Kamis, 12 Desember 2013

The Mysterious Benedict Society



Terjemahan: Persekutuan Misterius Benedict
Penulis: Trenton Lee Stewart
Penerjemah: Maria M Lubis
Penyunting: Nadya A
Ilustrasi dan design cover: Ella Elviana
Penerbit: Matahati
Cetakan: April 2011
Jumlah hal.: 576 halaman
ISBN: 979-1141-34-7
"APAKAH KAU SEORANG ANAK BERBAKAT YANG MENCARI KESEMPATAN ISTIMEWA?"

Ketika iklan tersebut muncul di suratkabar, ratusan anak berbondong-bondong mengikuti beberapa tes yang misterius dan menguras otak. Tetapi pada akhirnya, hanya ada empat anak istimewa yang akan lolos dan bergabung dalam misi berbahaya yang hanya bisa diselesaikan oleh anak-anak paling cerdas dan paling kreatif.

Misi yang dimotori oleh seorang genius bernama Mr. Benedict.

Mereka harus menyusup ke dalam Learning Institute for the Very Enlightened, dan membongkar konspirasi jahat yang akan mengacaukan dunia.
***
Reynie adalah seorang anak yang tinggal di Panti Asuhan Stonetown. Ia merasa dan diperlakukan berbeda oleh teman-temannya karena dianggap berbeda. Hal ini ada hubungannya dengan kecerdasan dan kepekaan Reynie yang melibihi anak-anak seusianya. Sejujurnya, hari-hari Reyni e di panti asuhan rasanya tidak tertahankan selain saat dia ada di perpustakaan atau sedang bersama dengan Miss Perumal. Miss Perumal adalah pembimbing khusus yang dipanggil oleh kepala panti asuhan karena kemampuan Reynie yang berada di atas rata-rata.
Reynie sangat menyayangi Miss Perumal. Waktu yang mereka habiskan bersama sangat berarti baginya. Hingga suatu hari mereka membaca sebuah iklan di koran yang mencari anak-anak yang cerdas. Miss Perumal mendorong Reynie untuk ikut dan mengusahakan izin agar Reynie bisa menghadiri tes yang ditentukan dalam iklan tersebut.
Sejak saat itu, kehidupan Reynie berubah. Ia bahkan tidak akan kembali lagi ke Panti Asuhan. Tes-tes yang dijalaninya aneh dan rumit. Ia sendiri sebenanrnya kebingungan dengan maksud dari semua tes tersebut. Namun berkat kecerdasannya, Reynie berhasil melewati semua tes hingga akhir. Selama tes hingga berakhirnya, Reynie bertemu dengan teman baru. Mereka adalah Sticky, Kate, dan Constance.
Keempat anak ini oleh Mr. Benedict digabungkan menjadi sebuah tim. Mr.Benedict adalah seorang pria yang genius dan yang mengadakan dan merancang tes tersebut. Mr. Benedict kemudian menyampaikan sebuah berita mengejutkan tentang adanya sebuah rencana jahat yang terkait dengan mesin pembisik. Rencana ini tampaknya akan sangat berbahaya bagi dunia, sehingga perlu dicari tahu lebih lanjut dan digagalkan. Mereka dengan dibantu oleh Nomor Dua (ini nama, ya?!), Rhonda, dan Milligan akan berusaha sebisa mungkin untuk mencegah kejahatan yang direncakan oleh “otak” di belakang mesin pembisik.

Keempat anak tersebut kemudian di kirim ke Learning Institute for the Very Enlightened (L.I.V.E) yang diduga menjadi sumber kekacauan tersebut. Di sana, ke empat anak tersebut mendapati bahwa penggerak LIVE adalah sosok yang persis dengan Mr. Benedict yang bernama Mr. Curtain. Mr. Curtin duduk di atas sebuah mesin roda canggih dan merupakan seseorang yang selalu merendahkan anak-anak. Ini berbeda dengan Mr. Benedict yang selalu lembut, perhatian dan sayang kepada anak-anak.
Setelah itu, petualangan mereka pun terus berlanjut. Berbagai teka-teki harus mereka singkap terkait dengan mesin yang disebut Sang Pembisik. Selain itu segala hal terkait Penyampai Pesan, Eksekutif, Pembantu dan Perekrut yang selalu mendampingi dan melaksankan perintah Mr. Curtain pun harus terus mereka selidiki. Hingga akhirnya Reynie berhasil mendapatkan kepercayaan Mr. Curtain dan membuat Reynie dan Sticky diangkat menjadi Penyampai Pesan dan berinteraksi langsung dengan Sang Pembisik.
Apa rencana besar yang sedang dipersiapkan oleh Mr. Curtain? Berhasilkah mereka menggagalkannya?
***
Buku ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Ini memudahkan penulis menjelaskan beberapa hal dalam sudut pandang keempat anak tersebut. Meskipun tetap saja ada satu tokoh central. Ia adalah Reynie. Reynie-lah yang paling sering “diamati” oleh penulis.
Posisi Reynie yang secara tidak langsung dipercayai oleh teman-temannya sebagai pemimpin pun semakin membuat cerita ini menarik. Reynie berkali-kali harus bertarung melawan dirinya sendiri, dan pertarungan ini terus dinarasikan oleh penulis.
Teka-teki yang digunakan dalam novel ini pun menarik dan memang cocok untuk anak-anak. Keempat anak ini digambarkan sebagai empat tokoh dengan skill yang berbeda, karakter yang berbeda, dan kekurangan mereka masing-masing. Mereka akan saling melengkapi. Bahkan Constance yang menyebalkan pun adalah bagian penting dalam kelompok mereka.
Oiya, ada satu fakta yang benar-benar tidak saya duga terkait Constance dan itu baru akan dibuka di akhir cerita dan itu akan menjelaskan semua perilaku Constance yang menyebalkan. *Disepanjang novel saya benar-benar dibuat kesal dengan sikap anak ini*
Selain itu, saya berfikir bahwa buku ini berusaha mengingatkan kita terutama anak-anak bahwa televisi dan radio bisa memberi dampak yang negatif jika terlalu sering digunakan. Ia pun berusaha menggelitik keinginan anak-anak untuk membaca. Bukankah keempat anak dalam The Mysterious Benedict Society adalah anak-anak yang suka membaca koran? Kalau tidak, mereka tidak akan membaca iklan yang dipasang di koran oleh Mr. Benedict. Selain itu, Reynie dan Sticky digambarkan sebagai anak-anak yang suka membaca. Constance bahkan hidup di perpustakaan *ups..mudah-mudahan tidak masalah jika saya membocorkan hal ini*.
Hm..saya sangat suka buku ini. Mulai dari sampulnya, tokoh-tokohnya, dan alur ceritanya. Hanya saja saya menyadari sesuatu hal dan kesadaran ini semakin terasa saat membaca buku keduanya. Dan apa itu?? Hm..akan saya ceritakan di buku kedua The Mysterious Benedict Society & The Perilous Journey.
Oiya, jika saya harus memberi buku ini nilai dalam skala 1 – 10, maka saya akan memberinya nilai 9. Petualangannya menarik untuk diikuti, dan nilai-nilai yang berusaha dibagi oleh penulis pun saya suka. Oiya, saya juga suka dengan covernya (^_^)v

Tentang Penulis
Trenton Lee Stewart adalah seorang yang menulis novel anak perdananya, dan mengajar penulisan kreatif. Ia lulus dari Iowa Writers’ Workshop. Ide novel ini muncul dari keyakinan bahwa anak-anak sering terlihat, namun jarang didengarkan dan selalu diremehkan! Ia tinggal bersama istrinya di Little Rock, Arkansas, tempatnya mendapat inspirasi dari kedua putranya.

1 komentar:

  1. Waaa....aku baru nemu review nya buku ini. Pokoknya bukunya keren banget, aku yang kalau disuguhi buku petualangan plus terjemahan biasanya lebi milih tidur karena nggak santainya tuh buku. Tapi ini beda banget...kayak...kita juga ikut masuk keceritanya, ikut kejebak sama teka-tekinya apalgi pas baca judul setiap bab,mikir gitu....apa ya maksutnya.Misalnya...hati-hati pada gemini atau kuda putih di permaian catur.Duh...walaupun buku ini tebel banget tapi nggak bosen, soalnya setiap baba masih ngegantung dan bikin penasaran, aku suka semua karakternya,ReynieSticky, Kate, Constance.Sesuai judul banyak kemisteriusan juga di buku ini yang diungkap keren banget...dari ayahnya kate yang di cuci otau atau bahkan constane yang umurnya wowo banget,haha. Pengen baca yang ke seri keduanya...Cuma baru sempet liat sampulnya di tb.

    BalasHapus