Sabtu, 18 Januari 2014

Buku paling HARU!!!



Hm, kalau ada yang bertanya sejak kapan saya mengenal Haru, maka jawabannya adalah sejak Maret 2013 lalu. Saya membaca haru karena tergoda oleh hasil googling acak yang saya lakukan untuk novel-novel Jepang yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Saya menemukan bahwa buku Crying 100 Times sudah diterjemahkan oleh Penerbit Haru dan drama Jepang untuk film tersebut akan segera dirilis di Jepang. Saya pun tertarik mencarinya. Akhirnya saya membeli buku Crying 100 Times dan setelah itu jatuh cinta dengan penerbit Haru.

Sebelum saya menuliskan 3 novel dari Penerbit Haru yang paling saya sukai, saya mau mengucapkan Happy Birthday untuk Penerbit Haru. Semoga makin jaya dan tetap konsisten menerbitkan buku yah. Dan semoga kualitas cerita dan buku-bukunya semakin bagus. Oiya, ulang tahunnya sama dengan ulang tahun blog saya, lho. *numpang beken*

Baiklah, sekarang izinkan saya bercerita tentang novel Haru favorit saya. Saya akan menyimpan satu yang paling favorit untuk saya bahas paling terakhir. Save the best for the last. Ha..ha.. Nah, 2 novel Haru yang termasuk dalam 3 terfavorit saya adalah:


Always With Me by Hyun Go Wun dan Good Memories by Lia Indra Andriana.
 
Always with Me adalah novel Hyun Go Wun yang pertama kali saya baca. Walaupun Haru sudah menerbitkan beberapa karya Hyun Go Wun lainnya. Tapi saya kadung jatuh cinta pada buku ini. Kenapa? Karena dari semua cover buku Hyun Go Wun dan buku Haru yang lain, Always with Me adalah yang paling eye-catching. Yup, buku ini enak dipandang. So, thanks to??? Yup, tidak tertulis siapa yang berjasa mendesain cover yang lucu ini.*pukul pantat si ayam kuning*
 
Selain covernya, tokoh Yoon Sang Yup yang diciptakan oleh Hyun Go Wun sukses membuat perasaan saya jadi nano-nano rame rasanya. Kenapa? Awalnya kesel banget dengan Sang Yup (>_<) Bayangkan apa iya di dunia ini ada manusia senarsis dia? Penyakit narsis-nya parah bangeeeett. Tapi lama-lama saya suka dengan cara dia ngejagain Chae Song Hwa. Cara dia mengerti sikap dan karakter Song Hwa. Ah, akhirnya saya malah sukses jatuh cinta dengan tokoh ini. Sampai-sampai saya memasukkannya dalam Top 5 Book Boyfriends 2013 saya. He..he..

Nah, buku Haru berikutnya yang bikin saya tidak bisa berhenti baca sampai tamat adalah Good Memories. Novel ini adalah salah satu seri Hi! Kwangdae. Heh? Seri apa itu? Jadi gini, *pasang gaya sok serius* Hi! Kwangdae itu adalah seri novel dari Penerbit Haru yang menggunakan setting tempat di Kwanghan University yang berlokasi di Seoul, Korea Selatan. Tapi sebelum kamu dikerjain sama si ayam kuning dan suka galau, saya bocorin nih kalau ternyata Kwanghan University itu fiktif saudara-saudara!!! Saya malah berfikir tempat ini nyata karena sangat detail gambaran tempat, suasana dan tata letak bangunan-bangunannya. Saya baru tahu kalau universitas itu fiktif saat sampai di akhir buku. *Maklum, saya kan pembaca yang taat aturan. Baca buku itu mulai dari depan sampai akhir dan nggak suka ngintip ke bagian akhir buku*

Wah, ini benar-benar keren. Apalagi saat baca penjelasan lengkap tentang universitas itu plus denah dan gambaran beberapa ruangannya. Wuih keren. Dan Good Memories ini menurut saya ceritanya menarik. Dan saya greget dengan tokoh Maya. Masa dia nolak rezeki saat cowok bule, cakep, dan baik hati naksir sama dia dan malah ditolak mentah-mentah. Dan dia nolak demi apa?? Demi seorang cowok yang bahkan nggak ngehargain dia sama sekali!!! Ck..ck.. cinta itu memang buta ternyata (>_<)

Dari awal sampai akhir buku saya sukses merutuki Maya. Dan itu berarti mbak Lia Indra Andriana sukses menciptakan karakter dan membangun konfliknya. Hm, boleh nggak nitip satu cowok bule seperti Luc, mbak?? *dipatuk ayam galak*

Dan, buku Haru paling favorit adalah: *jeng..jeng..jeng..*
Cheer Boy!!
Yup, novel ini adalah novel terfavorit saya. Kenapa?? Paling pertama adalah karena terjemahannya sangat halus. Maksudnya halus? Ya, gampang dimengerti. Tidak ada kebingungan akibat perbedaan budaya Jepang dan Indonesia. Tidak membingungkan dalam alur ceritanya dan percakapannya mudah dimengerti.
Ah, itu biasa saja menurut kamu? Menurut saya ini hebat. Karena buku yang berasal dari penulis Jepang bisa tetap dipahami gaya bahasanya dan bahkan tidak begitu asing bagi pembaca Indonesia yang punya adat, budaya, dan kebiasaan berbeda. Masih sedikit buku-buku terjamahan yang sehalus ini. Jadi, saya harus memberi 5 jempol untuk buku ini. *berhubung jempol saya cuma 4, saya pinjam satu jempol kamu ya. He..he..*

Saya harus memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya bagi penerjemah (Faira Ammadea),  Penyunting (Tia Widiana), dan Proofreader (Dini Novita Sari) yang berkat kerja keras dan kerja sama merekalah novel Cheer Boy!! ini saya anggap sebagai terjemahan novel Jepang & Korea yang paling bagus hasil terjemahannya.

Oiya, selain terjemahan yang bagus dan tentu saja cerita yang menarik, saya pun harus memberi tepuk tangan paling keras kepada Ilustrator Cheer Boy!! yakni Bambang ‘Bambi’ Gunawan dan teguhra, yang membuat isi buku ini menarik. Tapi untuk cover, saya mau protes sedikit. Latarnya terlalu soft jadi kurang ngejreng!! untuk dilirik pembeli di toko buku.

Nah, itu saja cerita saya tentang buku Haru paling favorit saya. Semoga kualitas buku-buku dari Penerbit Haru semakin bagus dan harganya tetap terjangkau. (^_^)v 

Ketiga buku di atas saya pilih di antara buku-buku Haru yang saya miliki. Semua buku haru yang sudah bertengger manis di rak buku saya adalah:
 

1. 4R by Orizuka
2. Oppa & I
3. Opp & I: Love Signs
4. Oppa & I: Love Missions
5. Explicit Love Story
6. 4 Ways to Get a Wife
7. Good Memories
8. Her Sunny Side
9. Cheer Boy!!
10. Always with Me
11. After D-100
12. Crying 100 Times
13. Simple Thinking of Blood Type



3 komentar:

  1. kayaknya keren juga buku ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he..iya, Cheer Boy!! ini memang bagus Buku-buku Haru yang lain juga banyak yang bagus (^_^)

      Hapus
  2. Dari 3 favorit mbak aku punya dan udah baca yang always with me iya itu cute, tapi karena ini dokter mengingatkan aku juga sama cheeky romance (haru juga yg nerbitin). diantara 3 novel hyun go wun aku cuma baca Always with me sama moon in the spring tapi aku lebih suka moon in the spring ya mbak hehe.
    Kaloo ELS aku kurang suka ya aku kira waktu beli itu sama kayak the last 2% labelnya novel dewasa tapi kalo the last 2% gak ada yang gitu-gitunya kalo ini ada banget ceritanya juga gimana gitu hehe.

    BalasHapus