Senin, 30 September 2013

Buying Monday (3)




Ini adalah ketiga kalinya saya mengikuti Meme Buying Monday yang dihosting oleh Aul, dalam Black in The Book –nya. Bulan lalu saya gagal memenuhi janji pada diri sendiri untuk puasa buku (saya rasa untuk dosa yang satu ini, saya bukanlah satu-satunya orang yang memendam rasa bersalah). Dan dengan menggabungkan buku-buku dari bulan-bulan lalu, seharusnya saya punya setumpuk buku yang cukup untuk saya baca. Namun saya harus realistis bahwa saya tidak akan bisa berjanji untuk tidak belanja buku bulan depan. Kenapa??? Karena di awal Oktober akan ada pesta  buku di Bandung, yang itu berarti saya tidak akan bisa menahan diri untuk menyambar sejumlah buku dan membawanya ke kasir. So, untuk bulan ini saya tidak akan mengumbar janji untuk puasa belanja buku. *sorry..feeling guilty..but just feeling..he..he.. (-_-“)*

Ok, mengawali pengakuan dosa saya bulan ini,
maka saya membukanya dengan melakukan peminjaman buku pada Bang Ridwan. Buku-buku yang saya pinjam adalah buku-buku tentang Kartini dan tentang kota Tarakan:















1.       Tarakan: “Pearl Harbor” Indonesia (1942-1945) karya Iwan Santosa (resensi baca di sini)
2.       Kartini Pribadi Mandiri karya Haryati Soebadio & Saparinah Sadli (resensi baca di sini)
3.       Kartini dari Sisi Lain karya Dri Arbaningsih
4.       Aku mau..feminsime dan nasionalism (surat-surat Kartini kepada Stella)
Itu adalah empat buku yang sebenarnya ingin saya miliki namun saya sadari akan sangat sulit untuk menemukannya di toko buku. Maka alternatif yang tersedia adalah meminjam buku tersebut.

Nah selain buku-buku itu, ada pula buku-buku yang saya beli diberbagai diskon buku yang digelar di toko buku
 
5.       Mi Familia karya Sylvia L’Namira (resensi baca di sini)
6.       What’s your story? Karya Marion Dane Bauer
7.       The Look karya Sophie Bennett
8.       Sweet misfortune karya Kevin Alan Milne (resensi baca di sini)
9.       When God was a Rabbit karya Sarah Winman
Buku-buku di atas saya beli di toko Togamas Buah Batu.

Setelah itu ada pula buntelan buku dari Penerbit Stiletto yang datang di awal bulan ini. Buku-buku ini sudah sejak Agustus saya pesan dan baru sampai di bulan September ini. Buku-buku itu adalah:
 
10.   Dear Friend with Love karya Nurilla Iryani
11.   Janji Es Krim karya Nimas Aksan (resensi baca di sini)
12.   Last Roomate karya Theresia Anik (resensi baca di sini)
13.   Dunia Trisa karya Eva Sri Rahayu
Ya, sudah jelas bahwa buku-buku itu adalah buku-buku dengan genre yang lebih “ringan” dari setumpuk buku tentang Kartini yang saya pinjam. Selain buku-buku dari Stiletto, ada pula buntelan dari BBI yakni:
 
14.   Angle in Me karya Karina Altriyuana (review baca di sini)

Selain itu saya juga memberi hadiah pada diri sendiri dengan berbelanja buku (ah, ke toko buku selalu menjadi pelarian yang menyenangkan dari semua kejenuhan saya). Di hari ulang tahun saya yang jatuh pada 2 September saya membeli:
 
15.   Udah Putusin Aja! karya Felix Y Siauw (review baca di sini)
16.   Wonder karya R.J. Palacio
17.   The Fault in Our Stars karya John Green (review baca di sini)
18.   Sketsa Terakhir karya Kei Larasati & Vanny PN

Selain itu, keesokan harinya saya tergoda membeli buku kedua dari seri The Bliss Bakery Trilogy, yaitu:
 
19.   A Dash of Magic karya Kathryn Littlewood (review baca di sini)

Tak lama setelah itu saya mendapat paket dari Mbak Yuska. Buku itu adalah hadiah dari resensi saya yang memenangi meme yang diadakan Mbak Yuska di blognya. Buku-buku yang saya terima adalah:
 
20.   Cerita di Balik Noda karya Fira Basuki
21.   Memoritmo karya sejumlah musisi Indonesia
Setelah menerima paket itu saya mendadak harus keluar kota. Saya pikir setelah itu saya tidak akan menghabiskan uang lagi untuk membeli buku. Tapi ternyata saya salah. Rumah Buku menyediakan promo yang sangat menarik yakni diskon 40% untuk buku-buku tersebut. Akhirnya terdamparlah saya di Rumah Buku dan memboyong 
 
22.   A Farewell to Arms karya Ernest Hemingway
23.   Coloured Lights karya Leila Aboulela
24.   The Alexandra Link karya Steve Berry
25.   Thanks for The Memories karya Cecelia Ahern

Dan beberapa hari kemudian saat datang ke rumah Bang Ridwan, saya pun kembali tergoda untuk membeli buku yakni.
26.   Ca bau kan karya Remy Sylado
27.   Petir karya Dee
28.   Putri, Ksatria dan Bintang Jatuh karya Dee

Selain itu saya juga sempat merogoh kocek di Books and Beyond untuk dua buku yaitu:
29.   Mess: The Manual of accidents and mistakes karya Keri Smith (sudah cukup lama saya penasaran untuk memiliki buku ini. Dan baru bulan ini saya menekatkan diri untuk memilikinya. Sempat bingung mau mengambil seri yang mana. Akhirnya saya mengambil yang ini saja (^_^))
30.   One Hundred Names karya Cecilia Ahern

Pengejaran saya terhadap karya Cecilia Ahern dan Leila Aboulela sudah mulai jelas. Buku-buku mereka dalam dua bulan terakhir selalu ada dalam troli belanja saya. He..he.. seperti yang sering saya akui, saya memang tipe yang suka nge-freak pada penulis. Saya akan mengejar buku-buku karya seorang penulis yang saya sukai buku pertamanya yang saya baca.
Melirik kembali buku-buku yang saya beli bulan ini, maka saya hanya bisa bilang. Dosa ini semoga termaafkan jika saya beralasankan kalimat, “Ini kan bulan ulang tahun saya. Berhubung nggak ada kado. Ya izinkan saya ngasih kado buat diri sendiri”. Ha..ha.. (^_^)v

Mau ikut Buying Monday?


  1. Follow The Black in The Books melalui email atau bloglovin'.
  2. Buat post tentang buku-buku apa saja yang dibeli selama bulan itu, publish setiap hari Senin terakhir di bulan itu.
  3. Masukan link post tersebut di linky yang disediakan.
  4. Linky akan dibuka selama 3 minggu, agar bagi yang terlambat, masih bisa mengikuti meme ini.
  5. Bila ada yang memasukan link tentang book haul bulan berikutnya (bukan bulan yang ditentukan), maka link itu akan dihapus dari linky.
  6. Jangan lupa melihat-lihat book haul peserta lain! :D

2 komentar:

  1. wuah banyaknya, selamat ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mas. Saya menghadiahkan diri setumpuk buku. Dan tampaknya bulan ini dosa saya lebih berlimpah lagi (^_^)v

      Hapus