Kamis, 26 Desember 2013

Rayuan Kekasih Masa Lalu




Judul asli: Wanted by Her Lost Love
Penulis: Maya Banks
Alih Bahasa: Nadya Suryo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Seri: Harlequin Koleksi Istimewa
Cetakan: November 2013
Jumlah hal.: 232 halaman
ISBN: 978-979-22-8388-9
Enam bulan lalu, Ryan Beardsley memberikan cek berjumlah besar pada tunangan yang mengkhianatinya, Kelly Christian. Tapi ketika cek itu tak juga diuangkan, Ryan mulai khawatir. Karena sesungguhnya Ryan tak pernah benar-benar bisa melupakan wanita itu.

Saat akhirnya berhasil menemukan Kelly, Ryan mendesak wanita itu untuk kembali ke New York bersamanya. Karena cintanya jelas belum padam! Ryan bertekad mendapatkan kembali hati Kelly dengan cara apa pun, termasuk dengan rayuan termanis untuk sang kekasih.
***
Novel ini dibuka dengan sebuah pesta pernikahan. Ryan Beardsley menghadiri pernikahana sahabatnya Raphael de Luca. Ia kemudian mendapat kabar dari detektifnya tentang Kelly Christian. Kelly adalah mantan tunangannya. Ia mengkhawatirkan perempuan itu karena Kelly tidak mencairkan cek yang ia berikan saat mereka putus. Entah mengapa ia tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Kelly.

Berdasarkan informasi dari detektifnya, ia menemukan Kelly di sebuah kedai kopi di Houston. Dan saat itu, ia menyadari bahwa Kelly hamil. Ia seketika bertanya-tanya, anak siapa itu? Anaknya atau anak adiknya? Ya, ia memutuskan hubungannya dengan Kelly karena Kelly berselingkuh dengan adiknya. Setelah itu, Kelly menghilang dari hidupnya.
Namun ternyata, Kelly menghilang bukan karena merasa bersalah. Ia menghilang karena
ia merasa  bahwa Ryan tidak mencintainya. Jika Ryan mencintainya, maka Ryan akan percaya bahwa ia tidak pernah berselingkuh dengan Jarrod, adik Ryan. Yang benar adalah Jarrod berusaha memperkosanya dan kemudian melaporkan bahwa Kelly-lah yang mengajaknya berselingkuh. Kelly benar-benar kecewa pada Ryan yang tidak mempercayainya.

Namun saat mereka bertemu, Kelly tetap saja tidak bisa menyampaikan sakit hatinya secara langsung kepada Ryan. Di saat yang sama Ryan terus memperhatikan Kelly, terutama karena dokter mendiagnosa bahwa kondisi kandungan Kelly berbahaya. Ia membutuhkan istirahat dan nutrisi yang cukup, jika tidak kehamilannya akan berbahaya bagi Kelly dan bayinya.

Akhirnya Ryan memaksa Kelly untuk kembali tinggal bersamanya di New York. Selain itu diselingi dengan liburan selama seminggu di St.Angelo, di pinggi pantai. Liburan selama seminggu itu mereka fokuskan pada masa kini dan mengabaikan masa lalu. Namun masa lalu itu akan kembali membayang. Tidak akan selesai hanya dengan diabaikan.

Lantas, berhasilkah mereka menyelesiakan masa lalu yang menjadi dinding penghalang mereka? Adakah rasa percaya di antara mereka? Dapatkah mereka kembali bersama?
***
Dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga, penulis berhasil membangun konflik di antara Kelly dan Ryan. Kesalahpahaman Ryan yang terus meyakini bahwa Kelly telah berselingkuh dengan adiknya cukup membuat saya geregetan. Kesal. Di lain pihak sikap Kelly yang tidak berusaha menjelaskan apapun dan menelan sakit hatinya sendiri juga sama mengesalkannya.

Ugh, bukankah cinta itu dibangun dari rasa percaya untuk saling berbagi? *mulai deh sok romantis*. Lagi pula sikap plin-plan Kelly yang selalu gagal menolak kebaikan hati Ryan juga menyebalkan. Kalau takut terluka kenapa kembali?

Membaca bagian awal buku ini membuat saya tidak bisa berhenti karena saya ingin tahu fakta yang sebenarnya tentang tuduhan Ryan dan sakit hati Kelly yang terasa tidak masuk akal. Dan ketika fakta terungkap saya jadi penasaran kapan Kelly akan berbicara yang sebenarnya pada Ryan?

Tapi ya, di bab-bab akhir saya sukses menangis. Ya, menangis saat Kelly akhirnya menumpahkan cerita yang sebenarnya pada Ryan. Tentang Kelly yang akhirnya menyerah, dan akhirnya hal terburuk yang ditakutkan dokter tentang kehamilan Kelly, benar-benar terjadi. Saat itulah ketakutan Ryan diekspolarasi oleh penulis.

Kegeraman Ryan berhasil dimunculkan oleh penulis. Kepercayaan yang datang mendadak sembari flashback pun ikut meramaikan akhir cerita. Dan, yah, kisah ini berakhir bahagia.

Hm..ini spoiler?? Ok, maafkan soalnya saya bingung harus bercerita tentang apa. He..he.. (^_^)v
Oiya, jika harus memberi nilai untuk novel ini dalam skala 1-10, maka saya memberinya nilai 7,5. Plot memang menarik, tapi nggak terkesan baru. Cover juga tidak begitu saya sukai. Tapi sisi romantisnya membuat saya suka dengan buku ini. He..he..
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar