Selasa, 28 Mei 2013

Goodbye Happiness





Penulis                 : Arini Putri
Penerbit              : Gagas Media
Cetakan               : I, 2012
Jumlah hal.         : 310 halaman

Saat membaca awal buku ini, saya sempat merasa tertipu sebab ternyata mengambil setting di Korea. Sejujurnya saya kurang tertarik tentang hal-hal yang berbau K-Pop itu (Faktor usia mungkin..ha..ha..). Tapi saat itu saya tetap melanjutkan membaca namun ternyata kisah ini berhasil membuat saya terhanyut dan sejujurnya sempat nyaris mengeluarkan air mata. Maklum saya tipe melankolis apalagi ketika didukung oleh music yang sesuai (^_^)v

Cerita ini dimulai dengan konflik awal dan ternyata mengambil alur mundur. Pembaca disuguhkan dengan deskripsi situasi yang dianggap “gawat” yakni penguman pembatalan pernikahan yang dilakukan oleh seorang artis Korea bernama Krystal Key. Dan setelah itu pun dimulailah kilas balik yang bersetting di Indonesia.

Diceritakan pertemanan yang terjalin antara Krystal Key dan Skandar, teman sekelasnya. Pertemanan dengan dua orang yang memiliki karakter yang berbeda. Skandar yang cuek dan Krystal yang pemalu. Mereka dua orang dengan mimpi yang berbeda. Skandar yang mencintai dunia fotografi dan Krsytal yang mencintai panggung teater.


Hubungan mereka semakin erat dan saling mendukung untuk impian mereka. Skandar menyebut Krystal sebagai Tinkerbell-nya dan memanggilnya dengan nama “Tink”. Dan di dalam hati pun Krystal menganggap Skandar sebagai Peter Pan-nya. Dan hubungan mereka terus berlanjut hingga keduanya berhasil melanjutkan kuliah di Seoul, Korea Selatan. 

Dalam hubungan yang terjalin diantara keduanya, tidak pernah terucap kata cinta. Mereka saling mendampingi dan memahami. Saling menjaga dan merawat. Keduanya sama-sama memiliki keinginan untuk tak terpisahkan. Hingga akhirnya masuklah pihak lain dalam hubungan mereka. Ada Park Seungho, seorang artis Korea yang tengah naik daun, dan ada Vanessa Ahn, seorang model yang menaruh perhatian pada Skandar. Akhirnya kehadiran orang-orang ini serta kesibukan mereka berdua mejauhkan keduanya. 

Tapi sebuah tragedi terjadi, tragedi ini yang membuat Krystal rela melepaskan semuanya demi tetap bisa bersama Skandar bahkan jika ia harus membuang impiannya untuk menjadi aktris yang mulai berhasil dia bangun. Namun di saat itu Skandar malah menolak kehadiran Krystal, menyuruhnya menjauh dan mengabaikannya. Konflik di bagian ini cukup mengharu-biru (T_T). Tapi rasanya tak menarik jika saya menjelaskan keseluruhan ceritanya.

Satu yang paling membua saya terkesan dari novel ini adalah penggambaran cerita Peter Pan dan Tinkerbell yang unik. Penulisnya menyuguhi kita sudut pandang yang baru dalam memahami dongeng itu. Dari sudut pandang itulah, penulis membangun cerita dalam novel ini. Bagi saya ini yang membuatnya lebih terkesan orisinil di bandingkan karya yang lain dalam genre yang sama, terutama mengingat ini merupakan karya penulis dalam negeri.

Hm..jika harus memberi nilai untuk novel ini dari skala 1-10, maka saya memberinya nilai 8 (^_^)v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar