Selasa, 02 Juli 2013

Dongeng Patah Hati


Penulis: Mahir Pradana, dkk
 

Penerbit : Gagas Media
 

Cetakan: pertama, 2013
 

Jumlah hal. : 262 halaman

Buku ini adalah kumpulan cerpen yang dibuat oleh 14 penulis dengan mengangkat 1 tema yang sama yakni cerita "Patah Hati".

Hm..sejujurnya saya tidak begitu suka cerpen yang dipenuhi narasi. Minim dialog. Rasanya membosankan. Dan buku ini dibuka oleh cerpen berjudul "Episode 30: Labirin Patah Hati" yang bercerita dengan cara bernarasi. Cukup membosankan, apalagi karena konfliknya kurang kuat dan menggugah.

Tapi cerpen keduanya cukup menarik. Membuat kita mencoba merefleksi tentang pilihan-pilihan kita terkait cinta. Ending ceritanya pun tidak gampang ditebak.



Salah satu cerpen favorit saya di buku ini  adalah "Patah Hati Terindah". Ceritanya simple, konflik ringan tapi kemasannya bagus. Lebih terasa "real" untuk orang yang hidupnya biasa dan lurus seperti saya..he..he..
Tema cerita di buku ini pun meski sama tapi sudut pandangnya beda-beda. Ya, patah hati punya berbagai rasa dan bisa dihadapi dengan berbagai cara tergantung pilihan kita. :)

Buku ini menyuguhkan berbagai cerita ringan yang tidak menyita terlalu banyak waktu. Salah satu kelebihan dari Kumpulan Cerpen adalah tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengingat konflik dan tidak masalah jika tidak menuntaskan satu buku dalam satu waktu karena kita tidak akan kehilangan alur dan harus bersusah payah mengingat konflik yang telah dibaca sebelumnya.

Kalau harus memberi nilai untuk buku ini dalam skala 1-10, maka nilainya adalah 8.
(^_^)v
Quote:
"Kata ibu, untuk melihat sebuah keindahan, kita harus membayar harga pengorbanan"

"Words mean nothing, unless the person who said it..is your everything, am I right?"

1 komentar: