Rabu, 01 Januari 2014

Interview Eva Sri Rahayu & Evi Sri Rezeki (+Giveaway)



Selamat datang 2014!!! Selamat datang Januari!!!
*teriak yang kencang sampai ngos-ngosan*

Apa kabar? Bagaimana liburanmu, seru gak? Wah, jangan-jangan liburannya bisa dijadiin cerita novel. *mulai ngeyel*. Ok, untuk menambah keceriaan di awal tahun, saya mau mengajak teman-teman untuk berkenalan dengan Mbak Eva Sri Rahayu dan Mbak Evi Sri Rezeki.

Bagi yang belum familiar dengan keduanya, saya kasih bocorannya nih.



Eva Sri Rahayu
Lahir pada 17 Juli di Bandung. Lulusan Universitas Pendidikan Indonesia, Jurusan Teknologi Pendidikan. Selalu merasa hidup di dua dunia (nyata dan fantasi). Obsesinya adalah menjadi petualang dan penjelajah waktu. Novelnya yang sudah terbit berjudul “I’m Not an Underdog” (bukupop, 2006), “Dunia Trisa” (Stiletto Book, 2011), dan Love Puzzle (Noura Books, 2013)



Evi Sri Rezeki
Lulus FIKOM UNISBA Jurusan Manajemen Komunikasi. Seorang entrepeneur dan freelancer, mendirikan perusahaan bernama Indonesian Create. Karyanya seperti puisi, artikel, dan cerpen pernah dimuat di media massa dan antologi seperti Herbarium (2007), dan Roh (2005). Cerpennya diterbitkan dalam antologi seperti A cup of Tea – Menggapai Mimpi (2012), In the Name o(f)f Love (2012) dan Sell Your Soul (2012). Novel pertamanya berjudul Marsmallow (2008). Novel terbarunya adalah CineUs (Noura Books, 2013)




Nah, mungkin ada yang bertanya-tanya kok saya mewawancarai Mbak Eva dan Evi, kenapa nggak penulis yang lain? Hm... ini ada hubungannya dengan ketertarikan saya kepada dua penulis ini. Mereka adalah saudara kembar!! *pake acara melotot dan suara digedein*. Di luar sana mungkin ada penulis lain yang juga merupakan saudara kembar, namun karena mereka tidak sulit untuk ditemui dan sangat ramah, jadi saya pun dengan sok akrab senang hati mewawancarai keduanya via Whatsapp.

Nah, ini hasil tanya jawab saya ke Mbak Eva dan Mbak Evi via Whatsapp:
(Pengantar: Mbak Evi sering menggunakan “V” sebagai kata ganti bagi dirinya)

Saya: Di antara Mbak eva dan Mbak evi, siapa yang kakak dan siapa yang adek nih?? Beda berapa menit?? *maaf saya selalu penasaran dengan hal ini kalau kenalan dengan twins (-_-“)*
Evi: Kami lahirnya beda 15 menit. Eva keluar duluan
Saya: Kalau dari segi karakter siapa yang lebih cocok jadi kakak?
Eva:  Heuheu, pertanyaan Atria ada di buku Twins Project XD.
         Hmm, kalau kata Evi sih, saya memang lebih cocok jadi kakaknya :D
         Mungkin karena kelihatan sedikit lebih kalem.

Saya: Ha...ha...ok...saya jadi makin penasaran dengan Twins Project (TP) ini. Tapi nanti deh saya ubek-ubek lagi tentang TP. Hm, sekarang saya mau tanya. Kan Mbak Eva dan Mbak Evi ini sama-sama penulis. Boleh tau gak siapa yang lebih dulu masuk ke dunia penulisan??
Eva: Kalau nulisnya sih barengan. Karena memang cita-cita dari kecil. Waktu SMP kami sempet bikin kumcer berdua. Isinya Cuma 5 cerpen. Diketik dan dijilid sendiri. Buku itu cuma dipinjemin sama anggota perpustakaan kami. Karena waktu SMP kami buka perpustakaan. Isinya kebanyakan komik.

Saya: Wah, kecil-kecil udah kreatif euy. Bukunya masih ada nggak, Mbak Eva?? *penasaran*
Eva: Sayangnya enggak ada, padahal meskipun tulisannya acak-acakan kami suka kumcer itu karena bercerita tentang sekolah malam. Kami sangat suka sekolah, dan kepengin ngalamin sekolah di malam hari ^^V

Saya:Hm..saya perhatikan, Mbak Eva dan Mbak Evi sering ikut proyek antologi bareng-bareng ya? Pernah gak sama-sama kirim naskah dan hanya satu yang diterima?
Eva: Iya, suka ikutan antologi. Biasanya di grup yang berbeda. Kalau ikutan lomba dan kirim naskah bareng pernah 4 kali: 1 lomba skenario film pendek saya yang menang, 3 lainnya – antologi menggapai impian Stiletto, LA indie movie sinopsis, dan sinopsis untuk Noura Books Academy, Evi yang menang.
Evi: Bukan menang tapi masuk. Kalau jumlah antologi cerpen Eva lebih banyak. V cuma sedikit banget.
Eva: Kalau kumcer yang kami sama-sama ada di dalamnya In the Name O(f)f Love dan Sell Your Soul!
Saya nggak punya satu pun antologi puisi. Saya jaraaaaang banget nulis puisi dan belum pernah mendalaminya. Kalau Evi iya.
(mbak evi ikut dalam beberapa antologi puisi)

Saya: Oiya, saya sempat search buku pertama Mbak Eva dan Mbak Evi di Goodreads. Kok hanya ketemu novel pertama Mbak Eva, I’n Not an Underdog ya? Buku Marshmallow mbak Evi gak ada di Goodreads.
Evi: Marshmallow nggak V masukin ke Goodreads. Bukunya parah banget. ahahahaha mesti ditulis ulang
Eva: Novel pertama saya, saya yang masukin ke GR.  Soalnya dari penerbitnya enggak dimasukin Lagipula novelnya udah lama banget, tahun 2006. Masih dijual online sama penerbitnya dari 10rb aja dari harga awal 20rb.
Waduh, parah bangetlah novel pertama kami :D

Saya: Nanti mau coba order ah (^_^).  Oiya, saya suka dengan karya Dunia Trisa Mbak Eva dan CineUs mbak Evi. Tapi saya jadi bertanya2 kok dua novel ini menggunakan setting cerita yang berkaitan dengan dunia film dan dua-duanya punya pesan yang hampir sama yakni tentang bagaimana kita harua berani mengejar impian? Selain itu Dunia Trisa dan CineUs sama-sama punya muatan persahabatan yang ‘manis’ menurut saya. Ini kebetulan atau gimana nih mbak??
Eva: Karena kami sama-sama suka dunia film.
Kami suka tema menggapai impian dan persahabatan.
Novel kami selanjutnya beda tema. Meskipun masih berbalut persahabatan
(Sebenarnya saya kagum sama mbak eva dan evi karena dua buku itu. *Suka bacaan ringan tapi muatan semangat positifnya terasa dan nggak cengeng..he..he..*)

Saya: Mbak Eva dan Mbak Evi sama2 punya novel baru yang diterbitkan Noura Books. Mbak Evi dengan CineUs dan Mbak Eva dengan Love Puzzle. Bisa cerita proses kreatif sampai masuk ke penerbit dan akhirnya mejeng di toko buku gak mbak?
Evi: Latar belakang terwujudnya naskah CineUs sampai diterbitkan Noura cukup panjang sih ceritanya. Intinya, V berkesempatan mengikuti Noura Books Academy. Dari sana ide CineUs akhirnya berbuah novel ini. Selengkapnya bisa baca di httapi://myfairytalemytale.blogspot.com/2012/12/catatan-perjalanan-dalam-noura-books.html
Eva: Seperti yang saya ceritakan di Behind the Puzzle di akhir buku Love Puzzle (LP). Outline-nya sudah saya buat dari beberapa tahun lalu, sambil menulis Dunia Trisa. Sebenarnya outline ini beru setengahnya dan masih bolong-bolong. Banyak detail cerita yang dulu saya rancang itu terlupakan dan belum tertuang dalam outline.
Akhirnya setelah selesai, draft 1 LP dengan POV 1 saya masukkan ke sebuah penerbit. Tetapi ditolak. Hasil review dari penerbit itu saya jadikan bahan revisi ditambah masukan beberapa first reader.
 Alasan memilih Noura waktu itu karena saya melihat kemasan novelnya yang cantik dan editingnya rapi. LP yang saya berikan ke Noura sudah draft 2, yang sudah saya buang 100halaman dari 180halaman draft 1 nya.  Alias hasil menulis ulang, bukan merevisi naskahnya.
Satu naskah ditolak penerbit bukan kiamat buat naskah itu. Kita hanya perlu terus mempercantiknya.
Sedikit tambahan. Saya hanya menulis pada malam hari, saat anak saya sudah tidur. Banyak Ibu-ibu yang ingin terus menulis tetapi bingung kapan waktunya. saya juga sering mendapat kendala ini. Sering kelelahan dan akhirnya enggak nulis. Tapi selama punya semangat siapa pun pasti bisa mewujudkan impiannya.
(Bisa jadi catatan penting nih untuk pembaca yang mau jadi penulis)

Saya: Pertanyaan untuk mbak Evi, di CineUs kan membahas tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder) ADHD. Idenya muncul dari mana? Apa mbak evi melakukan penelitian tentang ADHD ini? Saya pribadi salut karena dri baca novel mbak Evi saya jadi tahu tentang ADHD pdhl sebelumnya saya bahkan nggak tahu sama sekali tentang ADHD ini.
Evi: Knp ngambil tokoh ADHD? Sebenernya saya udah tertarik dengan penyakit ADD dan ADHD ini. Banyak tokoh lemot yang tipikal dalam novel atau film tanpa latar belakang. Saya ingin ngasih latar belakang yang kuat terhdap tokoh.
Memang pengidap penyakit ADHD bukan berarti lemot, tapi yang dimengerti remaja sebatas seseorang lemot atau enggak fokus. Jadi saya sengaja menuturkan penyakit itu dengan sudut pandang pada umumnya kemudian memberi sedikit edukasi tentang penyakit itu.
Saya ingin mengajak pembaca mengenal penyakkit ADHD sehingga pengidap penyakit ini tdk diasingkan atau dijauhi.
Saya riset di internet dan ngobrol dengan teman yang ngajar anak seperti ini.
Bahkan saya menmukan fakta di lapangan bahhwa anak pengidap autis cenderung disebut gila.
Kayaknya remaja harus diedukasi tentang ini. Jangan sampai mereka punya sudut pandang yang seperti itu
(saya cukup paham tentang ini, Mbak. Karena sering disebut autis oleh teman, saya pun sedikit mengamati sikap masyarakat terhadap penderita autis. Bahkan bagi sejumlah orang tua punya anak autis itu dianggap sebagai aib. Jadi sedih T_T *iyaa...Atria curcol*)

Saya: Untuk Mbak Eva, novel Love Puzzle kan mengangkat tentang anak kembar?? Apa ini ditulis berdasarkn pengalaman pribadi?? Dan tokoh Raja ini punya kepribadian yang cukup ‘dark’. Apakah karakter-karakter ini murni hasil imajinasi Mbak Eva?
 Eva: Nggak usah saya jawab banyak-banyak ya, takut jadi spoiler buat pembaca LP. Hihihi.
Intinya sih LP ini saya ingin mengedukasi pembaca tentang psikologi anak kembar.
Bahwa pembullyan itu banyak bentuknya. Perbandingan adalah sebuah pembullyan yang cukup parah terhadap anak kembar. Dan dilakukan tanpa sadar bahkan diwajarkan oleh lingkungan bahkan orangtua.
Efeknya seperti bola salju, terus bergulir dan membesar membentuk psikologi yang bisa jadi kecenderungan pada hal negatif untuk anak kembar.
Tokoh Raja ini tokoh fiktif yang memang secara konflik dan perkembangan psikologinya dibesar-besarkan demi kepentingan dramatisasi cerita.

Saya: pesan itu sebnarnya nggak hanya untuk anak kembar saya rasa. Karena saya pribadi paham dengan perasaan seperi itu. Punya kakak dan adik yang berprestasi itu terkadang malah jadi beban karena kita jadi kesulitan buat jadii diri sendiri .Kita seolah dilecut untuk mengikuti jejak mereka bahkan kalau perlu melampauinya. *jiyah, saya curcol*
Eva:  : Kalau sama saudara masih ada sekat. Kalau kembaran, otomatis orang langsung membandingkan. Semacam refleks. *peluk grup*

Saya: Dari semua novel2 yang ditulis mbak eva dan mbak evi, yang mana yang paling berkesan bagi masing2? Kenapa?
Eva: Semuanya berkesan, tapi mungkin yang paling berkesan itu LP. Sewaktu menulisnya saya sedang memiliki masalah cukup rumit. Proses penulisannya lama, lalu menjadi media penyembuh buat saya, dan pertama kali juga nulis pake pov 3. Ternyata susaaaah banget. Sepertinya saya lebih merasa cocok di pov 1. Hihihi.

Saya: : Itu berarti Mbak Eva berhasil melampaui keterbatasan donk. Karena LP berhasil memakai POV 3 dengan baik ;)
Evi: Paling berkesan? Dua-duanya juga berkesan.
Cuma memang nulis CineUs ini perjuangannya lebih gila
Tapi nulis Twins Project lebih stres

Saya: Oiya, siapa penulis favorit dan yang menginspirasi mbak eva dan mbak evi?
Eva: Penulis favorit kami berdua Margaret Mitchell penulis Gone with the Wind. Novel GWTW sangat menginspirasi kami. Tokohnya Scarlet O'Hara apalagi. Kami sangat suka dia karena karakternya yang sangat enggak sempurna, nyebelin, jutek, culas, tapi pekerja keras.
(Saya malah belum baca novel itu sama sekali. Merasa gagal sebagai anak BBI (-_-))

Saya: Kan dari tadi Twins Project (TP) selalu disebut-sebut nih. Cerita donk Mbak tentang TP. Skrg udah dalam proses apa? Bentuknya gimana? Kapan nih bisa sampai di tangan pembaca?
Eva: Dari semua karya memang proses nulis Twins Project ini paling stress dan penuh perjuangan
Twins project ditulis hampir setahun, dengan perubahan konsep 3kali.
TP genre personal literatur berarti komedi, dan... Komedi itu genre yang sangat sangat sangat kami hindari. Karena susaaaaah.
Makanya penuh perjuangan. Belajar nulis komedi dengan banyak baca buku-buku komedi, nonton stand up, dll. Tiap selesai nulis satu bab deg2an, duuuh lucu gak ya. Maksa gak yaaa.

Saya: Proyek ini masih bekerjasama dengan Noura Books?? Rencananya kapan akan dirilis mbak?? Udah sampai tahap mana? Penulisan?? Atau sdh sampai k meja redaksi?? *maaf pertanyaannya kroyokan karena penasaran*
Eva: Kali ini bukan sama Noura. Sudah di meja editor. Karena kami sistemnya buat TP ini setor per 2 bab. Tinggal 2 bab akhir yang belum disetor. Rencananya hari selasa. Karena satu bab itu isinya testimoni sahabat, belum pada ngumpul semua. Lalu satu bab lagi sedang dipercantik tapi sudah selesai ditulis
InsyaAlloh, novel selanjutnya sama Noura lagi (Twins Project enggak dihitung novel).
(wah, Mbak Eva udah ada proyek novel lagi dengan Noura Books?? Jadi gak sabar nunggunya (>_<))
Evi: Iya twins project bukan diterbitin di Noura Books, tapi di penerbitan lain.

Saya: Mbak Evi selain TP sibuk apa skrg??
Evi: Selain TP ada dua novel remaja yang lagi disiapin

Saya: Bagi mbak eva dan mbak evi, reviewer itu apa sih? Teman, kritikus, musuh atau apa nih?? Karena tidak sedikit penulis yang tidak bersahabat dengan reviewer buku mereka.
Evi: Menurut saya, reviewer adalah mereka yang melakukan pembacaan terhadap suatu karya. Saya juga reviewer. Saya suka ngereview buku dan film.
Reviewer adalah teman yang bawel. Mereka itu teman yang tidak segan memuji dan tidak segan memberi kritikan demi kemajuan penulis. Seperti yang saya tulis dalam novel CineUs, kita butuh kritikan agar lebih maju. Ada perbaikan dalam karya kita. Dan tidak terjebak dalam wilayah aman, merasa kalau karya kita sudah sempurna.
Peran reviewer itu penting banget. Mereka yang menyebarkan virus buku yang kita tulis. Tidak selamanya juga tulisan reviewer yang pedas berakibat pedas. Banyak juga yang malah penasaran kan kalau ada suatu buku atau film dikritik habis2an. hehhehe
Eva: Reviewer itu orang yang  mau meluangkan waktu belajar bersama pembuat karya. Kritik dan pujiannya memberi pembelajaran untuk pembuat karya, sekaligus pembelajaran untuk dirinya.
Reviewer orang yang bertumbuh dan berkembang bersama pembuat karya. Jadi memang saling membutuhkan. XD

Saya: Oiya, bisa nggak Mbak Eva menggambarkan Mbak Evi dalam 3 kata? Dan Mbak Evi juga menggambarkan Mbak Eva dalam 3 kata.
Evi: ini analogi yang dibuat Eva buat kami. Evi: Batu berisi permen. Eva: Permen berisi Batu.

Saya: Wah, analogi menarik. Sepertinya penjelasannya ada di Twins Project nih. Makin nggak sabar buat baca TP.
Makasih untuk Mbak Eva dan Mbak Evi, atas kesempatan buat wawancaranya. He...he..maafkan saya yang masih pemula dalam urusan interview-interview ini.
Sukses terus ya Mbak Eva dan Mbak evi (^_^)9
Evi: Sama-sama Atria. Sukses juga ya buat Atria
Eva: Makasih Atria, udah mau ngobrol-ngobrol bareng kita.

Waaaahhh, wawancara ini ternyata cukup panjang. Tapi semoga ini bisa membuat pembaca semakin kenal dengn Mbak Eva dan Mbak Evi. Bagi yang penasaran dengan novel-novel Mbak Eva dan Evi, bisa baca review saya di sini:
Dunia Trisa
CineUs
Love Puzzle

Dan sesuai dengan judul blogspost ini. Saya bersama Mbak Eva dan Mbak Evi akan mengadakan Giveaway yang berhadiah Paket buku. Giveaway ini dalam rangka 1st anniversar blog buku ini. Dalam Giveaway kali ada dua paket buku yang siap kami kirimkan ke pemenang. Semua hadiah ini dari Mbak Eva dan Mbak Evi lho. Terima kasih banyak *peluk*

Paket pertama berisi:
1 Love Puzzle, 1 CineUs, 1 Sell Your Soul dan 1 Ketika Hujan

Paket kedua berisi:
1 Dunia Trisa, 1 Sell Your Soul dan 1 Ketika Hujan


Gimana? Hadiahnya banyak kan? Mau ikutan Giveaway ini? Cukup ikuti langkah di bawah ini:
1.       Follow twitter Mbak Eva @evasrirahayu, Mbak Evi @evisrirezeki, twitter @atriasartika, dan memfollow blog ini via Bloglovin atau GFC.

2.       Sebarkan info GA ini via twitter dengan me-mention Mbak Eva, Mbak Evi dan saya.
contoh: “Mau dapat paket buku? Yuk Ikut GA yang diadakan @atriasartika bersama @evasrirahayu dan @evisrirezeki Cukup klik link ini (link pendek)”

3.       Semua peserta yang mengikuti GiveAway  diminta menjawab pertanyaan berikut di kolom komentar:
“Seandainya kamu punya saudara kembar, hal apa yang paling ingin kamu lakukan dengannya? Kenapa?”
Sertakan data diri: nama (yang dipakai untuk memfollow blog), akun twitter/FB, & email.

4. Akan jadi nilai tambah kalau teman-teman memberi komentar di review buku-buku mbak Eva dan Evi yang ada di blog saya ini.

5. Pemenang akan kami pilih berdasarkan jawaban yang paling menarik menurut kami. (Kami akan berusaha untuk objektif). 

6. Giveaway ini berlangsung dari tanggal 1 – 31 Januari 2014. Pengumuman pemenang akan dilakukan selambat-lambatnya 1 minggu setelah Giveaway ini ditutup (7 Februari 2014).

7. Kalau ada pertanyaan terkait Giveaway ini, sila menghubungi saya via email di: anora(dot)widad(at)gmail(dot)com atau via twitter di @atriasartika

8. Oiya, GA ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia ya. 

Nah, tunggu apa lagi. Selamat menciptakan twins kamu (meski khayalan) dan semoga menang ya (^_^)v


28 komentar:

  1. Terima kasih sebelumnya untuk Giveaway yang keren ini :D

    Kalau saya punya saudara kembar, hal pertama yang akan saya lakukan adalah membuka Cafe buku bersama, buku yang disediakan adalah buku yang telah kami baca, daripada buku tersebut hanya kami koleksi saja dan berada di rak buku di rumah, lebih baik kami sediakan di Cafe Buku kami. Dengan konsepnya, setiap pengunjung yang datang bisa memesan cake atau kopi dan snack lainnya sambil membaca buku yang telah kamj sediakan. Karena kami berdua sangat suka membaca buku dan komik, koleksi kami jadi lumayan lengkap. Kalau pengunjung belum selesai membaca buku nya dan ingin membawa pulang, di perbolehkan dengan menyerahkan uang Dp sebesar Rp 50.000 saja, untuk berjaga-jaga siapa tahu pengunjung tersebut menghilangkan bukunya atau merusakkan bukunya. Uang yang kami peroleh dari Cafe buku ini, akan kami belanjakan buku-buku yang kami inginkan, sehingga buku kami tetap up to date. Cafe buku ini akan kami namakan The Booklicious of Sisterhood. :D

    Follow GFC : astri nardi
    Twitter : @astri_nardi
    Link Twitter : https://mobile.twitter.com/astri_nardi/status/418590624745783296?screen_name=astri_nardi
    FB : Astri Nardi
    Email: astri.nardi@gmail.com

    BalasHapus
  2. Jujur aja, aku itu iri sama yang punya saudara kembar. Karena punya saudara kembar menurut aku itu, otomatis punya sahabat sekaligus soulmate sejak lahir.

    Kalau aku misalnya punya saudara kembar yang anggap saja sama-sama suka membaca dan menulis, aku akan mengajaknya menerbitkan buku bareng dengan kembaranku. Nah, menulis itu gak gampang apalagi nulis duet. Kalau sama orang lain pasti ada rasa segan, gak bisa terlalu keras dalam berpendapat karena nantinya malah akan berantem. Tapi kan kalau saudara sendiri, seengganya udah kenal kita dari kecil jadi lebih mudah.

    Di samping itu, karena aku pengen mencoba travel keliling Indonesia atau memanfaatkan tiket mureh pesawat ke luar negeri. Kalo ada kembaran kan bisa langsung tinggal ajak aja dan gak perlu tersesat sendiri.

    GFC: alizarin
    Twitter: @alizarinnn
    Tweet: https://twitter.com/alizarinnn/status/418641205199527937
    e-mail: keikokukien28@gmail.com

    BalasHapus
  3. Saudara kembar? Luar biasa, dari kecil saya suka mengkhayal gimana kalo saya punya saudara kembar, tapi laki-laki. Hehe entah saya emang pengen laki-laki karena biar bisa mancing bareng, naek pohon, sepedaan, pokoknya pekerjaan menyenangkan :D Maklum walau dari penampila saya keliatan feminim dan semua mua temen mengganggap saya anggun (anak gunung maksudnya :p), saya sesungguhnya tomboy dan keras. Dengan kata lain di luar lembut, di dalem keras *halah. Maka, kayaknya kalau punya saudara kembar bakal seru, terlebih tahun ini saya InsyaAllah pengen mewujudkan mimpi untuk backpacking around the world. Ah, jikalau ada saudara kembar pasti luar biasa...

    GFC: Aliya Mutiyara
    Twitter: @amutualism
    Tweet: https://twitter.com/amutualism/status/418706005459890176
    E-mail: aliyasworld@gmail.com

    Terima kasih ^^

    BalasHapus
  4. Teh Atria kapan ketemu sama teh Eva dan teh Evi? Kok bisa wawancara? *envy*

    Aku cuma pernah ketemu teh Eva. Itu juga cuma sekali XD

    BalasHapus
  5. Kalau aku punya saudara kembar, aku bakal bersyukur banget. Karena punya saudara kembar itu menyenangkan. Aku pengen lakuin banyak hal bareng dia, ngobrol bareng, belajar bareng, sekolah bareng, pokoknya bareng-bareng deh. Salah satunya juga, punya hobi yang sama, membaca dan menulis bareng, kayak Mbak Eva dan Mbak Evi yang udah punya karya masing-masing. Menurutku, punya saudara kembar itu asyik, kalau lagi kesepian kita bisa curhat sama dia, kalau lagi kesusahan ada yang siap bantu, kalau ada kekurangan bisa minjem dulu punyanya dia, ya walaupun nggak enaknya kalau dibanding-bandingin antara satu dengan lainnya. Padahal, walaupun kembar kan kita tetap punya perbedaan juga. Nggak semua anak kembar punya kemampuan dan kemauan yang sama, tapi perfektif orang mandangnya lain, apalagi kalau kembar identik.

    Beberapa bulan yang lalu, aku juga (pernah) punya saudara kembar, tapi ghaib. Hii... serem ya Kak? Nggak sih :D Yang aku cari dari berbagai informasi, ini disebut dengan doppelgaenger atau kembaran ghaib. Jadi, aku itu kayak punya kembaran, tapi nggak kasat mata, mungkin orang sebut ini hantu, tapi nggak tau apa ini bener hantu atau bukan. Wajahnya sih juga lumayan mirip aku, kadang juga sering pakai baju yang sama (kelihatannya). Mungkin, menurut Kak Atria, Mbak Eva, dan Mbak Evi, ini kedengaran nggak realis atau bohong doang, tapi hal ini pernah terjadi pada salah satu tokoh besar dunia, Abraham Lincoln sebelum dia meninggal.

    Nah, pas tahu hal ini dari Google, aku ngerasa takut kalau-kalau setelah itu, aku bakal meninggal. Tapi ternyata nggak ada apa-apa, aku sama ‘dia’ baik-naik aja, kami masih sering cerita bareng. Aku sendiri nggak tau kenapa aku bisa ngobrol dan ngerti ucapannya. Banyak orang nganggap kalau aku ini cuma halusinasi, atau lagi mengkhayal, tapi ini beneran mengingat aku sendiri memang bisa dikatakan punya sixth sense. Hmm... Gitu sih, tapi akhir-akhir ini, aku nggak pernah ketemu dia lagi, nggak tau kenapa, mungkin dia udah pergi dan tenang disana. Yaaa... begitulah, aku seneng pernah punya kembaran yang bisa nemenin aku, walaupun dia gak selamanya ada di deket aku.

    Nama : Asy-syifaa Halimatu Sa’diah
    Twitter : @asysyifaahs
    Link share : https://twitter.com/asysyifaahs/status/418844347438620672
    Email : asysyifaahs@yahoo.com

    BalasHapus
  6. Aku sudah kembar dan kembaran ku laki loh namanya Angga satria utama. banyak yang bisa dilakuin bareng, aku sama abangku pernah ikut sahabat pena koran radar lampung, ikutan lomba disekitar rumah juga sering. Aku sama abangku pernah ikut joget balon berdua, ambil koin pake oli itu juga berdua, pulang kampung berdua. Aku juga sama abangku belajar naik sepeda bareng, sharing bareng, main PS bareng,semua yang ada bakal jadi bahan rebutan, dia juga kalo pagi sekolah nganter aku dulu. Aku sama abangku juga pertama nginep di rumah paman itu sekitar TK dan itu gajadi nginep cuma sampe jam 11 dianter pulang karna ga tahan,padahal udah bawa tas segede monas. Tapi ga jarang juga berantem bareng, kalo berantem itu bisa hebat. Apalagi sama keras kepala kayak aku sama abangku. Aku sama abangku pernah didiemin ibu karna ga mau maafan, jadi ibu kayak mogok ngomong gitu. Aku pernah ga sengaja ngedorong dia eh jidatnya kenaujung lemari, benjol gede. Dia pernah ga sengaja nonjok bibir aku karna bercandaan, malah kena. Alhasih hasil ditonjok aku sariawan. Eh.. Tapi kalo salah satu dari kita ada yang diberantemin sama orang lain, kita pasti ngelawan. Emang udah ikatan batin kali ya, kalo satu disakitin ya marah dua-duanya. Tapi aku rasa semua kakak-adek didunia ya gitu. Ga ada yang ga marah kalo sodaranya diberantemin. Hehe.
    Abangku pernah berantem dengan kawan aku (laki), karna kawan aku itu gangguin aku. Sampe-sampe jajanan yang ada ditangan abang aku ditumpahin kekepala kawan aku semua. Aku juga pernah berantem sama kawan abang aku (laki juga) karna dia nyoret-nyoret seragam abang aku, pas pulang sekolah aku dorong dia kekebun singkong deket sekolah terus aku coret-coret balik bajunya. Ga jarang juga kembaran itu jadi sosok yang annoying very much, bisa aja rahasia kamu selama ini dibocorin ke ibu kamu. Dia juga yang bocorin ke Cowok yang kamu suka, kalo ternyata kamu suka sama cowok itu (ini yg kembar nya laki-perempuan kayak aku ya) dia juga yang bilang ke ibu kamu kalo kamu ada dikantin pas jam pelajaran, dia juga yang bawelin kamu kalo kamu ga langsung pulang jam pulang sekolah.
    Eh bener loh kata mba Eva di atas, pembullyan itu banyak jenisnya termasuk membandingkan kedua anak kembar. Well.. Selama 8 tahun sekolah aku ngerasa kayak yang di bagusin sama guru-guru ketimbang abang aku, kalo ada yang ngeliat abang aku pasti ngomong "oh ini kembarannya, kok beda. Lebih blablabla yang cewek" kalo ketemu orang yang asal ngomong sih "beda ya, yang perempuan blablabla yang laki-laki blablabla" dan ngomongnya didepan abang aku, aku sih cengengesan aja karna ya bangga dibilang gitu. Ga tau deh si abang gimana rasanya... Eh! Pas ke 9tahun aku sekolah, ketemu guru baru yang ngajar bahasa inggris. Kebetulan ngajar kelas abang ku juga, abang ku itu lumayan pinter bahasa inggrisnya pas SMP kelas 9 pernah ikutan Kompetisi Bahasa Inggris Se-Lampung. eh guru baru itu bilang "anggi ini ga rajin ya kayak abangnya, abangnya pinter bisa ikut kompetisi. Kalo kamu mah banyak ngobrol" atau yang "kok pinteran angga sih?" yang terakhir pendek tapi jelas, dua-duanya jadi beban sih buat aku. Aku baru digituin dikit aja langsung ngerasa down apalagi abangku selama ini kan.

    BalasHapus
  7. Balik lagi ke pembedaan ya, anak kembar jangan di jadiin bahan beda-bedaan deh. Ya selain jadi down, yang di tinggiin juga pasti ngerasa ga enak sama kembarannya. Lah enak kalo kita yang ditinggin kalo kita jadi 'si Salah' kan ga enak *curhat* aku sama abangku emang banyak bedanya sih, dia putih aku lebih putih, dia tinggi aku lebih tinggi, dia pesek aku lebih pesek, dia cepet nalar aku engga, dia fisiknya kuat aku lebih kuat. Ya namanya manusia ga ada yang sempurna ya, justru perbedaan gitu yang bikin aku sama abang aku lebih melengkapi *ea* walaupun aku sama abang ku udah kembar aku masih punya mimpi bareng dia nanti, aku sama abangku punya rencana buat ngebuatin ibu rumah diantara rumah kita berdua (kalo lampungkan rumah orang tua buat anak laki-laki), aku masih punya mimpi bisa keliling dunia bareng abangku, satu mimpi aku dari kecil aku mau punya rumah yang ada rumah pohonnya buat aku sama abangku main tapi kalo diperumahan mau ditaro dimana rumah pohonnya--" aku masih punya mimpi untuk wisuda bareng abangku, bahkan abangku pernah bilang kalo dia udah jadi Insinyur muda dia mau kuliahin aku diluar negri sebelum dia nikah.

    Nama: anggi santri utami
    nama twitter: @anggisanttriutm
    email: anggisantriu@gmail.com
    link sharenya nyusul ya mba;)

    BalasHapus
  8. Link sharenya mba:
    https://mobile.twitter.com/anggisanttriutm/status/418926808705167360?p=v

    nama twitter: @anggisanttiutm

    BalasHapus
  9. kalau saya punya saudara kembar???
    hal yg pingin banget aku lakukan sama dia yaa banyaaakk banget.. beli baju bareng, curhat bareng, kerja bareng apalagi kaloo punya hobby bareng jd tambah seru dehh..
    tapi yg pengen dan bikin aku penasaran kalo punya kembaran itu nikahnya bareng :D bayangin kit bakal ngelakuin ritual2 adat bareng2 jadi kalo salah satu dari kita nervous kita bisa saling sharing dan saling menguatkan apalagi kalo waktu resepsinya bakalan seru pasti banyak undangan yg bingung bedain mana kakak mana yg adik :D apalagi pasangannya juga kembar wahh lucu itu.. :D
    yaa itulah yg pengen aku lakuin plus aku rasain kalo aku punya kembaran 'nikah bareng sama pasangan yg kembar pula' pasti kerennn..

    untuk review yg diatas saya suka sama 'Satu naskah ditolak penerbit bukan kiamat buat naskah itu' aku jd termotivasi untuk segera meynelesaikan cerita saya yg dr tahun kemarin soalnya tiap saya nulis naskahnya saya selalu kepikiran mau diapain naksah ini kalau udah selesai pikiran saya selalu mengarah ke 'emang ada penerbit yg mau nerbitin buku saya?' tp kata2 itu jd bikin saya pengen cpt2 nyelesain naskah cerita sayaa..
    Reviewnya buanyakkk banget kak :D tp isinya lengkap bgt kalo sarannya sih jgn panjang2 yaa :)

    nama : diaanfitrianty (via bloglovin)
    akun twitter: @diaan_diuun
    FB: diaan fitrianty simbaia
    email : diaan_fitrianty@yahoo.co.id
    link share : https://twitter.com/Diaan_Diuun/status/418938379477078016

    BalasHapus
  10. “Seandainya kamu punya saudara kembar, hal apa yang paling ingin kamu lakukan dengannya? Kenapa?”
    Kalau aku punya saudara kembar? Hmm, yang paling ingin dan mau banget aku lakukan adalah bertukar posisi. Dia jadi aku dan aku jadi dia. Kayak difilm-film ituloh mbak XD Namun, berharapnya nggak ketahuan *biasanya orang dekat si kembar tau, yang ini si A atau si B u.u* Untuk satu-dua hari cukup kok :D Jadi, aku mau dan bisa merasakan gimana dunia kembaranku di sekolahnya, waktu jalan sama cowoknya atau teman-teman sekolahnya *ini ceritanya aku sama kembaranku beda sekolah u.u* Kan katanya, anak kembar itu harus di"jauh"kan biar terbiasa mandiri. Kalau sama-sama terus, ntar berkeluarganya gimana? *mikir terlalu jauh >.<*
    Btw, aku suka sama pendapat mbak Eva, "Perbandingan adalah sebuah pembullyan yang cukup parah terhadap anak kembar." Jangankan anak kembar, aku paling anti dibandingkan sama saudara sendiri apalagi orang lain. Kalau mama aku udah ngomong begini, "Liat tuh anak si A, bla bla bla ....." -_- Nggak suka banget pokoknya. I was born to be different from anyone :D hihiihi
    Aku punya teman kuliah kembar. Aku pernah nanya, gimana rasanya dibandingkan sama orang lain *soalnya temanku ini gendut dan kembarannya kurus :p wkwk* Dia bilang, rasanya campur aduk, yang pasti banyak nggak enaknya. Merasa tersudut sekali :(
    Ehh, aku nggak nyangka ada penulis kembar :') hehehe salam kenal ya buat mbak Eva dan mbak Evi :D Sukses giveawaynya mbak Atria ^^ Semoga salah satu paketnya jodohku >.< Aamiin ~ hihihi

    Nama: Dian Maharani (via bloglovin dan GFC)
    Akun Twitter: @realdianmrai93
    Akun FB: Dian Maharani Neomu Yeppeo
    Email: dianmaharani833(at)yahoo(dot)com

    BalasHapus
  11. Aku ingin punya saudara kembar. Karena aku cewe maka aku ingin kembaranku juga cewe. Seandainya aku punya saudara kembar banyak hal yang akan dilakukan. Seperti hurufnya kembar maka aku akan melakukan K.E.M.B.A.R juga.

    1. Kompak. Aku ingin pakai pakaian atau aksesoris yang kompakan dengan kembaranku. Terserah orang bilangnya seperti anak panti asuhanlah atau apapunlah. Menurutku memakai pakaian atau aksesoris kompakan pada event tertentu menunjukan kesolidan persaudaraan. Aku aja masih suka pake pakaian/sepatu/tas kembaran dengan adikku yang umurnya 3 thn lebih muda dari aku. Aku juga senang melihat sekumpulan orang pake dresscode pada event tertentu. Entah saat foto studio, reunian, arisan, dll
    2. Energic. Seandaninya punya kembaran, aku merasa energic dan terpacu semangatnya untuk berkompetisi atau beraktivitas agar lebih maju. Aku orangnya sering malas. Biasanya aku termotivasi setelah melihat teman/saudara lebih sukses dan kreatif daripada aku. Nah, dengan mempunyai kembaran pasti aku akan semangat berkarya dan tidak malas-malasan. Aku juga ingin punya kembaran yang selalu memberikan energinya untuk mensupportku saat aku down.
    3. Minat bakat. Sebenarnya aku ingin punya kembaran yang mempunyai minat berbeda denganku. Kalau aku suka menulis, Dia suka menggambar. Sehingga, Kami bisa bikin komik atau web animasi dengan tulisan menarik. Atau kalau aku suka kesenian, Dia suka olahraga. Sehingga, Kami saling support jika ada pertandingan. Namun, seandainya Kami memiliki minat yang sama (misal: menulis) maka Kami akan saling support. Kami akan saling membantu jika kembaranku mengalami kendala saat penulisan dan penerbitan bukunya. Aku akan memberikan ideku agar kembaranku bisa sukses dengan minatnya.
    4. Belajar, Belanja, Berbagi Bersama. Aku ingin belajar bareng dengan kembaranku. Aku ingin bisa memecahkan pelajaran yang tidak dimengerti bersama-sama. Sehingga, Kami tidak merasa sendirian memusingkan pelajaran yang mumet. Mayoritas perempuan menyukai belanja. Seru aja sih saat belanja discount beli 3 gratis 1 atau beli 2 discount 50%. Kan lumayan berhemat tuh. Hehe. *mental discount-an. Aku juga ingin punya kembaran saat belanja bisa membantuku memilih barang. Karena aku sering bingung pilih barang antara ini atau itu. Kan tak mungkin dibeli semua. Nah, kalau ada kembaran Dia kan bisa menyumbangkan idenya untukku. Hmm, semua orang pasti inginlah bisa berbagi bersama. Yup, terkadang orang merasa galau dan sulit move on. Nah, kalau ada kembaran kan bisa curhat bareng dan memberikan support jika kembarannya membutuhkan. Seru aja sih ngomongin tipe cowo, tipe artis pujaan, tipe merk, tipe fashion, dll.
    5. Rukun. Nah ini Dia kebanyakan masalah persaudaraan. Banyak dijumpai saudara yang sering berantam bahkan untuk hal yang sangat sepele. Aku tidak mau seperti itu. Aku ingin selalu rukun dengan kembaranku. Walaupun, ada bumbu ngambekan sedikit tidak apa-apalah. Tapi jangan keseringan dan berlebihan berantemnya. Aku tak mau berantem yang sampai tidak bersapaan berhari-hari. Selain itu, aku juga tidak mau berantem hanya karena kembaranku lebih familiar daripada orang lain. Justru aku senang jika kembaranku lebih sukses.

    Begitulah alasanku seandainya mempunyai kembaran. Hmm, sejujurnya ada hal lain sih. Tapi please jangan ditiru. Kadang-kadang aku sering merasa sibuk. Aku merasa waktu 24 jam/hari dan 7 hari/minggu tidak cukup. Aku merasa ingin membagi badanku jika ada suatu event yang jadwalnya persis banget dan aku musti hadir semua event tersebut. Seandainya punya kembaran, aku ingin kembaranku bisa menggantikanku untuk menghadiri satu event lalu aku menghadiri event lain. Sebaliknya jika kembaranku mengalami hal yang serupa denganku. Aku yang menghadiri event kembaranku. Kan wajah kami mirip. Jadi, kalau kami menyelinap dan menghadiri event atas nama kembaran tidak akan terlalu ketahuan kan? Hehe. Please ide konyol aku ini jangan dilakukan untuk semua kembaran di dunia.

    GFC: rizka farizal
    Twitter: @rizka2701
    Link shared: https://twitter.com/rizka2701/status/419693226417590272
    E-mail: belongs_ik2701@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf tadi ada kelupaan. Kan hurufnya K.E.M.B.A.R. K=kompak, E=energic, M=minat bakat, B=belajar,belanja, berbagi bersama, A=aksi, R=rukun

      Aksi. Aku ingin sama-sama beraksi dengan kembaranku. Aku tak mau males-malesan. Aku tak mau udah punya ide tapi idenya tak terwujud. Aku ingin melakukan beraksi bersama dengan kembaranku.

      Hapus
  12. Dari dulu pengen banget sih punya saudara kembar. Tapi jika berkhayal punya kembaran hal apa yang ingin dilakukan? Yang pertama mungkin bersyukur, yang selanjutnya adalah menikmati hal-hal yang terjadi diantara kami berdua. Kebersamaan dari mulai hal-hal kecil dan sepele seperti tidur bareng, makan bareng, jalan-jalan bareng, ke sekolah bareng ke toko buku bareng, nonton film bareng hingga ingin sekali menggapai impian pun bersama. Karena selama ini yang aku tahu dari temen-temen ku yang kembar adalah bahwa menjadi kembar tidak selalu 'enak' seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Ada kalanya mungkin jengah seperti merasa disama-ratakan. Padahal masing-masing orang termasuk yang kembar sekalipun pasti ada perbedaan (entah itu dari sikap, sifat, kebiasaan, dan lain sebagiannya) dan juga agak menyebalkan mungkin jika orang lain salah memanggil nama atau mengira, karena sulit membedakan siapa yang si A siapa yang si B.

    Mita Oktavia
    @Oktaviamithaa
    greenchochobichocolate[at]gmail.com
    https://twitter.com/OktaviaMithaa/status/422686615924793344

    BalasHapus
  13. Kalau saya punya saudara kembar, nggak semua saudara pastinya sifatnya sama atau seleranya sama. Nah, kalau kami beli sesuatu yang berbeda kan kami bisa saling berbagi, hehehe. Berhubung saya nya masih sma, kalau kami beda kelas bisa nanya-nanya PR yang udah dicocokan, terus bisa nanya-nanya ulangannya gimana. Eh, tapi nggak serta-merta gitu, ada lho temen saya yang kembar begitu bersaing secara sportif jadi peringkat kelas mereka berdekatan.

    Jadinya kan enak bersaing mendapatkan nilai yang paling baik secara sehat. Oh ya, kalau kembar kami benar-benar kembar maksudnya identik bisa dong tukar identitas? Hehehehe.

    Terus juga sebagai teman bertengkar. Nggak mungkin dong jalan pikiran saudara kembar selalu sama? Pasti sering mengalami percekcokan dan itu yang seru.

    Udah itu saja, berbagi, saling melengkapi, bertengkar, dann..... bahagia dan sedih bersama :)

    Nama: Aidafajriyatin (Bloglovin)
    Twitter: @aidafajriyatin_
    Email: aidafajriyatin@gmail.com
    Link share: https://twitter.com/aidafajriyatin_/status/424675329429364736

    BalasHapus
  14. Sebenernya, aku punya temen deket kembar dan mereka sangat amat bersyukur dilahirkan sebagai twin. Hal tsb aku tau dari cara pandang satu sama lain terhadap kembarannya. Menurut mereka, kembar itu anugerah. Jadi mereka benar2 memanfaatkan "kekembaran" tsb utk berbagai hal, seperti bertukar kelas waktu kuliah, tukeran baju, sampai ngisengin orang2 lho. Pokoknya seru banget dan bikin envy pengen punya kembaran atau anak kembar juga boleh.. :D

    Nah, inspirasi dari mereka juga, aku sempat berhayal, kalo aku puya kembaran, aku pengen ngajakin kembaranku nikah sama cowok yang juga kembar! Alasannya? Pengen tau aja gimana anak2 kita nanti, apa bakal kembar2 juga? Wakakakak.. Tapi kayaknya nggak etis deh, masa pernikahan dijadikan alat penelitian? Lagipula, kesannya maksa banget biar kembaranku suka juga dengan orang yg sama. Walaupun kembar, kan belum tentu isi hatinya juga kembar.. Tapi yaaa.. namanya juga berhayal.. Hehe

    Itu aja si yang paling jadi imajinasiku kalo punya kembaran. :)

    Oya, setelah baca review Atria tentang Love puzzle, CineUs dan Dunia Trisa jadi pengen banget baca lengkapnya. Moga dapet novelnya gratis dari GA-nya Atria deh. Hehe..

    GFC: Ymell Rizkia
    Twitter: @ymell_melly
    FB: Rizkia Rizq
    E-mail: rizkia.rizq@ymail.com
    Link Share: https://twitter.com/ymell_melly/status/425558205947604993

    BalasHapus
  15. Punya saudara kembar? Waah itu juga yang waktu saya SD pernah saya impikan. Entah kenapa punya pemikiran seperti itu. hmm kayaknya enak aja Kalo punya saudara kembar. Bisa punya teman berbagi, punya teman bermain di rumah dan yang pasti paling ngertiin kita, secara kita sudah bersama-sama sejak dalam kandungan :). Kalo saya punya saudara kembar bakalan saya jadikan teman sekaligus sahabat dalam segala hal. Dia akan saya jadikan teman belajar, bercanda, curhat, bahkan partner bisnis hehe. Berhubung saya hobi nulis, jadi saudara kembar saya akan saya jadikan teman duet untuk nulis buku :)

    Syarat:
    -Follow twitter dan blog -> Sudah
    -Share via facebook dan twitter -> Sudah
    -Jawab pertanyaan -> Sudah
    -Komentar di review buku -> Sudah tiga-tiganya :)

    GFC : Puspita Yudaningrum
    Twitter : @puspitaydngrum
    Facebook : Puspita Yudaningrum
    E-mail : puspitayudaningrum@gmail.com

    BalasHapus
  16. Giveaway yang keren! ^^

    Yang pertama terpikir waktu baca pertanyaan: pastilah saudara kembarku itu kuajak untuk nabung (berhubung kami tidak termasuk golongan kaya) yang uangnya dipakai untuk naik hajiin ibu. Itu keinginan utama, jadi kalau berdua pasti lebih cepet kecapai, hehe :D Apalagi kalau sesama suka nulis, bisa diajak nulis novel, ide lebih sejalan karena saudara kandung, terlebih kembar. Dan (lagi) mempercepat tabungan bertambah :))

    Keduanya yang terpikir: saling kepangin rambut (kalau cewek). Soalnya susah kepang sendiri, tapi pengen sering make model rambut kepang. Ini yang bakal jadi pengalaman keren semisal bener terjadi.

    Ketiga: Main jungkat-jungkit! Sering, setiap pulang cuma bisa liatin jungkat-jungkit deket rumah terus lewat gitu aja. Kan gak lucu kalau minta anak lima tahunan buat nemenin main meski pengen banget nostalgia. Beda kalau saudara kembar, sekalian tambah lucu dan foto bareng buat kenang-kenangan, wkwk.

    Untuk penulis kembar (yang bikin iri) mbak Eva dan mbak Evi, selamat atas kesuksesannya. Semoga kedepan makin keren!

    GFC : Aulinka Ihza
    Twitter : @chalnk
    Facebook : Aulinka Ihza
    E-mail : ihzaulinka@gmail.com
    Link share : https://twitter.com/chalnk/status/427044688407715840

    BalasHapus
  17. Kalau saya punya saudara kembar, pada suatu hari saya pengin mendirikan taman bacaan yang sederhana, buku yang didapatkan untuk taman bacaan tersebut tentunya buku-buku dari hasil koleksi kami berdua selama ini. Taman bacaan yang dibuat tak hanya sekedar menyediakan buku-buku yang menarik namun akan kami sediakan tempat yang nyaman untuk membaca meskipun dengan kondisi tempat yang sederhana. Pengin banget rasanya bisa membangkitkan rasa minat baca pada lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak remaja karena pada usia tersebut sungguh sangat disayangkan kalau harus menghabiskan waktu dengan kegiatan yang kurang positif, mending di isi dengan membaca "mengunduh ilmu dari berbagai macam buku" dan belajar menulis. Akan tetapi taman bacaan tersebut tidak mengijinkan untuk membawa pulang buku-buku yang dipinjamkan, karena terlalu khawatir takut terjadi kehilangan, karena saya termasuk orang yang terlalu posesif terhadap buku yang saya miliki. Karena buku2 yang saya miliki adalah nyawa kedua bagi saya.
    Nanam : Dewi Sri
    GFC : Dewi Sri
    Twitter : @dewisrii_
    Facebook : Dewi Sri
    Email : dewisri.ju@gmail.com
    LInk Share : https://twitter.com/dewisrii_/status/427311350415519744

    BalasHapus
  18. kalau aku sih pinginnya punya saudara kembar cowok. nanti dia aku ajak bakpacking keliling dunia. tapi selain itu aku bakal ajak dia aktif juga di bidang sosial. seperti membantu saudara-saudara kita yang kelaparan di belahan dunia lain. selain di bidang sosial aku juga bakal ajak dia untuk membenah lingkungan. seperti melakukan penghijauan hutan, menyelamatkan biota-biota laut, melestarikan terumbu karang, dll.

    alasan aku pingin kembaran cowok karena aku cewek. dan mama pasti gak ngebolehin aku pergi jauh jauh sendirian. kan kalau punya kembaran cowok jadi asik. ikatan batinnya saudara kembar kan kuat banget. jadi kalau aku kenapa-kenapa pasti dia tau :D

    Nama: Ilma Makhrifah
    Bloglivin': Ilmamakhrifah
    Twitter: @il_ma
    Facebook: Ilma makhrifah
    Email: ilma1213@yahoo.com

    BalasHapus
  19. Seandainya aku punya saudara kembar entah itu cewek atau pun cowok, aku sangat ingin ngajak dia jalan kaki denganku tanpa perlu pakai kendaraan pribadi ,, nah loh, kenapa jalan kaki [tanda tanya] ,, yupz, dengan jalan kaki, ku bisa tau m karakter aslinya begitu pun sebaliknya, dengan jalan kaki, aku dan dia kan semakin dekat n kompak! :), dengan jalan kaki, aku dan dia kan belajar banyak hal yg sederhana namun luar biasa efeknya (red: contohnya bisa melatih tersenyum dan sapaan sopan apabila tak sengaja ketemu m orang yg lebih tua dari kita pas kita lagi jalan kaki bareng, bisa melatih kita kalo jalan kaki itu sebenarnya salah satu cara sederhana tuk mengurangi polusi terutama di jalan raya karena uda pada tau sendiri kan dimana-mana jalan raya terlalu penuh m kendaraan bermotor maupun mobil pribadi, bisa melatih kita peduli m orang-orang yang gak bisa nyebrang di jalan raya yang gak ada jembatan penyebrangannya, dan masih banyak hal kecil lainnya yang efeknya gak hanya buat kita tapi buat lingkungan sekitar juga) ,, selain itu dengan jalan kaki, kan banyak moment yang di abadikan via camera digital hehehe :D ,, yupz, jalan kaki itu aktivitas yang capek tapi kalo dilakuin dengan hati yang tulus dan tentunya di temani m saudara kembar pasti gak bakal terasa deh rasa capek itu (red: kenapa ambil topik jalan kaki m saudara kembar karena aku di dunia nyatanya sangat suka jalan kaki dengan sahabatku dan itu salah satu cara, yupz cara tuk bisa saling mengenal satu sama lain)

    Nama : Eni Kusrini
    GFC : Eni Kusrini
    Twitter : @eni_zio
    FB : Good Luck Eni
    Email : 20juuichigatsu@gmail.com

    BalasHapus
  20. maaf ada yang ketinggalan ,,
    ini link share nya via twitter :

    https://twitter.com/eni_zio/status/427890906084024320

    terimakasih :)

    BalasHapus
  21. Kalo semisal aku punya kembaran, aku ingin melakukan treveling keliling indonesia bareng dia, mulai dari daerah yang terpencil sampai yang terbesar, trs selama kunjungan kami ke beberapa tempat itu pula, kami ingin menyebarkan virus baca kepada warganya agar warga indonesia itu ngga gaptek gaptek banget dan mereka juga jadi suka baca, selain menyebarkan virus baca kami juga ingin mengenal kekayaan alam yg terdapat di daerah yang kami kunjungi. Setelah puas keliling indonesia sampai yang terpelosok baru deh kami keliling dunia. Hidup ini singkat, dan dihidup yang singkat ini kita harus bisa memanfaatkan nya dengan baik. Dan cara kami memanfaatkan nya adalah dengan berbagi ke sesama dan menikmati keindahan alam yang disajikan oleh allah S.W.T. Dan keindahan itu kurang lengkap kalo belum diabadikan dalam sebuah foto atau video, maka dari itu selama kami melakukan traveling kami tidak pernah lupa untuk mengabadikannya di dalam sebuah kamera. Kalo kami sudah tua nanti dan sudah agak pikun, terus kami melihat foto itu kembali pasti memori yang dulu terlupakan akan kembali lagi.




    Nama akun buat follow: Linda Novianty
    ID Twitter: @cumee22
    Link share nya menyusul ya ka..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Link share: https://mobile.twitter.com/cumee22/status/429131968714784768?p=v
      Email: cumee22@gmail.com

      Hapus
  22. Jawabanku itu ATRIAEVA&I kak :p Mau tau itu apa? Taraaa..... *semoga jawabanku memikat hati kakak-kakak sekalian, abisnya pengen bangett sama hadiahnya >< mupeng*

    (A)ku ingin berbagi apa saja dengannya. Berbagi keluh kesah, pengalaman, suka. Karena aku termasuk org yang tertutup, susah sekali untuk percaya pada orang lain, mungkin kalau saudara kembar pengecualian^^

    (T)entu pengen ngelakuin hal yang bermanfaat buat orang lain. Contoh kaya Mbak Eva & Mbak Evi (Twins yang bikin iri :D) nih, nulis novel, bukan sekedar novel alias banyak bangeeett manfaatnya :)

    (R)asanya pengen ngerjain orang lain *niat jail kambuh><* ntar kalau kami sama-sama punya pacar, kami pengen tau seberapa kenal dia sama kami, jadi kadang-kadang pengen tukar peran Mbak(?) *smirk hihi*

    (I)yap! Apalagi kaya Mbak Eva dan Mbak Evi yang kembar selain wajah juga kembar minat (kereenn! Kan biasanya ada saudara kembar tapi beda 360 derajat), kalau aku dan saudara kembar punya minat sama, tentu pengen buat sesuatu kaya Twin Project gitu

    (A)ku pengen buat perpustakaan mini bersama. Kalau bisa perpustakaan mini bisa jadi besar terus menjelajah ke tempat-tempat terpencil. Kasihan anak-anak yang di tempat terpencil yang punya minat serta mimpi sama dengan yang lain, gagal gara-gara satu, tidak bisa membaca dan tidak punya kesempatan. Yah, nama perpustakaannya S for S. (Sabariah;S…[nama saudara kembar aku] atau bisa juga jadi Satu untuk Semua^^)

    (E)h jangan salah, ntar kalau saya punya saudara kembar saya akan buat undang-undang agar tidak terjadi pembully-an pada anak kembar yang memiliki banyak perbedaan :p *becanda, Cuma kalau bisa beneran gak papa sih Mbak hihi

    (V)oila…, aku dan dia tentu ingin membahagiakan kedua orangtua, membuat bangga mereka, menaikkan haji mereka dengan usaha kami sendiri. Kalau dengan uang kami berdua kan lebih ringan, lebih bisa cepat terwujudnya :D

    (A)ku jadi motivatornya begitu juga sebaliknya & d(I)kala salah satu dari kami terpuruk kami bisa sama-sama saling membangkitkan satu sama lain. (Tidak ada yang mengerti diri kita, kecuali diri kita sendiri, tapi saudara kembar hampir seperti kita, bukankah ada ikatan batin?) Terakhir aku dan dia ingin sama-sama menyusuri dunia, terutama negeri ginseng, ingin tau (seperti apa) negara paling maju di Asia ini. Siapa tau pulang-pulang kami bisa mengubah Indonesia seperti itu juga? :D

    Impian saya konyol kan Mbak? Karena berhubung saya gak punya kembaran impian ini nantinya akan saya wujudkan sendiri deh *aamiin xD
    Oiya, GAnya ini keren banget Mbak Atria terimakasih ya Mbak, sukses selalu ya Mbak Eva dan Mbak Evi semoga makin produktif ;)

    Nama : Sabariah
    GFC : Sabariah Riah
    Twitter : @cabbyy_
    Link Share : https://twitter.com/Cabbyy_/status/429197852074467328
    Tak lupa *rapalin mantra B)

    BalasHapus
  23. wahhh kuisnya keren apalagi hadiahnya kak ,hehe :) #plak
    “Seandainya kamu punya saudara kembar, hal apa yang paling ingin kamu lakukan dengannya? Kenapa?”
    pertama-tama aku bersyukur dulu deh kepada Tuhan karena telah memberi saudara yang kembar ,ehem impiannya :
    * pengen jadi superman yang bisa berubah
    hehe :) maksunya bisa merubah posisi
    saya kan orangnya agak lumayan pembosan nih kak ,hihihi :) jadi kalau saya malas sekolah ya bisa digantiin sama kembaran saya apalagi kalau saya bosan sama pacar saya ,upps hehe :)
    *pengen buat duo peramal
    uppss... kenapa peramal ya kak ? hehe :) *ngaco
    ehem berdasarkan pengamatan saya nih kak biasanya orang kembar itu punya batin yang sama jadi bisa saling merasakan apa yang dirasakan kembarannya
    karena saya suka bangat jadi peramal
    *pengen buka perusahaan bersama dan terkenal (Aamiin)
    jadi nanti kami menangani segala sesuatu diperusahaan secara bersama -sama mulai dari jadwal tugas ,nah kalau seumpama ada pertemuan gitu dengan perusahaan lain jadi kami bisa ganti-ganti an yang jaga perusahaan ,
    tapi semua impian itu kayaknya enggak mungkin kecuali aku masuk lagi dalam perut mamak ku dan keluar bersama adik ku ,hehe :)

    Nama: Apria Ningsih Siregar
    GFC:Apria Ningsih Siregar
    Twitter: @Giyuvi
    link share :https://twitter.com/Giyuvi/status/429229564212957184
    BISMILLAH ,semoga kakak-kakak suka walau mimpi nya agak ngaco ,hehe ;)

    BalasHapus
  24. Kalau punya kembaran, ada tiga hal yang pengen dilakuin,
    Pertama, tukeran sekolah. Kalau kembaranku satu jenis ma aku, hal ini bisa dilakukan. Terkadang kita jenuh dengan situasi belajar di sekolah, ga ada salahnya aku ma saudaraku tukar sekolahan. Kan asyik tuh, bisa ngerasain guru baru, teman baru, dan suasana sekolah baru. Tapi tukerannya jangan sering-sering dan satu dua hari aja, ntar bisa ketauan klo sering-sering. Lagipula sekolah kan tempat belajar, jadi kita g terlalu dituntut. Kalau tukeran tempat kerja kan berabe klo kita g bisa ngerjain pekerjaan kembaran kita.

    Kedua, nyobain apa benar kita bisa telepati. Kata orang kan anak kembar biasanya punya telepati satu dgn yg lain, mau nyoba hal ini. Sapa tau pas genting ga ada jemputan trus pulsa abis, aku tinggal telepati saudaraku, minta tolong dijemput.

    Ketiga, ikut lomba agustusan. Kan biasanya lomba atau pertandingan di Agustusan butuh kekompakan dan keselarasan. Buat nambah kekompakan dan kebersamaan kami, aku dan saudaraku akan ikut. Biar kita tunjukkan bahwa kita semakin bagus kalau berpasangan. Hadiah juara ntar dibagi dua hehehe..,

    GFC: Trias Saputra
    Twitter: @triaswahyu1
    Link Share: https://twitter.com/triaswahyu1/status/429291966090592256

    Nb. Baru tau kalo Mbak Eva dan Mbak Evi kembar, padahal udah lama follow mereka di twitter, keren ya sama-sama penulis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf Kak lupa emailnya, saputratrias7@gmail.com :), udah komen juga di beberapa reviewnya..,

      Hapus
  25. woww,,, keren wawancaranya. lucu ya, kembar dan punya kemampuan menulis yang hebat, kompak :D
    menulis disaat anak lg tidur? itu akuu bangettttt xD kukira aku doang yg mengalami itu, trnyata walau punya anak, tetap bisa berkarya yaaa, keren :)
    hehe, jadi penasaran sama novel2 pertama mereka? beneran kacau??hehe wajarlah, namanya juga novel pertama, seiring waktu kemampuan akan bertambah, dan terbukti kini mereka punya buku yang bagus2 :) kapan yaaa novel saya selese :|

    BalasHapus