kalau sang perempuan juga menyukai si laki-laki, apakah menyatakan perasaan masih begitu penting?” (hal. 266)
“Jadi, cinta sejati menurutku adalah jika seorang perempuan menyukai si laki-laki, walaupun laki-laki itu menyatakan perasaannya sambil menguap, si perempuan tetap bersedia pacaran dengannya.” (hal. 267)
“Karena cara menyatakan perasaan hanyalah sebuah bentuk ungkapan, hal ini seharusnya tidak mengubah keputusannya.” (hal. 267)
***
Tentang Penulis
Giddens Ko/ Jiubadao, lahir di Changhua, Taiwan, pada tahun 1978.
Mulai menulis sejak tahun 1999, sudah lebih dari 50 novel yang ia tulis dan disukai banyak pembacanya. Karyanya diadaptasi dalam bentuk komik, film, dan game online.
Pada tahun 2010, untuk pertama kalinya ia menjadi sutradara film. Film pertamanya adalah adaptasi dari buku You Are the Apple of my Eye ini dengan judul yang sama.
Sekarang, ia menjadi penulis sastra Cina kontemporer yang terkenal, orang yang paling beruntung, juga paling rajin, dan sangat berusaha keras.
***
 Review ini saya ikutkan dalam RC berikut:



13 komentar:

  1. Aaaaaak aku baru mau beli ini mbak huhuhu

    gara2 nonton filmnya jadi pengen baca bukunya (soalnya kalo baca bukunya dulu biasanya kecewa XD)

    Kalo mau di-preloved, email aku yaaa mbak #eaaaaa #kedipin

    BalasHapus
  2. ha..ha..
    untuk buku2 yg mendidik dan gak cengeng seperti ini biasanya tetap aku keep untuk anak2ku nanti atau untuk adik2 sepupuku. Soalnya suka ada yang lagi main ke rumah trus mau pinjam buku dan minta dipilihin.

    Novelnya bagus kok. Nggak akan bikin kita nyesel karena sudah beli (^_^)

    BalasHapus
  3. katanya ada filmnya ya? aku belum nonton filmnya, tapi sering liat cover buku ini di toko buku kesayangan. jadi pengen beli :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, filmnya di sutradarai sendiri oleh penulisnya.
      Saya juga posting salah satu poster filmnya di review ini kok (^_^)
      Tapi belum nonton sih. Karena memang nggak begitu suka nonton.
      He..he..

      Hapus
    2. Filmnya ada di youtube kok... Searching aja You are the apple of my eye - Indo Sub

      Hapus
  4. baru nonton filmnya dan baru niat baca novelnya. filmnya aja udah..uhuk..uhuk..rasa apel banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Argh, bukunya kerenlah.. tapi saya juga jadi penasaran sama filmnya nih XD

      Hapus
  5. dimana lagi yang jual buku novelnya yakk...tolong pencerahannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa pesen via toko buku online saya "Madame Atria" via sms 0852-4294-5939 atau email: anora.widad@gmail.com

      Hapus
    2. Ka msh ada novel nya ga di tk bk online kaka?aku pgn bgt bacanya��.brp ya ka harganya?

      Hapus
  6. Buku ini ada di gramedia kak? atau toko buku online lainnya? Kalo boleh tau harganya berapa?

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minat? Silahkan hub WA : 085736100626, Line deeputu atau BBM 74D81B01
      Jika ingin tahu novel ready lainnya, bisa kunjungi instagram Booklaza atau http://booklazashop.blogspot.com

      Maaf spam kak. Makasih banyak

      Hapus