Sabtu, 03 Agustus 2013

Her Sunny Side


Penulis: Koshigaya Osamu
Penerbit : haru
Cetakan : Kedua, Mei 2013
Jumlah hal. : 224 halaman

Novel dibuka dengan pertemuan kembali dua orang teman SMP. Dengan mengambil sudut pandang dari pihak cowok, Okuda Kosuke, cerita ini pun dituturkan dengan agak lambat.
Kosuke diceritakan bertemu kembali dengan Watarai Mao, teman SMPnya yang dulu terkenal bodohnya seantaro sekolah. Sangking bodohnya, ia sering menjadi bahan olok-olok di sekolah mulai dari murid-murid hingga guru-gurunya. Namun saat usia mereka telah menginjak 25 tahun dan bertemu kembali, ternyata Mao telah berubah menjadi wanita dewasa yang sukses dan gigih serta tentu saja cerdas.

Pertemuan mereka itu terjadi saat perusahaan pakaian dalam tempat Mao bekerja menjadi klien perusahaan perikalanan tempat Kosuke bekerja. Pertemuan ini sangat mengejutkan Kosuke. Sejak saat itu, komunikasi mereka kembali terjalin. Dimulai dari komunikasi via handphone hingga akhirnya bertemu di luar urusan bisnis. Saat itu, sambil terus menjalin hubungan yang kian lama kian dekat, Kosuke sibuk menelaah cerita masa lalu mereka dan perasaannya sendiri.

Mereka pun akhirnya menyadari perasaan satu sama lain. Hingga akhirnya berfikir untuk menikah. Namun hambatan hadir dengan ketidaksetujuan orang tua angkat Mao (ya, Mao memang anak angkat) atas hubungan mereka. Mereka beralasan bahwa Mao menyimpan sesuatu tentang masa lalunya sehingga Kosuke akan merasa diberatkan oleh hal itu. Namun ternyata Kosuke tidak masalah dengan hal tersebut. Akhirnya, mereka pun kawin lari. Menikah secara hukum di catatan sipil tanpa upacara pernikahan tradisional.

Setelah cerita rumah tangga mereka pun bergulir. Hubungan keduanya dan cara mereka saling menyesuaikan diri. Namun lama kelamaan ada yang aneh dengan diri Mao. Kosuke merasa ada sesuatu yang disembunyikan Mao. Sakitkah?? Ada masalahkah?? Kecurigaan Kosuke kian membesar namun tidak ada bukti yang berarti atas kecurigaannya itu.

Ya, novel ini akan membawakan cerita dengan alur maju mundur. Dan dengan satu sudut pandang semata. Apa yang dilihat dan dirasakan oleh Kosuke karena diceritakan dalam sudut pandang orang pertama jadi cukup mudah untuk dibayangkan. Sampulnya pun manis.

Jadi, kalau harus memberi nilai untuk buku ini dalam skala 1-1 0, maka saya memberinya nilai 8.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar