Kamis, 26 Desember 2013

Book Kaleidoscope 2013: Top Five Book Boy Friends




Sudah baca berapa banyak buku selama 2013 ini?? Ada yang mencapai 50 buku?? Wuih, keren. Nah, dari semua bacaan itu ada gak sih tokoh-tokoh yang cukup membekas dalam ingatan kamu? Mungkin karena dia mirip gambaran pujaan hati kamu? Uh..oh..bagi penggemar novel terkadang tanpa sadar kita bisa mengagumi sosok yang diciptakan oleh penulis buku yang kita baca. Ini biasanya juga bisa menjadi bukti kekuatan penulis dalam menciptakan karakter tokohnya.


Nah, sebagai kenang-kenangan akhir tahun, saya mau berbagi pendapat saya tentang 5 Tokoh Cowok Terfavorit 2013 (rasanya seperti membaca nominasi). Tapi sebelumnya, izinkan saya berkata jujur bahwa saya terkadang sulit merasa kagum atau jatuh cinta pada tokoh tertentu karena saya adalah jenis orang yang saat membaca lebih banyak berfokus ke jalan cerita dan dialog daripada deskripsi fisik tokoh cowok. Dan kalaupun saya jatuh cinta pada tokoh tertentu, itu biasanya karena sifat tertentu yang (digambarkan oleh penulis) dimilikinya. So, jangan harapkan penjelasana fisik dari saya. He..he.. (^_^)


Nah, kita mulai dengan yang ada di posisi ke 5 ya.



Posisi ke-5 diduduki oleh:





Kenapa saya memilih tokoh ini? Hm..as I told you. Saya ini tidak tertarik pada detail fisik. Memang Ammar digambarkan sebagai tokoh yang memiliki penampilan fisik yang cukup menarik. Tapi yang membuat saya suka sama dia adalah karena dia mampu melihat sisi lain seorang Magali. Magali adalah tokoh utama dalam novel Macaroon. Magali adalah perempuan yang “unik”, dan sebenarnya cenderung sinis. Kehadiran Ammar di hidupnya benar-benar membantu dia untuk memandang hidup dengan lebih positif. Keceriaan Ammar menular ke Magali. Selain itu saya suka dengan cara Ammar yang mendekati Magali dan tidak memaksanya untuk menjadikannya kekasih. Selain itu, saya suka dengan cara Ammar mendorong Magali meraih apa yang menjadi passion-nya meski itu berarti dia harus bersabar menunggu Magali (^_^)


Next, Posisi ke-4 ditempati oleh:

Yoon Sang Yup dalam Alwayswith Me karya Hyun Go Wun

 


Hm..awalnya saya tidak begitu menyukai tokoh Sang Yup. Kenapa?? Saya sudah cukup banyak bertemu dengan cowok narsis. Dan sepertinya rekor ke-narsisan Sang Yup mengalahkan mereka semua (meski bedanya Sang Yup ini fiktif dan cowok-cowok yang saya temui itu nyata ^_^). Tapi lama-lama tokoh ini sukses membuat saya sering ngakak dan penasaran dengan langkah apa yang kemudian akan dia ambil demi mendapatkan jawaban “Ya” dari Chae Song Hwa.
Selain itu dia juga cerdik dalam membaca karakter orang. Satu hal yang penting, dia digambarkan sebagai laki-laki yang tidak menilai perempuan dari penampilannya. He..he.. Itu kualitas tersendiri bagi saya mengingat dia mampu membuat seorang artis terkenal mengejar-ngejar dirinya (yup khas cerita Korea). Selain itu, keseriusan dia menjaga Song Hwa pun saya beri jempol dua. Meski sayangnya di bagian akhir cerita dia sempat menjadi cowok lemah karena tidak bisa memperjuangkan hubungannya dengan Song Hwa. Tapi ya, dari semua tokoh cowok yang saya baca tahun ini dia termasuk salah satu yang berkesan buat saya. He..he..




Ok, kita lanjutkan ke cowok berikutnya. Yang berada di posisi ke-3 adalah....


 

Hm..bagaimana menjelaskannya yah?? Sejak awal buku Aruna digambarkan sebagai sosok yang sangat lembut. Ia memperlakukan Orvala dengan penuh perhatian dan tergambarkan sangat menyayangi gadis itu. Aruna pula yang dengan setia menemani Orvala menghadapi cobaan hidupnya. Dan Aruna pula sosok yang siap berkorban demi kebahagiaan Orvala. Klise sih, tapi yah cewek mana sih yang nggak tergugah dengan sikap pria sebaik ini?


Selain itu, pemikiran Aruna sangat dewasa serta mau bekerja keras. Wuih, kualitas yang saya cari tuh buat jadi suami. Ha..ha.. Itulah yang membuat saya suka membaca tokoh ini. Dan cukup kesal saat Orvala masih bersikap enggan membalas perasaan Aruna padahal Aruna sudah baik banget ke dia. (>_<). 


Oiya, gara-gara tokoh ini juga saya sempat nangis di bagian akhir cerita. (T_T)

Ah, sudahlah sedih-sedihnya. Sekarang saya lanjutkan nominasi saya yah.


Ok, Tokoh Pria Favorit Ke-2 saya adalah:




Hm..untuk tokoh ini, masih cukup fresh saya ingat karena baru saya baca di bulan Desember ini. Tapi sejak awal saya memang memberi jempol pada penulisnya karena kali ini tokoh pendamping pria yang dibuat memiliki hubungan khusus dengan tokoh utamanya tidak menjadi sosok yang “sempurna”. Rizki ini digambarkan agak gemuk dan tidak memiliki wajah yang setampan artis korea (hm..itu cantik apa tampan yah?).


Tapi dari segi karakter saya suka dengan tokoh ini. Dia cenderung blak-blakan tapi logis saat menyampaikan pendapatnya. Dominan, tapi tidak memaksakan kehendak. Penyabar dan lembut dalam menghadapi Lena, tokoh utama perempuan. Rizki juga digambarkan sebagai orang yang optimis dan ceria. Beberapa hal dalam diri tokoh utama ini adalah kualitas yang saya cari dalam diri pria idaman saya.


Dan sekarang tibalah kita pada Tokoh Terfavorit saya. Ada yang bisa menebak?

Dia adalah Wigra dalam Rumah Cokelat karya Sitta Karina



Heh?? Bukannya dia suami Hannah Andhito, tokoh utama cerita? Kok, bapak-bapak sih, Tria?

Ha..ha.. bukan bapak-bapak banget kok, Wigra digambarkan sebagai laki-laki usia 20-an akhir. See, masih muda kan? Tapi yang spesial dari dia adalah dia laki-laki penyayang keluarga. Waktu luangnya lebih dia pilih untuk dihabiskan bersama anak dan istrinya. Wigra juga tipe penyabar dan sangat pengertian. Namun di saat yang tepat dia bisa menjadi sosok yang tegas. Ia pun selalu berusaha mendampingi dan menyenangkan hati istrinya. Lengkaplah sudah tokoh ini menggambarkan suami idaman.


Dan satu hal penting, tokoh ini mengingatkan saya pada Papa saya sendiri. *ugh..I miss him so much*. Jadi, wajarkan kalau saya sangat suka pada Wigra. Bukankah laki-laki pertama yang dikagumi seorang anak perempuan adalah sosok ayahnya sendiri?? (^_^)v



Hm..membaca nominasi-nominasi di atas, saya pikir orang akan bisa menebak karakter saya. Yup, saya jarang tertarik dengan the naughty boy, dan memang jarang tertarik secara serius kepada tampilan fisik laki-laki. Kalau hanya sekedar cuci mata mah, hayu mangga. Tapi kalau untuk jadi boy friend hm pertimbangannya pasti panjang x lebar. He..he.

So, maafkan saya jika ternyata nominasi saya tidak memberi kepuasaan. But, I try my best to write this. Jadi, harap dimaklumi. (^_^)


Blogpost ini adalah bagian dari postingan “Book Kaleidoscope 2013

4 komentar:

  1. Belum kenalan sama semuanya nih, tapi sebagian besar memang tipe pria idaman banget ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha.ha..iyaa, suami idaman, mbak.
      Tapi setelah jalan2 dari Book Kaleidoscope yang lain, saya jadi malu.
      Cuma punya saya yang nggak nampilin gambar artis manapun.
      Jadi rada aneh sendiri..
      he..he..
      (>_<)

      Hapus
  2. waaah banyak cowok lokal nih, kereeen :D dari dulu kepingin baca rumah cokelat tapi belum kesampean aja hihi

    BalasHapus
  3. blm baca semua (emang jarang baca romance novel karya asli sih), rumah cokelat bagus kyknya ya, banyak yg sebut2 :D

    BalasHapus