Jumat, 15 Maret 2013

Sang Perintis: R. Dewi Sartika Seorang Wanita yang Cerdas lagi Teguh

 Judul : Sang Perintis: R. Dewi Sartika

Penulis : Yan Daryono

Penerbit : Yayasan AWIKA & PT Grafiti Budi Utami

Tahun : 1996

Tebal : 143 halaman


Menelusuri jejak seorang R. Dewi Sartika ternyata tidak semudah menemukan jejak langkah seorang R.A Kartini. Hal ini masih menjadi pertanyaan bagi saya pribadi. Tak banyak yang tahu mengenai sepak terjang beliau. Padahal beliau menghabiskan hampir seluruh usianya dalam memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Terhitung 45tahun beliau menekuni perjuangan untuk wanita memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan bahkan beliau pun sudah memikirkan tentang ketimpangan perlakuan bagi wanita di dunia kerja.

Dalam buku ini diceritakan tentang kehidupan beliau dan sedikit bernilai drama. Hal ini mungkin karena cara penuturan yang terkesa seperti bercerita sehingga memudahkan pembaca untuk menimatinya.
Dikisahkan tentang latar belakang kehidupan beliau sebagia anak seorang "buangan politik". Ya, Ayah R. Dewi Sartika di asingkan ke Ternate. Kondisi ini membuat beliau akhirnya harus tinggal menumpang di rumah pamannya di Cicalengka.

Rabu, 06 Maret 2013

Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya : Adakah Ibu yang Durhaka??



Judul                     : Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya

Penulis                 : Triani Retno A

Penerbit              : Diva Press

Cetakan               : Pertama, Oktober 2012

Tebal                     : 331 halaman

Kasih ibu kepada beta..tak terhingga sepanjang masa..Hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia.

Sejak kecil seorang anak selalu dibuai dengan nyanyian tentang cinta kasih seorang ibu dan ayah. Dan sering diancam dengan dosa sebagai anak durhaka. Namun adakah yang membantunya mengerti dan waspada tentang hak dan kewajiban orang tua. Hanya anakkah yang bisa durhaka? Tak bisakah seorang tua juga di klaim durhaka? Bukankah kini kian marak kasus orang tua yang menganiaya anaknya? Tentang ayah yang memperkosa anaknya? Ibu yang membunuh anak kandungnya?

Jodoh Terakhir: Wanita dan Status Lajang



Judul                     : Jodoh  Terakhir

Penulis                 : Netta Virgiantini

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Cetakan               : kedua, Oktober 2010

Tebal                     : 191 halaman

Setiap tempat punya adat dan nilai sosial masyrakat yang agak berbeda dengan yang lainnya. Meskipun nilai-nilai universal tentag kebaikan dan kejahatan tetaplah sama. Namun ada nilai-nilai yang secara kasat mata cukup berbeda. Salah satunya terkait tentang hak wanita dan hal-hal lainnya tentang nilai seorang wanita di masyarakat.

Buku ini mencoba menyoroti tentang pemahaman masyarakat tentang wanita yang belum menikah di usia 40 tahun. Dalam masyarakat Indonesia salah satu ukuran kesuksesannya adalah sudah menikah dan bahkan kalau bisa menikah pria yang mapan secara ekonomi. Meskipun era emansipasi sudah lama dialami namun dalam hal nilai-nilai masyarakat hal seperti ini belum terhapus. Inilah yang coba diangkat penulisnya dengan gaya yang ringan.

Catatan Musim : Ketika Cinta Tak Pernah Berhenti



Judul                    : Catatan Musim

Oleh                     : tyas Effendi

Penerbit               : Gagas Media

Cetakan               : pertama, 2012

Tebal                    : 267 halaman

Sebuah perkenalan bisa menjadi hal yang terjadi lama kemudian setelah pertemuan. Percayalah semua itu terjadi jika sebuah keberanian tidak perah kunjung datang. Dan penantian selalu jadi kawan dekat bagi kisah seperti itu.